NovelToon NovelToon
Bungsu Yang Tak Dianggap

Bungsu Yang Tak Dianggap

Status: tamat
Genre:Teen / Tamat
Popularitas:56.1k
Nilai: 5
Nama Author: Tuti Ummi Luthfi

" Lulus SMA nanti kamu mau lanjut kuliah kan? " tanya Eva sahabatku. " Entahlah.. aku sendiri juga ngga yakin. Sepertinya ibuku ngga ngijinin aku nglanjutin kuliah." lho kok bisa sih, kamu kan anak bungsu. Lagian tinggal kamu yg masih sekolah, kakakmu sudah pada lulus. Bahkan ada yg sudah kerja dan nikah. masa cuma biayain kamu aja ga bisa." Eva sewot. Maklumlah, kami berteman sejak dari SD hingga SMA. meskipun ngga selalu satu sekolah. Hanya waktu SMP saja.
Rumahku berdampingan dg rumah Eva. Di mana ada aku pasti ada Eva. Boleh dikata kami berpisah cuma kalau lagi menuntut ilmu karena beda sekolah, kadang tidur aja kita barengan. Keluarga Eva termasuk keluarga terpandang jadi ibu tak khawatir aku bergaul dengannya.
Impian kami yaitu bisa kuliah bareng di satu kampus yg sama. Tetapi perbedaan ekonomi nampaknya menghalangi impian itu.
Apakah aku bisa mewujudkan cita-citaku , sementara ibuku tidak mendukungnya.
Ataukah aku terpaksa harus menepis impianku dan sahabatku ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tuti Ummi Luthfi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2 Selesai Ujian Nasional

" Huuuuh... akhirnya selesai juga tugas kita !" Aku bersorak sambil mengangkat kedua tangan. Yana teman sekelasku menoleh. "Iya nih, akhirnya bisa bernafas lega," kata Yana. Kami berjalan menyusuri rerumputan halaman sekolah. Tak berapa lama sampailah kami di pintu gerbang sekolah sambil menunggu angkot .

Yana adalah sahabatku di sekolah. Dia juga kenal dengan Eva karena mereka satu sekolah ketika SMP. Aku dan Yana selalu pulang sekolah bareng. Seperti hari ini, hari terakhir Ujian Nasional.

"Aira, Yana, tunggu aku dong ! Buru-buru amat sih. Kita jalan jalan dulu yuk ke taman kota !" Ina teman sekelasku berlari menghampiri aku dan Yana. "Sekalian makan bakso di cafe Tugu, aku traktir deh" bujuk Ina.

"Gimana Ra.. mau nggak jalan-jalan ke taman kota, mumpung masih jam 11.00. " Yana meminta pendapatku. Mungkin dia pingin mengikuti ajakan Ina tapi dia berharap aku juga ikut.

" Duh gimana ya., kalian kan tau aku harus membantu ibuku di warung makan. " jawabku .

" Tapi ini kan masih pagi Ra. Masih ada kakakmu kan di sana. Biasanya kan kita pulang jam 1 siang." Ina masih merayuku. "Oke deh kalau gitu, tapi nanti jam 13.00 harus pulang lho ya. Aku ngga mau diomeli ibuku. " Akhirnya aku menyetujui ajakan Ina dan Yana. Sesekali tak apalah mencuci mata menyegarkan otak. Selama ini kan aku cuma berkutat seputar sekolah dan pasar. Hampir tak pernah main. Itu semua aku lakukan karena aku tidak ingin mengecewakan ibu. Meskipun aku tahu dulu Mbak Nia sering main sepulang sekolah dan nggak pernah dimarahi. Tapi aku tidak ingin seperti itu. Karena perlakuan ibu kepada aku beda dengan Mbak Nia.

Entah kenapa ibu tak pernah bisa marah pada Mbak Nia. Apa karena dia cantik, tinggi dan periang. Sedangkan aku pendek, wajah biasa dan cengeng.

Mungkin wajahku agak mirip ayahku. Kalau Mbak Nia mirip ibu. Putih dan cantik.

" Ra, ayo buruan naik malah bengong !" Aku tersentak dengan suara nyaring Ina. Angkot yang ditunggu sudah datang. Kami bertiga menuju ke taman kota. Di sekitar taman ada beberapa pedagang jajanan. Dan kira-kira 100m dari taman ada cafe Tugu yang tak pernah sepi pembeli. Ada beberapa menu favorit yg harganya sesuai kantong anak sekolah. Ada bakso, siomay, batagor, mie ayam dll. Juga macam-macam es dan minuman. Aku lebih sering ke sini sama Eva. Soalnya ibuku jarang marah kalau aku keluar bersama Eva. Mungkin karena pengaruh orangtua Eva juga. Entahlah!

Setelah menghabiskan semangkuk bakso dan es wafer mocca kesukaanku, kita bertiga pun beranjak dari cafe Tugu. Lalu berjalan ke taman. Duduk-duduk dulu sebentar sambil cuci mata. Barangkali ada cowok ganteng hehehe.

Kebiasaanku memperhatikan cowok ganteng dari jauh. Nggak berani mendekat apalagi kenalan. Memang sampai saat ini aku belum pernah punya pacar. Aku lebih fokus belajar dan membantu ibu. Beda dengan kakakku Mbak Nia yang tiap pulang sekolah selalu pergi dengan cowoknya.

Sampai rumah aku masuk kamar. Meletakkan tas di meja, lalu berganti pakaian. Setelah itu aku ke kamar mandi mengambil wudhu langsung sholat Dhuhur.

" Baru pulang Ra? " tegur ayah yang sedang mengangkat jemuran di samping rumah.

" Iya Ayah, hari ini selesai ujian. Tadi pulang agak awal terus jalan-jalan sebentar ke taman kota," jawabku sambil mengambil alih jemuran yang dibawa ayah. Setelah pensiun ayah memang lebih banyak menyibukkan diri dengan pekerjaan rumah. Biar badan nggak kaku katanya. Tentu saja pekerjaan yang ringan-ringan.

" Sudah makan belum? " tanya Ayah lagi.

" Sudah tadi ditraktir makan bakso sama teman, Yah. Aira langsung ke pasar aja Yah, nanti keburu Mbak Nia pulang. Takut ibu marah. "

" Ya sudah. Hati hati ya. " Aku menyalami Ayah dan mencium punggung tangannya.

" Assalamu'alaikum ! " ucapku berpamitan.

" Wa'alaikum salaam ". Ayah menjawab salamku dan masuk rumah.

________&&&________

Bersambung ya.

1
blush.and.ochre
Semoga kedepannya bisa makin bagus dan author ga pusing2 mikirin hal negatif ya. Fighting!
Tuti Ummi Luthfi: Aamiin.. makasih doanya. semangat terus pokoknya
total 1 replies
Eja Drajat Adriansyah
Sumpah! Sampai lupa waktu bacanya!
Tuti Ummi Luthfi: Aih aih... asal jangan lupa makan aja. hehe ! thanks ya.
total 1 replies
LilCutie
cerita ini lebih lucu dibanding yg lain
Tuti Ummi Luthfi: gitu ya, padahal aku ga ngelawak loh. Hehe makasih ya, kak !
total 1 replies
salt sand and smoothies
thor up lgi dan kurangin typo yaaa
Tuti Ummi Luthfi: oke kakak, makasih sarannya.
total 1 replies
skyeandstaghorn
Alurnya gregetan! Aku baru baca aja jadi nagih!
Tuti Ummi Luthfi: makanya ikuti terus ceritanya ya, makasiih !
total 1 replies
TickleStar
Kelanjutan cerita author itu kayak hujan ditengah kemarau thor.. alias ditunggu-tunggu!
Tuti Ummi Luthfi: Siap kakak.. makasih ya udah setia nunggu .
total 1 replies
Labuh Ardianto
hallo kakak semangat berkarya ya kak🤭
Tuti Ummi Luthfi: Hallo juga, makasih udah mampir
total 1 replies
Nightingale Soakage
authorrr kamu hebatttttttt nggak nyesel dech bacanya seruuu bingit endingnya itu lho wowowowowowo woooooowwww
Tuti Ummi Luthfi: aduh makasih pujiannya.. tetep tungguin kelanjutannya ya say !
total 1 replies
rowiethelabel
Ceritanya menarik, nih! Boleh kali thor dilanjut?
Tuti Ummi Luthfi: siaap kakak, makasih ya udah nunggu !
total 1 replies
Atas Untuk Diikuti
Thor, kalau capek, istirahat dulu, minum dulu, besok kita lanjut lagi ya :) Aku selalu nunggu author kok!
Tuti Ummi Luthfi: Makasih atas pengertiannya ya..!
total 1 replies
NewJerseyJack
Jangan lupa minum air putih biar bisa fokus lanjut next bab thor! Aku nungguin banget up bab baru soalnya nih!
Tuti Ummi Luthfi: Duuh makasih atas perhatiannya ya, ditunggu terus pokoknya.
total 1 replies
Respati Wijaya
Thor chakep, kalau saya bilang lanjuut, lanjuuuut~ hahah
Tuti Ummi Luthfi: siaaap, ditunggu terus ya lanjutannya. thanks !
total 1 replies
saltsanddanmoothies
Ih! Kenapa ceritanya relate bangeeeeet! Semangat kak!
Tuti Ummi Luthfi: makasih yaa !
total 1 replies
MouthofMexico
Bang! Hayati gak bisa tidur nih gegara othor gantungin ceritanya :(
Tuti Ummi Luthfi: Hehehe, sabar ya say. Kalau nggak digantung ngga penasaran dong !
total 1 replies
LiveChic
SERUU.....BUET CERITANYA
Tuti Ummi Luthfi: Makaciih ditunggu terus ya !
total 1 replies
moonjuice
Kiss jauh buat othor karena udah buat karya sekeren ini!
Tuti Ummi Luthfi: Auww so sweet., makasih ya say. Tungguin terus lanjutannya ya.
total 1 replies
Gadis Sandman
Thor tolong ya aku ini udh penasaran banget sama kelanjutannya nih
Tuti Ummi Luthfi: Siaap Kakak, ditunggu ya. Makasih !
total 1 replies
DavidTheDancer
Aduh aku sampe tahan napas baca beberapa bagian ceritanya. Excited banget
Tuti Ummi Luthfi: waah makasih Kak.. ditunggu terus kisahnya ya !
total 1 replies
monsoonblooms
Yo ayo thor! aku selalu mendukungmu dalam doa hehehe
Tuti Ummi Luthfi: makasih Kak, ditunggu terus ya ceritanya !
total 1 replies
Eli Usada
Thor, dapet notifikasi dari update-an ceritamu itu kayak minum es di siang hari bolong!
Tuti Ummi Luthfi: Duuh segernyaa, makasih ya !
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!