NovelToon NovelToon
Jatuh Dan Bangkit Kembali

Jatuh Dan Bangkit Kembali

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Balas Dendam / Showbiz
Popularitas:858
Nilai: 5
Nama Author: Arssya Assyi

Pernikahan lima tahun yang sia-sia, Liana Varella adalah seorang anak yang menjadi pembayaran utang ayahnya. Diusianya yang menginjak sembilan belas tahun, seharusnya dia melanjutkan kuliahnya, namun kini dia terikat oleh pernikahan yang hancur.

Suaminya, Alistair Sterling yang menjanjikan cinta hingga mati. Kini membawa seorang wanita lain dari keluarga konglomerat, hanya dalam waktu tiga tahun pernikahan. Dengan mudahnya dia membawa wanita lain ke rumah tangga mereka.

Hanya karena satu alasan, Liana dikira "Mandul" oleh keluarga Sterling hingga dihina, dan di abaikan keluarga besar itu. Di ambang ujung jurang, seseorang muncul dihidup Liana, dan berkata.

"Mengapa Tidak Bercerai?"

Liana tertegun, lalu berpikir keras hingga akhirnya dia sadar. Selama ini untuk apa dia bertahan jika suaminya menganggap dia tidak ada?

Penasaran? Ayo baca selengkapnya! Bahasa campuran, baku dan non baku....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arssya Assyi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

C002: Keluarga Sterling

...Selamat Baca...

Di negara Auronia, nama keluarga Sterling adalah lambang kekuasaan, kemewahan, dan pengaruh yang tak tertandingi.

Mereka adalah keluarga bangsawan tertua yang memegang kendali atas banyak sektor ekonomi, politik, dan bisnis di negeri ini.

Tinggal di kediaman megah seluas ribuan hektar, dikelilingi taman indah dan bangunan bersejarah,

Keluarga Sterling hidup dengan aturan yang sangat kaku, penuh tradisi, dan gengsi yang dijaga mati-matian.

Berikut adalah silsilah lengkap, tersusun rapi dari generasi ke generasi, beserta karakter setiap anggotanya:

GENERASI 1: Sang Pendiri dan Penjaga Tradisi

THEODORE STERLING, berusia 90 tahun, adalah kepala keluarga tertua yang namanya disegani seantero negeri.

Tubuhnya yang sudah tua masih tegap berdiri, sorot matanya tajam seolah bisa menembus isi hati siapa saja yang berani menatapnya.

Berkarakter tegas, keras kepala, dan memegang teguh tradisi, bagi Theodore, kehormatan nama besar serta kelanjutan keturunan adalah hal yang mutlak dan tidak bisa ditawar.

Di tangannya, kekuasaan keluarga Sterling dijaga erat dan diwariskan dengan sangat hati-hati.

Di sampingnya selalu ada VIVIANE STERLING, istrinya yang berusia 84 tahun.

Wanita tua yang anggun, lembut, dan selalu tersenyum tenang itu adalah penengah di tengah kekakuan suaminya.

Meski lebih banyak diam dan mendengarkan, Viviane adalah sosok yang paling cerdas;

Ia paham betul karakter setiap anak dan cucunya, serta rahasia-rahasia kecil yang tersembunyi di balik kemegahan keluarga ini.

GENERASI 2: Pilar-pilar Kekuasaan (Bagian 1)

Dari pernikahan Theodore dan Viviane, lahir empat orang anak yang kini menjadi penyangga utama nama besar Sterling.

Tiga di antaranya telah membangun keluarga dan memiliki keturunan:

ARTHUR STERLING, anak sulung berusia 68 tahun, adalah pewaris awal kekayaan keluarga.

Wataknya keras, sombong, dan kaku persis meniru ayahnya. Ia sangat ambisius dan selalu memastikan segala sesuatu berjalan sesuai keinginannya.

Di sisinya berdiri MARGARET STERLING, istrinya yang berusia 62 tahun.

Wanita yang sangat mencintai kemewahan ini selalu berusaha tampil paling sempurna, angkuh, dan gemar menjadi pusat perhatian demi menaikkan gengsi diri serta keluarganya di mata masyarakat.

Berikutnya adalah ELEANOR STERLING, satu-satunya anak perempuan berusia 65 tahun.

Ia tumbuh menjadi wanita yang sopan dan tenang, namun pandai sekali menyembunyikan isi hatinya.

Di depan orang lain ia selalu berusaha terlihat lembut dan sempurna, meski diam-diam ia memiliki ambisi besar demi keuntungan masa depan anak-anaknya.

Suaminya, WILLIAM HARRINGTON (67 tahun), adalah pria dari keluarga terpandang yang menikah masuk ke dalam lingkaran Sterling.

Bersikap sangat sopan dan berkelas, namun hatinya sering kali dipenuhi rasa iri melihat betapa besarnya kekuasaan yang dimiliki keluarga istrinya.

Anak ketiga adalah EDMUND STERLING, berusia 60 tahun. Ia adalah pria cerdas namun hatinya sering gelap karena rasa iri dengki yang tak kunjung padam.

Edmund selalu merasa dirinya paling pintar, namun merasa posisinya tak pernah cukup dihargai.

Ia sering membandingkan nasibnya dengan saudara-saudaranya, dan selalu merasa kurang mendapatkan haknya.

Istrinya, BEATRICE STERLING (57 tahun), adalah wanita keras kepala yang sangat ambisius.

Ia adalah pemicu utama konflik, wanita yang selalu menanamkan rasa permusuhan kepada suami dan anaknya agar posisi mereka bisa berada di atas anggota keluarga lain.

GENERASI 3: Penerus Masa Depan

Di generasi ketiga inilah berada anak-anak dan cucu-cucu yang akan menjadi pewaris harta dan nama baik Sterling kelak.

Dari pasangan Arthur dan Margaret, lahir tiga orang anak:

1. ALISTAIR STERLING — Ini adalah sosok yang paling sering menjadi pembicaraan utama.

Alistair adalah sosok yang tampan, berkarisma, dan menjadi kebanggaan keluarga sebagai pewaris utama.

Namun, di balik penampilan sempurnanya, ia memiliki watak egois, narsis, dan mudah sekali berubah hati.

Ia terbiasa mendapatkan apa saja yang ia inginkan, dan menganggap orang lain ada hanya untuk memenuhi kebutuhannya.

Saat ini, Alistair memiliki 2 istri, dan istri pertama Alistair adalah seorang wanita muda berusia 24 tahun, Liana Varella.

Dia adalah sosok pelunasan hutang ayahnya pada keluarga Sterling, dia dikabarkan tidak bisa melahirkan anak alias mandul.

Namun sebenarnya itu tidak benar, hanya dia kurang beruntung dan Alistair termakan gosip.

Istri keduanya adalah Seraphina De Vaux, berusia 27 tahun keturunan keluarga konglomerat elit, awalnya dianggap politik tapi akhirnya di jadikan ratu oleh Alistair karena memberinya keturunan.

2. GABRIEL STERLING, berusia 25 tahun saat ini. Adik laki-laki Alistair yang memiliki sifat tak jauh berbeda: sombong, manja, dan tak punya pendirian.

Ia selalu mengikuti langkah dan pendapat kakaknya. Dia menikahi seorang wanita yang bekerja sebagai model papan atas,

Bernama Viana Albert 24 tahun. Dengan sifat sombong kerena ke populerannya.

3. ISABELLA STERLING, berusia 22 tahun. Gadis manja dan centil yang hobi bergosip, menilai segala sesuatu hanya dari penampilan dan kekayaan semata.

Dari keluarga Eleanor dan William, ada dua anak:

1. JULIAN HARRINGTON, berusia 40 tahun. Seorang pengusaha licik yang suka sekali mencampuri urusan keluarga demi mencari keuntungan.

Istrinya, CLARA HARRINGTON (38 tahun), adalah wanita cerewet bermulut tajam yang menjadi sumber utama penyebaran gosip di mana-mana.

Memiliki dua orang anak, generasi 4 generasi muda. Elias Harrington 18 tahun, dan Jocelyn Harrington berusia 10 tahun.

2. ROSE HARRINGTON, berusia 37 tahun. Wanita berhati lembut namun sangat penakut.

Ia lebih sering menunduk diam dan menyembunyikan pendapatnya agar tidak dimusuhi kerabat lain.

Ia menikahi seorang pengusaha yang kuasanya sama seperti orang tuanya. Namanya William Elfred berusia 39 tahun.

Dan memiliki anak pertama berusia 17 tahun, bernama Lilyana Elfred. Dan saat ini sedang mengandung anak ke duanya.

Dan dari keluarga Edmund dan Beatrice, ada anak tunggal:

1. SEBASTIAN STERLING, berusia 32 tahun. Pria yang berlagak pintar namun sebenarnya dangkal, boros, dan suka menjadi provokator yang menghasut orang lain.

Istrinya, VANESSA STERLING (30 tahun), mantan model cantik yang hidupnya hanya seputar pamer barang mewah dan ikut suaminya merendahkan orang lain.

Memiliki satu anak berusia 9 tahun, bernama Evan Sterling. Dan juga sedang menggandung anak kedua dari Sebastian.

GENERASI 2: Pilar-pilar Kekuasaan (Bagian 2)

Setelah seluruh keluarga besar, pasangan, hingga keturunan dari ketiga saudara itu dikenal dunia, barulah nama terakhir dari generasi kedua disebutkan.

Sosok ini berdiri sendiri, berbeda jauh dari kakak-kakaknya, dan menjadi pembicaraan paling hangat di kalangan masyarakat luas:

ALEXANDER STERLING, anak bungsu dari Theodore dan Viviane, berusia 42 tahun.

Alexander berdiri di puncak kekuasaan tertinggi, jauh meninggalkan pencapaian ketiga kakaknya.

Ia dikenal sebagai jenius dalam dunia bisnis, paling mandiri, dan kekayaannya bahkan melebihi gabungan harta seluruh kerabatnya.

Namun, di balik kesuksesan yang luar biasa itu, ada ribuan cerita dan gosip yang melekat kuat pada namanya.

"Lihat itu, Tuan Alexander..." bisik seorang tamu pesta peluncuran produk yang Alexander Investasikan, pelan pada rekannya, saat melihat sosok tinggi besar itu berdiri sendirian di sudut ruangan suatu hari.

"Dingin sekali tatapannya, seolah tak ada satu pun hal di dunia ini yang menarik baginya. Aneh sekali, padahal ia anak bungsu, tapi justru dialah yang paling berkuasa."

Temannya mengangguk setuju, menyesap minumannya sambil berbisik balik dengan nada berhati-hati,

"Benar katamu. Tapi ada hal yang lebih aneh lagi. Konon dia membenci wanita, tahu? Sudah puluhan tahun ini, tidak pernah ada satu pun wanita yang berhasil mendekat, apalagi menjadi kekasihnya."

"Dia antiwanita, itu kata semua orang. Lebih suka mengurung diri di kantor, bekerja siang malam seolah pekerjaan adalah satu-satunya kekasihnya."

Di kejauhan, Edmund terlihat mendengarkan percakapan itu sambil mendengus pelan kepada istrinya, Beatrice.

"Lihat dia, bersikap seolah dia lebih suci dari kami semua. Dingin, angkuh, dan sombong. Memang dia paling hebat di bisnis, tapi dalam hal keluarga, dia aneh."

"Sudah lewat usia tiga puluh, belum menikah, bahkan tak pernah mau didekati perempuan. Siapa yang tahu apa yang ada di kepalanya itu."

Sementara itu, Margaret yang sedang mengipasi wajahnya, berbisik kepada suaminya, Arthur.

"Kakak Arthur, menurutmu kenapa Alexander tak pernah mau menikah? Padahal wanita cantik dan kaya berbaris antre demi dia."

"Tapi dia selalu sama saja... acuh tak acuh, seolah kami semua tidak ada artinya. Padahal dialah anak bungsu, tapi justru dialah yang paling ditakuti."

Arthur hanya mengangkat bahu dengan tatapan serius, menatap punggung adik bungsu itu.

"Biarkan saja. Dia punya caranya sendiri. Yang jelas, Alexander adalah sosok yang harus dihormati sekaligus ditakuti. Tak ada yang bisa menebak isi hatinya."

Dan benar saja, Alexander selalu begitu. Wajahnya datar, matanya tajam namun kosong, seolah tidak peduli pada bisikan-bisikan itu.

Bagi seluruh keluarga besar Sterling, Alexander adalah anomali—sosok jenius yang unik, dikagumi, ditakuti, namun dianggap akan hidup sendiri selamanya tanpa pasangan.

Hingga pada suatu hari, sebuah acara besar digelar di kediaman utama keluarga Sterling.

Acara itu adalah pernikahan megah pewaris utama, Alistair Sterling, tepat lima tahun yang lalu.

Saat itu Alistair masih berusia 24 tahun, dan Alexander datang ke pesta itu bukan karena ingin, melainkan karena kewajiban.

Ia mengenakan jas hitam berkelas, rambutnya yang saat itu belum banyak beruban di pelipis memancarkan karisma dewasa yang memikat.

Sepanjang acara, matanya hanya fokus melihat jam tangan di pergelangan tangannya, pikirannya melayang pada laporan keuangan perusahaan yang belum selesai dibacanya.

Baginya, pernikahan ini hanyalah perayaan biasa, penyatuan dua nama besar demi kekuasaan.

"Sebuah transaksi," gumamnya pelan dalam hati. "Sama seperti yang lainnya."

Hingga tiba saatnya pengantin wanita diperkenalkan. Pembawa acara mengumumkan nama itu dengan suara lantang yang menggema di seluruh ruangan.

"Hadirilah, Nyonya Muda keluarga Sterling, Liana Varella!"

Alexander yang sedari tadi membuang muka, tiba-tiba mengangkat kepalanya dan menoleh ke arah pintu masuk besar itu hanya karena rasa penasaran biasa.

Siapa gadis yang dinikahkan dengan keponakannya itu? Gadis yang katanya datang dari keluarga biasa, hanya untuk melunasi utang ayahnya?

Namun, saat sepasang mata Alexander bertemu dengan sosok gadis muda yang berjalan masuk dengan anggun namun sedikit gemetar itu, dunia di sekelilingnya seolah berhenti berputar.

Di sana, berdiri seorang gadis berusia sembilan belas tahun dengan gaun putih panjang yang indah.

Wajahnya cantik, sangat cantik, namun bukan kecantikan yang tajam atau sombong seperti wanita-wanita lain yang biasa Alexander temui.

Kecantikan Liana itu lembut, murni, dan ada kesedihan samar di balik matanya yang indah, seolah ia membawa beban berat di pundak kecilnya.

Jantung Alexander, yang selama puluhan tahun berdetak tenang, teratur, dan dingin seolah tidak punya perasaan, tiba-tiba berpacu kencang.

Sangat kencang. Debarannya begitu keras hingga ia sendiri bisa mendengarnya di telinganya sendiri.

Alexander terpaku. Tubuhnya yang biasanya kaku dan dingin, kini terasa lemas seketika.

"Apa ini?" batinnya bergetar. Ia, pria yang konon antiwanita, yang tidak pernah peduli pada makhluk perempuan mana pun,

Kini merasa seolah seluruh jiwanya tersedot masuk ke dalam sepasang mata cokelat muda milik gadis itu.

Dalam hitungan detik itu, Alexander Sterling jatuh cinta. Jatuh cinta sedalam-dalamnya, cinta yang akan ia bawa hingga sisa hidupnya,

Meski saat itu ia tahu gadis itu sedang berjalan menuju pelukan orang lain—keponakannya sendiri. Ia Menanti.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!