NovelToon NovelToon
Perjaka Untuk Janda

Perjaka Untuk Janda

Status: tamat
Genre:Patahhati / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Dosen / Pernikahan Kilat / Beda Usia / Wanita Karir / Tamat
Popularitas:547.8k
Nilai: 4.1
Nama Author: Tya Calysta

Sebelum baca, silahkan siapkan air putih untuk meredakan emosi.

Kisah rumah tangga yang sangat menggemaskan karena perceraian di ucapkan oleh Dony secara sadar pada Lyra, saat istri meminta hak sebagai seorang wanita normal, sudah dua tahun tidak mendapatkan sentuhan dari seorang suami.

Pertikaian antara Lyra dan Keluarga Dony, karena ingin merebut sebagaian harta yang jelas-jelas tidak ada hak Dony walau berstatus suami.

Hinaan dan cacian harus Lyra terima dari keluarga Dony dihadapan Kesy. Sehingga menorehkan rasa trauma luar biasa bagi putri kesayangan mereka.

Mampukah Lyra bangkit dari keterpurukannya, karena kehadiran seorang pria baik dan sangat berbeda dari Dony mantan suaminya?

Cinta seorang perjaka terhormat yang jatuh cinta pada seorang janda. Yang ternyata benar-benar memperjuangkan Lyra demi menyelamatkan psikologis seorang Kesy putri kesayangan yang menjadi korban perceraian kedua orang tuanya.

Baca kisah perjuangan "Perjaka untuk Janda"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tya Calysta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mana mungkin

"Malam ini aku menceraikan mu, Lyra....!!!" Dony mengucapkan nya dengan sangat sadar.

Mendengar penuturan dari suaminya, sontak membuat kedua bola mata Lyra memerah. Bagaikan petir disiang hari, saat mendengar suaminya menceraikan hanya karena dia meminta haknya sebagai istri.

Ada apa ini? Apa sebenarnya yang terjadi? Apakah dia mengetahui hubungan ku dengan Zul, yang selama ini tertutup rapi. Kenapa malam ini justru Dony lah yang meminta berpisah darinya. Apa salah ku?

Mendengar kata cerai dari bibir Dony, Lyra terduduk di kursi meja makan, tubuhnya seketika lunglai. Apa yang dia lakukan selama ini untuk keluarga tidak berarti apa-apa bagi Dony.

Lyra menatap lekat kearah Dony yang masih berdiri dihadapannya, dan bertanya, "Ada apa sebenarnya, Don? Apa yang terjadi? Setelah dua tahun kamu tidak menyentuhku, sekarang justru kamu menceraikan aku? Bisa jelaskan ada apa dengan rumah tangga kita? Apa kamu tidak kasihan dengan Kesy?"

Dony menatap nanar mata Lyra, dia berucap dengan sangat mudahnya, "Dengar Lyra, kamu tahu keluargaku tidak menyukai dirimu! Bagi mereka kamu terlalu glamor, terlalu banyak rahasia, bahkan kamu terlalu luas dalam bergaul! Aku tidak menyukainya."

Lyra benar-benar tidak percaya atas ucapan Dony, wajahnya seketika memerah, dia menjawab dengan perasaan penuh amarah, "Apa....!? Keluarga!? Kamu tahu aku dari dulu terlalu banyak teman, bahkan aku sangat mencintaimu, Don! Kenapa tiba-tiba kita berpisah, hanya karena aku meminta hak, ku! Siapa yang salah sebenarnya? Aku apa kamu!? Coba kamu kasih tahu!! Aku tidak peduli dengan keluarga, tapi kenapa setelah dua tahun kamu tidak menyentuhku, baru sekarang kamu menceraikan aku!!" teriaknya menggeram.

Dony hanya tersenyum tipis, "Aku akan mengajukan gugatan cerai! Dan aku tidak peduli denganmu!" ucapnya, membuat Lyra semakin terpuruk.

"Aaaagh....!!!" Lyra merasakan sesak di dada. Bahkan semakin menyakitkan, tidak menyangka pengorbanannya selama delapan tahun pernikahan mereka harus berakhir tragis.

.

Suara klakson mobil Lyra tiba di kediamannya, saat memasuki carport perumahan. Menatap putri kecil tengah menanti sang Mama kembali dari aktifitas sebagai seorang wanita karir di sebuah instansi.

Mata Lyra tertuju pada mata tetangga, yang tenga mengintip dari jendela kamar dan menutup gorden kamar pelan. Dia sedikit mendongakkan kepalanya, saat mata bertemu dengan mata sang suami.

Langkah Lyra terhenti saat hendak menutup pagar, berfikir sejenak bergumam dalam hati, "Seperti ada Dony disana. Aaagh, salah lihat kali! Mana mungkin Dony di rumah tetangga. Dia kan masih ada di toko."

Lyra melangkah mendekati sang putri yang berusia tujuh tahun, sejak tadi menanti di depan pintu masuk kediamannya.

Kesy menjauh, saat Lyra semakin mendekat karena perasaan kesal dan merungut. "Aaaagh.... Kesy kesal sama Mama, tadi siang enggak jemput aku!" 

Lyra meletakkan tas kerja diatas meja, mendekati putri kesayangan, merasa bersalah karena tidak memiliki waktu untuk sang putri hari ini. "Maafkan Mama yah sayang."  

Kesy malah masih merungut, karena dia hanya sendirian berada dirumah, yang tidak begitu besar.

Lyra berfikir sejenak, melihat rumah yang sangat sepi, kembali bertanya pada putrinya. "Papa dimana?"

Kesy hanya kembali duduk didepan televisi, tanpa menghiraukan pertanyaan Lyra.

Lyra yang sangat memahami bagaimana sikap putri kesayangan, tidak ingin melanjutkan ceritanya dengan Kesy, dia memilih  masuk ke dalam kamar untuk membersihkan diri. 

Lyra melakukan ritual seperti biasa setelah kembali dari aktifitas setiap hari. Bagi dia melakukan tugas sebagai wanita karir sekaligus istri dan ibu, merupakan satu kebanggaan tersendiri baginya.

Saat Lyra tengah asik mengeringkan rambutnya yang basah, handphone miliknya kembali berdering.

Mata Lyra tertuju pada layar handphone, tertulis nama Zul disana, secepat kilat Lyra menggeser lambang hijau, menyalakan speaker.

["Hmm, halo!"]

["Lagi apa? Udah dirumah?"]

Lyra tertawa kecil, mendengar pertanyaan sahabat barunya, Zul.

["Ya, baru selesai mandi. Kamu lagi dimana? Udah beres kerjaannya?"]

Pertanyaan Lyra membuat Zul di seberang sana semakin senang menggoda wanita bersuami yang sangat ceria sore itu.

Lyra, wanita dewasa berusia 32 tahun yang telah memiliki suami dan putri berusia tujuh tahun. Dia bekerja di sebuah instansi pemerintah di daerahnya.

Suami Lyra yang bernama Dony, berusia 40 tahun, memiliki toko sparepart mesin yang dia rintis sejak menikah dengan Lyra.

Hubungan mereka tidak baik-baik saja. Mereka memilih bersama hanya untuk seorang putri cantik kesayangannya,  Kesy.  

Lyra, begitu menikmati godaannya saat bersama Zul melalui telpon. Lebih dari satu jam, mereka menghabiskan waktu bersama melalui panggilan telepon. Mendengar suara pria muda diseberang sana membuat Lyra menjadi salah tingkah.

["Aaagh, Zul! Kenapa aku jadi pengen seeh."]

Lyra memainkan kakinya saat mereka masih saling menggoda.

["Kamu enak kalau lagi pengen ada suami! Aku bagaimana?"]

Mereka tertawa terbahak-bahak. Lyra benar-benar hanyut dan masuk dalam godaan pemuda seperti Zul.

Kedua telinga Lyra mendengar suara pagar rumahnya terbuka, dia mengintip sedikit dari balik gorden kamar, melihat Dony sudah kembali.

["Zul, suami ku pulang. Kita lanjutkan besok lagi yah. Bye Zul."]

Lyra bergegas memperbaiki piyama satin yang dia kenakan, beranjak keluar dari kamar untuk menemui sang suami.

Kesy menyambut kedatangan Dony yang tampak bahagia, memeluk erat tubuh sang Papa.

Lyra hanya bisa menahan perasaannya saat melihat Dony, yang tampak jelas disebelah rumah sore tadi. Dia bergumam dalam hati, "Apa benar Dony ada di rumah tetangga?"

Lyra melakukan tugasnya sebagai istri, mempersiapkan makan malam keluarga kecilnya. Dia memiliki hasrat seksual yang tinggi dan produktif untuk wanita seusianya. Dia hanya tersenyum tipis melihat suami tercinta mendekatinya.

Dony bertanya hanya sekedar saja, "Tadi siang aku nggak bisa menjemput Kesy. Besok kamu saja yang mengantarkannya ke sekolah,  karena pagi aku harus ke toko."

Lyra mengangguk setuju, baginya tidak ingin berdebat panjang dengan sang suami.

Setelah melakukan makan malam, Lyra menemani Kesy di kamarnya, membacakan cerita dongeng seperti malam biasanya, namun dia kembali teringat cerita tadi sore bersama Zul. Pria muda yang dia kenal lewat salah sambung.

Dony membuka pintu kamar putrinya, pikiran Lyra suaminya akan mengajak berkencan menghabiskan malam bersama seperti layaknya suami istri.

Lyra melangkah keluar menyusul Dony yang kembali menutup pintu kamar Kesy. Dengan wajah menggoda dan memohon Lyra mendekati Dony, memeluk tubuh sispack suaminya dari belakang.

Namun, apa yang terjadi? Dony melepaskan tangan Lyra yang melilit di pinggang pria tersebut, membuat dirinya sebagai istri sedikit merasa tidak nyaman.

Lyra menatap wajah Dony, dia berkata, "Ada apa siih? Sudah dua tahun kamu mengacuhkan aku sebagai istri. Ini rumah tangga atau rumah duka? Aku hanya meminta hak ku sebagai istri, Don! Aku butuh..."

Dony mengelak, wajahnya semakin terlihat mengeras dan kesal. Dia menoleh kearah Lyra, menatap mata Lyra dengan penuh perasaan benci.

Wanita mana yang mau mendengarkan kata talak, di malam yang dia anggap menjadi malam terindah.

Terdengar suara bantingan pintu utama yang mengarah dari arah depan.

Dony meninggalkan kediaman mereka, meninggalkan Lyra yang masih terduduk menangis di meja makan.

Lyra benar-benar tidak menyangka, malam ini menjadi malam terakhirnya bersama sang suami.

Lyra menggeram, "Don, aku akan membalas semua perlakuan mu. Aku tidak peduli dengan semuanya. Bagiku hanya Kesy belahan jiwaku! Kamu akan menyesal! Kamu akan menyesal telah menceraikan aku!!!" 

Lyra semakin hancur dan frustasi. Apa yang harus dia katakan pada kedua orang tuanya? Apa penyebab Dony justru menceraikan dia? Ini merupakan kejutan luar biasa bagi keluarga besar jika mengetahui perceraian mereka.

_________

Pesan Author Pemes untuk para reader.

Terimakasih atas kunjungannya....

Kali ini saya sebagai author akan memberikan give pada pecinta Perjaka untuk Janda...

Silahkan untuk meninggalkan vote dan hadiah terbaik mu.

Dua minggu lagi author akan mengirimkan paket internet untuk para reader yang selalu setia, berdasarkan top fans... 1, 2 dan 3.

Berlaku dari tanggal 5 Agustus 2022 sampai dengan 30 Agustus 2022. Cemungut....🎉👍💪🌹

Salam Author Pemes

Tya Calysta...

1
Ulaand Dharie Tadie
semangattt thorrr
Ulaand Dharie Tadie
semangattt thooortr
Did Nispi Alaeni
lier bacanya juga
sabri eva
sukurin...lagian masih bocil udah gatel...belajar orang mah..masih kecil udah seneng Ade kecil.
sabri eva
mangkanyaaaa...jadi janda jangan tengil..baru jadi PNS udah bangga..
udah bagus di demenin Ama Zul.
sabri eva
ceraikan saja dia Zul..janda ngga tau diri..
kalo Eva jadi Zul,Eva talak sepuluh,supaya ngga bisa ketemu LG di neraka maupun di sorga .😁
Eti Eti
moga ceritanya menarik
aku mampir thor
Itha Fitra
mulut laki ny kyak ember
Itha Fitra
duo setan itu gk ada gawe lain slain gentayangn
Itha Fitra
sok" an mau nuntut,modal buat gugatan aja hsil malak istri
Itha Fitra
hahaha,,udh buntu msih mau belagu.dsr doni gk pny malu..
Itha Fitra
kluarga gila
Itha Fitra
ini rmh tangga,atau rmh duka?
Nefertari Atika
Lah darimana iaparnya tau?
Nefertari Atika
Baru baca sepenggal aja pengen teriak. 🤣
Ribut Herdyanti
Kecewa
Ribut Herdyanti
Astaghfirullah kok ada manusia semacam Doni. semoga Lyra diberikan ketabahan. n bisa hidup bahagia n menemukan jodoh yg terbaik
Elga Cynthia
knp blm ada kelanjutanya ??
Mamax Arfatih
suka banget dg tokoh zul....
sifat dan sikapnya sangat aku dambakan. masih adakah d dunia nyata ini laki2 sprt zul
Sari kem
aku sangat emosi seandainya ada di depan matakuaku tonjok ayah macam dia huhuhih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!