NovelToon NovelToon
Ketika Istri Yang Kau Hina Menjadi Kapten Pilot

Ketika Istri Yang Kau Hina Menjadi Kapten Pilot

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Wanita Karir / Penyesalan Suami
Popularitas:31.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Demi cinta, Kataleya rela meninggalkan kokpit dan menyerahkan mimpinya menjadi Kapten Pilot pada suaminya, Arkana. Ia memilih menjadi istri dan ibu, mengorbankan karier yang dulu hampir berada di puncak.

Enam tahun kemudian, pengorbanan itu justru dibalas dengan pengkhianatan. Arkana berselingkuh, menghina penampilan Kataleya, dan menyebutnya wanita yang sudah tak pantas berdiri di sisinya.

Akan tetapi Arkana lupa satu hal, langit itu dulunya milik Leya. Saat wanita itu menuntut cerai dan kembali mengenakan seragam pilotnya, seluruh dunia penerbangan mulai menyadari siapa dia sebenarnya.

Di akademi pilot, ia bertemu Kaisar... pria misterius yang selalu berada di sisinya. Arkana baru sadar terlalu terlambat, wanita yang dulu ia rendahkan kini kembali terbang lebih tinggi darinya. Leya menjadi Kapten Pilot, yang tak akan pernah bisa ia miliki lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter — 21.

Ruangan Kikan terasa semakin dingin.

Namun setelah semuanya terbongkar, Shanaz malah tiba-tiba tertawa. Tawanya terdengar aneh, antara pasrah dan seperti orang yang sudah kehilangan kendali.

Wanita itu lalu menatap Leya, tatapannya penuh permusuhan dan kebencian.

Kaisar yang tadinya berdiri di belakang, seketika melangkah ke depan Leya dan berdiri di hadapan wanita itu untuk melindunginya.

“Shanaz, kenapa kau melakukannya?“ tanya Kikan.

“Sederhana saja," kata Shanaz sambil menunjuk Leya dengan dagunya, senyumnya tampak tajam dipenuhi kebencian. “Aku benci dia!"

“Shanaz—" Arkana mencoba menghentikan wanita itu.

“Tutup mulutmu!" bentak Shanaz, ia menoleh ke arah Arkana. Matanya penuh kekecewaan dan kemarahan. "Kau yang memulai semuanya, Mas. Kau yang terus menggodaku setiap kali kita tugas penerbangan bersama. Setelah landing, kau juga yang selalu tinggal di kamar hotel yang sama denganku.“

“DIAM...!" potong Arkana.

“Kau yang diam!" Shanaz membalas tajam, "Kau tidur denganku, bercumbu denganku... dan terus mengatakan kalau kau akan segera menikahiku. Kau juga sering bilang, istrimu jelek dan tak bisa memuaskanmu!"

Dada Shanaz naik turun, jelas emosinya sedang tak stabil. “Kau selalu memujiku, Mas. Katamu... aku yang terbaik. Tapi sekarang? Kau bilang hubungan kita harus berakhir! Kau malah membuangku begitu saja karena kau ingin kembali padanya!“

Tatapan Shanaz kembali menatap ke arah Leya, ruangan semakin panas. Shanaz kembali menatap Arkana, bibirnya menyeringai dingin. “Jadi aku pikir... kalau aku nggak bisa memilikimu, setidaknya aku harus menghancurkan semuanya. Kau, aku, dan dia.“

Tak ada yang bicara, beberapa detik itu terasa sangat panjang.

Kikan menutup tabletnya, ekspresinya dingin.

"Cukup!" Ia berdiri, menatap Shanaz. “Kita akan bahas ini secara resmi. Karena yang kau lakukan bukan sekadar menyebarkan fitnah. Kamu juga menyabotase reputasi maskapai. Perbuatanmu, bisa masuk ranah pidana. Pencemaran nama baik dibawah UU ITE.“

Kikan hendak melanjutkan ucapannya, tetapi tiba-tiba ketukan di pintu.

“Masuk," kata Kikan singkat.

Pintu terbuka, dua orang pria masuk ke dalam ruangan. Yang pertama adalah pria berjas hitam, salah satu orang kepercayaan Kaisar. Yang kedua pria berusia sekitar tiga puluh tahunan dengan jas dokternya.

Begitu melihat pria dengan jas dokter, wajah Arkana sontak berubah. Matanya melebar, pria itu adalah Dokter Tama. Perasaan Arkana seketika tak enak.

Pria berjas hitam berjalan ke arah depan, lalu meletakkan sebuah map di atas meja Kikan.

“Maaf, Nona Kikan. Saya membawa sesuatu, silahkan cek sebelum Anda mengambil keputusan perihal Kapten Arkana dan pramugari Shanaz.“

Kikan menatap map itu, lalu melirik Kaisar. Ia mengenal pria yang memberikan map padanya, orang itu adalah orang kepercayaan sang kakak. Ia membuka map dan membaca satu persatu dokumen laporan di dalamnya. Ada beberapa lembar hasil laboratorium, laporan internal, dan rekaman transaksi.

Beberapa waktu berlalu, semua orang menunggu.

Leya mengerenyit karena penasaran, sementara Kaisar tampak tenang karena sudah tau isi map itu. Dia lah yang memerintahkan orang kepercayaannya itu memberikan hasil penyelidikan terhadap Arkana pada adiknya.

Lalu... Arkana? Tubuhnya mulai berkeringat dingin, tatapannya sesekali melirik Dokter Tama. Dokter itu berdiri kaku, dan tak berani menatap ke arah Arkana.

Akhirnya Kikan menutup map itu, ia mengangkat kepalanya dan tatapan tajamnya langsung mengarah pada Arkana.

“Kapten Arkana.“ Kikan mengetuk pelan map itu dengan jarinya. “Disini... ada bukti bahwa hasil tes kesehatan Kapten Kataleya saat di akademi pernah dimanipulasi.“

Leya terkejut, "Dimanipulasi?"

“Hasil laboratorium menunjukkan adanya indikasi gangguan kesehatan pada tes darah yang sebenarnya tidak ada.“ Lanjut Kikan.

Leya terpaku, ia mengingat kejadiannya. Saat itu ia hampir gagal dalam pemeriksaan kesehatan, tapi kemudian hasilnya dinyatakan normal setelah pemeriksaan ulang.

Kikan membuka satu salah satu lembar. “Ada dua dokter di akademi saat pemeriksaan kesehatan pada trainee. Disini yang dilaporkan hanya Dokter Tama, kesimpulannya..."

Semua orang menoleh ke arah Dokter Tama, pria itu terlihat gugup.

“Dan menurut laporan disini... Dokter Tama menerima sejumlah uang dari Kapten Arkana."

Suhu di ruangan semakin terasa berat.

Kikan masih bicara, dia menatap Arkana. “Kapten Arkana, disini terbukti... Anda telah menyuap Dokter Tama untuk mengubah hasil lab kesehatan Kapten Kataleya. Dokter Tama juga bersedia menjadi saksi. Sekarang, apa yang ingin Anda katakan?"

Wajah Arkana yang tadi sudah tegang karena Shanaz, kini berubah pucat. Ia benar-benar terlihat panik. “I-ini... tidak seperti yang terlihat."

Arkana menoleh ke Dokter Tama. “Dokter... Anda tahu ini bukan—“

"Saya memang dibayar oleh Anda.“ Dokter Tama memotong ucapan Arkana.

Arkana menatap tak percaya. “Kau—“

Dokter Tama menundukkan wajahnya. “Waktu itu, Kapten Arkana meminta saya mengubah hasil sementara. Saya diberi uang agar laporan awal terlihat buruk."

“Kau ingin aku gagal kesehatan?!" Leya bicara pada Arkana dengan pandangan penuh kebencian.

Pria itu menggeleng keras. "Enggak, Leya! Bukan begitu."

"Lalu apa?"

Arkana terlihat semakin panik. "Aku hanya... aku hanya ingin memberi pelajaran padamu, kalau tak semudah itu masuk kembali ke dunia penerbangan.“

“Hanya memberi pelajaran, katamu?" Kaisar mencibir, “Kau masih saja berbohong! Jelas-jelas kau melakukannya untuk menghancurkan mental Leya waktu itu! Kau ingin dia menyerah dan gagal jadi kapten pilot!"

Leya menatap Arkana dengan dingin. “Kaisar benar, kau memang ingin menghancurkan karierku lagi seperti dulu.“

"Tidak!“ Arkana kembali menggeleng. “Aku hanya ingin kau—"

“CUKUP!" suara Kikan memotong perkataan Arkana dengan keras, ekspresinya berubah dingin. Ia merasa kasihan pada Leya yang pernah hidup bersama pria brengsek seperti Arkana.

Kikan masih menatap Arkana dengan dingin. “Kapten Arkana, masalah Anda sekarang bukan hanya konflik pribadi. Ini semua manipulasi data, dan tindak kriminal. Dan itu, pelanggaran serius disini!"

Kemudian Kikan melanjutkan. “Fitnah, pelanggaran ITE dan penyebaran foto internal, manipulasi hasil kesehatan. Semuanya terjadi disini, dan masalah ini akan segera kami proses secara resmi! Dan saya sarankan pada Anda, Kapten Arkana... mulai siapkan pembelaan yang bagus untuk sidang kode etik nanti.“

Tubuh Arkana limbung beberapa langkah ke belakang. Wajahnya pucat, seolah semua kekuatannya runtuh dalam sekejap. Sementara Shanaz, tiba-tiba meringis keras sambil memegangi perutnya. Wajahnya berubah pucat.

“Ah—!" Tubuhnya gemetar hebat, sesaat kemudian darah mengalir dari kedua kakinya.

Mata Shanaz membelalak, ia menjerit panik. “Argh! Mas! Anak kita—!"

Pagi tadi Shanaz baru saja melakukan tes kehamilan, ia ingin menyampaikan kabar itu pada Arkana. Namun sebelum bisa mengatakannya, semua berubah menjadi kekacauan seperti sekarang.

1
Les Tary
mati kutu loe sendiri Shanaz
Tiara Bella
udh ky gitu ge msh aja pnya muka ngadepin Leya....
merry
laporinn ajj pelakorr gk tau drii krjaann hilng ank gk Ada tp msh salhinn orggg,,,, dia Kira leya gk sakit Dan terluka x ats perbuatann ya sm arkan selingkuh smpai hamil,,, skrg gr gr aku bisa dptin Cwok kaya Raya mksh ap ya,,, dh bkin org gk percya namay Pernikhnn
Ariany Sudjana
laporkan saja si pelacur murahan itu Leya, jangan kasih ampun
Miss Typo
terimakasih Ragi karna membongkar identitas Kaisar, kan semua orang jadi tau dan pasti pada menghormati nya hehe
tapi awas bikin gosip yg gak bener tentang Leya atau Kaisar, Bu wa bahaya untuk mu sendiri itu
Rere_Duta Wanita Kuat🌶️: wkwkwk iya bener hrs makasih sm Rafi 🤣
total 2 replies
Ariany Sudjana
dasar bodoh kamu Rafi, kamu gagal jadi pilot karena kamu bodoh dan terlalu percaya sama omongan jalang peliharaan kamu itu
Tiara Bella
musuhnya 1 lg ini si Rafi blm ke endus sm Kikan....
Muft Smoker
aaaakh benalu msh ad 1 lgiii ,, 😒😒😒😒
kak author gx sxan di basmi aj si rafi ini ,, 🤭🤭🤭🤭🤭🤭😁😁😁
Puput Assyfa
mksh double updatenya ka Thor 🙏
Puput Assyfa
rafi iri dengan pencapaian orang lain,orang seperti itu yg gak akan pernah mencapai kesuksesan yg ada hanya akan terus tertinggal dibelakang
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
Puput Assyfa
setiap perbuatan pasti akan mendapatkan balasannya karena orang yg terzolimi doanya lgsg menembus langit,harus pandai bersyukur dgn apa yang kita miliki jangan mudah takabur selagi di atas karena roda itu berputar.
Muft Smoker
jgn hanya krn merasa udh berada di puncak ,, qta melupakan pijakan yg qta lewati ,, melupakan dukungan yg qta punya krn kemenangan sesaat ,,
krn di balik suami yg sukses pasti ad istri hebat yg berkorban ,,
bukan pelakor yg berkibar oleh angin sesaat ,,
saat angin berhenti ia akan mencoba trap berkibar dg cara apa aja Sekali pun dg cara yg kotor/Smile//Smile//Smile/
merry
jgn salhinn leya kmu yg jdi pelakorr trm nasibmu skrg cb ngk jdi lakor karir my hdp my gk bklnn hncurr
sunaryati jarum
Leya hancur hatinya sedangkan kamu dan. Shanaz hancur karena tindakan amoral yang kalian lakukan
Miss Typo
selalu bersyukur dgn apa yg SDH kita miliki hehehe
ρυтяσ✨
banyak" bersyukur apa yang qita miliki, dan jangan pernah menyia"n seseorang yang selalu di samping qita, ingat kesuksesan yang kau raih berkat dari do'a'y🥰🥰🥰
ρυтяσ✨: uhuy🤣🤣🥰🥰
total 2 replies
Yani
,pandailah bersyukur apa yg menjadi milik kita akan tampak swpele... jgn suka membandingkanw krnw hidup yg sesungguhnya bkn bhn perbandingan tp pengolahan diri menuju sesuatu yg abadi penyesalan datang tanpa pemberitahuan....
Rere_Duta Wanita Kuat🌶️: Sangat dalam 🤭
total 1 replies
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
Tiara Bella
gk ush merebut milik orng lain mknya Arkana jg udh pnya istri cantik dan anak ehhhh kepincut cwek lain....ya skrng nikmatin apa yg km tanam
Tiara Bella: hooh Herman aku
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!