NovelToon NovelToon
Marsyalfa Gadis Istimewa

Marsyalfa Gadis Istimewa

Status: tamat
Genre:Misteri / Horor / Mata Batin / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:556.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: naely taufiqoh

Marsyalfa gadis indigo yang memiliki kemampuan melihat makhluk tak kasat mata, tidak hanya itu syalfa juga bisa melihat masa depan, hanya saja tidak berlangsung lama.

petualangan menolong banyak ora yang yang terjebak di sebuah kampus yang memiliki banyak misteri.

banyak jiwa yang terjebak di sana, siapa pelaku sebenarnya yang menjadikan seluruh mahasiswa menjadi korban? bagaimana cara mereka bertahan hidup?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon naely taufiqoh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sosok Burung

Rania berjalan cepat melihat sekeliling ruangan besar yang gelap itu , hanya cahaya remang remang dari luar yang menyorot ke ruangan .

" syalfa kau dimana?".

Rania berjalan ke sisi kiri ruangan yang gelap mempersulit Rania untuk menemukan syalfa di tambah rak buku yang menjulang tinggi seakan menghalangi penglihatannya.

"Rania cepat bantu aku"

Terdengar teriakan syalfa dengan suara beratnya.

Rania melebarkan matanya saat melihat syalfa menahan rak buku yang hendak menimpa tubuhnya.

Rania melihat sekeliling, lalu dengan cepat mendorong sebuah meja yang cukup besar untuk menahan rak buku itu.

Rania menarik syalfa dari sana ketika berhasil mengganjal rak buku dengan sebuah meja besar.

" Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa bisa seperti ini?"

"Jangan disini ! nanti aku jelaskan, sebaiknya kita segera keluar dari tempat ini"

Syalfa dan Rania berjalan hendak keluar dari ruangan itu.

" Apa ini? "

Rania tak sengaja menginjak sesuatu.Rania mengambil sebuah buku besar dan cukup tebal berwarna biru.warna yang mulai memudar.

"Biodata mahasiswa tahun ajaran 1989."

Rania perlahan membuka buku itu melihat beberapa foto mahasiswa jaman dulu, lembar demi lembar Rania lewati karena tidak ada yang janggal di sana hingga di lembar berikutnya dia tertegun melihat sebuah foto seperti familiar dengan wajah seorang wanita disana.

"Syalfa, apa kau pernah melihat wajah ini?"

Syalfa mengikuti arah tangan Rania , menatap sebuah foto wanita cantik.

"Wanita ini sepertinya aku juga pernah melihatnya"

BRUGh

Terdengar sebuah benda berjatuhan di ujung ruangan itu. Syalfa dan Rania menoleh bersamaan ke arah suara yang cukup nyaring itu.

Rania melihat buku buku berjatuhan.rania merasakan aura hitam pekat tapi lemah.

sedangkan syalfa melihat sosok wanita memunggunginya. Penampilannya berbeda dengan sosok yang tadi dia lihat di depan perpustakaan lama.

Syalfa menggenggam tangan Rania cukup kuat, Rania menoleh melihat wajah syalfa yang tegang. Rania paham karena dia juga merasakan hal yang sama.

Rania mengangguk seakan tahu tatapan sahabatnya itu. Mereka berdiri dengan tangan bergandengan berjalan perlahan ke arah pintu keluar.

Syalfa dan Rania keluar perpustakaan lama itu.

Angin berhembus dengan kencang menerpa wajah mereka lalu...

BRAAk

Pintu perpustakaan lama tertutup dengan cukup keras.

Tangan mereka masih menyatu satu sama lain, mereka belum tenang dengan bisa keluar dari ruangan itu.

Entah mengapa mereka merasa ini belum berakhir semudah itu.

Syalfa menoleh menatap Rania. mereka berpandangan sejenak lalu mengangguk mantap.

Mereka berjalan dengan masih bergandengan tangan. Hari sudah mulai gelap, suasana di lorong kampus terasa semakin mencekam.

Angin diluar berhembus dengan sangat kencang , pohon pohon bergerak karena terpaan angin di Sertai dedaunan kering yang berguguran. Menerpa jendela kampus yang besar.

Dengan langkah pelan penuh hati hati mereka berbelok ke lorong yang lebih jauh dan gelap. Entah tempat apa itu. Di sepanjang lorong terdapat patung patung berjajar rapih.

Ruangan demi ruangan mereka lewati, sampai pada tengah lorong tubuh Rania tiba tiba bereaksi.

Ada sesuatu di ujung sana, auranya aneh. Rania menatap syalfa.sedangkan yang di tatap tetap menatap lurus sambil tetap berjalan.

.syalfa melihat banyak sosok di rantai di beberapa ruangan yang mereka lewati.

Sosok mereka seperti seorang tahanan. setiap sosok di borgol dengan rantai besar di leher, kedua tangan juga pada kaki mereka.

Saat tiba di ujung ruangan bau anyir menyeruak di penciuman mereka.

" Ini sangat nikmat sekali, daging manusia memang paling lezat, aku menyukai mata manusia ini"

Terdengar suara dari dalam ruangan, syalfa menelan salivanya menatap Rania. Syalfa berfikir apa cuman dia yang mendengar suara itu?

Rania mengangguk seakan tau maksud tatapan itu. berati dia tidak sendiri, sahabatnya pun mendengarnya.

Syalfa mengintip ke dalam ruangan yang cukup gelap itu.

Sosok burung dengan gigi tajamnya sedang memakan daging manusia dan meminum darah yang mengalir di lantai.

Lagi lagi mereka merasa mual melihatnya. Buru buru mereka pergi sebelum sosok itu mengetahui keberadaan mereka.

Karena terburu buru Rania tidak sengaja menyenggol patung di sampingnya.

Pyaar !!!!

Syalfa menatap Rania , lalu dengan cepat menarik tangan sahabatnya.

Mereka berlari secepat mungkin meninggalkan tempat menjijikan itu.

Syalfa masih tetap menggenggam tangan sahabatnya melewati sosok sosok yang mereka temui.

Wuuuussshh.

Hembusan angin dari belakang mereka, seakan mendorong mereka dengan sangat kencang. tubuh syalfa melayang menabrak jendela kampus, begitupula dengan Rania tubuhnya jatuh dari ketinggian seperti di banting dengan keras.

Syalfa menatap sosok seekor burung yang sangat besar terbang sampai ke langit langit gedung.

Syalfa mencoba berdiri menatap sosok itu waspada . Syalfa bergerak perlahan menghampiri Rania yang masih diam mematung.

Sosok itu memperhatikan gerakan syalfa tanpa melihat ke arah rania.

Syalfa menghentikan gerakannya. dia mulai berfikir ini aneh.

Sosok itu seperti tidak melihat Rania yang diam di sana.sedangkan sosok itu memperhatikan gerakannya.

Syalfa memberi isyarat kepada Rania untuk tetap diam dan tanpa bergerak.

Rania mengedipkan matanya 3 kali. Yang berarti paham maksud syalfa.

Syalfa mulai berdiri perlahan ,menahan sakit di punggung dan dahinya karena membentur kaca jendela tadi.

Syalfa langsung berlari secepat mungkin.benar saja sosok itu mengejarnya. syalfa berbalik dan mengeluarkan kekuatan dalam sebagai penghalang sosok itu, memberikan dinding pembatas dengan cepat. Lalu berlari mencari tempat yang menurutnya Aman.

................

Rania yang melihat sosok itu mengejar syalfa mulai berdiri , melihat sekeliling.

" Aku dimana? Kenapa aku bisa melihat sosok itu? Apa ini sudah bukan dunia manusia lagi?".

Banyak sekali pertanyaan di dalam otaknya.

"Aku harus mencari tempat yang aman, semoga kamu baik baik saja sahabatku"

Rania berjalan pelan, mencari tempat persembunyian untuk malam ini".

1
Aeniah Nia
luar biasa bagus
Zainuri Zaira
ngeri banget yh bcax
Mila Karmila
curiga hbs semua nanti temnx cb perhatikan jg tmnx jngn ngurus diri sendiri, kacau deh g ada yg perduli
Mila Karmila
kok g ada yg sholat ya supaya setan takut
echa purin
/Good/
Dk
lanjut sambungan ceritanya thor
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒔𝒆𝒓𝒖 𝒌𝒆𝒓𝒆𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏 𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒏𝒚𝒂 👍👍👍👏👏👏😘😘😘
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒔𝒖𝒎𝒑𝒂𝒉 𝒔𝒂𝒚𝒂 𝒃𝒆𝒏𝒆𝒓" 𝒈𝒂𝒌 𝑻𝒆𝒓𝒊𝒎𝒂 𝒌𝒆𝒏𝒂𝒎𝒂𝒂𝒏 𝑴𝒂𝒓𝒊𝒐 𝒉𝒓𝒔 𝒎𝒆𝒏𝒊𝒏𝒈𝒈𝒂𝒍 𝒔𝒊𝒉 😭😭
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝑻𝒉𝒐𝒓 𝒔𝒂𝒚𝒂 𝒈𝒂𝒌 𝑻𝒆𝒓𝒊𝒎𝒂 𝒌𝒍 𝑴𝒂𝒓𝒊𝒐 𝒎𝒆𝒏𝒊𝒏𝒈𝒈𝒂𝒍 😭😭
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒔𝒆𝒎𝒐𝒈𝒂 𝑮𝒊𝒂𝒏𝒐 𝒔𝒆𝒍𝒂𝒎𝒂𝒕 𝒚𝒂
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒃𝒆𝒏𝒆𝒓" 𝒕𝒆𝒈𝒂𝒏𝒈 𝒑𝒂𝒓𝒕 𝒊𝒏𝒊 😱😱
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒔𝒆𝒎𝒐𝒈𝒂 𝒔𝒆𝒎𝒖𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒆𝒍𝒂𝒎𝒂𝒕 𝒚𝒂 💪💪
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒂𝒑𝒂 𝒏𝒂𝒏𝒕𝒊 𝑴𝒂𝒓𝒊𝒐 𝒋𝒈 𝒎𝒆𝒏𝒊𝒏𝒈𝒈𝒂𝒍 𝒌𝒂𝒓𝒏𝒂 𝒎𝒆𝒍𝒊𝒏𝒅𝒖𝒏𝒈𝒊 𝑺𝒚𝒂𝒍𝒇𝒂 🤔😏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒆𝒏𝒂𝒑𝒂 𝒆𝒏𝒈𝒈𝒂 𝒅𝒓 𝒂𝒘𝒂𝒍 𝒔𝒊𝒉 𝒃𝒂𝒏𝒕𝒖𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂 𝒋𝒅 𝒈𝒂𝒌 𝒃𝒏𝒚𝒌 𝒌𝒐𝒓𝒃𝒂𝒏 𝒚𝒈 𝒃𝒆𝒓𝒋𝒂𝒕𝒖𝒉𝒂𝒏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒂𝒚𝒐 𝑲𝒂𝒓𝒊𝒏𝒂 𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒎𝒖𝒂𝒏𝒚𝒂
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒎𝒆𝒏𝒆𝒈𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂𝒏 😱😱
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒂𝒍𝒊𝒂𝒏 𝒑𝒂𝒔𝒕𝒊 𝒃𝒊𝒔𝒂 💪💪💪
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒂𝒑𝒂 𝒍𝒈
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒑𝒆𝒓𝒋𝒖𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂 𝒊𝒕𝒖 𝒍𝒉𝒐 😏😏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒂𝒔𝒊𝒉𝒂𝒏 𝑴𝒐𝒍𝒚 😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!