Malam itu di Hotel berbintang Reno berdiri didepan jendela kaca, ia membuka jendela sedikit terbuka agar angin malam masuk melalui celah jendela kamar, padahal hotel berkelas itu sudah memiliki banyak fasilitas tak terkecuali Ac ekslusif Selalu ada di dalam kamar, Reno menatap gedung pencakar langit yang menjulang tinggi di depannya, hati nya sedang tidak membaik saat ini, ujian dan cobaan datang silih berganti dalam hidupnya.
"Ren,,,"
Suara seseorang membuyar kan lamunan nya "Ini wine ambil lah, untuk menenangkan pikiran mu" ucapnya menyodorkan satu gelas wine ke tangan Reno.
"Maaf Bed,,, aku sudah lama berhenti minum, aku tidak ingin menghancur kan kepercayan istriku"
"Baik lah tidak masalah, biar aku yang menghabiskan nya"
"Jadi bagaimana,,,? Kau pulang ke Jakarta besok?
"Aku akan ke makam Leo dulu sebagai penghormatan terakhir pada sahabat ku, dan mencari keberadaan anak dan istri leo yang di sandra Mr Black"
"Baiklah kalau begitu,, salamkan pada kelurga mu,,,?
"Apa kau tidak ingin bareng satu pesawat dengan ku,,,?!
Tidak Bro aku masih ada urusan di Itali mengunjungi sahabat ku yang berada disini, mungkin lusa aku baru pulang ke Bali"
"Jaga dirimu baik-baik bro"
"Oiya boleh aku bertanya sesuatu?" Robert menyodorkan sebuah kretek dari dalam sakunya dan memberikan nya pada Reno
"Apa itu katakanlah,,,' kata Reno sambil menerima kretek, Robert menyalakan pemantiknya,, dan Reno menghisap nya dalam.
"Hmmm,, kau tidak ingin bertanya tentang keadaan Anjali,,?!
"Deg! Seketika dada Reno bergetar jantungnya berdebar-debar ia telah melupakan sesuatu dalam hidupnya yaitu bertanggung jawab dengan keadaan Anjali yang masih koma, dan di rumah sakit milik Robert dan Reno.
"Bagaimana keadaan nya,,,?_
"Anjali sudah bangun dari koma, tapi dia hilang ingatan, tapi ia masih mengingat sebuah nama"
"Maksud mu,,,?
"Kau,,,? dia masih mengingat nama mu Reno,,,,"
"Hah! Reno menghembus kan nafas kasar "Aku tidak mungkin kembali lagi padanya, aku sudah memiliki klurga kecil yang bahagia, walau Delena masih koma tapi masih ada harapan untuk kembali"
"Jangan pernah kembali padanya, kau tidak perlu merasa bersalah, tapi kau harus terus bertanggung jawab sebagai seorang pria yang pernah ada dalam hidupnya, tapi jadilah sebagai seorang kaka, aku akan membantu memulihkan kondisi Anjali dan mengatakan kalau kau adalah kaka angkatnya"
"Lalu bagaimana dengan klurga nya?
"Sampai saat ini tidak ada keluarganya yang mencari Anjeli, tapi aku berharap setelah ia kembali normal dari Amnesianya kita kembalikan Anjali pada keluarganya"
Reno mngangguk setuju sambil memasukkan rokok kedalam bibirnya, gumpalan asap putih itu memenuhi Wajahnya.
"Oke bro,, aku pamit kekamar dulu" menepuk pundak Reno "Sekarang tidurlah, kulihat wajahmu sangat lelah" kata Robert dan langsung meninggalkan Reno.
Selesai menghabiskan beberapa rokok Reno menutup jendela itu, dia berjalan kearah Ranjng merebahkan tubuh lelahnya diatas kasur, sotot matanya suram "Delena! desahnya, Reno mengambil ponsel yang diletakkan diatas nakas, dan menatap foto Delena yang berada didepan layar ponsel "Aku sangat merindukan mu, saat malam tiba aku begitu kesepian tanpa dirimu di sisiku, tertidur sendiri tanpamu, sampai kapan kau terus tertidur,, tidak kah kau kasihan padaku?,, tidak kah kau rindu suami mu,,? bahkan anak kembar kita membutuhkan belaian kasih sayang seorang ibu,, istriku,,, bangun lah dari tidur panjang mu, aku sangat rindu padamu,,, aku mencintai mu" tanpa terasa butiran bening menetes dari sudut mata Reno.
****
Pagi ini jam sudah menunjukkan pukul 07.00 pagi, Reno keluar dari kamarnya setelah seorang pelayan mengetuk pintu.
"Maaf Tuan, anda di tunggu oleh tuan Robert di ruangan meja makan"
"Baik Terima kasih"
Reno berjalan meninggalkan kamar hotelnya menuju ruangan meja makan, sampai disana ia menarik salah satu kursi.
"Ren,, aku dapat info dari salah seorang pengunjung di hotel ini, dia sedang berbicara dengan kerabat nya, dan aku mendengarkan ceritanya kalau dia bercerita diselamatkan oleh seorang pria keturunan warga Indonesia saat berada di dalam kapal pesiar, dan aku menghampirinya dan bertanya ciri cirinya, lalu aku perlihatkan foto trans"
"lalu apa katanya? Apakah Frans masih hidup? tanya Reno berbinar cerah, secercah harapan sudah Reno rasakan, seketika wajah Robert tertunduk pilu "Apa kau ingin menemui wanita paruh baya itu? dan mendengarkan langsung cerita nya?" tanya Robert menatap wajah Reno yang lngsung berubah.
"katakan Ada apa dengan Frans,,,?
"Frans menghilang setelah menyelamatkan ibu parah baya itu"
Reno terduduk lemas, sambil menunduk kan kepalanya dalam, harapan untuk mencari Frans tidak pernah lelah dan putus asa, bahkan ia membuat iklan media dan elektronik untuk mencari keberadaan Frans,
setelah sarapan bersama Robert, Reno di jemput para bodyguard nya untuk pulang ke Indonesia, seperti janjinya ia ke pemakaman Leo untuk penghormatan terakhir nya, Reno menaruh bunga tulip diatas pusara Leo.
"Leo,, maafkan aku terlambat mengetahui yang sebenarnya, kau telah diperalat oleh orang yang ingin menghancurkan bisnis dan klurga ku, aku janji akan membawa anak dan istrimu ke Jerman dan mencari Mr Black"
Reno membungkuk memberi hormat, lalu pergi meninggalkan kepemakama itu untuk menuju bandara internasional.
@@@@
Pagi itu di perkantoran milik Ramon, ia sedang terduduk lemas dikursi presdir nya, dengan Raut wajah suram dan menahan amarah
"Brakkk!
Ramon melempar file itu di atas meja "Apa maksud dari semua ini Siska!" kenapa perhotelan kita yang di Bali sudah berpindah tangan!! kau jelaskan padaku semua ini!!! bentak Ramon berapi-api.
"Kak,,, maafkan aku, semua itu salah ku,, terlalu percaya pada sahabat ku dan menaruh saham perhotelan ini padanya, dan aku tidak tau kalau dia mengambil alih hotel ini dan sekarang di sita oleh bank Swiss,,, hiks,, hiks,, hiks,,
"Kaka selalu percaya padamu kalau kau wanita yang kuat dan bisa diandalkan, kau tidak pernah salah perhitungan sis,, tapi sekarang kenapa kau menjadi wanita yang lemah dan mudah terpedaya! Ramon beranjak dari duduknya berjalan kearah jendela, menatap kesal keluar jendela "Kau tau! bila hotel yang di Bali kena sita Bank Swiss, seluruh hotel milik Klurga Mahesa akan hancur! dan nama besar klurga kita akan di pertaruhkan!
"Kak,,," hiks,, hiks,, hiks,, "Apa yang harus aku lakukan? memang aku yang menandatangani surat pengalihan hotel itu untuk dikelola sahabat ku kak, karena yang aku tau perusahaan yang dia miliki di Amerika sangat berkembang pesat dan aku sudah mendapat kan keuntungan dari dia kak"
"Dapat keuntungan tapi bila resiko nya akan berkali lipat kerugian yang kita dapatkan! itulah akibat terlalu percaya teman, bagaimna bila Reno tau ini? begitu banyak masalah yang harus Reno hadapi,,! mata Ramon berkaca kaca, harus menghadapi kemelut klurga nya yang bertubi-tubi.
"Kak,,,? Siska berjalan mendekati "Aku akan selesai kan masalah ini secepatnya, ijinkan aku dan Tommy ke Amerika untuk menemui sahabat ku dan menyelesaikan semua nya"
"Tidak semudah itu Siska, kau tidak punya koneksi apa apa disana, tunggu Reno kembali dia memiliki banyak koneksi di Amerika! ucap Ramon dingin dan lngsung pergi meninggalkan Siska Sendri.
🌿🌿🌿🌿🌿🌿
@BERSAMBUNG
@IKUTI TERUS KELANJUTAN NYA DENGAN CARA
@LIKE
@HADIAH/GIFT
@KOMENTAR
@RATE BINTANG 5
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 277 Episodes
Comments
Yuli Nar
dalam bisnis jangan terlalu percaya sama sahabat .
2024-09-29
0
Emy Budi
lanjutkan thor kasian keluarga mahesa
2022-08-12
0
Nailott
siska sama ssja dg fany terlalu percaa sama temannya.terlalu berpikiran dangkal ,tidak srperti reno
2022-07-26
0