NovelToon NovelToon
The Future Princess

The Future Princess

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Petualangan / Chicklit
Popularitas:322.4k
Nilai: 5
Nama Author: Yulia Fernanda

Ratu Catrin pun mengalihkan pandangannya dan melihat dalam-dalam mata Raja Andrea. “Setidaknya aku mati ditangan orang yang ku cintai” Ucap Ratu Catrine tak berdaya ketika ia melihat mata pedang tajam itu yang sangat ingin berselera mengoyak-ngoyak tubuhnya. Mata tajam Raja Andrea mulai iba, rasa sayangnya saat ini sudah berubah menjadi dendam yang teramat dalam dengan kepergian sang ibu. Andrea pun mengayunkan pedangnya.

Syurr.....



Karya ini diterbitkan atas izin MangaToon Yuliafernanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili MangaToon sendiri -

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yulia Fernanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 12 / Busur Panah.

Di hari kedua kedatangan Pangeran Ernest dan Putri Morissa di kerajaan Skanea. Putri Cat pun mulai akrab dengan Pangeran Ernest. Sementara Putri Momo tetap berusaha mendekati Putra Mahkota Andrea. Mereka

bermain kuda dengan asyik dan santai. Dan baru kali itu pula Cat tertawa saat menaiki kuda dengan Pangeran Ernest. Hingga waktu menjelang sore dan matahari hampir akan terbenam hingga mereka melupakan waktu. Akhirnya mereka pun balik ke istana untuk menyiapkan diri dan makan malam bersama.

Cat telah mandi dan mengganti pakaiannya. Sebelum makan bersama dengan Putra Mahkota, Pangeran Ernest dan Putri Morissa. Kini Cat kembali menawan dengan gaun yang ia pakai malam ini dan ia pun berjalan menuju

ruang jamuan yang telah disiapkan beberapa pelayan istana.

Semuanya telah berada dimasing-masing tempat duduk untuk mencicipi hidangan makan malam. Duduk berpasangan saling berhadapan. Hanya saja malam ini tanpa ada Raja dan Ratu yang menemani karna kepala Negara tersebut sedang sibuk dengan pekerjaannya.

“Yang Mulia, anda sangat pandai bermain kuda. Bisakah Yang Mulia mengajari saya berlatih kuda?” Ajakan Putri Momo langsung mendapatkan teguran dari Pangeran Ernest “Putri, kau tidak boleh seperti itu. Itu lancang namanya” Ernest membelalakkan matanya dihadapan sang adik yang mulai tidak sopan kepada Putra Mahkota.

“Aku hanya ingin minta diajarkan” Ujarnya merasa bersalah.

“Putri. Di Skanea kami memiliki guru berlatih kuda yang bagus dan terbaik. Aku akan merekomendasikannya padamu agar ia bisa mengajarimu berkuda dengan baik” Talak kalimat Putra Mahkota membuat Putri Momo

terdiam. Itu sama saja ia ditolak. Wajahnya tampak kesal, lalu Pangeran Ernest pun secara tiba-tiba mengajak hal lain “Bagaimana kalau besok kita memanah? Aku sangat ingin memanah besok bersama Yang Mulia dan Putri Cat,” Tampaknya Ernest masih belum ingin mengakhir permainan perang-perangan disini.

Memanah? Jangankan Memanah, berkuda saja Cat masih kaku. Ia bahkan belum pernah memegang alat itu termasuk pedang yang berada banyak di kediamannya. Cat lagi-lagi terdiam mendengar ajakan Pangeran Ernest.

“Putri, apakah Putri bisa memanah ???” Tanya Pangeran Ernest yang langsung mendapat tatapan dari Andrea dan Momo seperti mengisyaratkan didalam pikiran mereka juga apakah kau bisa memanah ?

“M,maaf Pangeran, S,saya tidak bisa memanah” Jawabnya canggung.

“Putri tidak bisa berkuda dan memanah juga tidak bisa?” Tanya Momo yang membuat Cat kesal. Momo tampak senang seperti menartawakan Cat yang tidak bisa apa-apa kecuali hanya belajar dan belajar, atau mungkin hanya mengandalkan kecantikan.

Pangeran Ernest pun bangun dan langsung meminta izin sambil menurunkan pandangannya dihadapan Andrea “Yang Mulia, apakah hamba boleh mengajari Putri sekali lagi untuk belajar memanah?”

“Terserah kau saja” Jawabnya tak peduli.

(Seharusnya kau tidak perlu meminta izin darinya. Apa pun yang kau lakukan denganku ia tidak akan peduli. Jadi percuma saja kau meminta izin darinya)

“Terima kasih Yang Mulia” Dan Ernest pun kembali duduk seperti semula.

---

Hari ini adalah hari ketiga Pangeran Ernest dan Putri Momo dikerajaan Skanea. Setelah sarapan bersama dan mengganti pakaian latihan, mereka pun berkumpul di sebuah lapangan latihan memanah. Beberapa kesatria

Istana tampak bingung dengan kedatangan Bangsawan penting seperti Putra Mahota, Putri Cat, Pangeran Ernest dan Putri Momo yang datang mengunjungi lapangan panahan.

“Baru kali ini aku bertemu langsung dengan Putri Cat”

“Lihat Putri Cat sangat cantik dan anggun”

“ Putri Momo juga seperti boneka”

“Mereka berdua sangat cantik. Andaikan aku seorang bangsawan”

“Andaikan aku setampan Putra Mahkota atau minimal setampan Pangeran Ernest. Tapi Pangeran Ernest juga tampan sekali.”

Seperti itulah beberapa komentar para kesatria yang mengerubungi lapangan memanah. Mereka juga sebelumnya sedang latihan memanah. Namun karna adanya Putra Mahkota dan tamu kerajaan, maka latihan mereka dialihkan ke hal yang lain.

Cat mengambil salah satu busur dan panah yang ada dihadapannya. Semuanya tampak berbaris di bagian maisng-masing dengan alat panahan yang telah disediakan.

“Bagaimana cara aku memainkannya. Bisa-bisa aku salah sasaran” Pikir Cat yang mulai kebingungan.

Dia mulai mencoba menarik tali panah dengan anak busur dan mengarahkannya ke tujuan sasaran. Tangannya bergetar “Bagaimana ini??” Pikirnya yang tampak kacau dan kebingungan. Putra Mahkota yang berada disampingnya tampak berdesih. “Kau bodoh” Ucapan Putra Mahkota spontan membuat Cat kaget dan tidak sengaja melepaskan busur panah ke sembarang arah.

Cat merasa tertantang dengan 2 kata yang dilontarkan pangeran, ia berbalik menghadap Putra Mahkota yang juga berhadapan ke arahnya. “Saya memang bodoh, lalu kenapa Putra Mahkota mau dengan saya?” Cat tak main-main.

Kedua maniknya mengisyaratkan Ayo mulai perang denganku, aku akan menantangmu.

Putra Mahkota pun terkejut dengan kalimat Cat. Ia berani melawan Putra Mahkota yang adalah tunangannya sendiri. Agar suasana tidak semakin lama mencekam, Pangeran Ernest segera mencairkan suasana dan

berlarian kearah Cat “Putri, izinkan saya mengajari anda. Ini hanya permainan, tidak perlu terlalu serius” Gumamnya sambil bercanda.

Semuanya pun kembali seperti sedia kala meskipun Cat dan Putra Mahkota mungkin saling memendam emosi satu sama lain. Ya mungkin saja, karna Putri Cat berani menentang Putra Mahkota. Seharusnya Putra Mahkota

menurunkan hukuman untuk Cat karna ia berani melawannya, namun Cat hanyalah anak kecil yang tak perlu ia lawan.

“Putri sejajarkan lebar kakimu seukuran dengan kedua bahumu. Lalu tarik busur panah lurus sampai ke telinga belakang anda. Lemaskan saja tangan Putri dan jangan tegang. Lurus saja pandangan Putri kearah tujuan

sasaran. Lalu lepaskan” Cat langsung melepaskan busur panahnya sesuai arahan Pangeran dan.

Tap…..

 

Bersambung.

1
Alfaris Crispy
jd cwe lemah....hrsnya bisa nikmatin hidup...
DEDY
Lanjut up datenya semangat.
Asyifa
menurutku Ela sama-sama egois
Raina Yuni Apriani
kehidupan keduanya sama aj ngebosenin
kambing terbang
kalo itu aku sudah ku bakar kamarku itu sama istana nya
kambing terbang
like banyak tapi gak ada yang komen
aku: pembaca pembaca goib
kambing terbang
rasanya otakku nge blank
kambing terbang
tolak aja lah
kecil kecil dah di pinang
pas remaja yang umurnya kek anak sma kelas 2 nikah
ckckck
Niss
ka kpn up nya
lian
baru kali ini ada mc mau balas dendam udah terlahir kembali, tapi sama sekali gak ada usaha, ningkatin kekuatan kek, atau bikin usaha kek, atau apalah, ini malah gak ada usaha sama sekali
▶🆁🅸🅼🆄🆁🆄 ◀: aku juga mikirnya kaya gitu
total 1 replies
lian
katanya mau balas dendam, tapi cuma ngeliat orangnya aja udah deg2an takut, gimana mau balas dendam. gak punya prinsip
🍫 Hiat^٥MayΤυΙρa🍥╏ 🍨
Plot-nya sedikit tidak enak ... dibaca... dan knp si-MC itu jatuh ke lubang yang sama...dan MC nya sedikit naif serta sedikit bodoh
munasih: mampir ya...
total 1 replies
🍫 Hiat^٥MayΤυΙρa🍥╏ 🍨
mengharukan
munasih: mampir di novelku juga
total 1 replies
Princess Mellow😭♡
Semangatt, aku mampir lagii 😁😊😊
Sisilia Jho
satu kata buat Felix dan Catrine "egois"
Sisilia Jho
jika dahulu tragedi itu hanya menewaskan 1 keluarga maka nanti 2 negara akan celaka
Sisilia Jho
itu lah pembalasan yg di dapatnya, hah jadi kesel bukannya Ela sudah menjelas kan telah melihat seorang yg mirip Catrine di Imperial kenapa mereka tidak memburu nya, kesel
Sisilia Jho
kenapa kisahnya jadi kemana, ah tapi mungkin akan ada kaitannya dengan Catrine Andrea Felix
Sisilia Jho
cekikikan sendiri sama adegan Johny dan Angela, lucunya dengan Johny yg hanya bisa menemukan tumbuhan obat yg menurutnya tidak berkelas, di daerah ku ada juga tumbuhan yg berfungsi sama seperti itu, kami menyebut tumbuhan daun simba
Sisilia Jho
siapa sih yg akan bertemu Catrine lebih dulu 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!