Ketegangan terus terlihat dari raut wajah Reno yang memerah, ia terduduk lemas disofa, hatinya begitu sakit, kini wajahnya memancarkan kesedihan yang mendalam, Reno menoleh pada kedua anak buahnya dengan tatapan memohon
"Frans,,,? ucap Reno lirih, seketika jantungnya berdebar kencang, airmata sudah menetes dari sudut matanya
"Berapa menit lagi untuk memastikan bom itu bisa dijinakkan"
Hendra dan kawannya saling bersitatap, ia pun menunduk sedih.
"Maaf Tuhan waktu kita tinggal 10 menit lagi untuk bisa menjinakkan bom itu, sementara diarea itu tamu dan undangan sangat banyak jalan satu-satunya kita harus batalkan peresmian itu dan memerintah anak buah Tuan untuk memberikan pengumuman agar terhindar dari bom itu.
"Apa sudah tidak ada jalan lain lagi untuk bisa menjinakkan bom itu? aku tahu Hendra, kau orang yang berbakat dalam merakit dan menjinakkan bom" kata Reno dengan suara tercekat
Hendra menarik nafas dalam "Tuan,, bom itu akan meledak saat pita peresmian di gunting, orang yang menaruh bom itu bukan lah orang sembarangan, ia sudah merancang sedemikian rupa hingga tak terlacak, dan sengaja kabelnya dia selipkan di sebuah pita sebagai penghubung ke bom peledak, jadi tidak akan terlihat karena kabel itu sangat tipis dan halus, kabel itu lngsung mnghubung kannya ke bom yg berada di bawah panggung.
"Tidak ada pilihan lain Tuan, sekarang hubungi anak buah tuan Reno yang berada di Itali, atau peringati asisten Frans Agar tidak banyak korban yang berjatuhan, sebelum pita itu langsung di guntingnya" kata penjinak bom satunya yang bernama Andy, memberi peringatan.
"Cepat Bos kita tidak punya waktu lagi, waktu kita tinggal 8 menit lagi!
Tanpa banyak bicara lagi Reno mengambil ponsel yang berada diatas meja dan mulai menghubungi anak buahnya, telpon pun terhubung
"Halo tuan Reno,,," siapa anak buah Reno yang berada di ujung telepon
"Jack masih ada bom satu lagi, cepat kalian maju ke depan podium, katakan pada semua orang untuk meninggalkan lokasi, jangan sampai ada para pejabat atau siapa pun yang menggunting pita itu, karena dibawah panggung ada bom peledak, cepat aman orang orang disekitar kapal pesiar, bom akan segera meledak bila pita itu di gunting! Teriak Reno berapi-api
"Apa,,,? Jadi masih ada satu bom lagi disekitar panggung?! tanya jack anak buah Reno kaget.
"Cepat waktu kita tinggal delapan menit lagi, sudah tidak ada waktu lagi untuk berdebat! bila kau terlambat memberitahu mereka, semua orang pasti akan terkena bom dan meledak bersama kapal itu! Teriak Reno.
"Baik tuan,,,!
"Cepat kau cari Frans, jangan kau putuskan telepon ini agar kita bisa berkomunikasi,,!
"Baik tuan,,," teriak Jack,
Reno terus menatap laptop menggunakan streaming, Pria yang disebut jack itu seorang pemimpin yang memiliki anak buah sebagai penjaga di kapal pesiar itu, ia berlari menuju Dak kapal yang dimana telah dilangsungkannya peresmian kapal pesiar, jack melalui telepon genggamnya mengerahkan seluruh anak buahnya yang berada di sekitar kapal, Jack terus melewati banyak orang untuk mencari keberadaan Frans, para tamu undangan hiruk-pikuk sambil menikmati hidangan dan Anggur, musik tanggo meramaikan acara peresmian hari itu, jack terus mendekat kearah podium dia menoleh arloji ditangannya, waktu tinggal 5 menit lagi untuk bisa mengumumkan pada semua tamu undangan.
Sementara ketegangan terus terjadi pada Reno dan 2 orang anak buahnya, keringat dingin mengucur deras dari peluh Reno, tubuh yang gagah tegap dan perkasa terlihat lemah tak berdaya, wajah yang pias dan tegas kini terlihat kuyu, dada Reno terus berdebar hebat, mata liarnya tidak lepas dari layar didepan nya,
"Cepat kalian berpencar! teriak jack pada anak buahnya melalui telpon genggam, acara hampir dimulai Jack melihat seseorang sudah naik keatas podium dan akan menggunting pita sebagai peresmian kapal pesiar itu.
"Tunggu! jangan di gunting pita itu!!! teriak Jack di tengah kerumunan para tamu undangan, hiruk pikuk terus terjadi suara alunan musik terus terdengar, tapi para pejabat dan client sudah naik keatas panggung, teriakan Jack tidak terdengar sampai kedepan panggung "kalian semua pergi dari lokasi ini karena kapal ini akan meledak! teriak jack pada orang orang disekitar yang sedang berkerumun.
Cepat kalian pergi dari kapal ini, 5 menit lagi kapal akan meledak! teriak Jack berapi-api demi mengamankan keadaan sekitar lokasi
"Apa,,,?! kapal akan meledak,,?! teriak tamu undangan dan mulai terlihat panik
"IYa cepat kalian pergilah dari sini! waktu kita tidak banyak, cepat-cepat! perintah jack pada seluruh tamu undangan, tapi bagi sebagian orang tidak mendengar karena tersaru oleh suara musik yang terus menggema.
Para tamu yang posisinya dekat dengan Jack langsung berlarian keluar kearah pintu turun tangga pesiar, anak buah Jack datang untuk membantu para ibu-ibu yang sudah paruh baya untuk menuruni tangga kapal, banyak yang berebut untuk turun dari kapal, bahkan ada yang jatuh kelaut karena kepanikan, hiruk pikuk terus terjadi, hampir semua orang ikut berlarian dan teriakan ada bom pun terus menggema, ada sebagian orang yang percaya dan ada juga yang tidak, orang orang menatap bingung melihat sebagian tamu berlarian, ada yang jatuh dan terinjak.
"Ada apa ini,,,? tanya seorang pejabat perusahaan pada orang disekitarnya.
"katanya ada isu bom di kapal ini?"
"Siapa yang bicara begitu, kurasa ada orang tidak suka dengan peresmian kapal ini! sudah jangan panik biarkan saja mereka pergi, kita jangan ikut2an mereka!"
Jack terus berlari kesana-kemari mencari keberadaan Frans, hingga mata liarnya melihat sosok Frans yang sedang berbincang dengan para pejabat, ia terus berlari kearah frans.
"Tuan Frans,,,! panggil jack dengan suara tertahan karena nafasnya yang tersengal sengal "Cepat kalian semua tinggalkan kapal ini, lihat waktu terus berjalan, tinggal 4 menit lagi kapal akan segera meledak!
"Apa,,,?? akan meledak?! kau sedang tidak bercanda bukan?
"Tidak Tuan,,, Tuan Reno berulang kali menghubungi anda tapi tidak bisa! dan pita itu sudah ada kabel bom nya, bila digunting akan langsung meledak sebelum orang orang turun dari kapal"
Frans tercengang dan terpercaya ia merogoh ponsel dari saku celananya "Ahh,, sial! ponsel ku mati, pantas Tuan Reno tidak dapat menghubungi ku!
"Ayo Tuan,, kita sudah tidak punya waktu lagi, sebagaian sudah turun dari kapal ini!
"Aku akan memberitahu mereka yang berada diatas panggung, agar pita itu jangan di gunting
"Aku sudah memperingati mereka tapi mereka tidak percaya, lebih baik selamat kan diri tuan, sebelum terlambat"
"Baiklah aku akan memperingati nya lagi bila mereka tidak percaya ini bukan salah kita lagi! frans berlari menuju arah panggung.
"Tuan,,,! tuan Frans,, jangan kita sudah tidak ada waktu lagi! teriak jack frustasi.
"Bos,,,! bagaimana ini, kita harus segera pergi dari sini sebelum bom meledak, waktu kita tidak bnyak lagi untuk terus tinggal disini, aku memiliki anak istri"
"Baiklah Ayo kita pergi!
"Tuan frans,, aku sudah memperingati mu! ucap jack bersedih sambil menatap kearah frans pergi.
🌿🌿🌿🌿🌿🌿
@BERSAMBUNG
@YUK IKUTI TERUS KELANJUTAN NYA DAN JANGAN LUPA UNTUK TERUS DUKUNG AUTHOR DENGAN CARA
@LIKE
@KASIH HADIAH
@KOMENTAR POSITIF NYA
@untuk para Readers ku, maaf klau author gak bisa tiap hari up, karena keterbatasan waktu di Real, tapi akan berusaha Up 2 episode kalau tidak menyita waktu, karena menulis novel ini hrus dengan pemikiran yang sehat dan jernih, tidak gampang membuat cerita yang harus benar-benar pas dengan karakter pemain nya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 277 Episodes
Comments
Yuli Nar
semoga frans selamat, kasian fanny yg menunggunya?
2024-09-29
0
Emy Budi
hanya author yg bisa menyelamatkan frans ....hayoo thor mohon selamatkan frans
2022-08-12
0
Nailott
frans kenapa tidak mau mendengarkan jack frans.,aada bahaya. cepat thoor. bantu seamstken frans djn jsck memutusksn. kabel penjinak bom,semogs berhasil
2022-07-26
0