"Bams bolehkah aku meminta tolong?"
Tanya Allin dengan mode serius
"Hmm..." Jawab Bamgyu ia menyalakan lenteranya
Allin "Jika ada informasi dari kak felix,tolong sampaikan padaku juga ya,"
Bamgyu "kenapa kau tidak memaafkan saja mereka?"
Allin "Aku tidak ingin menyiksa diriku dengan berada di lingkungan mereka"
"Baiklah.... Tapi ada syaratnya" ucap Bamgyu duduk disamping Allin
"Apa itu?" Tanya Allin kemudian Bamgyu mencium bibir Allin
Allin mendorong Bamgyu dan memukulinya "Dasar mesum!"
"Hanya cium tidak perlu berlebihan" Ucap Bamgyu dingin
"Sekali lagi kau menciumku akan ku bunuh kau!" Ancam Allin
Bamgyu berdiri "Yasudah kalau tidak mau informasi dari istanamu"
"Ehh iyayaya" Allin memegang tangan Bamgyu 'anak ini! Suka sekali mencari kesempatan dalam kesempitan'
✨✨✨✨✨✨✨✨
{Dunia Modern}
"Ma Allin berangkat kerja dulu ya"
"Hati-hati ya sayang" Melia Banura mencium putrinya didalam mobil,
Allin baru saja diterima menjadi sekretaris di perusahaan Brams.corp
Ia melakukan semua aktivitas di dunia modern sangat lancar tidak seperti di zaman kuno matanya sampai bengkak karna menangis terus
"Ini adalah hari pertama aku kerja,,aduh kenapa gugup ya, somoga bosku ga galak"
Sesampainya Allin di meja nya ia membaca nama diatas pintu yang berada di sampingnya "Bamgyu Bramasta" itu lah nama bos yang akan dibantu oleh Allin untuk menyelesaikan pekerjaannya
Allin mengetuk pintu Bamgyu tiga kali "masuk" kata Bamgyu
Kemudian Allin masuk dan memperkenalkan dirinya "Selamat pagi pak, nama saya Allin Banura sebagai sekretaris di Brams.corp"
"Ya.... Nama saya Bamgyu Bramasta, CEO dari Brams.corp, selamat datang dan selamat bekerja, nanti jika ada kebingungan tanyakan saja pada staff lain"
"Baik pak" Allin tersenyum dan menunduk lalu ia keluar dari ruangan Bamgyu.
🌹🌹🌹🌹🌹
Hari sudah sore, Allin menunggu Melia yang menjemputnya tidak kunjung datang, Allin memutuskan untuk memesan taksi online, tak lama kemudian ada mobil BMW datang
"Allin kamu nunggu jemputan ya?" Sapa Bamgyu
"Eh i-iya pak" Jawab Allin gugup
Bamgyu "Bareng saya aja"
"Eh tidak usah pak, takut ngerepotin hehe"
"Tidak apa-apa cepatlah"
Tak lama kemudian Melia datang dengan mobilnya
"Maaf pak itu mama saya sudah datang" kata Allin
"Oh yasudah kalau begitu"
"Terimakasih pak sebelumnya, permisi" Allin mengucapkan terimakasih kepada bamgyu atas tawarannya tadi lalu tersenyum melewati mobil Bamgyu
'ternyata bos ku baik juga' gumam Allin dalam hati
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
"Eh bamgyu! Kenapa sih nawarin orang segala baru juga tadi kenal, kenapa gue kaya ga asing ya sama cewek itu" kata bamgyu pada diri sendiri sambil menjalankan mobilnya
🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sesampainya Allin dirumah ia langsung merebahkan tubuh di kasur empuknya "adeuh deuh" ucapnya melepaskan semua penat
"Kira-kira bagaimana ya keadaan Allin disana... Apa aku harus bertemu dengannya?"
"Kehidupanku menjadi lebih baik disini mungkin dia juga baik-baik saja, yah... Aku harus menemuinya lagipula ulang tahun ayah sudah berlalu pasti semuanya sudah baik-baik saja"
Allin mengambil cermin dan berkata "Allin dimana kamu, aku ingin bertemu"
✨✨✨✨✨✨✨✨
{Zaman kuno}
Dirasa sudah cukup untuk hari ini, Bamgyu berpamitan untuk pulang tapi ia berbohong, ia ingin bermalam disini bersama Allin hari ini Bamgyu bersembunyi di balik rumah kayu yang dibuat oleh pelayan istananya,
"Huh seharusnya aku tidak menciumnya tadi, dengan begitu aku bisa tidur didalam tidak perlu bersembunyi seperti ini" Bamgyu merutuki kebodohannya, "Kira kira kera itu sedang apa ya?" Bamgyu mengintip Allin dari celah kayu ia melihat cahaya keluar dari kaca yang dibawa oleh Allin, dan ia melihat tubuh Allin masuk kedalam kaca tersebut, buru-buru Bamgyu masuk dan menyusulnya
Kedua Allin bertemu lagi
'Allin apakah kau sudah bahagia di kehidupan lama mu?'
"Tidak putri.... Keadaan semakin memburuk, aku memutuskan untuk mejauh dari keluarga mu, aku bertemu dengan pangeran Bamgyu hanya dia yang mau membantuku"
'Tunggu.... Pangeran siapa?'
*Aku* Bamgyu datang secara tiba-tiba mengejutkan kedua Allin yang sedang bertemu
*Oh... Jadi kera kau berbohong padaku?* Tanya Bamgyu
'Loh pak bamgyu'
*Pak? Kenapa kau memanggilku pak?*
Allin terkejut apakah Bos nya itu juga terlahir kembali dan bertemu dengannya di kehidupan modern?
*Baiklah.... Aku tidak akan marah, tapi jelaskan dulu padaku apa semua ini* Bamgyu menatap kedua Allin
"Kau.... Ingat saat aku berkata padamu tentang bertukar nasib?"
*Ya tadi kau mengatakannya*
"Jika aku mengatakannya kau jangan marah, dan jangan membenciku, tetaplah jadi teman baikku, bisakah kau melakukannya?"
*Iya iya cepat katakan* Bamgyu tidak sabar
"Sebenarnya adalah,, aku datang dari dunia modern dunia dari masa depan, dia adalah putri Allin yang asli"
Bamgyu terkejut
*Bagaimana bisa*
'lewat cermin ini aku dan Allin bertukar nasib karna aku sudah tidak sanggup hidup di dunia kita, aku memutuskan untuk hidup di dunia masa depan dan ternyata aku bahagia disana, sungguh hidupku sangat berbeda dengan zaman kita pangeran'
'dan aku ingin mengatakan sesuatu pada kalian, eum... Aku bekerja disuatu perusahaan,.bos ku adalah, Bamgyu...wajahnya sama persis sepertimu pangeran, aku rasa kau juga terlahir kembali di dunia masa depan'
Allin dan Bamgyu terkejut apakah ini sebuah kebetulan?
"Apa?! Itu artinya aku akan bertemu dengannya lagi? Ohh ya tuhan"
Kata Allin
*Memangnya kenapa, aku yakin ketampananku tidak berubah*
"Aku merutuki kehidupanku yang buruk"
Gumam Allin
'hey tenanglah Allin dia baik' Allin{kuno} tertawa melihat mereka berdua
"Hmm baiklah aku akan mengatasi nya nanti,,Putri... Ulang tahun ayahmu telah berlalu, bagaimana jika kita kembali seperti semula?"
Allin{kuno} tampak sedih mendengar itu pasalnya ia sudah bahagia namun ia juga tak ingin merepotkan allin dari masa depan
Ada perasaan mengganjal di hati Bamgyu, rasanya ia tak ingin Allin bertukar nasib lagi tapi jika dibiarkan itu juga tidak baik bagi salah satu diantaranya.
'Sebenarnya aku sangat nyaman dengan kehidupan baru ku Allin.... Aku tidak tau mengapa aku sangat bahagia di dunia yang bukan milikku'
"Aku juga putri.... Aku merasa nyaman dengan beberapa orang disini,, tapi aku juga rindu kedua orang tuaku"
'Ya sudah jika itu maumu' keduanya berjalan berpindah tempat
"Pangeran... Ini pertemuan terakhir kita aku harap kau bisa membantu putri Allin, lagipula kali ini yang kau temui lebih berperilaku layaknya manusia bukan seperti kera" Allin tertawa kecil namun Bamgyu ingin sekali menangis
*Kau! Kita berpisah dan kau malah tertawa?*
Tak berselang lama cahaya Allin meredup ia telah berada di dunia masa depannya
'Pangeran... Kita juga harus kembali'
*Jiwa ku seperti tidak ada disini, mengapa aku sangat sedih ketika cahaya membawanya pergi* Bamgyu meneteskan air mata nya resah
'karna kau sudah berteman dengannya, begitulah rasanya ketika ditinggal oleh orang yang kita cintai'
*Apa? Cinta? Aku jatuh cinta?* Kata Bamgyu tak dihiraukan oleh Allin, kemudian cahaya juga membawa mereka pergi
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Yovita Babut
ceritamu amburadul thor
2023-06-13
0