Malam itu Reno berserta para Anak buahnya sudah bersiap siap menuju markas besar komplotan Mafia pengeboman kapal pesiar milik Reno, Reno yang menggunakan pakaian serba hitam jas hitam dan memakai penutup wajah berwarna hitam, tidak lupa membawa laras panjang berada di tangannya, Reno masuk ke dalam sebuah mobil, di ikuti bersama rombongannya berjalan melintasi jalanan Raya ibukota Itali, hingga mereka sudah berada di pinggiran ibukota dan masuk ke sebuah pedesaan yang dipenuhi pepohonan rindang yang menjulang tinggi, mobil memasuki jalanan setapak yang becek terlihat habis diguyur hujan sore tadi.
"Kalian semua sudah persiapkan anak buah kalian untuk berperang?!
"Sudah semua Bos! dan anak buah kita sebagian sudah berada di markas, mereka masih menunggu perintah dari kita, di markas Mr Black anak buah kita masih terus mengintai gerak-gerik Mr Black dan anak buahnya
"Bagus ikuti terus perkembangannya sebentar lagi kita akan sampai di tempat tujuan!
"Tapi bos sepertinya mereka sudah mulai curiga dengan adanya pemberontakan dari mafia kita, bukti nya Mr Black menambah kekuatan dengan menambahkan pengikutnya"
"Brengsek! gerakan kita sudah diketahui musuh, berhati hatilah kalian mereka pasti akan membuat jebakan!
"Baik Bos,,,"
Mobil terus berjalan dengan perlahan hingga berhenti di sebuah persimpangan jalan agak jauh dari rumah tua markas tempat Mr Black itu, mobil menepi di pinggir pepohonan, Reno beserta rombongan mulai turun dari mobil, laras panjang adalah senjata api milik Reno yang sudah berada di tangannya, mereka mulai mengendap menuju markas itu, saat sudah mendekat tiba tiba
"DUARR💥🔥🔥🔥
Sebuah ledakan bom diarahkan pada mereka, dan ledakan pun tak dapat terelakkan lagi, anak buah Reno bnyak yang terluka.
"Mundur kalian semua! Perintah Reno
Setelah keadaan aman Reno mulai berbicara pada anak buahnya "Biar aku yang masuk terlebih dahulu, kalian tidak usah masuk, mereka telah membuat jebakan bisa bisa anak buah kita akan habis"
"Kalau begitu kami akan melindungi Bos sampai menuju ke markas?!
"Tidak usah! mereka akan tambah curiga, dalam hitungan kesepuluh saat aku sudah mendobrak pintu itu dan lngsung melepaskan tembakan, kalian lngsng serbu markas itu!!
"Baik Bos,,, berhati-hati lah, kami tetap akan melindungi bos, masih bnyak anak buah kita yang berpencar disana, mereka ada disekitar kita" Reno mengangguk dan mulai berjalan ke arah markas dengan pelan dan penuh hati-hati karena banyak jebakan, ia terus mngendap ngendap sambil menghitung satu sampai sepuluh, saat sudah didepan pintu dengan cepat Reno menenang pintu itu dan sebuah tembakan laras panjang langsung ia arahkan pada orang-orang yang berada di dalam markas itu, suara tembakan berbunyi nyaring membuat anak buah Reno maju dan mulai menembaki markas itu, pertempuran tidak dapat dihindari sehingga terjadi baku tembak.
Reno mulai mencari keberadaan Mr Black tapi ia tidak menemukan di dalam markas itu, Reno terus mencari dan ia menemukan sebuah pintu rahasia menuju arah belakang, saat itu Reno melihat sosok pria sedang berlari.
"Berhenti! atau aku tembak kau! Teriak Reno, pria Itu berhenti dan mulai mengangkat tangan, Reno berjalan mendekat kearahnya, seorang pria gagah dengan perawakan tinggi dan besar, kini berdiri di hadapan Reno memakai topeng hitam menutupi wajahnya.
"Lepas topeng mu Black! hardik Reno sambil menodongkan senjata apinya pada Black
"kau yang melepaskan senjata mu tuan Reno?! ucap seorang pria tiba-tiba sudah berada di belakang punggung Reno sambil menodong kan pistol di kepalanya, Reno sudah tidak dapat berkutik lagi.
"Pistol ini akan menembus otak mu hingga hancur! cepat kau suruh anak buah mu untuk menyerah!
"Kalian semua berhenti menembak, Bos sekalian sudah berada di bawah kendali kami, bila kalian tetap nekad bos kalian akan mati ditangan ku! Hardik pria itu lalu terbahak, Reno melempar senjata apinya, dan anak buah Reno di kumpulkan di depan markas itu tanpa senjata api.
"Reno Mahesa! Teriak suara lantang pria bertopeng itu
"Siapa kau?! tunjukkan diri mu pengecut! lepas kan topeng wajah mu, Jangan cuma beraninya main dari belakang!
"Hahahaha,,," Pria itu terbahak
"Reno,, Reno,, kau mau mati saja masih juga sombong! Ciih,,,!
"Kau harus membayar semua perbuatan mu! sudah berapa banyak nyawa yang telah kau bunuh dalam pemboman kapal pesiar itu?!
"Lakukan lah,,, lakukan kalau kau bisa! apa kau bisa membunuh ku dalam keadaan seperti ini, tanpa senjata,,,? "hahaha,,, nyali mu sungguh besar Reno!"
PLAKK
Sebuah tamparan keras mendarat di pipi Reno, tapi Reno tidak bergeming sedikit pun, darah segar keluar dari ujung bibirnya, rahang nya mengeras kedua tangannya mengepal, Reno hampir menghajar pria bertopeng di depannya, kalau saja anak buahnya tidak di sandra, hari itu juga Mr Black sudah mati ditangannya, tiba-tiba Mr black memukuli Reno bertubi-tubi, menonjok wajah dan perutnya tapi Reno tidak dapat melawan karena ia dan anak buahnya dalam ancaman, karena pukulan yang tak seimbang itu Reno jatuh terduduk, darah segar keluar dari hidung dan bibirnya, anak buah Reno yang melihat bos nya diperlakukan tidak adil merasa geram, tapi mereka pun tidak dapat berkutik.
"Ingatlah Reno, karena perbuatan mu dulu aku sakit hati padamu! kau telah menghancurkan hidupku dan bisnis ku, aku akan menghancur kan juga semua bisnismu bahkan keluargamu! teriak Mr black itu lantang
Reno mngangkat wajahnya menatap benci pria bertopeng itu, ia terdiam dan mengingat suara pria yang pernah ia kenal, tapi sungguh ia tidak ingat karena kondisi tubuhnya yang lemas, bahkan Reno pernah menghancurkan bisnisnya, ia pun berpikir keras karena terlalu banyak musuhnya yang ingin menjatuhkan dirinya, dan juga sudah banyak bisnis yang Reno hancur kan.
"Pengecut! ucap Reno dengan tatapan sinis
"BUKK!
Sebuah tendangan mendarat bebas di tubuh Reno "Kau masih berani melawan ku! baiklah sekarang kita lihat seberapa berani kau bila melihat anak buah mu mati sia sia!
"Tembakin semua sandraan kita, habisi anak buah Reno! perintah Pria bertopeng itu.
Anak buah Mr black mulai mengarah kan senjata apinya pada sandraan nya dan,,,,
"Dorrr,,, Dorrr,, Dorrr,,,,
Sebuah tembakan lngsung mengenai tubuh anak buah Reno yang sedang berdiri tanpa senjata
"Tidakkkkk!
Reno berteriak dan menendang kaki Mr Black hingga jatuh tersungkur ke tanah, dengan secepat kilat Reno mngambil pistol milik Mr Black yang terjatuh ke tanah dan lngsung menembaknya
"Doorr!
"Doorr!
Dua butir timah panas menembus pangkal paha Mr Black
"Aakkhhh,,,,! pekik Mr Black histeris yang terjatuh duduk ditanah
"Berhenti! bila tidak bos kalian akan mati di tangan ku! lemparkan senjata kalian semua, ku hitung sampai tiga bila tidak nyawa bos kalian akan mati detik ini juga! teriak Reno lantang
"Bersiap lah kau untuk mati! teriak Reno sambil menodongkan pistol ke batok kepala Mr Black
"Tiga,,,! Dua,,,! Sa,,,
"Lepaskan senjata kalian bodoh! kau ingin aku mati Sialan! hardik Mr Black kesal sambil mengerang kesakitan pegangin pahanya yang sudah banyak berlumuran darah.
Kini Anak buah Black menjatuhkan senjata nya, sementara anak buah Reno yang masih tersisa mngambil senjata api itu dan mengumpulkan mereka.
"Bos,,, kita apakan mereka,,,?
"Mata dibayar mata,,. gigi dibayar gigi! habisi mereka semua tanpa tersisa satu pun! Teriak Reno.
"Baik Bos,, laksanakan!
"Doorrr
"Doorrr
"Doorrr
Anak buah Reno gantian menghabisi anak buah Mr Black tanpa sisa, Reno berjongkok di depan Mr Black "Kau lihat sendiri bukan,,? berani melawan ku sama saja mencari mati! kalian akan hancur, tidak ada lagi anak buah mu yang tersisa! Reno menarik topeng penutup wajah Mr Black.
"Kau,,,????
@BERSAMBUNG
@Maaf kalau Author tidak bisa Up tapi hari, karena kondisi bulan puasa dan banyak kegiatan di Real, jadi Readers harap maklum, insyaallah selepas lebaran akan kembali normal up nya,, Mksih 🙏
@jangn lupa terus dukung Author dengan cara @LIKE
@KASIH HADIAH GIFT
@RATE BINTANG 5
@KOMENTAR POSITIF NYA
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 277 Episodes
Comments
Yuli Nar
kayaknya suami dari temannya siska.
2024-09-29
0
Emy Budi
siapa gerangan kah mr black
2022-08-12
0
Winda Tamburian
Areya kah mr x......
2022-08-09
0