NovelToon NovelToon
Seporsi Kekalahan Dari Kehidupan, Aku Bangkit!

Seporsi Kekalahan Dari Kehidupan, Aku Bangkit!

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Mandul
Popularitas:64.8k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Selama tujuh tahun, Zahira Narapati mengorbankan karier dan mimpinya demi mendampingi Deris Adikara membangun usaha. Namun, saat kesuksesan akhirnya diraih, Deris justru menceraikannya karena menganggap Zahira tak lagi sejalan dengan kehidupannya dan memilih wanita lain.

Semua orang mengira perceraian itu akan menghancurkan Zahira. Nyatanya, ia bangkit dari nol, membangun kembali kariernya hingga menjadi perempuan sukses yang berdiri di atas kakinya sendiri.

Dalam perjalanan itu, Zahira bertemu Revan Wiranata, pria yang menghargai kesetiaan dan memberinya kebahagiaan baru. Ketika Deris menyesali keputusannya dan ingin kembali, Zahira memilih melangkah bersama seseorang yang benar-benar menghargainya. Sebab, setiap luka bukanlah akhir, melainkan awal dari kebangkitan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode — 8.

Rumah keluarga Adikara masih diselimuti suasana muram. Wulan duduk sendirian di ruang makan, tatapannya kosong. Di atas meja tersedia sarapan yang dibuat asisten rumah tangga.

Ia baru menyuapkan satu sendok nasi, lalu meletakkan kembali sendoknya.

"Asinnya berlebihan."

"Maaf, Bu." Asisten rumah tangga langsung panik.

"Bukan salahmu." Wulan menggeleng pelan, ia menghela napas berat.

Selama bertahun-tahun, ia hampir tidak pernah mengeluh soal makanan, karena semuanya dimasak langsung oleh Zahira. Setiap menu selalu disesuaikan dengan selera seluruh anggota keluarga. Bahkan obat darah tinggi milik Bima selalu diingatkan oleh Zahira sebelum berangkat kerja.

Kini, tak ada lagi suara lembut yang berkata, "Ayah, obatnya jangan lupa diminum dulu."

Tak ada lagi yang bertanya, "Bu... hari ini ingin dimasakkan apa?"

Rumah besar itu masih dipenuhi banyak orang. Namun, kehangatannya perlahan ikut menghilang bersama kepergian Zahira.

Seminggu kemudian...

Wiranata Corp mendapat undangan menghadiri forum bisnis tahunan yang mempertemukan para pemilik perusahaan, investor, serta jajaran direksi dari berbagai korporasi besar.

Sebagai General Manager Divisi Operasional yang baru, Zahira ikut menghadiri acara tersebut bersama beberapa pimpinan divisi lainnya. Ia mengenakan setelan jas wanita berwarna putih gading dipadukan dengan rok span hitam. Penampilannya sederhana, tetapi elegan dan profesional.

Di sisi lain, Deris datang bersama Kayla. Perempuan itu langsung menggandeng lengan Deris dengan penuh percaya diri, gaun merah marun yang dikenakannya membuat banyak orang menoleh.

"Mas, setelah kita menikah nanti, kita pasti akan menjadi pasangan paling berpengaruh di dunia bisnis. Apalagi Papa sudah mulai membuka jaringan bisnisnya untuk perusahaanmu."

"Iya." Deris mengangguk tipis.

Jawaban pria itu terdengar singkat. Sejak menerima hasil pemeriksaan dari rumah sakit, pikirannya belum pernah benar-benar tenang. Ia memang sudah membuat janji dengan dokter spesialis andrologi untuk pemeriksaan lanjutan. Namun, hasil laboratorium itu terus terbayang di kepalanya. Azoospermia non-obstruktif, istilah medis itu seolah terus berputar dalam benaknya.

"Mas?" Kayla menggoyangkan pelan lengan Deris. "Kamu melamun?"

"Nggak."

"Kamu kelihatan nggak fokus."

"Aku hanya memikirkan pekerjaan."

Kayla mengangguk tanpa curiga sedikit pun, Ia sama sekali belum mengetahui hasil pemeriksaan Deris.

Ballroom mulai dipenuhi para tamu. Beberapa menit kemudian, rombongan Wiranata Corp memasuki ruangan.

Semua orang spontan menoleh.

"Pak Revan datang."

"Direktur termuda itu hadir juga."

Revan berjalan di barisan paling depan bersama sekretarisnya. Langkahnya tenang, mantap, dan terukur, memancarkan wibawa seorang pemimpin yang telah lama terbiasa memikul tanggung jawab besar. Tatapannya lurus ke depan, tajam namun tetap terkendali. Sementara ekspresi dingin di wajahnya, membuat siapa pun yang berpapasan dengannya spontan menyingkir dan memberi jalan. Di belakangnya, Zahira berjalan bersama para manajer lain.

Saat itulah, tatapan Deris langsung berhenti pada Zahira. Untuk beberapa saat, ia benar-benar terdiam. Wanita yang selama tujuh tahun selalu ia lihat memakai pakaian sederhana di rumah, dan wajah yang membuatnya bosan itu kini tampak berbeda. Zahira jauh lebih percaya diri, lebih anggun dan jauh lebih bersinar.

Tanpa sadar pandangan Deris mengikuti langkah Zahira, Kayla menyadari perubahan itu.

"Mas."

Deris tersentak.

"Kamu melihat siapa?"

"Tidak ada."

Namun, beberapa saat kemudian pandangan Deris kembali mencari sosok Zahira. Dan saat melihat mantan istrinya berjalan bersama jajaran pimpinan Wiranata Corp, muncul rasa tidak nyaman yang sulit dijelaskan. Perasaan itu semakin kuat ketika ia teringat hasil pemeriksaan dari rumah sakit.

Dulu, Deris selalu merasa dirinya lebih unggul dibanding Zahira. Sekarang, rasa rendah diri mulai menyelinap ke dalam hatinya.

Acara networking dimulai, para tamu saling berbincang dan bertukar kartu nama.

Zahira sedang berdiskusi dengan beberapa direktur perusahaan, ketika Kayla sengaja menghampiri. Senyum di wajahnya terlihat ramah. Namun, sorot matanya penuh ejekan.

"Mbak Zahira... ternyata kita bertemu lagi."

"Selamat malam." Zahira tersenyum tipis.

Kayla terkekeh pelan, ia menatap meremehkan pada Zahira. "Aku dengar sekarang Mbak bekerja. Syukurlah, jadi nggak perlu terus hidup dari uang pemberian Mas Deris."

Beberapa tamu mulai memperhatikan mereka, menghadapi wanita seperti Kayla... Zahira tetap terlihat tenang.

"Aku memang sudah bekerja."

Kayla tersenyum tipis. "Baguslah, setidaknya perempuan yang sudah dibuang suaminya masih punya kesempatan untuk mencari nafkah."

Ucapan itu membuat beberapa orang saling berpandangan.

"Oh ya, satu lagi." Kayla belum berhenti, nada suaranya sengaja dibuat lebih keras. "Aku benar-benar bersyukur Mas Deris mengambil keputusan yang tepat. Daripada mempertahankan rumah tangga yang selama bertahun-tahun tidak juga memiliki anak... lebih baik memulai hidup baru dengan perempuan yang masih memiliki masa depan."

Tatapan Kayla sengaja mengarah ke perut Zahira. "Kasihan juga sebenarnya. Menjadi wanita yang dicap mandul, lalu diceraikan. Pasti sangat menyakitkan untukmu."

Deris berdiri beberapa langkah dari sana, tangannya mengepal. Ia tahu, semua ucapan Kayla salah. Yang mengalami kemandulan adalah dirinya, bukan Zahira. Ia ingin menghentikan ucapan itu. Namun... kalau ia membela Zahira sekarang, Kayla pasti akan bertanya alasannya. Cepat atau lambat, rahasia itu bisa terbongkar. Akhirnya, Deris memilih diam.

Sikap diam Deris kembali melukai Zahira, Ia menatap mantan suaminya dengan sorot mata dingin yang dipenuhi kekecewaan. Tujuh tahun pernikahan itu kini terasa begitu sia-sia, hanya menyisakan luka dan rasa muak setiap kali mengingatnya.

Pria itu hanya berdiri tanpa mengatakan apa pun, lalu pandangannya kembali kepada Kayla. "Apa sudah selesai? Ayo kita cari minuman."

"Belum." Kayla tersenyum penuh kemenangan. "Aku hanya ingin mengingatkan satu hal pada mantan istrimu, dunia bisnis itu keras. Orang sepertinya mungkin bisa diterima bekerja, tetapi tidak semua orang bisa kembali mendapatkan keluarga setelah kehilangan."

Belum sempat Zahira menjawab, sebuah suara tenang terdengar dari belakang.

"Pandangan yang menarik."

Semua orang menoleh bersamaan, Revan berjalan mendekat dan tatapannya lurus kepada Kayla. Ekspresinya tetap data, namun wibawanya membuat suasana semakin hening.

"Akan tetapi, saya kurang sependapat."

Kayla tersenyum canggung. "Pak Revan..."

"Dalam dunia bisnis... nilai seseorang tidak diukur dari status pernikahan, kekayaan keluarga, ataupun siapa orang tuanya." Revan melanjutkan dengan nada tenang.

Tatapannya kemudian beralih kepada Zahira. Sorot matanya tampak sedikit melunak, meski perubahan itu begitu samar hingga tak seorang pun menyadarinya. "Laporan hasil seleksi yang saya baca... menunjukkan Bu Zahira memperoleh nilai tertinggi dibanding seluruh kandidat. Pengalaman, kemampuan mengambil keputusan, serta kepemimpinannya membuat tim kami sepakat memilih beliau."

Revan kembali memandang Kayla. "Perusahaan kami tidak pernah merekrut seseorang berdasarkan rasa kasihan. Setiap orang yang bekerja di sini, masuk karena kemampuannya."

Ballroom semakin sunyi, tak seorang pun berani menyela.

Revan melanjutkan ucapannya. "Justru, saya melihat seseorang seperti Bu Zahira adalah aset yang sangat berharga. Tidak banyak orang mampu membangun sebuah perusahaan dari masa sulit, hingga berkembang tanpa pernah menuntut pengakuan. Sebelumnya... Bu Zahira adalah sosok di balik layar yang turut membangun dan mengembangkan Adikara Group hingga mencapai posisinya saat ini."

Bisik-bisik para tamu langsung terdengar.

Tatapan Revan tetap dingin. "Sebaliknya, orang yang hanya mengandalkan nama besar keluarga tanpa memiliki kemampuan akan kesulitan bertahan ketika keadaan berubah."

Wajah Kayla langsung memucat, Ia memahami sindiran itu ditujukan kepadanya.

Revan menambahkan satu kalimat lagi. "Siapa pun yang kehilangan perempuan cerdas, setia, dan mampu bekerja seperti Bu Zahira... saya rasa akan membutuhkan waktu sangat lama untuk menyadari apa yang sebenarnya telah ia lepaskan."

Ucapan itu terdengar tenang, namun setiap katanya menghantam Deris tanpa ampun. Jantung Deris berdetak semakin keras, Ia melihat orang lain menghargai Zahira jauh lebih tinggi daripada dirinya selama tujuh tahun terakhir.

Sementara Zahira hanya berdiri diam, Ia tidak merasa perlu membalas hinaan Kayla. Karena malam itu, sudah ada seseorang yang mengembalikan harga dirinya tanpa perlu ia memintanya.

1
sunaryati jarum
Ibumu mengabarkan kau meninggal pada Indah,tapi kamu selamat
Arieee
👍👍👍👍👍👍👍👍
Aditya hp/ bunda Lia
ya iyalah karena ambisi kalian mengejar status sosial anak yang jadi korban ... waah selamat menikmati
Aditya hp/ bunda Lia
karmamu semanis kurma ... mantap kan
Mundri Astuti
Iyeee...klo masih ga sadar juga kebangetan
Mundri Astuti
karma tuh dah dzolim kamu dan keluargamu, dzolim sama indah dan anaknya
gina altira
cepet sembuh thorr
sunaryati jarum
Hatimu sungguh lapang Indah, Violeta, dan Deris.Semoga kalian.juga menemukan kebahagiaan seperti Zahira.Untuk Rafka perbaiki dirimu,semoga kamu juga menemukan kebahagiaan
Rere🌠: Semoga ya 😍
total 1 replies
Aditya hp/ bunda Lia
waaah, ... nih mulut emak satu ini minta di taplokin ulekan cabe satu kilo ini mah
Aditya hp/ bunda Lia: iya juga .. kalo pake bon cabe boleh ? 🤭
maksa yah 😂😂
total 2 replies
sunaryati jarum
Nah Bu Ema ,kamu berbuat onar,kamu yang akan dikuliti kejahatanmu
sunaryati jarum
Makanya ingin kaya itu kerja keras jangan instan dengan menikahi wanita kaya setelah mencetak istri sah.Untng istrimu Violeta wanita baik,dia tidak meneruskan pernikahan denganmu,karena mantan istrimu
PNC
ketawa boleh ga
PNC
suka dengan persahabatannya
PNC
iya bnr
astaghfirullah

ada yg sy kenal sampe nikah ma mantan SMAnya yg janda anak 2
ninggalin istrinya dan 2 anaknya setelah dia jd karyawan tetap
astaghfirullah akhirnya mantan istrinya cerdas lapor tempat kerja si mantan istri dengan kata kata " dia dl dng sy msh 0 sy minta dia kembali ke 0"
walhasil dia dipecat si istri kedua ga mau lg Krn dia ga kerja. dia jd duda merantau ke luar daerah cari kerja.
hadeeehh
Melda Andriyani
suka alurnya tolong sisakn satu pribadi kayak mas Revan🥰🥰🥰
sunaryati jarum
Keputusan kamu meninggalkan Indah demi menikahi wanita kaya,hanya akan sia- sia Rafka.Tetnyata hati Violleta bagus berlawanan dengan ayahnya, tidak timak harta, kekuasaan dan pencitraan.Indah sudah akan menikah dengan Deris mantan suami Zahira, Rafka jadi itu karmamu.Ingin hidup enak dengan menikahi wanita kaya eee malah dicerai dan dipecat.Mau kambali pada Indah tapi ditolak🤣🤣
Aditya hp/ bunda Lia
semoga cepat sembuh Thor ... gak apa-apa slow ajah utamakan kesehatan 🫰
Rere🌠: Iya kasay huhu🤧😊
total 1 replies
Kavina
Cepat sembuh ya thor...saraf kejepit sembuh nya rajin berenang thor 🤭
Rere🌠: Iya kah kak, aku coba ya 🙏😊
total 3 replies
echa purin
👍👍
cinta semu 2
lumayan ..saat pertama membaca pengen mengumpat sekeras ny😁Deris gila...punya istri cantik & cerdas malah di khianati...ayo Thor lanjutkan sampai tamat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!