Reina Yusa Anggara seorang mahasiswi semester akhir yang dijodohkan dengan dosennya sewaktu masih kuliah.
Daren Putra Danendra yang dijodohkan dengan mahasiswinya. Sedangkan dirinya masih mempunyai kekasih. Hubungan Daren dengan kekasihnya sangat ditentang oleh keluarga Danendra, karena dia bukan wanita yang baik.
Suatu hari Daren melihat kekasihnya sedang bersama pria lain di sebuah restoran, tapi Reina melarang Daren untuk menghampirinya. Daren dan Reina menyiapkan misi untuk menjebak kekasih Daren, namun mereka gagal karena Daren sudah percaya dengan kekasihnya.
Akankah Daren akan memilih Reina atau kekasihnya?
Simak kelanjutannya di novel I LOVE YOU PAK DOSEN
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ssabila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Malam Pertama
Setelah Reina keluar dari kamar mandi, ia melihat Daren sedang berada di balkon, ia sedang menghubungi seseorang.
"Iya nanti aku jemput ke rumah kamu" Ucap Daren
"Iya sayang, bye" ucap Daren yang membuat Reina terkejut.
Reina segera merebahkan tubuhnya ke ranjangnya sebelum Daren masuk. Reina menutupi tubuhnya dengan selimut, dan ia pura-pura tidur.
Tak lama kemudian Daren masuk dan menambil jaket kemudian ia keluar dari kamar. Reina tahu kemana Daren pergi, pasti Daren ingin menemui pacarnya yang baru pulang dari Inggris. Karena sebelum mereka menikah, Fany memberi tahu semua tentang Daren terutama pacar Daren yang super licik, yang hanya mengincar harta Daren.
Reina memikirkan nasibnya kedepannya. Ia baru putus dari pacarnya dan sekarang ia menikah dengan pria yang tidak mencintainya bahkan sudah punya pacar. Tak teras air mata Reina menetes dengan sendirinya.
Tingg..
"Selamat berolahraga baby girl" Kenzo
"sakit gak Rein?" Mila
"Ya sakit lah, kan baru pertama kali hahaha" Daren
"Jangan lupa kado dari gue" Devi
Reina hanya membaca pesan dari grup dengan sahabatnya tanpa membalas. Pikiran Reina saat ini yang sangat kacau membuat Reina susah memejamkan matanya. Reina mencoba menghibur diri dengan menonton drama korea di ponselnya.
Sudah hampir jam satu malam, namun belum ada tanda-tanda Daren pulang. Sedangkan Reina masih asik menonton drama korea tanpa memperhatikan jam, dan akhirnya Reina terlelap.
Cahaya matahari yang masuk melalui jendela, membuat Reina terbangun. Ia.melihat jam ternyata sudah pukul sembilan. Namun ia belum melihat Daren kembali. Reina masuk ke kamar mandi dan berendam beberapa saat. Matanya yang sedikit lebab akibat menangis semalam, membuat Reina merasa berat saat membuka mata.
Saat Reina selesai mandi, ia melihat Daren yang sudah duduk di kursi balkon sambil meminum teh. Daren yang melihat Reina sudah selesai mandi langsung menyuruh Reina bersiap-siap karena mereka akan pulang.
"kita pulang ke mana pak?" tanya Reina
"Ke rumah saya." jawab Daren tanpa melihat Reina
Setelah selesai, Reina langsung turun ke parkiran, karena Daren sudah menunggu di sana.
Daren melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Tidak ada obrolan yang terjadi di dalam mobil.
Hening...
Kringg...kring...
"iya sebentar lagi aku jemput." ucap Darren pada orang yang menelponnya.
"Nanti pacar saya datang ke rumah saya, saya mohon kamu jangan merusak suasana, dan berperilakulah seakan kita adalah sepupu." ucap Daren tanpa.menoleh Reina
"iya pak" Jawab Reina
Setelah 20 menit perjalanan, mereka tiba di rumah Daren. Rumah yang cukup luas dibandingkan dengan rumah Reina.
Reina memasuki rumah Daren dan membawa kopernya.
"Selamat datang tuan muda" ucap maid di sana
"bi tolong anterin Reina ke kamarnya" ucap Daren
"Mari non saya antar"
Reina mengikuti maid tersebut ke sebuah kamar yang tidak terlalu luas namun semua interior yang sangat rapi. Reina kemudian menyusun barangnya ke tempatnya. Setelah selesai Reina langsung mandi dan mengganti pakaiannya. Reina memakai jumpsuit tanpa dengan dan bawahan di atas lutut, membuat tubuh putih Reina terlihat. Reina terbiasa memakai pakaian terbuka saat di rumah, namun ketika keluat rumah ia memakai pakaian yang tertutup.
Reina kemudian keluar kamar dan melihat maid sedang masak, Reina.menghampiri dan berniat membantunya.
"Mau masak apa bi?" tanya Reina
"Ini non mau masak udang asam manis." jawab maid
"bibi namanya siapa?" tanya Reina
"nama saya bi inah non" jawab Bi Inah
"Saya bantu ya bi, saya bingung nih mau ngapain." ucap Reina sambil mengambil jagung untuk di potong
"Jangan non nanti saya di marahi tuan" jawab Bi Inah
"Enggak bi, saya sudah biasa kok."
"Kok masaknya banyak bi?" tanya Reina
"Anu non maaf sebelumnya, tapi kata tuan nanti pacarnya mau kesini." jawab Bi Inah
Deg...
"Jadi tamu yang nanti dateng adalah pacar Pak Daren" batin Reina.
"Non maaf ya saya tinggal sebentar, mau ke warung beli gula" ucap Bi Inah
"Iya bi, hati-hati"
Saat Reina asik memasak ia melihat seorang wanita memasuki rumah tanpa permisi. Reina terkejut melihat wanita itu. Wanita itu adalah orang yang sangat di bencinya.
"Clara" ucap Reina dengan pelan
Reina melihat Daren turun dari tangga dan berjalan mendekati Clara dan langsung memeluknya.
"cihh gak tau tempat" ucap Reina pelan.
Reina melanjutkan memasak tanpa menghiraukan orang yang sedang berpacaran. Saat Reina mencuci piring tanpa sengaja ia memecahkan piring tersebut.
Pranggg....
Seketika Clara dan Daren menoleh ke belakang. Betapa terkejutnya Clara saat.melihat ada Reina di sana.
Daren kemudian berjalan ke arah Reina dan diikuti Clara di belakangnya.
"Kamu bisa kerja gak sih." bentak Daren
"Maaf pak" jawab Reina lirih, karena ia sangat tidak bisa dibentak
"Oh jadi sekarang kamu jadi pembantu ya di sini? cih itu karma buat lo" ucap Clara
"Kalau kamu gak pecus cuci piring ya gak usah di paksa, yang ada nanti piring saya pecah semua" bentak Daren lagi
"Udah sayang pecat aja, masih banyak kok yang lebih bagus dari pada wanita murahan ini" ucap Clara
"Udah ayo ke depan, nanti kamu bau amis.loh" ajak Daren
Clara dan Daren melangkahkan kakinya ke taman depan rumah.
Bi Inah yang melihat Reina di marahi pun merasa kasian, kemudian Bi Inah mendekat ke arah Reina dan memeluk Reina.
Reina yang sedari tadi meneteskan air matanya merasa sedikit tenang karena di peluk Bi Inah. Sudah dari dulu Reina selalu dekat dengan semua pembantunya.
"Non ga papa?" tanya Bi Inah
"Iya bi ga papa" jawab Reina sambil menghapus air matanya.
Setelah selesai masak, Reina masuk ke kamarnya dan membersihkan dirinya. Ia mengganti pakaiannya dengan blazer warna merah dan rok di bawah lutut, karena hari ini ada pembukaan cabang cafe baru yang rencananya akan dikelola Reina sendiri. Sebenarnya Anggara dan Cakra sudah melarang Suny dan Reina berkerja di cafe, namun mereka berdua tidak menggubris.
Setelah selesai bersiap-siap, Reina segera keluar dari rumah karena sudah di tunggu taksi di depan. Reina tidak sempat berpamitan dengan Daren, karena Daren makan siang dengan Clara.
To Pak Darren:
pak saya ijin keluar ada kepentingan.
Setelah sampai di tempat tujuannya, Reina segera turun dan segera masuk ke cafe barunya. Karena cafe Reina cukup terkenal, maka banyak yang datang untuk merayakan opening cafe baru Reina.
Di sana juga ada Orang tua Reina dan kakaknya. Selain itu sahabat Reina yaitu Devi, Mila, dan Kenzo juga datang.
Setelah acara selesai, Reina memutuskan untuk mampir ke mall untuk membeli sesuatu. Karena Reina terburu-buru tanpa sengaja ia menabrak seseorang.
Brukk..
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, DAN VOTE💟💟💟