NovelToon NovelToon
Sesal Yang Terlambat

Sesal Yang Terlambat

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Mandul
Popularitas:11.8k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Melati dan Rayan sudah 5 tahun menikah, tapi mereka belum di karuniai keturunan. Di usia 5 tahun pernikahan mereka melakukan pemeriksaan kesehatan, dan hasil nya Rayan yang bermasalah.

Dokter Silvi, sahabat nya Melati memberi saran pada Melati agar Melati mengatakan bahwa diri nya yang mandul. Maka Melati akan melihat seperti apa wajah asli mereka, dan Melati pun menerima saran itu.

Setelah mengatakan hal itu, Melati di perlakukan bak pembantu. Rayan datang dengan membawa wanita hamil yang diakui sebagai anak nya.

Di hari syukuran kelahiran anak nya, Rayan mengundang Melati dan menghina nya di depan banyak orang. Melati lalu memberikan surat hasil pemeriksaan yang asli, Rayan dan kekuarga nya tidak percaya dengan hal itu.

Tapi setelah memeriksa keaslian surat itu, dan melakukan tes DNA maka mereka baru tahu bahwa anak itu bukan anak nya Rayan. Dan saat itu juga Rayan juga sudah di tipu oleh istri baru nya, harta nya sudah di bawa lari oleh wanita itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28

Arini dan bu Arum langsung pulang ke rumah, mereka tidak menyusul Rayan dan Andin ke hotel. Karena mereka tahu, Rayan dan Andin pasti sudah pulang saat ini.

Benar sekali dugaan mereka, saat tiba di halal rumah Arini melihat mobil adik nya sudah terparkir di halaman rumah.

"Bu, Rayan dan Andin udah pulang tuh. Ayo kita samperin, dan minta Andin buat bilang sama orang tua nya, agar mengembalikan sisa uang nya!" Arini berkata pada ibu nya.

"Iya ayo!" Bu Arum dan Arini pun segera masuk ke dalam rumah.

"Andin, Rayan,,,!" Teriak bu Arum saat mereka masuk ke dalam rumah.

"Seperti nya mereka ada di atas, bu!" Ujar Arini lagi.

Benar saja, dari lantai atas Rayan muncul dan dia terkejut mendengar teriakan Ibu nya.

"Ada apa bu? Oh ya, gimana sama uang nya? Udah tahu siapa yang ambil?" Rayan memberikan pertanyaan beruntun pada Ibu nya.

"Itu lah yang mau ibu katakan sama kamu Ray, orang yang mengambil semua amplop itu adalh mertua mu!" Bu Arum berkata dengan kesal.

"Apa? Jadi yang mengambil nya orang tua Andin?" Tanya Rayan dengan nada tidak percaya.

"Iya, mereka yang mengambil semua nya tadi malam. Tadi kami datang ke rumah nya, buat mengambil uang itu kembali. Tapi gak di kasih sama mereka!" Arini pun berkata dengan kesal nya.

"Kok bisa gitu? Tidak seharusnya mereka mengambil nya, toh acara ini kita yang ada kan. Kok mereka malah mengambil nya!" Rayan pun ikut geram mendengar nya.

"Itu lah Ray, mertua nya memang sangat serakah. Padahal mereka sepeser pun tidak ikut mengeluarkan uang, tapi kok malah enak saja mengambil semua uang itu!" Bu Arum mulai menghasut putra nya.

"Ray, coba kanu bicara sama Andin. Suruh dia minta pada orang tua nya, agar mengembalikan uang itu!" Arini berkata pada Rayan.

"Iya Ray, kamu harus bisa meminta Andin buat mengembalikan uang nya!" Bu Arum setuju dengan apa yang di katakan oleh Arini.

"Baik lah bu, kalian tunggu di sini. Aku akan bicara sama Andin!" Jawab Rayan pad akhir nya.

Rayan pun melangkah ke lantai atas, di mana kamar nya dan Andin berada. Kamar yang dulu dia tempati bersama Melati, kini di tempati nya bersama Andin.

Rayan masuk ke dalam kamar, di lihat nya Andin tengah berbaring di atas tempat tidur sambil memain kan ponsel di tangan nya.

"Andin, aku mau bicara pada mu. Ini penting Andin!" Rayan mulai berkata.

Mendengar kata penting, Andin pun langsung bangun dan duduk di atas tempat tidur. Dia sangat yakin dan percaya diri, bahwa Rayan akan membahas masalah bulan madu yang dia ingin kan sejak dulu.

"Katakan mas, ada apa?" Tanya Andin dengan sangat antusias.

"Andin, orang tua mu telah mengambil smeua amplop yang di berikan oleh para tamu undangan!" Rayan mulai berkata pada Andin.

"Apa maksud mu, mas? Kau menuduh orang tua ku?" Tanya Andin dengan kesal.

"Aku tidak menuduh Andin, tapi aku bicara fakta. Kamera pengawas tidak bisa berbohong Andin, mereka telah mengambil nya!" Rayan berkata pada Andin.

Andin terdiam mendengar nya, kali ini dia tidak bisa menyangkal lagi. Sejak awal, Andin sudah tahu jika orang tua nya lah yang sudah mengambil amplop itu. Itu lah sebab nya, Andin hanya diam tanpa komentar saat bu Arum dan Arini bertanya pada diri nya tadi.

"Mas, Papa dan Mama punya alasan mengambil uang itu!" Andin berusaha membela kedua orang tua nya.

"Apapun alasan nya, semua itu tidak di benar kan Andin. Mereka tidak mau mengeluarkan uang sepeser pun untuk biaya pernikahan kita, tapi mereka malah mengambil semua uang amplop itu. Uang amplop itu di berikan oleh para tamu untuk orang tua ku!" Rayan mulai kesal dengan Andin.

"Mas, mereka juga orang tua mu saat ini. Jadi tidak ada salah nya kalau mereka mengambil nya, toh sama saja. Di ambil oleh orang tua ku atau di ambil oleh orang tua mu, tidak ada beda nya!" Andin tetap membela orang tua nya.

"Jelas berbeda lah Andin, cepat sekarang kamu telepon orang tua mu. Dan minta dia mengembalikan semua uang itu!" Rayan memberi perintah pada Andin.

"Tap mas,,,,!" Andin menolak perintah Rayan.

"Tidak ada tapi - tapian, Andin. Cepat minta orang tua mu mengembalikan semua nya, atau orang tua mu yang harus membiayai bulan madu kita!" Rayan memberikan pilihan pada Andin.

Andin terdiam mendengar ucapan Rayan, dia tahu tidak akan mungkin orang tua nya akan mengembalikan uang itu. Dan untuk biaya bulan madu, dari mana orang tua nya punya uang.

"Andin, cepat telepon mereka. Aku tunggu di bawah!" Kembali Rayan berkata.

Andin tersadar dari lamunan nya, dia melihat suami nya sudah keluar dari dalam kamar. Andin menghela nafas berat, dia merasa bingung sekarang.

Andin pun meraih ponsel nya, dia langsung menghubungi orang tua nya.

"Hallo Ma!" Sapa Andin saat panggilan itu di jawab.

"Hallo Andin, apa apa kamu menelepon kami?" Tanya bu Salma dari seberang sana.

"Ma, aksi Papa dan Mama tadi malam terekam kamera pengawas. Sekarang mas Rayan meminta semua uang itu di kembalikan, jika tidak maka Papa dan Mama yang harus membayar biaya bulan madu kami!" Andin menyampaikan ucapan suami nya tadi.

"Aduh Andin, bagai mana kami bisa mengembalikan uang itu. Kami juga butuh uang itu, kamu bujuk saja Rayan. Lagi pula, dari mana kami nisa mendapatkan uang untuk biaya bulan madu kalian!" Bu Salma berkata pada Andin.

"Tapi Ma, mas Rayan nya,,,,,!"

"Tidak ada tapi - tapian, Andin. Lagi pun kami sudah memberikan pada bu Arum sebesar 15 juta. Kamu katakan pada Rayan, bahwa uang itu memang berjumlah 15 juta rupiah saja!" Ucap bu Salma lagi dari seberang sana.

"Ma,,,,!"

Tut, tut, tut.

Panggilan pun di putuskan secara sepihak oleh bu Salma, dia tidak ingin Andin terus memaksa nya untuk mengembalikan uang itu.

Bu Salma membanting ponsel nya di atas sofa, seperti nya dia sedang kesal dengan Andin yang memaksa nya untuk mengembalikan uang itu.

"Ada apa Ma?" Tanya pak Gunawan pada istri nya.

"Si Andin, di suruh Rayan meminta semua uang itu kembali!" Jawab bu Salma dengan kesal.

"Enak saja minta uang itu kembali, biarkan saja Andin cari alasan sendiri buat menghadapi Rayan!" Pak Gunawan berkata sambil tersenyum licik.

"Benar Pa, lagian Mama mau belanja. Udah lama loh Mama gak belanja!" Ucap bu Salma lagi.

Sepasang suami istri itu begitu licik nya, mereka telah bertekad bahwa mereka tidak akan pernah mengembalikan apa yang bukan hak mereka.

1
Ma Em
Bu Arum makan tuh menantu pilihan dan kesayangan Bu Arum , nikmati saja kan Bu Arum ingin punya besan kaya padahal cuma penipu nikmati saja itu pilihan Rayan dan Bu Arum .
Ma Em
Bu Arum emang besanmu itu kere cuma pura2 kaya untuk menguras harta Rayan , nikmati saja karma yg akan Bu Arum dan Rayan terima akibat keserakahan mu Bu Arum .
Ma Em
Sudah tdk sabar nunggu Rayyan dan keluarganya hancur , semua kebohongan nya terbongkar tentang Rayyan yg mandul dan Andin bkn anak seorang pengusaha tapi hanya anak seorang penipu .
Agunk Setyawan
thor lama banget mau bongkar
Agunk Setyawan
lama banget dari kemaren muter trus
Siti M Akil: bnr bngt 🤣
total 1 replies
Heni Setiyaningsih
/Heart//Heart/
Agunk Setyawan
mau bongkar rahasia mandul lama bnget
Heni Setiyaningsih
semoga pak Hutama menarik sahamnya di perusahaan Rayyan
Ma Em
Ayo Melati cepat bertindak pecat si Berry suami Arini juga bongkar rahasia Rayan yg mandul biar Rayan dan keluarganya hancur .
Machmudah
hadehhh...gemes banget sm rayan and the gang......somplak sekeluarg
Lee Mba Young
Lanjuttt
Maziah ahmad
orang stress 🤮
Heni Setiyaningsih
keluarga gila
Ma Em
Rayan , Bu Arum kamu pasti akan menyesal dan menangis darah setelah tau kebenaran nya tentang si Andin yg hanya wanita kere yg pura2 kaya .
Ma Em
Rayan dan Bu Arum rayakan saja kemenangan mu karena sdh membuang melati dan memilih H Andin padahal itulah awal kehancuran dan penyesalanmu Rayan , semoga Melati bisa balas semua perbuatan Rayan dan keluarganya dan Alvian balas perbuatan Rayan .
Anonim
jgn klamaan melati balas semua’a
Heni Setiyaningsih
mungkin dr Silvy sdh tahu klo rayyan selingkuh
sutiasih kasih
dasar parasit klean smua🙄🙄
Heni Setiyaningsih
semoga cerita nya menarik thor
terus sehat dan semangat 😍💪
Ma Em
Duh sdh tdk sabar melihat kehancuran Rayan dan Bu Arum setelah tau anak yg dikandung Andin bkn darah daging nya Rayan dan Melati bisa membuktikan bahwa bkn Andin yg mandul tapi si Rayan .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!