Seminggu sejak kejadian itu.. Eryna tidak mendapatkan lagi siksaan dari Will.. Entah apa yang terjadi pada Will, mungkin kepalanya terbentur sampai hilang ingatan dan tidak lagi menyiksa Eryna..
Eryna semenjak kejadian hari itu pun, dia sudah pasrah, akan tinggal dan menutur dengan perkataan Will, karna Eryna takut, jika ia nekat untuk kabur lagi, maka yang jadi sasaran nya adalah Adzam, sang kaka..
Pagi harinya, setelah membantu bibi menyiapkam sarapan.. Eryna berjalan ke taman belakang. Ia duduk di kursi yang terletak di sudut taman itu sambil membaca majalah.. Yaa, hanya ini lah hiburan Eryna karan ponselnya sudah di hancurkan oleh Will manusia jelmaan.
Will yang memang sedari tadi berada di balkon kamar. Melihat Eryna berjalan dan duduk di ujung taman.. Will terus saja memperhatikan Eryna secara seksama dari arah jauh.. Will tersenyum kecut, kala ia melihat Eryna di bawa sana tersenyum dengan begitu manisnya.. "Apa penyiksaan ku padanya belum cukup, sampai ia masih bisa tersenyum seperti itu." Gumam Will.
Tidak lama setelah itu senyum devil Will lenyap di gantikan oleh amarah yang begitu memuncak kala melihat Dave berjalan ke arah Eryna dan duduk telat di samping Eryna.. "Dasae wanita tidak tahu malu, aku tahu kau mendekati Dave agar bisa melindungimu." Gumam Will.
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
"Tuan Dave, apa punggung mu sudah sembuh.?" Tanya Eryna.
"Ya." Jawab Dave singkat.
"Syukurlah.. Ouh yah makasih tuan karna hari itu telah anda telah menyelamatkan saya."
"Eryna, bisakah kamu tidak memanggil ku tuan lagi.?"
"Maksud tuan..?"
"Jangan panggil aku tuan, tapi panggil Dave saja."
"Tapi....
"Tidak pake tapi, dan alasan. Kau harus memanggil ku Dave, ingat Dave bukan tuan. Kau mengerti..?"
"Ya tuan, eh Dave."
"Bagus." UcaDave sambil tersenyum.
Will yang melihat itu kembali murkah.. Bagaimana tidak, jika sepupunya Dave begitu dingin kepada semua wanita selama ini.. Dan kenapa jika bersama dengan Eryna, Dave bisa tersenyum seperti itu..
"Baiklah gadis bodoh, akan ku buat kau menderita sehingga Dave tidak ingin lagi melihat mu." Batin Will.
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Dini hari, tepat nya jam 1.. Eryna yang merasakan tenggorokan nya kering, akhirnya terbangun dari tidurnya untuk meraih gelas di atas nakas.. Tapi naas isi gelas itu sudah kosong, dan Eryna memutuskan untuk turun ke dapur mengambil air..
Saat ia berjalan, tanpa sengaja ia mendegar suara isak tangis yang sangat pelan tapi Eryna bisa mendengarnya.. Karna jiwa penasaran nya muncul, Eryna mengikuti sumber suara itu.. Dan kaki Eryna berhenti kala sampai tepat di depan pintu ruang kerja Will.
"Manusia Jelmaan." Gumam Eryna saat mengintip ke dalam.
"Betukah manusia jelmaan itu bisa menangis.? Aku kira dia tidak punya air mata.. Tapi tunggu dulu, aoa yang membuatnya menangis..?" Tanya Eryna lada dirinya sendiri..
Karna jiwa penasaran nya semakin besar, Eryna mencoba masuk secara diam diam.. Berjalan sambil berjinjit agar Will tidak mendengar langkah kakinya.. Eryna berjongkok, bersembuyi tepat di belakang sofa, agar Will tidak melihat nya..
Antena telinga Eryna sudah terpasang sangat baik untuk mendegar apa yang manusia jelmaan itu katakan..
"Mom, dad." Hikkkkssssssss,. "Aku rindu kalian." Lirih Will.
"Ouh, jadi dia rindu orang tuanya." Batin Eryna..
"Mom dad. Aku janji akan membalaskan dendam mu.. Aku janji itu.. Aku sudah menahan anak dari orang yang telah membunuh kalian, dan akujanji akan membuat anaknya tersiksa karena berada di dekat ku."
Haappp.. Eryna menutup mulutnya dan membulatkan matanya, mendengar ucapan Will.. Dan ia kini alasan Will menyiksanya.. Tapi Eryna ragu, tidak mungkin orang tuanya membunuh orang tua Will..
"Tidak, ini pasti salah.. Ayah dan ibu, dia orang yang sangat baik.. Ini pasti salah, ini pasti salah.." Ucap nya tanpa sadar dan membuat Will menoleh ke arah nya..
Salam syg untuk kalian semua.🥰🥰
Yang mau kenal lebih dekat dengan otor khilaf ketuk pintu GC yah, di profil otor.🥰🥰
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 85 Episodes
Comments
Rifa Endro
waduh, ketahuan bos
2024-04-26
0
novi 99
jangan di perkos* istri mu sendiri Will , apalagi secara kasar. ... ingat tangisan mu kelak di episode selanjutnya Will...
kasihan kamu Dave , Eryna bukan untuk mu
2022-11-08
3
Dede Hana
ketauan km eryna
2022-07-03
0