NovelToon NovelToon
Bangkitnya Sang Pewaris Iblis

Bangkitnya Sang Pewaris Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Fantasi
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: LanzT0k3

Demi takhta tertinggi Klan Zhou, Zhou Yu dijebak oleh konspirasi kejam. Menggunakan ramalan palsu, para tetua mengasingkannya ke Pulau Sunyi—tempat para biksu tanpa kekuatan kultivasi, tempat di mana masa depannya sengaja dikubur hidup-hidup.

​Enggan membiarkan takdirnya mati dalam kesunyian, Zhou Yu nekat melarikan diri ke Hutan Keramat yang tabu. Di sana, di balik kabut abadi, dia menemukan kerangka naga raksasa yang terantai.

​Siapa sangka, setetes darah Zhou Yu justru menghancurkan segel kuno dan membangkitkan takdir yang sebenarnya: Garis Keturunan Iblis Kuno yang ditakuti langit dan bumi! Dengan tulang naga iblis di tubuhnya dan dendam yang membara di hatinya, Zhou Yu berjalan keluar dari pulau pengasingan.

​"Kalian membuangku karena takut aku merebut takhta? Bersiaplah, karena sekarang aku kembali untuk meratakan seluruh klan!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LanzT0k3, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perjamuan Teh Para Genius

​Istana Musim Panas Kekaisaran Langit Timur malam itu bermandikan cahaya lampion giok yang mewah. Musik dari petikan kecapi mengalun lembut di antara pilar-pilar emas, mengiringi tawa dan obrolan para genius dari berbagai sekte top serta penerus klan besar Ibu Kota. Ini adalah panggung bagi mereka yang menganggap diri mereka sebagai masa depan kekaisaran.

​Namun, atmosfer yang bising itu mendadak senyap ketika sesosok bayangan melangkah melewati gerbang utama aula luar.

​Zhou Yu masuk tanpa pengawal mewah ataupun zirah emas yang mencolok. Dia hanya mengenakan jubah hitam bersulam perak pekat khasnya. Langkah kakinya begitu tenang, namun setiap injakannya seolah membawa beban tak kasat mata yang menekan lantai marmer istana.

​Mata merah darahnya yang dingin menyapu ruangan, membuat beberapa genius muda yang tadinya tertawa mendadak menahan napas karena insting petarung mereka menjerit waspada.

​"Dia... Zhou Yu? Monster baru yang meremukkan faksi Zhou Gung dalam satu sore?" bisik salah seorang murid sekte besar di barisan belakang.

​"Cih, hanya harimau di dalam kandang kecil. Turnamen klan domestik tidak bisa disamakan dengan panggung Ibu Kota yang sesungguhnya," cibir genius lain yang merasa posisinya tersaingi.

​Mendengar bisikan-bisikan itu, Zhou Yu tetap acuh tak acuh. Namun, ketenangannya sengaja diusik. Seorang pemuda bertubuh kekar berseragam Murid Inti Sekte Harimau Guntur—sekutu setia faksi Pangeran Ketiga—sengaja melangkah maju, menghalangi rute berjalan Zhou Yu.

​"Tuan Muda Zhou Yu, sebagai pemimpin klan baru dari klan yang baru saja... kacau, kursi Anda berada di barisan paling belakang, dekat pintu keluar. Tempat ini bukan untuk sembarang orang," ucap pemuda itu dengan senyuman meremehkan yang kentara, mencoba mempermalukan Zhou Yu di depan publik.

​Zhou Yu bahkan tidak menghentikan langkahnya. Dia tidak membalas dengan kata-kata, melainkan hanya mengangkat satu jari tangan kanannya, lalu menjentikkannya pelan ke udara.

​Wusss! BUM!

​Secercah Abyssal Qi dingin yang hitam pekat melesat secepat kilat, menghantam dada genius Sekte Harimau Guntur tersebut sebelum dia sempat mengaktifkan energi spiritualnya.

​Kekuatan fisik mentah dari jentikan itu begitu masif hingga kursi giok di belakang pemuda itu hancur berkeping-keping. Tubuh kekarnya instan tertekuk, terhempas berlutut dengan keras di atas lantai marmer. Dia megap-megap kehabisan napas dengan wajah pucat pasi dalam hitungan detik.

​Seluruh ruangan kembali terbungkam dalam kengerian. Menaklukkan seorang genius ranah Pendirian Fondasi Tingkat 3 hanya dengan satu jentikan jari santai murni kekuatan fisik? Dominasi macam apa ini?!

​"Hahaha! Sungguh temperamen yang luar biasa dari Pemimpin Klan Zhou yang baru!"

​Sebuah tawa bariton yang sarat akan wibawa meredam ketegangan. Dari atas takhta utama perjamuan, sesosok pria tampan berjubah naga emas berkaki empat berdiri. Dialah Pangeran Ketiga, seorang ahli ranah Pendirian Fondasi Tingkat 7 sekaligus rubah politik kekaisaran.

​Dengan senyuman palsu yang sempurna, dia memberi isyarat. "Pelayan, bersihkan kekacauan ini. Dan Tuan Muda Zhou, silakan duduk di barisan depan, tepat di sisi kehormatan."

​Zhou Yu melangkah melewati pemuda yang masih berlutut kesakitan itu tanpa meliriknya, lalu mengambil tempat duduk di kursi giok barisan depan.

​Tepat di seberang mejanya, duduk Lin Xinyue yang hadir sebagai perwakilan dari Sekte Pedang Suci. Begitu mata mereka sempat berpapasan, tubuh Lin Xinyue bergetar kecil. Di sepanjang perjamuan, dewi pedang itu sama sekali tidak bisa menyentuh makanan atau tehnya. Matanya yang sarat akan kesedihan, penyesalan yang mendalam, dan rasa hancur terus-menerus melirik ke arah Zhou Yu.

​Namun, Zhou Yu sepenuhnya menganggap Lin Xinyue sebagai pajangan tak bernyawa. Dia justru secara kasual menanggapi senyuman manis dari Mu Rong Xue yang duduk tidak jauh dari posisinya, sebuah tindakan acuh tak acuh yang semakin menyiksa batin Lin Xinyue hingga rasanya ingin mati di tempat.

​Setelah beberapa ritual perjamuan berlalu, Pangeran Ketiga perlahan mengangkat cawan arak emasnya, mengunci tatapan matanya pada Zhou Yu.

​"Tuan Muda Zhou Yu, keberhasilanmu menyingkirkan pengkhianat seperti Zhou Gung benar-benar membersihkan nama klanmu. Kekuatanmu luar biasa," ucap Pangeran Ketiga dengan nada memuji, namun matanya berkilat penuh racun intimidasi.

​Dia menyesap araknya, lalu melanjutkan dengan suara yang merendah, "Namun, Ibu Kota ini sangat dalam... banyak air yang bergolak di bawahnya. Orang yang terlalu tajam dan tidak tahu cara menyembunyikan cakar, terkadang... bernasib tragis, sama seperti ayahmu beberapa tahun lalu."

​Kalimat terakhir itu adalah provokasi sekaligus ancaman terselubung yang sangat fatal. Pangeran Ketiga sengaja memancing reaksi Zhou Yu untuk melihat sejauh mana pemuda ini tahu tentang konspirasi Paviliun Bayangan Hitam.

​Teng.

​Zhou Yu meletakkan cawan tehnya ke atas meja giok dengan dentingan pelan yang entah mengapa terdengar sangat mengintimidasi di telinga semua orang. Dia mendongak, sepasang mata merah darahnya berkilat menembus langsung ke dalam bola mata Pangeran Ketiga.

​Bzzzt!

​Tekanan jiwa dari Tulang Naga Iblis dilepaskan dalam radius sempit, menghantam langsung ke arah meja utama kekaisaran. Di bawah tatapan syok Pangeran Ketiga, cawan arak emas di genggamannya mendadak retak seribu akibat tekanan tak kasat mata tersebut!

​"Pangeran," Zhou Yu berbisik, suaranya pelan namun mengandung gaung tirani yang membuat seluruh ornamen emas di aula bergetar.

​"Naga asli tidak pernah peduli seberapa dalam kolam tempatnya berada. Karena jika airnya terlalu dangkal untuk menampung kehendaknya, naga itu tidak akan ragu untuk meruntuhkan seluruh kolam tersebut... beserta pemiliknya."

1
yos helmi
😍😍😍
yos helmi
🤣🤣🤣🤣
yos helmi
kalau up hanya satu dua bab .. jadi malas kasih dukungan.. biasanya cerita ng tamat..
LanzT0k3: sabar yahh ka
aku usahain 🤭🤭
total 1 replies
Danzo28
mantap
LanzT0k3: terimakasih
total 1 replies
yos helmi
🤣🤣🤣🤣
yos helmi
🙏🙏🙏🙏
yos helmi
😄😄😄😄
yos helmi
👍👍👍👍👍
yos helmi
💪💪💪💪
yos helmi
😍😍😍😍
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣
yos helmi
🙏🙏🙏🙏
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
👍👍👍👍
yos helmi
💪💪💪💪
yos helmi
😍😍😍😍
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!