NovelToon NovelToon
Setelah 8 Tahun ( Ditinggal Nikah)

Setelah 8 Tahun ( Ditinggal Nikah)

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:102.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yutantia 10

Setelah 8 tahun pacaran, Nisa yang menunggu dilamar di hari anniversary, justru merima kenyataan pahit jika ia diputuskan oleh Sandi dengan alasan tak setara.

Tapi takdir seperti sedang mengajak bercanda, sebulan kemudian Sandi datang ke rumahnya untuk melamar. Namun bukan ia yang dilamar, melainkan Naina, sang adik yang lulusan S1 dan bekerja sebagai teler di salah satu bank swasta.

Disaat ia terpuruk, ada sosok yang tak sengaja hadir dalam kehidupannya. Sosok yang begitu baik dan humoris, tapi kadang menyebalkan. Dia adalah Januar, seoarang driver ojol.

"Kalau jodoh memang harus setara, kamu nikah sama aku aja, Mbak." Ajakan nikah Januar alias Ojan, hanya disenyumin saja oleh Nisa.

Tapi Ojan, pantang menyerah, ia terus mendekati Nisa, hingga akhirnya wanita itu luluh. Tapi satu kenyataan pahit, membuat Nisa kembali terpuruk. Ternyata selain seorang ojol, Ojan juga merupakan mahasiswa S2. Apakah sekali lagi, ia harus patah hati karena alasan kesetaraan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutantia 10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5

"Jan, sini kamu!"

Ojan yang baru pulang, langsung kena semprotan Ibu negara. Ia dengan langkah ogah-ogahan, dan senyuman yang dipaksakan, berjalan ke sofa tempat kedua orang tuanya sedang duduk manis. Kalau ditungguin seperti ini, dia bisa menduga kemana arah pembicaraan nantinya.

"Jam segini baru pulang." Dewi, Mama Ojan itu mulai mengomel.

"Apa sih Mah, orang baru jam 10 juga. Lagian aku ini anak laki-laki, masa pulang jam segini diomelin."

"Gara-gara kamu, Jan, Papa jadi nahan kantuk, dipaksa nungguin kamu pulang." Yapto, Papa Ojan ikutan menggerutu.

"Tadi teman Mama WA, katanya pas ke salon, kamu yang nganterin. Dia sampai kirim foto kamu, mastiin gak salah orang. Pokoknya mulai besok, jangan ngojek lagi, Mama malu."

Tuh kan, bahasan itu lagi itu lagi, Ojan garuk-garuk kepala. "Ngapain malu sih Mah, ngojek itu kerjaan halal. Aku gak nyuri, gak begal, gak nipu orang. Bagian mananya yang bikin Mama malu."

"Kalau pengen kerja, ya kerja aja di tempat Papa, kenapa harus ngojek?" Sebenarnya Dewi sudah lelah ngomong soal ini, tapi anaknya itu terlalu bandel, susah diomongin.

"Mah, aku itu masih nyambi kuliah S2. Kalau kerja kantoran, bakalan makin banyak tekanannya, takut gak bisa fokus kuliah. Lagian ya Mah, kalau aku kerja di perusahaan Papa, sungkan sama karyawan lain kalau harus berkali-kali cuti gara-gara musti ngampus. Paling bener emang ngojek, waktunya fleksibel."

Di perusahaan Papanya, kualifikasi untuk menjadi seorang manager, minimal pendidikan S2, jadi kalau tidak mau kerja jadi staf dulu, merangkak dari bawah, Ojan harus punya ijazah S2.

"Fleksibel sih fleksibel, tapi bikin malu. Udah, mending gak usah kerja, fokus kuliah."

"Aku pengen dapat uang sendiri, Mah," rengek Ojan. "Masa umur udah mau 24 masih minta duit terus, malu."

"Malu sama siapa?"

"Sama..." Ojan garuk-garuk kepala sambil celingukan. "Ah itu, malu sama Mbak Ute." Menunjuk ART yang kebetulan lewat. "Dia umur 19 tahun udah nyari uang sendiri, gak minta-minta."

"Udahlah Mah, biarin aja." Yapto ada dipihak Ojan. "Anak mau kerja biarin aja, malah bagus, biar dia ngerti gimana susahnya nyari uang. Biar dia juga ngerti cara menghargai duit, gak cuma pintar ngabisin duit, kayak..."

"Kayak siapa?" Dewi merasa tersindir.

"Kayak...kayak..." Yapto memberi kode pada Ojan untuk membantu nyari jawaban yang aman setelah ia nyindir terlalu tepi jurang banget.

"Kayak Mama katanya." Ojan malah langsung matiin.

"Enggak, enggak Mah. Papa gak bilang gitu." Yapto memelototi putranya.

"Ya tapi kan Mama malu Pah, sama teman-teman."

"Papa punya ide." Yapto bangkit dari duduknya, mendekati sang istri, berdiri di sebelahnya. "Biar Mama gak malu, gak usah keluar rumah, gak usah ketemu teman, gak usah makan di luar, nyalon, dan lain laun. Udah kemana-mana pokoknya."

Ojan menahan tawa. "Bilang aja biar ngirit pengeluaran, Pah."

Dewi melirik suaminya sengit, sementara sang suami garuk-garuk kepala.

"Usaha kan gak apa-apa, Jan." Yapto, mundur pelan-pelan, kembali duduk di sofa.

Ojan mengambil dompet di saku celana. "Nih Mah, aku kasih uang hasil kerjaku. Uang hasil keringat anakmu yang ganteng ini." Dengan bangganya, ia menarik satu lembar uang kertas, memberikan pada Mamanya.

Dewi melotot melihat uang warna ungu, nominal sepuluh ribu yang sudah lecek dan kotor.

"Bwa hahaha." Tawa Yapto langsung meledak. "Lumayan Mah, bisa buat beli somay."

"Gak boleh Pak, somai sekarang harganya 20 ribu," celetuk Mbak Ute, menahan tawa.

"Eh, salah ngambil Mah, jangan cemberut dong." Ojan menarik kembali uang di tangan Mamanya. Ia lalu mengambil uang pecahan seratus ribu tiga lembar. "Nih, buat Mamaku tercinta. Do'ain besok dapat banyak orderan plus banyak tips. Eh, kalau gak salah, teman Mama tadi ngasih aku tips 100 deh."

Dewi rasanya pengen nangis, pasti temannya sedang mengasihani anaknya.

"Ojan percaya, doa Mama itu langsung tembus langit. Do'ain besok banyak penumpang ya, Mah. Biar aku bisa ngasih Mama uang lebih banyak." Ia mengecup pipi Mamanya yang masih bengong. "Malem Mah, aku ngantuk, mau tidur."

1
Esther
Ojan bikin penasaran...
Teh Qurrotha
kunaon ih Ojan, maen teka teki aja
Shee_👚
napas dulu sa, ampun deh dah kaya kereta aja panjang amat🤣🤣🤣
Shee_👚
pak Bambang pasti rasanya kecewa dan merasa gagal dalam mendidik anaknya😭😭😭
Shee_👚
asyik nisa dah mulai sadar ini, tenang sa, ojan baik ko dia lagi dalam keadaan sibuk kuliah
Aidil Kenzie Zie
Jan jangan buat Mbak mu bertanya-tanya 😡😡😡
Shee_👚
cie....ada yang merasakan kehilangan
Siti Hajar
benar2 nih, buat penasaran.
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
kasiannya ortumu nis
Felycia R. Fernandez
positif thinking aja Nisa,mungkin Ojan lagi sibuk.tapi aku kepikiran Ojan lagi cedera ,dan mau kontrol ke RS .semoga Ojan gak lagi dijodohkan ya ma mama nya ,kesian Nisa harus patah hati lagi...
@$~~~tINy-pOnY~~~$@: sibuk kuliah mungkin
total 1 replies
Patrick Khan
Ojan belajar jd c i o mangkne ilang
hiro_yoshi74
jangankan nisa aku pun juga penasaran x jan ?
Asni Kenedy
ada masalah apa gerangan si Ojan yaa
MamDeyh
Ojan jgn byk tingkah deh. Pake menghilang 😒
aleena
/Sob//Sob//Sob//Sob/ayah gak salah
yg salah naina karna sifat IRI
yg membutakan mata hatinya /Puke//Puke/
olyv
ojan oh ojan where are you? 😂
olyv
jadi kasihan pd bapak mu nisa
Aidil Kenzie Zie
kang Ojan kemana kok nggak ada kabar Nisa bingung nyariin
Ummah Intan
sebentar lg ortu naina tahu klo ternyata naina dan sandi selama ini selingkuh
Ummah Intan
astagfirullah..apa naina dah hamil?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!