Labrak

"Jadi kamu mau balik lagi ke kantor?"

Clara bertanya pada Ferdi ketika mereka telah selesai makan dan kini sudah masuk ke dalam mobil.

"Iya mbak, masa saya bolos." jawab Ferdi sambil tertawa.

Clara pun ikut tertawa seraya menginjak pedal gas cukup dalam.

"Ya udah, aku anterin kesana lagi. Kirain kamu mau pulang atau apa."

"Emang kantor bapak moyang?" Ferdi berseloroh, membuat Clara makin tertawa.

Sepanjang hidup ia langsung bekerja di perusahan milik orang tuanya, dan tak pernah merasakan bekerja di kantor orang lain. Ia punya kuasa dan bisa pergi kemanapun sesuka hatinya meski itu di jam kerja.

Tak seperti Ferdi yang dari pertama lulus kuliah memang langsung bekerja pada orang lain. Ia menjadi pribadi yang disiplin dan cukup taat aturan.

Disepanjang perjalanan menuju ke kantor itulah, Clara banyak bertanya pada Ferdi mengenai perusahaan tempat dimana kini pemuda itu bekerja.

Bergerak di bidang apa perusahaan tersebut dan sudah berjalan berapa lama. Serta apakah Ferdi senang berada di sana atau tidak.

"Saya jujur senang ada disitu. Karena kalau nggak senang, pasti saya udah resign." Ferdi menjawab pertanyaan Clara.

"Ya kali aja kamu sebenarnya udah nggak senang dan nggak nyaman, tapi bertahan karena butuh salary nya. Kebanyakan karyawan kan kayak gitu. Pengen resign, tapi mikirin cicilan."

Clara berkata sambil tertawa, begitupula dengan Ferdi.

"Saya kebetulan nggak ada cicilan apa-apa mbak." ujarnya.

"Oh ya?"

"Iya." jawab pemuda itu.

"Saya tipikal orang yang kalau mau beli sesuatu, saya kumpulkan dulu uangnya sampai cukup. Barus saya beli." lanjutnya lagi.

"Wah, langka tuh anak muda kayak kamu. Biasanya kan milenial kayak kita, gen z, dan lain-lain itu selalu pengen cepat punya. Biar cepat bisa flexing di sosial media."

"Hahaha, saya bukan affiliator mbak." seloroh Ferdi, dan lagi-lagi Clara tertawa.

"Kamu tenyata suka bercanda juga ya." ujar wanita itu kemudian.

"Dikit." jawab Ferdi sambil tertawa kecil.

"Bagus dong kalau kamu nggak punya cicilan, jadi nggak ada beban. Tadinya saya itu mau nawarin kamu kerja di tempat saya. Karena kamu udah nolongin saya, jadi saya mau kasih kamu kerjaan. Saya bisa kasih salary dua kali lipat." ucap Clara.

Ferdi diam, gajinya saat ini adalah sekitar 7 juta rupiah. Jika wanita itu bisa memberinya dua kali lipat, maka Ferdi bisa mendapatkan sekitar 14 juta setiap bulannya. Menarik memang, sampai kemudian wajah Nathan melintas dan menari-nari di depan matanya.

Belum lagi Jordan dan Sean yang tiap menjelang weekend selalu membuat es Amer alias es anggur merah. Dan biasanya mereka menghabiskan waktu dengan bermain game online bersama sambil menikmati es tersebut.

Juga ada Nova yang selalu sewot setiap kali ia ganggu. Bayangan saat Nathan curhat ketika mereka mengalami kerugian. Lalu mereka bahu membahu membangun kembali apa yang sudah rusak secara bersama-sama.

Hal tersebut sepertinya tak bisa tergantikan dengan uang berapapun. Belum tentu di kantor baru ia akan mendapatkan suasana yang sama.

"Makasih mbak atas tawarannya. Tapi saat ini kami sedang berkembang dan saling membutuhkan satu sama lain di kantor tersebut." ucap Ferdi.

Clara menarik nafas, mengangguk, dan tersenyum pada Ferdi.

"Ya udah kalau gitu, tapi kita tetap berteman ya setelah ini. Siapa tau kita saling membutuhkan bantuan." ucap Clara.

"Iya mbak." jawab Ferdi kemudian.

Tak lama berselang, mobil Clara tiba di depan kantor Ferdi. Sebab tadi mereka pun tak berjalan jauh dari sana.

"Braaak."

Jessica muncul dan menggebrak mobil Clara dari depan.

"Keluar lo!" ujarnya menunjuk Clara.

Ferdi dan Clara yang terkejut dengan kehadiran wanita itu pun keluar.

"Apa-apaan sih?" Ferdi bertanya dengan nada marah pada perempuan itu.

"Kamu yang apa-apaan?" Jessica balas berteriak pada Ferdi. Ia kini melihat ke arah Clara.

"Pantes ya cowok gue berubah, ternyata gara-gara lo." teriak Jessica pada wanita itu.

Ia ingat betul kemarin melihat Clara juga ada di tempat ini, dan Jessica sempat menyinggung soal perempuan itu.

"Kamu udah gila ya."

Ferdi menarik Jessica, namun Jessica menyentakkan tangannya.

"Ini kan cewek sialan yang udah bikin kamu berubah?"

Jessica mendorong bahu Clara, membuat Ferdi benar-benar baik pitam kali ini. Ia menarik perempuan itu dan membawanya sedikit menjauh.

"Jaga sikap kamu, Jessica."

"Lepasin aku, dasar tukang selingkuh!" teriak Jessica kemudian.

Pada saat yang bersamaan Jordan, Sean, Nova, Nathan, dan beberapa karyawan lainnya baru saja selesai istirahat makan siang dan menyaksikan hal tersebut.

"Apa kabar perbuatan kamu?" Ferdi balas berteriak.

Clara benar-benar merasa bingung atas kejadian ini.

"Oh, jadi secara nggak langsung kamu mengatakan kalau perempuan ini adalah pacar kamu?"

"Kalau iya, kenapa?"

Petir seakan menyambar. Jessica terkejut seraya menatap Ferdi, lalu menatap ke arah Clara.

"Itu kan yang mau kamu dengar?" ujar Ferdi lagi.

Jantung Jessica serasa mau lepas. Ia tak menyangka jika Ferdi yang selama ini selalu menjadi budak cinta dalam hubungan, kini memiliki wanita lain. Tadinya ia berniat kesini untuk berbaikan dengan Ferdi pasca pertengkaran mereka kemarin. Tapi nyatanya inilah yang terjadi.

"Tega kamu, Fer."

"Ngaca diri, Jess. Kamu selingkuh sama om temen aku, apa itu bukan perbuatan yang tega?. Dimana hati kamu saat kamu tidur sama laki-laki lain, disaat kamu masih punya hubungan sama aku."

Jessica makin terkunci mulutnya. Clara kini jadi tau masalah apa yang tengah di hadapi Ferdi. Sementara Jordan, Sean, dan yang lainnya tak bisa ikut campur. Mereka hanya bisa memperhatikan.

"Pergi kamu dari sini, dan jangan pernah cari aku lagi. Kita selesai."

Nafas Jessica memburu demi mendengar perkataan tersebut. Secara membabi buta ia pun menyerang Clara, namun dengan sigap Ferdi pasang badan untuk melindungi wanita itu.

Jessica terus melakukan aksinya hingga kemudian Ferdi refleks mendorongnya hingga nyaris terjatuh.

"Kamu berani dorong aku demi perempuan ini?" Jessica tampak tak percaya.

"Udah aku bilang, kita selesai. Jadi mau aku melakukan apapun demi dia, itu bukan urusan kamu."

Jessica menatap Clara dengan penuh dendam.

"Lo nggak usah sok cantik." ujarnya kemudian.

"Gue akan buat perhitungan sama lo." lanjutnya lagi.

Tak lama Jessica pun berlalu meninggalkan tempat itu. Nathan menepuk bahu Ferdi lalu masuk ke dalam kantor.

Jordan, Sean, dan Nova pun mengekor di belakang Nathan. Sebab mereka mengerti jika kini Ferdi butuh waktu bersama Clara.

"Maafin saya mbak, saya nggak tau kalau dia bakalan datang dan marah-marah nggak jelas kayak tadi." ujar Ferdi.

Clara mencoba tersenyum, meski jantungnya masih berdegup kencang. Betapa tidak, ia tak tau apa-apa sebelumya, kemudian di libatkan.

"Nggak apa-apa koq, Fer. Ini bukan salah kamu." jawab wanita itu.

"Saya nggak enak, mbak. Dan maaf juga soal

..." Ferdi menatap mata Clara.

"Soal tadi saya ngaku kalau mbak pacar saya." lanjutnya kemudian.

Clara mengangguk-anggukan kepalanya.

"Udah nggak apa-apa." jawab wanita itu.

"Mbak jalan pulang dulu ya, mbak juga harus ke kantor lagi." ujar Clara.

"Iya mbak, hati-hati. Kalau dia nyariin mbak, tolong kasih tau saya."

Clara tersenyum lalu mengangguk, tak lama kemudian Clara pun berpamitan.

Terpopuler

Comments

Nana

Nana

good job Ferdi. uler keket kayak Jessica buang aja ke laut. msh mending Clara

2022-07-28

1

💗Ani Sumarni💗

💗Ani Sumarni💗

babang ferdi aku pada mu... ..

2022-06-16

1

Kristina Enik

Kristina Enik

suka banget deh sama sikapmu Fer

2022-05-18

3

lihat semua
Episodes
1 Ferdi dan Sumpah dari Nova
2 Jeffri dan Permasalahannya
3 Curhat
4 Clara
5 Ninja Ferdi
6 Frans
7 Antara Kehidupan Ferdi dan Clara
8 Sebuah Pengakuan Jujur
9 Tak Sengaja
10 Rawat
11 Sebuah Harapan
12 Bunga Untuk Ferdi
13 Mendekati Clara
14 Berbicara Berdua
15 Di Antara
16 Sebuah Percakapan
17 Pertengkaran Ferdi
18 Deep Talk
19 Datang Lagi
20 Labrak
21 Terpikir Akan
22 Wasiat Aneh Ayah Clara
23 Axel
24 Emosi
25 Marah
26 Mencoba Bertanya
27 Pinggir Danau
28 Kelas Belajar
29 Kembali Bertemu
30 Telur Gulung
31 Kabur
32 Permintaan Clara
33 Pinjam
34 Sindir
35 Deep
36 Kasmaran
37 Mulai Aneh
38 Rencana Perjodohan Di Percepat
39 Mari Bergerak
40 Memberitahu
41 Di Ambang Keputusan
42 Mengabari
43 Bertemu
44 Dalam Pelukan
45 Tak Terpisahkan
46 Memberi Pengertian
47 Bagaimana
48 Dilema Anak Remaja
49 Dari Hati ke Hati
50 Lamaran
51 Kaget
52 Nova
53 Dekat
54 Ciuman
55 Mantan-Mantan Teraneh
56 Ingin Bertemu
57 Follower Sosmed
58 Trik Yang Gagal
59 Pamali
60 Fitting VS Fighting
61 Pilihan dan Resiko
62 Kejadian Random
63 Fitting Final
64 Hari Dimana
65 Acara Selesai
66 Sebuah Kehangatan
67 Pemaksaan
68 Pulang
69 Sang Penguntit
70 Sebuah Telpon
71 Kesal
72 Berbeda
73 Martabak
74 Trik Axel
75 Para Pencari Janda
76 Menjalani Pernikahan Normal
77 Dari Hati ke Hati
78 Makan
79 Mulai Ragu
80 Tantangan Untuk Axel
81 Clara Syok
82 Hukuman
83 Jeruk Bali
84 Nasi Goreng
85 Hukuman Disiplin
86 Ketahuan
87 Axel Ketahuan Lagi
88 Nando Datang Lagi
89 Dinner Dingin
90 Permintaan
91 Tiba-tiba Datang
92 Mulai Jujur
93 Nafkah Pertama
94 Nonton
95 Alasan
96 Mulai Mencoba
97 Kerja Lembur
98 Jaga
99 Mata Sembab Nath
100 Kelakuan Triple A
101 Pukulan
102 Mengintip
103 Hangat dan Nikmat
104 Mendadak Beku
105 Mengerjai Axel
106 Hadiah Yang Membingungkan
107 Bertanya Pada Clara
108 Menyidang Ferdi
109 Clara Mulai Aneh
110 Kemarahan Nando
111 Kecurigaan
112 Ikut Car Free Day
113 Masih Car Free Day
114 Panas Panas Panas
115 Wanita Misterius
116 Ternyata
117 Baby A
118 Axel Bertanya
119 Mulai Sedikit Protektif
120 Kelakuan Axel Yang Ajaib
121 Keluarga Bahagia
122 Percakapan Tengah Malam
123 Mual
124 Rujak
125 Mangga Oh Mangga
126 Pertanyaan Axel
127 Antara Nath dan Clara
128 Makanan Misterius
129 Es Campur
130 Game Online
131 Sebuah Kisah
132 Mimpi
133 Tiket
134 Lagu
135 Jessica dan cocot Axel
136 Papa Ferdi
137 Energi
138 Gubrak
139 Terendus
140 Nasi Kuning
141 Membahagiakan Keluarga
142 Lelah
143 Hadiah
144 Sebuah Penilaian
145 Es Terus
146 Keinginan Axel
147 Ngidam Aneh Clara
148 Pertengkaran
149 Terkejut
150 Hadiah Yang Mencurigakan
151 Kartu As
152 Judge
153 Bagaimana Caranya
154 Mereka Tau
155 Bayi Jumbo
156 Mimpi Arvel
157 Axel Kecoa Terbang
158 Hilang
159 Curiga
160 Masih Curiga
161 Semakin mencurigakan
162 Siapa
163 Celine
164 Bersamamu
165 Sapo Tahu
166 Telur Ikan.
167 Bodyguard
168 Saat istirahat
169 Protes
170 Check up rutin
171 Terduga
172 Salah Paham
173 Saling membicarakan
174 Di Balkon Rumah
175 Les Tambahan
176 Berkunjung
177 Rencana Gagal
178 Mulai
179 Nafkah batin
180 Jalan-Jalan
181 pulau
182 Netizen
183 Badai
184 Komunikasi Yang Hilang
185 Marah
186 Menipis
187 Terjaga
188 Pulang
189 Mendadak terkenal
190 Di sekolah
191 Mendadak Diam
192 Pertanyaan
193 Sebuah Tanda Tanya
194 Lagi lagi
195 Mengatakan
Episodes

Updated 195 Episodes

1
Ferdi dan Sumpah dari Nova
2
Jeffri dan Permasalahannya
3
Curhat
4
Clara
5
Ninja Ferdi
6
Frans
7
Antara Kehidupan Ferdi dan Clara
8
Sebuah Pengakuan Jujur
9
Tak Sengaja
10
Rawat
11
Sebuah Harapan
12
Bunga Untuk Ferdi
13
Mendekati Clara
14
Berbicara Berdua
15
Di Antara
16
Sebuah Percakapan
17
Pertengkaran Ferdi
18
Deep Talk
19
Datang Lagi
20
Labrak
21
Terpikir Akan
22
Wasiat Aneh Ayah Clara
23
Axel
24
Emosi
25
Marah
26
Mencoba Bertanya
27
Pinggir Danau
28
Kelas Belajar
29
Kembali Bertemu
30
Telur Gulung
31
Kabur
32
Permintaan Clara
33
Pinjam
34
Sindir
35
Deep
36
Kasmaran
37
Mulai Aneh
38
Rencana Perjodohan Di Percepat
39
Mari Bergerak
40
Memberitahu
41
Di Ambang Keputusan
42
Mengabari
43
Bertemu
44
Dalam Pelukan
45
Tak Terpisahkan
46
Memberi Pengertian
47
Bagaimana
48
Dilema Anak Remaja
49
Dari Hati ke Hati
50
Lamaran
51
Kaget
52
Nova
53
Dekat
54
Ciuman
55
Mantan-Mantan Teraneh
56
Ingin Bertemu
57
Follower Sosmed
58
Trik Yang Gagal
59
Pamali
60
Fitting VS Fighting
61
Pilihan dan Resiko
62
Kejadian Random
63
Fitting Final
64
Hari Dimana
65
Acara Selesai
66
Sebuah Kehangatan
67
Pemaksaan
68
Pulang
69
Sang Penguntit
70
Sebuah Telpon
71
Kesal
72
Berbeda
73
Martabak
74
Trik Axel
75
Para Pencari Janda
76
Menjalani Pernikahan Normal
77
Dari Hati ke Hati
78
Makan
79
Mulai Ragu
80
Tantangan Untuk Axel
81
Clara Syok
82
Hukuman
83
Jeruk Bali
84
Nasi Goreng
85
Hukuman Disiplin
86
Ketahuan
87
Axel Ketahuan Lagi
88
Nando Datang Lagi
89
Dinner Dingin
90
Permintaan
91
Tiba-tiba Datang
92
Mulai Jujur
93
Nafkah Pertama
94
Nonton
95
Alasan
96
Mulai Mencoba
97
Kerja Lembur
98
Jaga
99
Mata Sembab Nath
100
Kelakuan Triple A
101
Pukulan
102
Mengintip
103
Hangat dan Nikmat
104
Mendadak Beku
105
Mengerjai Axel
106
Hadiah Yang Membingungkan
107
Bertanya Pada Clara
108
Menyidang Ferdi
109
Clara Mulai Aneh
110
Kemarahan Nando
111
Kecurigaan
112
Ikut Car Free Day
113
Masih Car Free Day
114
Panas Panas Panas
115
Wanita Misterius
116
Ternyata
117
Baby A
118
Axel Bertanya
119
Mulai Sedikit Protektif
120
Kelakuan Axel Yang Ajaib
121
Keluarga Bahagia
122
Percakapan Tengah Malam
123
Mual
124
Rujak
125
Mangga Oh Mangga
126
Pertanyaan Axel
127
Antara Nath dan Clara
128
Makanan Misterius
129
Es Campur
130
Game Online
131
Sebuah Kisah
132
Mimpi
133
Tiket
134
Lagu
135
Jessica dan cocot Axel
136
Papa Ferdi
137
Energi
138
Gubrak
139
Terendus
140
Nasi Kuning
141
Membahagiakan Keluarga
142
Lelah
143
Hadiah
144
Sebuah Penilaian
145
Es Terus
146
Keinginan Axel
147
Ngidam Aneh Clara
148
Pertengkaran
149
Terkejut
150
Hadiah Yang Mencurigakan
151
Kartu As
152
Judge
153
Bagaimana Caranya
154
Mereka Tau
155
Bayi Jumbo
156
Mimpi Arvel
157
Axel Kecoa Terbang
158
Hilang
159
Curiga
160
Masih Curiga
161
Semakin mencurigakan
162
Siapa
163
Celine
164
Bersamamu
165
Sapo Tahu
166
Telur Ikan.
167
Bodyguard
168
Saat istirahat
169
Protes
170
Check up rutin
171
Terduga
172
Salah Paham
173
Saling membicarakan
174
Di Balkon Rumah
175
Les Tambahan
176
Berkunjung
177
Rencana Gagal
178
Mulai
179
Nafkah batin
180
Jalan-Jalan
181
pulau
182
Netizen
183
Badai
184
Komunikasi Yang Hilang
185
Marah
186
Menipis
187
Terjaga
188
Pulang
189
Mendadak terkenal
190
Di sekolah
191
Mendadak Diam
192
Pertanyaan
193
Sebuah Tanda Tanya
194
Lagi lagi
195
Mengatakan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!