NovelToon NovelToon
Noda Pernikahan Di Balik Cadar

Noda Pernikahan Di Balik Cadar

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Penyesalan Suami
Popularitas:7.8k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

"Tolong hentikan, tolong!" teriak Zena.

Saat ini gadis dalam ketakutan itu hanya pasrah, tidak bisa berbuat apa-apa, pria yang sudah pasti dipengaruhi alkohol itu melecehkannya dengan menyobek pakaian Zena.

Tidak ada satupun yang menolong gadis malang itu.

"Tolong jangan lakukan itu!"

"Tolong..."

"Tolong...."

Zena menghindar dengan memukul-mukul dada pria tersebut.

"Aaaaaaaaaa!" Zena seketika berteriak menahan rasa sakit disaat tubuhnya digagahi tanpa ampunan.

Zena pada akhirnya pasrah dengan air matanya menetes, dengan penuh hawa nafsu pria di atas tubuhnya terus mencari kenikmatan.

Zena tampak setengah sadar dengan mata yang terbuka, namun pasrah, sosok pria di atas tubuhnya benar-benar tidak terlihat dan hanya kalung yang tampak bergoyang dan perlahan mata Zena tertutup.

Siapakah sosok pria misterius tersebut dan apakah Zena mampu menjalani kehidupannya setelah kejadian kelam?
Jangan lupa untuk membaca dari bab 1 sampai akhir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 5 Malam Pertama

Samudra kesulitan menelan ludah, menyambut uluran tangan tersebut.

"Terima kasih, kamu sudah meluangkan waktu untuk hadir di acara pernikahan saya," ucap Samudra.

"Sudah pasti aku tidak mungkin melewatkan hari bahagia kamu, kamu memilihnya," sorot mata Ariana tertuju pada Zena.

Zena bukan gadis kolot yang tidak mengetahui berita belakangan ini, kedekatan suaminya itu dengan seorang artis terkenal memang menjadi sorotan berita tetapi tidak ada klarifikasi diantara keduanya.

Zena menunduk seolah merasa bersalah karena menjadi orang ketiga diantara hubungan kedua orang yang dari sorot matanya ada perasaan yang begitu dalam.

"Zena, aku juga mengucapkan selamat kepada kamu!" ucap Ariana mengulurkan tangan.

"Semoga pernikahan kalian bahagia, semoga Samudra tidak kecewa dengan pilihannya, menurutnya kamu adalah pilihan yang tepat," ucap Ariana.

Zena tidak berani untuk mengatakan apapun. Ariana seolah-olah tidak ingin menunjukkan kesedihannya pada pasangan yang berbahagia itu membuat Ariana memilih berlalu.

Zena menoleh ke arah Samudra yang tampak terus memperhatikan kepergian Ariana.

"Ya Allah, mungkinkah hamba menjadi penghalang bagi hubungan mereka?" batin Zena merasa bersalah.

*******

Club Malam

Suara musik yang begitu kencang, orang-orang yang berada di dalamnya tampak menari-nari mengikuti alunan musik, asap rokok di mana-mana dengan bau alkohol menyengat.

Wanita dan pria tampak begitu bahagia, seolah-olah melepaskan rasa penat yang tertanam di dalam otak mereka setelah menghadapi berbagai masalah sejak tadi.

Salah satu meja bar terlihat Ariana yang beberapa kali meneguk minuman beralkohol sembari melihat ponselnya.

Tatapan matanya sudah tidak stabil lagi, tetapi masih jelas melihat judul pada berita yang menjadi viral.

"Pata hati terbesar Ariana Katrina, ditinggal kekasih pujaan hatinya menikah dengan wanita idaman lain,"

Ariana mendengus melihat berita tersebut dan belum lagi banyaknya komentar pro dan kontra, ada yang menyukai hal itu dan ada yang justru tidak suka, mungkin para pendukung Ariana merasa kecewa karena idola mereka ditinggal menikah.

Flashback

"Kamu bilang apa?" Ariana cukup kaget dan senyumnya seketika hilang.

Padahal dari rumah dia begitu excited saat mendengar kepulangan Samudra dan bahkan mereka berjanji bertemu di salah satu restoran di pusat kota.

Ariana sengaja datang lebih awal, memesan makanan kesukaan Samudra, awalnya pertemuan itu dipenuhi dengan senyuman, tetapi sayangnya kedatangan Samudra menyampaikan berita yang membuatnya kaget.

"Maafkan saya Ariana, saya tidak bisa menolak permintaan kedua orang tua saya," ucap Samudra.

"Apa aku begitu buruk di mata kedua orang tua kamu sampai mereka tidak memberiku kesempatan untuk menunjukkan bahwa aku juga bisa menjadi istri kamu? Aku memang selebritis tetapi tidak berarti dunia selebriti selalu negatif," ucap Ariana terlihat begitu kecewa saat orang yang dia cintai harus menikah.

"Saya sudah berusaha selama ini. Tetapi ini sudah menjadi keputusan kedua orang tua saya," ucap Samudra.

"Kamu tidak melakukan usaha apapun, Samudra kamu hanya diam dan membiarkan aku yang berjuang sendiri dan sekarang kamu akan menikah dengan adik angkat kamu sendiri, lalu aku bagaimana?" tanyanya terlihat frustasi dengan mata berkaca-kaca.

"Saya yakin kamu pasti bisa menemukan pasangan yang lebih baik dari saya, saya bukan orang yang tepat untuk kamu dan saya yakin kamu mampu untuk itu," ucap Samudra.

"Kamu benar-benar jahat Samudra, jahat, jahat!" Ariana tidak tahu harus berkata apa-apa lagi yang membuatnya langsung meninggalkan tempat itu dan kemudian pergi dari hadapan Samudra.

"Ariana?" Panggil Samudra.

"Maafkan saya," lirih Samudra.

Jika Ariana harus galau karena ditinggal menikah oleh orang yang dia cintai. Maka berbeda dengan Ariana yang saat ini berdiri di depan cermin, kamar mewah pengantin yang disiapkan orang tua mereka untuk pasangan pengantin baru itu.

Suasananya terasa begitu romantis, aroma mawar yang begitu khas, dengan kelopak mawar yang ditabur di atas tempat tidur, di lantai dipenuhi dengan mawar dan lampu ruangan itu tampak tidak terlalu terang.

Zena sedikit menunduk untuk melepaskan mahkota yang terpanjang di atas kepalanya. Zena tiba-tiba saja kaget saat tangannya disentuh dan tidak tahu kapan Samudra memasuki kamarnya dan membantu Zena melepaskan mahkota tersebut.

Zena benar-benar gugup, dia lupa bahwa dia sudah menikah dengan pria yang membantunya sudah menjadi suaminya itu berada di dalam kamarnya.

"Pasti berat sekali memakainya selama resepsi," ucap Samudra meletakkan mahkota tersebut di atas meja.

"Lumayan. Kak," jawab Zena sangat gugup sudah berhadapan dengan Samudra yang saat ini berusaha untuk tenang.

Keheningan seketika terjadi diantara keduanya. Zena terus menunduk tidak berani menatap tatapan suaminya yang begitu dalam. Samudra tiba-tiba saja memegang dagu Zena dan mengangkatnya perlahan sehingga wajah mereka saling berhadapan.

Tangan Samudra perlahan melepaskan cadar yang terpasang di wajah cantik itu. Jantung Zena berdebar begitu kencang.

Samudra ternyata sat set meski dia adalah seorang kakak yang selama ini tinggal satu rumah dengannya, tidak seperti dirinya justru malu-malu ketika mereka dihadapkan seperti pasangan suami istri.

Cadar itu terlepas dari wajah Zena yang memperlihatkan kecantikan yang saat ini hanya bisa dilihat oleh Samudera. Mata pria tampan berkulit putih itu tidak berkedip sama sekali dan sementara Zena mengalihkan pandangannya untuk mengendalikan debaran jantungnya yang mungkin saja terdengar oleh Samudra.

"Kamu gugup?" tanya Samudra.

Zena mengangguk pelan.

"Saya tahu itu, saya juga demikian, tetapi jika kita berdua sama-sama gugup, bukankah aneh sekali pernikahan kita," ucap Samudra.

"Benar juga," sahut Zena.

Samudra menggenggam tangannya dan kemudian mengajaknya untuk duduk di pinggir ranjang. Keduanya tampak berdekatan.

"Zena ini sudah menjadi pilihan kita berdua, mungkin ini sudah takdir dari Allah, kita berdoa pada akhirnya menikah, saya tahu kamu gugup dengan pernikahan kita, kamu baru saja menyelesaikan pendidikan dan harus dihadapkan dengan pernikahan, usia kita juga terpaut cukup jauh 10 tahun, pola pikir kita juga pasti berbeda, kamu tidak perlu khawatir, saya tidak perlu menuntut kamu untuk menjadi istri yang seperti ini dan itu,"

"Karena sesungguhnya saya sendiri juga memiliki kekurangan yang besar, selama pernikahan kita, kamu tetap menjadi diri kamu yang apa adanya, kamu boleh melanjutkan pendidikan, atau melanjutkan karir sesuai dengan impian kamu, saya tidak akan membatasi itu," ucap Samudra ternyata berusaha memahami Zena.

"Terima kasih. Kak," jawab Zena dengan singkat.

"Hmmmm, kamu sebaiknya langsung bersih-bersih saja dan setelah itu kita istirahat, saya tahu kamu pasti lelah," ucap Samudra membuat Zena menganggukkan kepala.

********

"Mama lega, akhirnya anak-anak bisa bersatu dalam pernikahan, semoga saja pernikahan mereka terus diberkahi dan diridhoi oleh Allah," ucap Amelia yang saat ini berada di dalam kamar bersama dengan suaminya

Keduanya juga tampak lelah karena menjadi tuan rumah dari pesta pernikahan putra-putri mereka.

"Papa juga mengharapkan hal yang sama. Semoga juga Samudra bisa mengurangi tugasnya agar memiliki waktu lebih banyak lagi kepada istrinya, kasihan juga Zena jika harus ditinggal berlama-lama," ucap Faisal.

"Tetapi namanya juga sudah pekerjaan yang berkaitan dengan negara, jadi apa yang dilakukan putra kita saat ini semua hanya memenuhi kewajibannya sebagai warga negara, kita doakan saja yang terbaik untuk pernikahan mereka," sahut Amelia dengan bijak.

Pasti sebagai seorang ayah akan memberikan doa yang terbaik untuk putrinya. Meski Zena adalah putri angkat mereka.

Bersambung......

1
Ariany Sudjana
samudra sudah ada rasa sama Zena, tapi egoisnya tinggi. Zena juga ga mau jujur ....
Marini Suhendar
nah kan ..samudra pelakunya
cepet terungkaplah kasusnya..
Marini Suhendar
wasalam ariana
Marini Suhendar
ayo zena semangat..biarkan suamimu yg bodoh itu
Gian Hazza
lanjut Thor....kapan terungkap pelaku nya nih ....
Marini Suhendar
kamu anggap zena wanita murahan..apa kamu yakin pacar kmu itu masih mahal(segel)
Ariany Sudjana
bodoh kamu samudra, jangan-jangan kamu yang sudah memperkosa Zena, tapi kamu sibuk menghakimi Zena dan malah percaya dengan omongan si pelacur murahan kesayangan kamu itu
Gian Hazza
aq suka alurnya Thor,,,AQ tunggu lanjutannya Thor,,,,semangat sehat selalu...
Gian Hazza
bagus Thor critanya,,,,👍
Marini Suhendar
Zena..memiliki anak
klo bener samudra ayahnya..jangan biarkan dia mengetahuinya..biar menyesal seumur hidupnya..
Oma Gavin
segeralah bercerai Zena dan samudera ngga usah pake lama dan bila nantinya terbongkar samudera yg sudah memperkosa zena hingga punya anak jgn pernah mereka rujuk cukup zena hidup bahagia dgn anaknya saja dan biarkan samudera menikahi ariana
Ariany Sudjana
samudra bodohnya kebangetan, sudah memperkosa Zena, masih juga menjalin hubungan dengan si pelacur murahan itu, dan bodohnya kamu percaya dengan omongan si pelacur murahan itu
Marini Suhendar
kayanyq samudra dulu bisa berbuat begitu k zena..ulah c ulat bulu cuma salah sasaran c samudra
Ariany Sudjana
bodohnya samudra, sudah memperkosa Zena, tapi masih memilih si pelacur murahan itu... kamu akan menyesal
Ariany Sudjana
samudra bodoh, kamu sudah memperkosa Zena, tapi masih memilih si pelacur murahan untuk jadi calon istrinya... katanya CEO tapi bodohnya kebangetan 😂😂🤣🤣
Ariany Sudjana
berarti samudra yang memperkosa Zena dulu yah?
Marini Suhendar
samudra kah yg memper...zena waktu itu
Marini Suhendar
mudah"an zena bisa mengungkapkan cerita masa lalunya
Oma Gavin
jgn sampai orang yg melecehkan zena adalah samudera sendiri, tetap semangat dan sabar zena percayalah kebenaran akan terungkap dgn sendirinya cuekin saja samudera mau jungkir balik nikah sama ariana pun biarkan saja tetap focus sama kariermu
Nonecis
good
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!