NovelToon NovelToon
Ayo Kabur Dari Ayahmu, Nak! (Benih Rahasia Sang Mafia)

Ayo Kabur Dari Ayahmu, Nak! (Benih Rahasia Sang Mafia)

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Anak Genius / Lari Saat Hamil
Popularitas:37.1k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

"Dia seorang pria tua, Elena. Tapi dia sangat kaya dan royal. Tugasmu hanya melayaninya satu malam dengan mata tertutup."

Setelah kabur dari rumah tanpa uang dan tanpa tujuan, Elena menerima tawaran yang seharusnya tidak pernah ia ambil. Satu malam dan bayaran yang cukup untuk menyelamatkan hidupnya.

Namun malam itu meninggalkan sesuatu yang tidak pernah Elena duga.

Elena Hamil.

Demi melindungi bayinya, Elena melarikan diri ke Indonesia.

Tujuh tahun kemudian, takdir membawanya bekerja di sebuah perkebunan teh yang ternyata adalah milik Leonard—miliarder misterius yang selalu bersembunyi di balik topeng dan penampilan seorang pria tua yang rapuh.

Sementara itu, Leonard masih terus mencari keberadaan Elena, satu-satunya wanita yang sentuhannya tidak memicu penyakit alergi langka yang selama ini membuatnya menjauhi semua orang.

Saat kebenaran mulai terkuak, mampukah Elena menjaga rahasianya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 11

Elena melangkah masuk ke dalam rumah dengan dagu terangkat tinggi. Ia bersenandung riang, menyanyikan lagu acak dengan nada sumbang saking bahagianya.

Begitu pintu terbuka, pemandangan pertama yang ia lihat adalah Bella yang sedang terkapar lemas di atas sofa ruang tamu, tampak seperti prajurit yang baru saja pulang dari medan perang setelah seharian penuh melayani segala permintaan luar biasa dan instruksi ajaib dari Noah.

Dengan gaya angkuh ala nyonya besar yang baru saja memenangkan lotre, Elena melempar tas selempang nya ke atas meja.

"Bella! Pasang telingamu baik-baik dan cepat bersiap untuk berkemas. Sebentar lagi kita akan pindah ke rumah besar. Tidak perlu lagi hidup hemat, tidak perlu lagi kabur-kaburan dari penagih utang atau gosip tetangga! Aku sudah menemukan kakek-kakek bertenaga kuda dari malam tujuh tahun lalu itu! Dia ternyata pemilik perkebunan teh terbesar di daerah ini. Tapi sayangnya dia suda menikah," ucap Elena heboh sembari berkacak pinggang.

Bella yang tadinya memejamkan mata langsung menegakkan tubuhnya. Mulutnya melongo sempurna, menatap Elena seolah sahabatnya itu baru saja kehilangan kewarasannya di jalanan.

"Hah?! Kamu bicara apa sih, El? Kamu mau jadi pelakor lansia? Ingat umur, Elena! Jangan karena tabunganmu habis untuk beli keju impor Noah, kamu malah nekat merusak rumah tangga orang lain!" Bella tak habis pikir dengan jalan pikiran sahabatnya ini.

"Bukan mau jadi pelakor, Bella. Istrinya memang ada di rumah, tapi ini namanya tuntutan hak asuh dan ganti rugi sebesar seratus miliar rupiah! Aku tidak sudi dinikahi dan dipanggil nenek, jadi aku minta uang tunai saja. Dan besok, aku harus membawa Noah ke kantor perkebunan untuk pembuktian genetik langsung di depan kakek tua itu!" bantah Elena ngegas dan langsung duduk di samping Bella dengan mata berbinar.

"Seratus miliar?!" Bella menepuk jidatnya, semakin yakin sahabatnya sedang berhalusinasi. "Memangnya kakek-kakek itu percaya begitu saja kalau Noah anaknya?"

"Apa yang Mama bilang tadi?"

Sebuah suara bernada dingin dan datar tiba-tiba mengehentikan obrolan heboh dua wanita itu.

Elena dan Bella seketika membeku. Mereka serempak menoleh ke arah meja makan kecil di sudut ruangan. Di sana, Noah baru saja meletakkan sendok dan garpunya dengan sangat rapi di atas piring yang sudah bersih tak bersisa.

Bocah berusia enam tahun itu turun dari kursi dengan elegan, melipat kedua tangannya di dada, lalu berjalan mendekati Elena.

"Papaku seorang kakek-kakek?" tanya Noah.

Elena masih diam sementara Bella menyenggol lengannya.

"Secara kalkulasi biologis, jika pria yang Mama sebut papa itu sudah berada di usia senja, maka kualitas genetik yang diturunkan kepadaku seharusnya sudah mengalami degradasi seluler. Tapi faktanya, aku tumbuh menjadi bocah dengan kecerdasan di atas rata-rata dan fisik yang prima."

Elena dan Bella spontan menelan ludah susah payah. Tenggorokan mereka mendadak terasa kering kerontang.

Mereka berdua bingung setengah mati harus menjawab apa menghadapi rentetan kalimat ilmiah dari bocah berjiwa ceo ini.

"Eh, Noah, sayang. Maksud Mama, papa kamu itu... um, dia memang sudah sangat matang. Ya, sangat matang secara usia dan finansial!" Elena mencoba menjelaskan.

"Matang itu untuk buah, Mama, bukan untuk manusia yang sudah bau tanah," potong Noah tanpa ampun, sama sekali tidak bisa dikecoh. "Tadi Tante Bella menyebut kata lansia. Tolong jelaskan secara spesifik, berapa usia pria yang Mama klaim sebagai ayah biologisku itu?"

Bella menyenggol lengan Elena dengan sikutnya, lalu berbisik, "Ayo jawab saja, El. Anakmu sudah mode interogasi itu."

"Anu... dia sudah punya cucu dan cicit, Noah," jawab Elena pasrah.

Mendengar hal itu, helaan napas berat keluar dari mulut mungil Noah. Ia memegang keningnya dengan gaya yang sok dramatis sembari menggeleng-gelengkan kepalanya dengan pandangan penuh kekecewaan pada ibunya.

"Luar biasa. Jadi selama ini, aku adalah hasil dari kisah asmara terlarang antara ibuku yang matre dengan seorang kakek-kakek pemilik kebun teh?"

"Noah, dengarkan Mama. Pria tua itu kaya raya. Dia mau membayar seratus miliar. Besok kamu harus ikut Mama ke kantornya. Kamu cukup berdiri di sana, pasang wajah angkuhmu yang mirip dengannya itu, lalu kita cairkan uang seratus miliarmu!"

Noah menatap lembaran uang dua ratus ribuan hasil jualan ikan cupangnya tadi siang yang tergeletak di atas meja, lalu kembali menatap Elena dengan dingin.

"Mama mohon, Noah. Sekali ini saja dukung Mama, ya, please?" ucap Elena dengan wajah memelas.

Jika sudah seperti ini, Noah tidak punya pilihan lain selain menuruti kemauan ibunya yang mata duitan itu.

"Baiklah. Demi keuangan keluarga kita yang sedang kritis, aku akan ikut besok pagi. Aku juga ingin menganalisis, seberapa kuat fisik pria tua itu sampai bisa menghasilkan anak segenius aku."

"Terima kasih, sayang." Elena memeluk erat Noah.

Tidak dengan Bella, ia justru merinding sekaligus gemas mendengar ucapan Noah.

*

*

Sesampainya di rumah, Xander melangkah masuk dengan napas memburu dan wajah merah padam. Ia menghentakkan tongkatnya ke lantai dengan emosi meluap-luap, mencari keberadaan sang cucu.

"Ada apa, Sayang? Ada masalah di kantor?" tanya Naomi bingung melihat suaminya pulang dengan tampang seperti mau menerkam orang.

"Dimana cucu kesayanganmu itu, hah?!" tanya Xander.

"Dia ada di kamarnya," jawab Naomi heran.

Tanpa menunggu lagi, Xander langsung melesat menuju kamar Leonard di lantai dua. Begitu pintu kamar mandi dibuka, benar saja, cucunya yang berwajah tampan tanpa cela itu malah sedang bersantai di dalam bathtub berisi air hangat bertabur busa, dengan santainya menyesap segelas wine mahal.

"Leonard!" teriak Xander.

Uhuk! Uhuk!

Leonard yang sedang menikmati kemewahan instan itu seketika tersedak parah. Cairan merah wine hampir saja keluar dari hidungnya.

"Kenapa berteriak? Kakek sudah mengganggu ketenangan dan efisiensi waktu relaksasi ku," ucapnya dengan nada sombong yang mendarat mulus di telinga Xander. Ia kemudian bangkit dari bathtub dan melilitkan handuk di pinggangnya dengan santai.

Xander yang sudah geram setengah mati langsung mendekat. Karena ingat cucunya punya alergi sentuhan fisik, Xander yang ingin menjewernya membatalkan niat itu. Ia langsung mengayunkan tongkat kayunya dan memukul bo-kong Leonard.

"Kakek! Apa yang Kakek lakukan?! Sakit!" protes Leonard, melompat maju sambil memegangi bo-kongnya yang mendadak panas.

"Jelaskan padaku soal topeng sialan mu itu! Katakan dengan jujur, apa kamu membuat topeng keriput itu dengan inspirasi dari wajah tampanku?!" bentak Xander, menunjuk hidung cucunya.

Deg!

Leonard menelan ludah dengan susah payah. Memori tujuh tahun lalu berputar di otaknya.

Saat memerintahkan anak buahnya di Eropa untuk membuat topeng penyamaran, karena malas mencari referensi, ia memang asal menyodorkan foto wajah Xander.

"Kenapa diam? Kamu tahu tidak, tadi ada gadis gila menuntut uang seratus miliar karena katanya aku menghamilinya tujuh tahun lalu. Dia bilang, anaknya mirip sekali denganku. Apa kamu sengaja menjiplak mukaku untuk berbuat aneh-aneh, hah?!" cerocos Xander seraya menjambak rambut putihnya sendiri karena stres.

"Tidak mungkin kan dia adalah gadis sama yang sedang kucari selama ini? Jadi, gadis itu ada di Indonesia?" gumam Leon lirih.

1
Keysha Aurelie
wah Elena kapan lagi bermanja manja sama suami orang apalagi udah lansia dan di saksikan istri sah nya pula hahaha🤣🤣
asik nih gak sabar menunggu kelanjutannya
Oma Naomi saya mengagumi anda🤣
MamDeyh
😂😂😂
Nice1808
elena mata duitan demi uang dia akan bermanja2 dgn xander buat leonard cemburu🤭🤣🤣🤣
Dede Maesaroh
bener noah keluarga ayah mu emang aneh termasuk ibu mu🤣
Pawon Ana
ayo kita lihat dan nikmati ketika para tetua mengerjai cucu singa-nya....🤣
tinie
🤣🤣 kakek nenek mau balas dendam
tetang bagaimana jadinya ada anak kecil yng mirip
Dew666
Lanjuttttt
🇦 🇵 🇷 🇾👎
mampus kau opa🤣🤣🤣🤣🤣🤣ciap oma jd singa
🇦 🇵 🇷 🇾👎
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Nice1808
hahhah xander bego bukannyz menjelaskan dr awal klo elena salah tebak klo xander yg tdr di hotel itu, krna topeng leon yg mirip xander, mampus kau xander kena amukan naomi🤣🤣
Nice1808: 🤣🤣🤣🤣iya betul
total 2 replies
Kinara Widya
🤣🤣🤣🤣🤣segera jelasin ke istrimu Xander...sebelum terjadi perang dunia...🤣🤣🤣
Sri Rahayu
wkwkwkkk....kaget Naomi denger Noah panggil Xander PAPA.bukan kakek buyut 🤩🤩🤩...lanjut Thott kepo nih 😘😘😘
Mita Paramita
kakek nenek datang 🤣🤣🤣
Keysha Aurelie
hahaha lucu saat Noah panggil Opa Xander "Papa"🤣🤣🤣
Elena pasti panik melihat Naomi , berasa jadi wanita simpanan
🤣🤣
Leon siap siap jadi asisten opa dan oma mu🤣
vj'z tri
amin kan gak yaaa /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ itu dirimu versi mini maseee
Dew666
Lanjut lanjut lanjut
Keysha Aurelie
lanjut kak tetap semangat dan terimakasih up nya

meskipun namanya Leon tetap saja akan kupanggil singa yang alergi sentuhan🤣
hahaha Joni sampai menangis itu lho Leon 😂
habislah Leon setelah ini di tangan opa Xander 🤣
berani banget menghamili gadis sampai ada nya seorang anak yang menyebalkan
Senja: Wkwk sama sama beb, ini sambil nunggu kontrak baru up banyakan
total 1 replies
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
Senja: Okeeee kk
total 1 replies
Mita Paramita
kocak bapak sama anak🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!