10

Setelah membaringkan tubuh Eryna di atas ranjang. Dave kembali, ketempat di mana Will dan para penjaganya..

"Lepaskan Adzam." Seru Dave pada penjaga yang memegang tubuh Adzam..

"Dave... Apa yang kau lakukan...?" Geram Will..

"Sudah cukup Will dengan semua ini.. Aku muak, lepas kan dia sekarang juga. Jika tidak.....

"Jika tidak apa...??? Haaaaa...???" Teriak Will.

"Jika tidak maka aku akan membawa Ernya dari sini." Tegas Dave.

"Jadi maksud mu kau menyuruh ku memilih dia atau gadis itu..?" Tanya Will.

"Ya, jadi lepaskan dia." Ucap Dave,.

Will sudah tidak bisa berkata kata lagi.. Karna jika Dave sudah marah seperti itu, itu artinya dia sudah tidak ingin di bantah.. Dan inilah Will, semarah apapun dia, sebejat apapun dia kepada Dave, tapi dia tetap patuh. Dan mendengar sedikit ucapan Dave, karna Dave adalah sekretarisnya, sekaligus sepupunya..

"Tolong tuan Dave, keluarkan adik ku dari rumah ini. Biarlah saya yang di kurung dan di siksa di sini." Mohon Adzam pada Dave..

"Pulang lah, aku berjanji akan membawa Eryna kembali padamu." Janji Dave pada Adzam..

🍂🍂🍂🍂

Di dalam kamar Ernya terus saja menangis, mengingat akan kejadian tadi.. Di mana dirinya harus membuka baju di hadapan beberapa pria.. Yaa walaupun semua pria membalikkan badan nya, tapi Eryna betul betul merasa sangat terhina akan perintah Will.. Belum lagi ia harus melihat sang kaka berada di rumah ini.. Dan Eryna berpikir jika pasti di luar sana Will sudah menyiksa kaka nya..

"Hikkkssssss, kau jahat manusia jelmaan.. Aku janji pada diriku sendiri, akan membalas semua perlakuan mu padaku.." Gumam Eryna di sela isak tangis nya..

"Non.." Panggil bibi.. "Maaf karna tidak bisa membantu non Eryna." Ucap bibi sambil memberikan teh hangat ke hadapan Eryna..

"Makasih bi.. Tidak apa apa, ada tuan Dave yang menolong ku bi.."

"Untung tuan Dave berbeda dengan tuan Will.."

"Maksud bibi...???"

"Mereka itu sepupu non. Sebenarnya dulu tuan Will juga sangat baik bahkan melebihi baiknya tuan Dave, hanya saja saat kedua orang tuanya meninggal tuan Will menjadi sosok yang pendiam.."

"Bi, apa manusia Jelmaan itu kasar kepada semua orang. Maksud ku, apa dia juga memperlakukan orang seperti memperlakukan ku di rumah ini..?"

"Tidak non.. Makanya bibi merasa heran kenapa tuan Will bisa sejahat itu dengan non Eryna.."

"Bi, apa ini berhubungan dengan kematian orang tuanya..?"

"Saya tidak tahu non.. Kalau begitu saya permisi dulu." Ucap bibi lalu melangkah keluar dari kamar Eryna..

"Sebenarnya apa salah ku, sampai kau melakukan hal yang sangat menyakitkan seperti ini padaku.." Gumam Eryna..

"Aku harus mencari tahu semua nya."

🍂🍂🍂🍂🍂🍂

"Kau tidak boleh seperti ini Dave, tidak boleh mencampuri urusan ku.." Ucap Will saat berada di ruang kerjanya bersama dengan Dave..

"Will sampai kapan kau akan seperti ini..?? Apa kau tidak merasa kasihan pada gadis itu...?"

"Kau bilang kasihan...??? Apa orang tua nya dulu pernah merasa kasihan kepadaku, saat melenyapkan nyawa kedua orang tua ku..?"

"Will ayolah, tapi itu kejadian yang sudah cukup sangat lama.. Sampai kapan kau akan menyimpan dendam seperti ini.."

"Sampai aku puas menyiksa gadis itu."

"Aku tidak mau tahu Will, cepat atau lambat aku akan membawa Eryna dari sini."

"Jika kau berani langkahi dulu mayat ku."

Terpopuler

Comments

Rifa Endro

Rifa Endro

dih, kayak udah siapa aja ku mati

2024-04-26

0

novi 99

novi 99

ntar nyesel .... ujungnya jungkir balik minta maaf.... apalagi sekali tahu klo terjadi kesalahpahaman di masa dulu

2022-11-08

2

Yuli

Yuli

Dave kau benar lki2 baik yg mau melindungi wanita tidak seperti Will udah bucin ntar baru tau rasa Lo will

2022-07-16

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!