NovelToon NovelToon
Suamiku Adalah Mantan Kekasih Kakakku

Suamiku Adalah Mantan Kekasih Kakakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest
Popularitas:644.6k
Nilai: 5
Nama Author: fega

Novia adalah mahasiswi di salah satu peguruan tinggi negeri yang hampir menikah dengan dosen nya sendiri, namun semua itu gagal. Kini ia menikah dengan kekasih kakak nya sendiri dan mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari mertua nya. Kini Novia harus hidup menderita karena mendapatkan tekanan dari mertua nya yang galak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fega, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan

Sesampai nya dirumah novia langsung bergegas membertahu papa dan ayah nya bahwa nanti malam pak Satrio akan datang memenuhi undangan dari pihak keluarga Novia. Waktu menunjukkan pukul 17.00 Novia segera bersiap diri untuk nanti menyambut kekasih hatinya.

Saat sedang bersiap tiba-tiba handphone Novia berdering.

"Assalamualaikum, hallo?"

"Wa'alaikumsalam, iya mas ada apa?"

"Enggak,, gak apa-apa aku cuma mau kasih tau ke kamu kalo nanti malem ibu aku dan adik adik aku ikut kerumah kamu."

"Oh...............iya mas, ngapain musti ngomong segala aku malah seneng banget kali mas kalo keluarga mas ikutan dateng."

"Hehe, ya aku ngomong gini supaya kamu gak kaget."

"Oh...........yasudah aku mau siap siap sholat magrib dulu ya."

"Iya aku juga nih mau sholat magrib dulu."

"Oke....... assalamualaikum."

"Wa'alaikumsalam."

Tut.......... tut............ tut

Jam sudah menunjukkan pukul 20.00 wib.

suara mobil keluarga satrio pun terdengar di halaman.

"Assalamualaikum," ucap Satrio memberi salam.

"Wa'alaikumsalam," jawab keluarga Novia.

"Silahkan masuk." Papa Novia mempersilakan masuk.

"Iya pak terimakasih," ucap Satrio dengan sopan.

Novia menyambut keluarga Satrio.

"Apa kabar bu? bersalaman.

"Alhamdulillah baik sayang." Ibu Inggit memeluk Novia.

Dua keluarga ini pun saling bersalaman melempar senyum ramah dan saling memperkenalkan diri.

"Ini ibu nya Satrio?" tanya papa Novia.

"Betul pak saya ibu nya Satrio, dan ini adik-adik nya Satrio."

"wah ibu nya punya bodyguard banyak ya" ayah Novia melempar candaan kepada ibunya Satrio.

"Iya ini alhamdulillah." tersenyum.

Sebelum ke acara inti nya mereka saling melempar candaan dan saling tertawa kelihatan akrab walau baru saling bertemu tapi sudah seperti keluarga yang sudah lama kenal. Setelah saling melempar candaan dan saling mengakrabkan diri, barulah ke acara inti nya.

"Begini bu saya selaku wakil dari orang tua adinda Novia yang dimana saya ini sudah seperti orang tua kandungnya Novia." ucap papa Novia, pak Hermanto.

"Iya pak," jawab ibu Inggit dengan ramah.

"Jadi begini bu, kami sekeluarga dari pihak Novia sudah berunding dan mempertimbangkan atas maksud baik anak ibu kemarin yang datang kerumah dan bermaksud untuk melamar putri kami. Kami sekeluarga setuju dan merestui niat baik anak ibu untuk melamar putri kami. Dan saya juga sudah menanyakan kepada Novia yakin dan siap atau tidak nya dia dilamar dan alhamdulillah Novia berkata siap."

"Alhamdulillah," ucap keluarga Satrio, dengan raut wajah bahagia.

"sebelumnya saya berterima kasih kepada keluarga Novia yang sudah mau menerima Satrio dan keluarga nya ini, untuk acara lamaran mungkin bisa dilangsung kan dalam waktu dekat ini," ucap ibu Inggit.

"Iya bu saya setuju, lebih cepat juga lebih baik tapi juga jangan terlalu terburu-buru. mari kita tentukan tanggal nya bersama," ucap pak Hermanto.

"Iya pak silahkan ditentukan saja tanggal nya kami keluarga nya Satrio mengikuti kapan bisa nya acara lamaran putra putri kita diselenggarakan." ibu Inggit menyerahkan semua nya kepada keluarga Novia.

"kalau menurut saya, saya sebagai ayah kandung Novia akan lebih baik jika bulan depan tanggal 15 saja agar tidak terlalu terburu buru untuk mempersiapkan ini semua," ucap pak Rudi, ayah kandung Novia.

"Iya pak, saya setuju bagaimanapun acara ini kan pasti banyak yang harus dipersiapkan apalagi Satrio ini kan anak pertama saya jadi saya mau yang terbaik untuk dia."

"Iya saya juga setuju, Novia juga putri bungsu keluarga ini jadi ya memang harus yang terbaik untuk mereka berdua," Ucap pak hermanto menyetujui.

"alhamdulillah, jika kedua belah pihak sudah sama sama setuju tinggal dipersiapkan saja apa-apa yang harus dipersiapkan," ucap pak Hermanto.

"Iya pak,tapi mohon maaf ya pak tolong jangan tersinggung. Jadi begini, keluarga kami ini kan punya gedung jadi saya mau mengusulkan bagaimana kalau acara lamaran anak anak kita ini di gedung itu saja. Jadi tidak usah repot- repot lagi untuk masalah tempat dekorasi dan lain lain, biar keluarga kami yang mempersiapkan. Tapi ini hanya usul saya saja pak, silahkan jika ingin dipertimbangkan," ujar ibu Inggit memberi usul.

"Ya kalau masalah itu saya kembalikan ke orang tua kandung Novia, bagaimana kamu setuju?" tanya pak hermanto kepada ayah dan ibu kandungnya Novia.

"Saya setuju-setuju saja, bagaimana baik nya saja," jawab pak Rudi.

"terimakasih pak, nanti saya akan langsung telfon menager gedung itu untuk mengosongkan nya tanggal 15 bulan depan," ucap ibu Inggit dengan bersemangat.

"Iya bu, seharusnya keluarga ini yang berterimakasih karena sudah dibantu untuk mempersiapkan acaranya," ucap pak Rudi.

"Iya pak sama-sama, lagian ini acara bahagia putra putri kita jadi saya ingin mereka bahagia di hari lamaranya. Tersenyum.

Setelah berunding masalah lamaran Satrio dan Novia kedua keluarga itu pun mengobrol santai sembari menikmati hidangan yang sudah disediakan oleh keluarga Novia.

"Ini adik adik nya Satrio sudah pada kerja semua bu?"

"alhamdulillah sudah pak."

Terus lanjut mengobrol sampai waktu menunjukkan pukul 21.00 wib.

"Pak sebelum nya saya ingin mengucapkan banyak terimakasih karena sudah diterima di keluarga ini dengan baik.

karena waktu sudah malam saya dan keluarga izin pamit pulang, terimakasih juga atas sambutan yang hangat dan jamuan nya yang luar biasa," ucap Satrio dengan raut wajah bahagia.

"Iya nak, anggap keluarga ini seperti keluarga mu sendiri karena sebentar lagi kamu akan jadi mantu keluarga ini. Dan bapak minta kepada keluarga nak Satrio untuk bisa juga menerima Novia seperti bagian keluarga kalian," ucap pak Hermanto.

"Iya pak itu pasti, Novia ini anak yang baik," ucap ibu Inggit seraya tersenyum.

Tak terasa waktu berlalu kini sudah larut malam, Satrio dan keluarga nya pun pamit undur diri kepada keluarga Novia.

"Kalau begitu pak saya sekeluarga pamit undur diri ya." Satrio mewakili keluarga nya berpamitan.

"Iya nak." jawab pak Hermanto.

"Assalamualaikum," ucap keluarga Satrio memberi salam.

"Wa'alaikumsalam," jawab keluarga Novia.

Keluarga Satrio pun pulang karena hari sudah malam. Setelah keluarga Satrio pulang, Novia pun membereskan sisa-sisa makanan dan gelas gelas bekas minuman yang disajikan untuk keluarga Satrio tadi. Papa dan mama nya tidak langsung pulang, mereka berunding sekeluarga untuk membahas acara lamaran Novia.

Setelah selesai membereskan ruang tamu, Novia langsung masuk ke kamar untuk istirahat Novia tidak ikut berunding dengan keluarga nya. Novia langsung berganti baju tidur lalu merebahkan tubuhnya ke kasur dan menyalakan ac.

"Alhamdulillah ya Allah akhirnya kelar juga acara nya, badanku capek banget," gumam Novia.

Tak lama handphone novia berbunyi, ketika dilihat ternyata pak Satrio yang menelfon.

"Assalamualaikum"

"Wa'alaikumsalam mas, ada apa ya?" tanya Novia heran.

"Enggak, aku cuma mau nyampein kalo besok kamu disuruh kerumah sama ibu."

"Hem........ Novia memang ada salah apa ya sama ibu kok disuruh kerumah." Gugup.

"Enggak kamu gak salah apa-apa tapi besok kamu mau diajak ibu untuk cari baju buat acara lamaran kita." Terkekeh mendengar penyataan Novia dengan nada bicara yang sangat lucu.

"Oh.......... kirain aku ada salah apa, udah deg-degan tau hehe." Menghela nafas lega.

"Kurang-kurangin tu terlalu overthinking nya," ledek satrio.

"Biasa lah perempuan emang suka gitu." Terkekeh.

"Oh iya mas besok ikut cari baju juga?"

"Ya iyalah sayang," jawabnya dengan nada yang lembut dan penuh penekanan.

"Hehe kirain kan yang bawa mobil nanti supir kamu."

"Emang kamu mau lamaran supir aku?" ledek Satrio.

"Ya enggak lah." Tertawa lepas.

"Yaudah gih istirahat udah malem besok aku jemput jam 9 pagi."

"Oke mas, kamu juga istirahat jangan begadangan."

"Iya iya bawel," ledek Satrio.

"Ih rese deh, yaudah assalamualaikum selamat istirahat."

"Wa'alaikumsalam, selamat istirahat juga sayang," ucap Satrio dengan manis.

Tut....... tut........ tut.....

Mereka pun saling beristirahat.

1
Prima Ellyana
Lanjut dong
Zudiyah Zudiyah
oohhhh, trnyta ma" Andra kurng suka sm Novia mgkn d qra klakuannya sm kyak Mutia kk' Novia , untung ma"nya Andra g suka sm Tasya.
Zudiyah Zudiyah
ma" brdamailah, thoh Novia jg g prna nyakiti ht ma"
Zudiyah Zudiyah
maaf thor, aq keasyikn bacanya jd lupa komen 😁 ttp smangt thor 💪💪 smoga seht sll
Zudiyah Zudiyah
untung pa"nya baik, gmn ma"nya ni pa baik jg?
Zudiyah Zudiyah
knp kmu ngikut tinggl sm pa" ma" aja si Nov kn mrk baik ke km drpd kmu ikut ortu kndung kmu yg plih ksih.
Zudiyah Zudiyah
mudah" Andra trs baik klo jd nikh jg ttp jd suami yg baik & syg sm Novia
Zudiyah Zudiyah
knp Novia nyari ht trluna lg, uda tau klo hub Mutia sm Andra putus gara" g dsetujui orng tus Andra qo malah mau pacarn sm Andra, Andra jg knp cari mslah lg?
Zudiyah Zudiyah
knp hrs ada Andra? knp Novia g sma Vano aja sih?? krn mrk baik smua, entar Andra jaht lg dia mendkti Novia cma untk bls dndam krn d putusin ka"knya Novie hem 😔
Zudiyah Zudiyah
aq pkir pesan Satrio meminta agar Novia menikh dg Vano trnyata pnyakit yg d deritanya 😔 smangt" Nov life must go on 💪💪💪
Zudiyah Zudiyah
knpa dbikin mninggl thor Novia bu Inggrid & adik" Satrio sabar ikhlskn!Satrio orang yg baik krn itu d syg Allah melebihi ksih syg klian smua, smga husnul khotimah Aamiin
yeling andriani
nggak ada lnjutannya ya thor
Nova Carol Tampubolon
Baca dr awal shay... justru itu org tua kandung nya. 💖😅
Sya'wanah
Yach ... bikin aku mewek lg.
ih ... kakak jahat .tak ksh tau ya, aku tu bacanya part ini jam 00.53
tau efek JK mlm2 nangis. so pasti besuk udah mata panda, besar2 n jelek lg bentuk mataku.
uch. . kakak ngeselin. jangan bikin nangis Mulu donk
Sya'wanah
berderai air mataku.
vote nya d part atas sudah lho kak. biar tambah semangat aja.
jangan banyak jatuhin air mataku lg kak.....
Sya'wanah
wow. kenapa tokoh utama bisa meninggal.
kl meninggal berarti Satrio cma tokoh utama d awal cerita.
meskipun begitu , aku tetep suka n penasaran bc sampai akhir. semoga d akhir bisa ksh vote bt kakak,
Sya'wanah
waduh ... tanggung jawab donk kak, ni air mataku buanyak yg tumpah.
hayooo gmna cara ngembaliin senyum Van ku tersayang
Sya'wanah
kak, kok seri brambang bawangnya buanyak ya.gak kasihan Ama kita yg ngeluarin air mata nich.
Whella Nya Chony
gak lanjut2 thor
Eman Sulaeman
kaya ke babu aja tuh ke anak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!