13. malam pertama

Saat pangeran Indra membuka matanya dia sudah tiba di gerbang Istana Buana, Pengawal yang berjaga bergegas mendatangi pangeran, dan memegang pelana kudanya.

Pangeran turun dan segera masuk ke istana, langsung menuju paviliunnya, paviliun Elang, pavilun yang mencerminkan penghuninya yang gagah perkasa, seluruh dinding di cat coklat, semua perabot juga berwarna coklat, dengan ornamen dan pohon pohon yang rindang disekeliling paviliun sangat teduh dan nyaman.

Dindingnya dihiasi kepala kijang, rusa, gading gajah, dan burung2 yang di awetkan hasil buruan pangeran Indra.

Pangeran segera masuk ke pavaliun, dan segera memerintahkan dayang Kenanga dan dayang Juita untuk menyiapkan air hangat untuknya, hari yang sangat melelahkan pangeran ingin berendam untuk melepas penatnya.

Karena terlalu lelah pangeran tertidur saat berendam, pangeran terbangun saat hawa dingin mulai merasuki tubuhnya, "Ah dinginnya, ternyata aku tertidur hingga air mandiku yang hangat sudah berubah sedingin es".

Pangeran bergegas keluar dan mengeringkan tubuh di kamar, dan segera berpakaian, pangeran memanggil dayang Kenanga "Kenanga siapkan makan untukku, aku lapar sekali, sejak tadi aku belum makan".

"Menjunjung titah pangeran" dayang Kenanga menunduk hormat dan segera berundur menyiapkan makanan untuk pangeran.

Tak lama kemudian dayang Kenanga datang bersama 3 orang dayang lainnya, membawa makanan untuk pangeran Indra, Pangeran makan dengan lahap, terlihat sekali dia sangat lapar karena tadi siang setelah insiden dijamuan makan dia tidak sempat makan apapun.

Setelah makan pangeran Indra berjalan jalan mengelilingi taman di paviliunnya, memberi makan ikan-ikan di kolam peliharaannya, sambil memperhatikan para pengawal yang sedang berjaga.

Malam pertama sejak berpisah dengan Suri, pangeran Indra sangat gelisah bermacam andaian berkecamuk di difikirannya, "bagaimana kalau Suri menolakku? bagaimana jika dia membenciku? bagaimana jika Suri telah dijodohkan? accggghhhh.... kalau begini kepalaku bisa pecah.

Pangeran menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal, "aku harus mengirim telik sandi untuk mencari tahu".

"Pengawal perintahkan Angin Bayu untuk menghadap, ke paviliunku" Pangeran Indra memerintahkan pengawal yang berjaga di pintu belakang paviliunnya untuk memanggil Angin Bayu telik sandi kerajaan yang sangat handal.

(telik sandi \= mata mata kerajaan)

"Menjunjung titah pangeran" pengawal segera membungkuk hormat dan berjalan mundur, segera berlalu memanggil Angin Bayu di kediaman khusus para telik sandi di bagian barat istana Buana.

30 menit kemudian terdengar langkah langkah kaki mendekat dengan cepat Angin Bayu dan pengawal sudah tiba di hadapan pangeran "Sembah hamba pangeran, siap melaksanakan tugas" Angin Bayu memberi hormat.

"Aku ingin kamu pergi istana Swarnabumi, perhatikan setiap gerak gerik putri Dayang Suri, laporkan semua padaku" "menjunjung titah pangeran" Angin Bayu segera berundur dan memberi hormat.

Tidak bertanya apapun pada pangeran karena dia tahu sifat pangeran yang tidak suka jika bawahannya banyak bertanya sebagai telik sandi kerajaan harus pintar memahami tugas yang di emban, pintar menyusun strategi dan tinggi pula ilmu kanuragannya.

Angin Bayu segera mempersiapkan diri di kamarnya, dan mulutnya komat kamit merafal mantra dan sesaat kemudian tubuhnya menghilang, dan muncul kembali di kerajaan Swarnabumi, Angin Bayu berteleportasi, dan langsung mencari kediaman Suri.

Sementara itu di kediamannya, Suri baru saja selesai mandi. Suri termenung di depan kaca dia hanya duduk diam sementara dayang setianya Melati mengeringkan rambutnya yang basah, Melati memperhatikan saja tingkah tuan putrinya yang aneh.

"Aneh tak biasa Putri diam seperti ini, biasanya dia sangat ceria dan cerewet" Melati berkata dalam hati. Hingga selesai Melati menata rambut dan meriasnya Suri masih saja tak bergeming.

"Sudah selesai putri" Melati memecahkan lamunan Suri, terima kasih Melati kau boleh pergi, "katakan pada ayahanda aku lelah sekali rasanya aku ingin langsung beristirahat".

Suri memerintah Melati untuk segera meninggalkannya, "Maaf putri, tadi Panglima berpesan supaya putri segera turun ke ruang makan, Putra mahkota datang berkunjung" Melati menjelaskan sambil menunduk, dalam hati Melati berkata maafkan, maafkan hamba putri.

"hmmmm, baiklah, aku segera kesana", Suri mendesah pelan, mengambil selendang warna senada yang disiapkan Melati, menyampirkan dibahu dan berputar di depan cermin memastikan dandannya sudah rapi.

Episodes
1 1.Putri Dayang Suri
2 2. Seperti Anjing dan Kucing
3 3. Benci?
4 4. Rindu
5 5. Mimpi yang sama
6 6. mimpi yang nyata
7 7. Jadilah kekasihku
8 8. Calon istri
9 9. Cinta dari hati
10 10. Kejujuran 1
11 11. Kejujuran 2
12 12. Berpisah untuk bertemu kembali
13 13. malam pertama
14 14. Putra mahkota datang merisik
15 15. Putra mahkota datang merisik 2
16 16. Hari patah hati
17 17. Berita mengejutkan.
18 18. Merana
19 19. Maaf, Kanda melanggar janji
20 20. Mimpi Aneh Putra Mahkota
21 21. Mimpi aneh putra mahkota 2
22 22. Penantian yang panjang
23 23. Penantian Panjang 2
24 24. Hari jadian
25 25. Insiden di pasar
26 26. Hari jadian 2
27 27. Mabuk cinta
28 28. Mabuk cinta 2
29 29. Kasmaran
30 30. Hang Nadim
31 31. Putra Mahkota cemburu buta
32 32. Pangeranku hatiku cemburu juga
33 33. Ini hari kita
34 34. Kedatangan Putra Mahkota
35 35. Berita mengejutkan
36 36. Rahasia Putri Dayang Suri
37 37. Persiapan Pernikahan
38 38. Hari Pernikahan
39 39. Hancurnya pesta pernikahan
40 40. Reinkarnasi Dayang Suri menjadi Putri Dara Jingga
41 41. Putriku Putri Dara Jingga
42 42. Pangeran Indra, Pangeran Mudo Mangkuto
43 43. Mimpi yang berulang
44 44. Pangeran dalam mimpiku
45 45. Jawaban teka teki
46 46. Pesta Panen Kerajaan Tanah Gadang
47 47. Pangeran dalam mimpi
48 48. Biar aku yang memilih
49 49. Kembali Mencari
50 50. Menemukan Suri di Kerajaan Swarna Dwipa
51 51. Menemukan Suri di Kerajaan Swarna Dwipa 2
52 52. Melepas rindu
53 Melepas rindu 2
54 54. Bertemu untuk berpisah lagi
55 55. Mencari Cinta di Negeri Johor
56 56. Mencari Cinta di Negeri Johor 2
57 57. Menemukan Suri
58 58. Membuat Zarra jatuh cinta.
59 59. Membuat Zarra jatuh cinta 2
60 60. Mundur selangkah untuk maju 5 langkah.
61 61. Bertemu nenek sihir.
62 62. Zarra kamu adalah kekasihku
63 63. Hancur sudah harapan
64 64. Pangeran Lemah
65 65. Tunggu kanda sayang
66 66. Ah sayang aku merindukanmu
67 67. Apa dia sudah gila?
68 68. Jangan membenciku dinda nanti benar benar cinta
69 69. Sang pengganggu
70 70. Apa yang merasukimu putri?
71 71. Ternyata anak manja kita sudah dewasa
72 72. Dilamar?
73 73. Dimanakah calon istriku?
74 74. Malam pertunangan
75 75. Dia Matahariku
76 76. Kangmas tunggu aku
77 77. Keyza Anastasya Putri Zulkifli
78 78. Keyza Anastasya Putri Zulkifli 2
79 79. Pulang
80 80. Tulungi ulun ngah (Tolong saya ngah)
81 81. Tulungi ulun ngah (Tolong saya ngah)
82 82. Aku merindukanmu pangeran
83 82. Papa Keyza Mau....
84 83. Terima kasih, terima kasih telah membantu kami
85 84. Terima kasih
86 85. Apa kau tidak ingin menghukumku?
87 86. Apa itu? Apa aku sudah bisa melihat lagi?
88 87. Rahasia terbongkar
89 88. Melarikan Diri.
90 89. Sang Penghianat
91 91. Lee Mey Hwa
92 92. Lee Mey Hwa 2
93 93. Lee Mey Hwa
94 94. Lee Mey Hwa 3
95 95. Lee Mey Hwa 4
96 96. Lee Mey Hwa 5.
97 97. Lee Mey Hwa 6
98 98. Lee Mey Hwa 7
99 99. Lee Mey Hwa 8
100 100 Lee Mey Hwa 9
101 101. Lee Mey Hwa 10
102 102. Lee Mey Hwa 11
103 103. Lee Mey Hwa 12
104 104. Menolak pernikahan
105 105. Putri Mahkota Dayang Suri Hilang
106 106. Dalang Penculikan
107 107. Kembali ke desa Liang Fu
108 108. Bertarung sampai titik darah penghabisan
109 109. Menuju hari bahagia
110 110. Menuju hari bahagia 2
111 111. Menuju Hari bahagia 3
112 112. Akhir bahagia
113 ekstra part.1
114 Ekstra part 2
115 Ekstra Part 3
116 ekstra part 4
117 Ekstra part.5
118 Ekstra Part 6
119 Ekstra Part 7
120 Ekstra Part 8
121 Ekstra Part.9
122 10.
123 11.
124 12.
125 13.
126 14.
127 15.
Episodes

Updated 127 Episodes

1
1.Putri Dayang Suri
2
2. Seperti Anjing dan Kucing
3
3. Benci?
4
4. Rindu
5
5. Mimpi yang sama
6
6. mimpi yang nyata
7
7. Jadilah kekasihku
8
8. Calon istri
9
9. Cinta dari hati
10
10. Kejujuran 1
11
11. Kejujuran 2
12
12. Berpisah untuk bertemu kembali
13
13. malam pertama
14
14. Putra mahkota datang merisik
15
15. Putra mahkota datang merisik 2
16
16. Hari patah hati
17
17. Berita mengejutkan.
18
18. Merana
19
19. Maaf, Kanda melanggar janji
20
20. Mimpi Aneh Putra Mahkota
21
21. Mimpi aneh putra mahkota 2
22
22. Penantian yang panjang
23
23. Penantian Panjang 2
24
24. Hari jadian
25
25. Insiden di pasar
26
26. Hari jadian 2
27
27. Mabuk cinta
28
28. Mabuk cinta 2
29
29. Kasmaran
30
30. Hang Nadim
31
31. Putra Mahkota cemburu buta
32
32. Pangeranku hatiku cemburu juga
33
33. Ini hari kita
34
34. Kedatangan Putra Mahkota
35
35. Berita mengejutkan
36
36. Rahasia Putri Dayang Suri
37
37. Persiapan Pernikahan
38
38. Hari Pernikahan
39
39. Hancurnya pesta pernikahan
40
40. Reinkarnasi Dayang Suri menjadi Putri Dara Jingga
41
41. Putriku Putri Dara Jingga
42
42. Pangeran Indra, Pangeran Mudo Mangkuto
43
43. Mimpi yang berulang
44
44. Pangeran dalam mimpiku
45
45. Jawaban teka teki
46
46. Pesta Panen Kerajaan Tanah Gadang
47
47. Pangeran dalam mimpi
48
48. Biar aku yang memilih
49
49. Kembali Mencari
50
50. Menemukan Suri di Kerajaan Swarna Dwipa
51
51. Menemukan Suri di Kerajaan Swarna Dwipa 2
52
52. Melepas rindu
53
Melepas rindu 2
54
54. Bertemu untuk berpisah lagi
55
55. Mencari Cinta di Negeri Johor
56
56. Mencari Cinta di Negeri Johor 2
57
57. Menemukan Suri
58
58. Membuat Zarra jatuh cinta.
59
59. Membuat Zarra jatuh cinta 2
60
60. Mundur selangkah untuk maju 5 langkah.
61
61. Bertemu nenek sihir.
62
62. Zarra kamu adalah kekasihku
63
63. Hancur sudah harapan
64
64. Pangeran Lemah
65
65. Tunggu kanda sayang
66
66. Ah sayang aku merindukanmu
67
67. Apa dia sudah gila?
68
68. Jangan membenciku dinda nanti benar benar cinta
69
69. Sang pengganggu
70
70. Apa yang merasukimu putri?
71
71. Ternyata anak manja kita sudah dewasa
72
72. Dilamar?
73
73. Dimanakah calon istriku?
74
74. Malam pertunangan
75
75. Dia Matahariku
76
76. Kangmas tunggu aku
77
77. Keyza Anastasya Putri Zulkifli
78
78. Keyza Anastasya Putri Zulkifli 2
79
79. Pulang
80
80. Tulungi ulun ngah (Tolong saya ngah)
81
81. Tulungi ulun ngah (Tolong saya ngah)
82
82. Aku merindukanmu pangeran
83
82. Papa Keyza Mau....
84
83. Terima kasih, terima kasih telah membantu kami
85
84. Terima kasih
86
85. Apa kau tidak ingin menghukumku?
87
86. Apa itu? Apa aku sudah bisa melihat lagi?
88
87. Rahasia terbongkar
89
88. Melarikan Diri.
90
89. Sang Penghianat
91
91. Lee Mey Hwa
92
92. Lee Mey Hwa 2
93
93. Lee Mey Hwa
94
94. Lee Mey Hwa 3
95
95. Lee Mey Hwa 4
96
96. Lee Mey Hwa 5.
97
97. Lee Mey Hwa 6
98
98. Lee Mey Hwa 7
99
99. Lee Mey Hwa 8
100
100 Lee Mey Hwa 9
101
101. Lee Mey Hwa 10
102
102. Lee Mey Hwa 11
103
103. Lee Mey Hwa 12
104
104. Menolak pernikahan
105
105. Putri Mahkota Dayang Suri Hilang
106
106. Dalang Penculikan
107
107. Kembali ke desa Liang Fu
108
108. Bertarung sampai titik darah penghabisan
109
109. Menuju hari bahagia
110
110. Menuju hari bahagia 2
111
111. Menuju Hari bahagia 3
112
112. Akhir bahagia
113
ekstra part.1
114
Ekstra part 2
115
Ekstra Part 3
116
ekstra part 4
117
Ekstra part.5
118
Ekstra Part 6
119
Ekstra Part 7
120
Ekstra Part 8
121
Ekstra Part.9
122
10.
123
11.
124
12.
125
13.
126
14.
127
15.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!