NovelToon NovelToon
TEGA!

TEGA!

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami
Popularitas:32.9k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

Tujuh tahun pernikahan, tak pernah terbayangkan dirinya akan menjumpai hal yang paling menyakitkan dalam perjalanan hidupnya.

Arimbi, ia menemukan jejak wanita lain dalam biduk rumah tangganya. Bahkan wanita tersebut telah memiliki anak yang usianya sudah lebih dari setahun.

"Kita masih merintis usaha, jadi kita jangan punya anak dulu ya."

Ucapan sang suami terngiang begitu jelas di telinganya. Arimbi yang naif menyetujui. Namun itu jadi bumerang bagi dirinya karena oleh keluarga suami Arimbi di cap mandul.

Dan yang lebih mengejutkannya lagi, nama perusahaan yang didirikan suaminya ternyata ada unsur dari nama wanita itu.

Apakah Arimbi akan terpuruk? Atau dia akan bangkit dan membalas rasa sakit hatinya dan menemukan cinta lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Grebek 18

Selama seharian itu, Amar sungguh sama sekali tidak terlihat. Beberapa klien nampak tidak suka dan akhirnya mereka memilih untuk pulang. Namun tidak dengan para pemburu berita. Mereka tetap berada di sana hingga bisa bertemu dengan Amar atau Arimbi.

Farhan, yang merupakan wakil dari Arimbi dan juga Amar pun tak bisa berbuat apa-apa dalam menanggapi rumor tersebut.

Dengan ditemani oleh Surya dia berusaha untuk membubarkan para wartawan.

"Sebaiknya Anda-anda semua ini pulang saja. Pak Amar dan Bu Arimbi jelas tidak akan datang. Ini sudah mau sore juga. Kami pun juga ingin pulang. Kalau Anda semua ini masih berada di sini, jujur kami sedikit terganggu saat keluar dari gedung. Terkait apa yang terjadi pada atasan kami, sungguh kami sama sekali tidak tahu karena pada dasarnya itu merupakan kehidupan pribadi beliau berdua. Dan kami rasa akan lebih bijak jika Anda semua mendatangi kediaman orang tua dari masing-masing beliau berdua, Siapa tahu mereka ada di sana. Kami sungguh berharap Anda semua mengerti situasi kami yang tidak tahu apa-apa."

Public speaking Farhan memang bagus. Tak salah jika dia ditunjuk sebagai wakil dari Amar dan Arimbi. Farhan juga merupakan juru bicara dari mereka berdua.

Jika Farhan ada sejak tadi pagi, mungkin keadaan kantor tidak akan kacau begini. Akan tetapi Farhan baru datang saat siang hari dimana dia memang baru saja melakukan pekerjaan luar kantor atas perintah Arimbi.

Tadi subuh, Farhan mendapat panggilan dari Arimbi. Dia diminta untuk mendatangi sejumlah orang. Ketika pagi datang, Farhan langsung melakukan tugasnya. Dia tentu tidak perlu menunggu lama untuk menjalankan perintah dari Arimbi.

Jika ditengok sejenak, agaknya Farhan sudah tahu apa yang terjadi pada Arimbi dan Amar. Dan sepertinya, pria itu berpihak kepada Arimbi.

Entah apa yang terjadi tapi Farhan benar-benar berada di pihak Arimbi dan bahkan ia saat ini menarik salah satu wartawan dan berbisik kepada orang terebut.

Wartawan itu tersenyum dengan sangat lebar setelah mendengar sesuatu dari Farhan. Sedangkan Farhan, dia sama sekali tidak bereaksi dan hanya melenggang masuk ke dalam gedung kantor.

"Hebat ih kamu, bisa ngusir mereka secara halus gitu. Haah dari tadi kek datangnya, aku beneran pusing tahu. Eh by the way kamu tadi bisikin apa sama wartawan itu?" tanya Surya penasaran. Farhan yang tenang dan tidak bisa dibaca ekspresi wajahnya sangat membuat Surya tidak mengerti apa yang dipikirkan oleh salah satu rekannya tersebut.

"Bukan apa-apa. Tadi kan aku udah bilang ada kerjaan dari Ibu, jadi aku telat datang ke kantor."

Jawaban yang apa adanya. Begitulah Farhan. Ia kemudian melenggang masuk ke ruangan Arimbi. Tentu saja atas perintah Arimbi. Ia diminta untuk membereskan ruangan tersebut karena tadi malam hanya ditinggalkan begitu saja oleh si empunya.

"Kamu pasti tahu kan apa yang diperbuat sama Amar. Kenapa kamu diem aja selama ini Farhan??"

Degh!!

Beberapa jam sebelumnya

Tepat pukul 03.00 dini hari tadi, Farhan terkejut bukan main ketika mendapat panggilan dari Arimbi. Tidak pernah atasannya itu menghubunginya saat-saat seperti ini.

"Ada apa Bu, sa-saya sungguh tidak tahu apa yang Ibu bicarakan?"jawab Farhan tergagap.

"LIhat akun media sosialku,"perintah Arimbi.

Farhan langsung memeriksa akun Arimbi. Mata Farhan membulat sempurna. Dia sungguh tidak menyangka bahwa Arimbi telah mengetahui segalanya.

Ia pikir diamnya Arimbi dan Amar hanya pertengkaran rumah tangga biasa. Namun ternyata tidak demikian, Arimbi telah mengetahui fakta pahit itu.

"Maaf Bu, saya sungguh minta maaf. Saya tidak berani bicara apapun karena Bapak mengancam saya. Ibu saya adalah orang tua tunggal. Dan adik saya sedang butuh biaya banyak untuk kuliahnya. Saya tidak bisa kehilangan pekerjaan saya. Saya sungguh minta maaf karena selama ini diam. Sungguh saya minta maaf Bu Arimbi. Maafkan saya."

haaah

Terdengar helaan nafas panjang dari seberang sana. Farhan tahu dirinya salah, akan tetapi ia tak bisa berbuat apa-apa.

Sebagai orang yang sangat membutuhkan pekerjaan, dan sulitnya mencari pekerjaan di jaman sekarang, Farhan harus mengorbankan hati dan empatinya terhadap nilai meterial.

"Udah aku tahu kondisimu. Lagian semua udah terlanjur begini. Ya udah sekarang aku mau minta tolong sama kamu. Bisa kan?"

"Bisa... bisa Bu. Saya akan melakukan apapun untuk Ibu."

Karena merasa sangat bersalah, akhirnya Farhan menerima semua perintah dari Arimbi dan melaksanakannya. Salah satunya adalah mendatangi sejumlah klien. Nama-nama klien yang disebutkan oleh Arimbi tersebut didatangi satu persatu oleh Farhan dan ia menyampaikan apa yang Armbi ingin sampaikan.

Dan yang kedua adalah, membocorkan informasi kediaman Farrah kepada salah satu wartawan yang datang. Itulah tadi hal yang dibisikkan Farhan kepada seroang pencari berita.

"Semoga apa yang saya lakukan bisa membantu Ibu dan meringankan kesalahan yang sudah aku perbuat. Aku tahu bagaimana rasanya disakiti, karena ayahku juga meninggalkan ibuku. Tapi kemarin aku terlalu pengecut karena tidak berani berkata jujur kepada Bu Arimbi. Aku takut kehilangan pekerjaan. Ya aku sepengecut itu. Dan dengan cara ini aku bisa membantu Bu Arimbi."

Kembali ke saat sekarang.

Farhan bergumam lirih sambil membereskan ruangan Arimbi. Meski Arimbi nampak biasa saja, tapi sampai sekarang Farhan masih merasa sangat menyesal dan merasa begitu berdosa karena ikut menyembunyikan perselingkuhan Amar dan Farrah.

Akan tetapi dalam hati ia berjanji akan membantu Arimbi hingga akhir. Jika Arimbi membutuhkan saksi dalam persidangan, ia akan hadir dengan senang hati.

Sementara itu di rumah Farrah yang tadinya adem ayem, kini berubah menjadi sangat riuh. Karena arahan satu orang, beberapa wartawan langsung memenuhi depan rumah wanita tersebut.

"Waah gila, dia naruh simpenan nya masih di komplek perumahan yang sama dengan istri sah."

"Iya gila gila gila. Ini sih yang paling gila diantara kasus perselingkuhan yang ada."

Para wartawan itu benar-benar heboh. Mereka sangat takjub atau lebih tepatnya heran atas perbuatan yang dilakukan oleh Amar.

"Mbak Farrah, Pak Amar, keluar dong. Kami pengen ngobrol nih!

Salah seroang wartawan memulai aksinya. Ia memanggil nama Farrah dan Amar dengan sedikit berteriak.

"Pak Amar, apa kurangnya istri sah? pengen tahu dah!" imbuh salah seroang yang lain. Dia adalah seroang perempuan dan tampaknya gemas sekali dengan kasus perselingkuhan yang mencuat.

Suasana semakin ricuh. Namun baik Farrah maupun Amar tidak ada reaksi apapun.

"Ada apa ini ribut-ribut?"

Seoang pria berusia sekitar empat puluh tahunan datang menghampiri kerumunan wartawan yang ada di depan rumah Farrah. Saat ini hari sudah mulai gelap, adzan magrib juga sudah berkumandang. Tapi kerumunan itu tidak juga terlerai. Tentu saja pada akhirnya mengganggu ketenangan warga.

"Ini Pak, rumah ini kan rumah pasangan selingkuh. Bapak siapa?"

"Saya ketua RT di sini. Pasangan selingkuh gimana?"

"Lho masa Pak RT nggak tahu sih warganya ada yang aneh. Amar, suaminya Arimbi. Dia selingkuh sama wanita yang bernama Farrah. Mungkin Arimbi dan Farrah beda RT kali ya, jadi Pak RT di sini nggak tahu. tapi yang jelas ini kasus lagi rame Pak. Orang yang ada di dalam ini pasangan selingkuhan."

Pria itu tampak terkejut mendengar penjelasan salah satu wartawan. Ia tidak menyangka ada kasus seperti ini dari salah satu warganya.

"Begini, kalian tenang dulu ini lagi magrib. Yang islam sebaiknya sholat dulu, ayo. Setelah magrib saya akan meminta si pemilik rumah keluar."

Para wartawan tersenyum cerah. Mereka tentu setuju dengan ide pria itu. Rasanya setelah menunggu seharian ini tidak sia-sia sama sekali karena berita besar akan didapatkan oleh mereka.

TBC

1
nunik rahyuni
huh....selalu merasa paling benar mak pelakor...
mbak mbi yg sabar ....mak lakor tu anggap j angin kentut ...bau..jd lebih baik menjauh..
dewi rofiqoh
Arimbi 👍 👍
Dew666
🍭🍭
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
heyyy km itu playing victim bgt sih yg JD korban sebenarnya siapa sih?
I Love you,
😤😤😤😤 onono warek kalakuanya..plakorrrrrr😭😭😡😡😡
I Love you,
anah emang yg pegg nyawa anak loh Arimby?😤😡
Lee Mba Young
Arimbi diam mlh kelihatan sok iyes, hrse mlh gk usah datang lbih bagus.
datang tp di maki diam saja buat apa, ya maki balik lah. sekalian viral nya kl mbales jng setengh setengh.
Eni Istiarsi
mungkin maksudnya pemakaman bukan pernikahan
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
hey,lu tuh ya JD orang g terima takdir padahal tanpa Arimbi ikut campur KLO anak lu dah azalnya y ada yg nolak
Nurminah
jalang menunjukkan kedok busuknya haha
mampus si amar nyesel ternyata bukan ibu peri yg didapat mak Lampir 🤭🤭🤭
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
ka lelayu apa afira sih
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒: baru paham lelayu itu meninggal
innailaihi wainnailaihi rojiun
total 1 replies
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
mending g usah dari pada km mlh ditolak dan merasa bahwa km menyindir
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
sebenarnya karma tapi NNT dia blng itu kutukan sumpah berasal dari Arimbi
Lela Angraini
haahhh sungguh picik sx kamu farrah,,sungguh farrah pikiranmu
Lela Angraini
khaaaannn bner dugaanku msti di kaitkan sma arimbi.
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
innailaihi wainnailaihi rojiun
kasian JD korban dari orang tua tapi hati hati Arimbi mnt km mlh disalahkan m orang picik
Lee Mba Young
lagian ngapain datang, trus di maki maki pelakor berani nglawan balik gk. coba kita lihat arimbi berani nglawan gk 🤣
Tarwiyah Nasa
nah kan kamu di salahin sama para pengkhianat itu Arimbi..
ngapain kamu datang
Shee_👚
kamu pikir itu perusahaan milik amar sendiri, biar nanti kalau arimbi cerai kamu yang nikmati hasilnya??
asal kamu tau bentar lagi juga amar jadi gembel🤣🤣
Shee_👚
mak jleb sekali omongan mba nya, hajar terus laki² pecundang kaya dia hanya bisa mencari kesalahan orang lain tanpa sadar diri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!