Ehem! Pangeran Indra Buana berdehem, memecahkan lamunan Dayang Suri. "Aku tahu aku memang tampan, tak perlu kau mengatakannya"
Kata pangeran Indra Buana dengan angkuhnya, "Cih! sombong sekali, siapa juga yang bilang kamu ganteng" jangan terlalu jumawa kisanak di luar sana banyak yang lebih ganteng tapi tidak sombong seperti kisanak!" jawab Dayang Suri dengan wajah kesal.
Pangeran Indra Buana tersenyum kecut mendengar jawab Dayang Suri yang sangat ketus dan gaya bicara yang ceplas ceplos tanpa jeda, dia jadi geleng-geleng kepala sambil berkata dalam hati.
"siapakah gerangan perempuan cantik ini?dari kerajaan mana dia? sungguh berbeda dari putri putri kerajaan yang selalu genit mencari perhatianku, sepertinya dia juga ahli dalam bela diri, menarik sekali".
"Ehem3x kali ini Dayang Suri yang mendehem memecah lamunan Pangeran Indra Buana, "Aku tahu aku cantik tapi tak perlu juga kisanak terpesona sampai menganga begitu bisa-bisa meleleh nanti air liurmu kisanak ha.. ha.. ha.."
Dayang Suri merasa sangat konyol melihat ekspresi Pangeran Indra Buana, dan dia sangat senang sekali bisa mengerjai Pangeran Indra Buana,
" Siapa suruh sombong padaku, kau belum tahu banyak pangeran yang lebih ganteng darimu saja kutolak, he.. he.. he.. Dayang Suri berkata dalam hati sambil tersenyum licik penuh kemenangan.
"Dasar perempuan sialan, kau sungguh tidak tahu sopan santun, sudah masuk wilayahku tanpa izin bukannya minta maaf tapi malah berani-beraninya menghinaku, apa kau tahu aku adalah Pangeran Indra Buana Putra Mahkota Kerajaan Buana Gemilang!"
Pangeran Indra Buana menatap Dayang Suri dengan amarah yang sudah hampir meluap, matanya memerah dan tangannya mengepal menahan amarahnya, "Sayang sekali kau perempuan kalau lelaki kau sudah mati sejak pertama menginjakkan kaki di tanahku!".
"Lancang sekali tuanku mengaku kalau ini wilayahmu! jawab Dayang Suri dengan berani, "ini wilayah Kerajaan Swarna Bumi dan apa kau tahu aku adalah Putri Dayang Suri, Putri Panglima Perang Kerajaan Swarna Bumi, Panglima Hang Tuah yang terkenal itu, memangnya kalau aku perempuan kenapa, kau fikir aku takut padamu, ayo kita bertarung kita buktikan siapa yang lebih tangguh" Dayang Suri memasang kuda-kuda siap bertarung menantang Pangeran Buana.
Tanpa mereka sadari ada dua pasang mata yang memperhatikan mereka dari balik semak-semak, ternyata mereka adalah Raja Surya Buana dan Permaisuri Intan Buana, mereka memperhatikan putranya dan seorang putri yang tak dikenal sedang adu mulut.
Raja Surya tersenyum melirik Permaisurinya, "Apa adinda sependapat denganku?" tanya Raja Surya Buana pada Permaisuri Intan Buana dengan senyum penuh makna. "Benar sekali kakanda" jawab permaisuri dengan senyum mengembang.
Merekapun akhirnya keluar dari persembunyiannya, dengan sekali lompatan mereka sampai di tengah-tengah pangeran Indra Buana dan Putri Dayang Suri keliatan sekali kalau sepasang raja dan ratu ini memiliki ilmu kanuragan yang tak bisa dianggap enteng. "Ayahanda? Bunda?" pangeran sangat terkejut seraya menghatur sembah pada ayah dan bundanya.
Permaisuri Intan Buana menyentuh pundak putranya "berdirilah anakku, permaisuri berbicara dengan lembut pada Pangeran Indra Buana, Pangeran pun berdiri dengan kepala tertunduk malu pada ayah dan bundanya, "Beginikah caramu memperlakukan tamu anakku?" tanya Raja Surya Buana pada Pangeran Indra Buana, Raja berbicara sambil menatap tajam pangeran Indra Buana.
"Maafkan ananda ayahanda, tapi putri ini yang sudah duluan bersikap tidak sopan pada ananda" jawab pangeran sambil menatap Dayang Suri dengan pandangan yang seakan-akan ingin mencabik-cabik Dayang Suri. "Enak saja, Pangeran duluan yang mulai!" jawab Dayang Suri tak kalah ketus pada Pangeran Indra Buana.
"Sudah-sudah" jawab Permaisuri Intan Buana melerai Pangeran Indra Buana dan Dayang Suri yang sudah memulai lagi pertengkaran mereka. "Kalian ini seperti anjing dan kucing" kata Ratu Intan sambil tersenyum penuh arti pada Pangeran Indra Buana dan Dayang Suri.
Hai readers, ☺ aku sengaja ambil setting kerajaan biasa, bukan cina atau eropa, karena yang sudah banyak aku baca selalu aja latarnya kerajaan cina, biar beda aja gitu gaesss, cintai produk dan budaya sendiri dulu baru budaya laen he3x walaupun hanya dunia hallu 😁 happy reading, ku tunggu komen mu, oh iya jangan lupa like kalo suka, kalo ngga jangan dihina ya cukup diem2 aja, karna komen pedas bikin hati panas, mood nulis bisa meluap gaesss, tq n i love you muach3x😘😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 127 Episodes
Comments
Rini
tetap semangat
2021-12-04
0
Rini
like kak seru
2021-12-04
0
Rini
seru
2021-12-04
0