MTI 020 - Pusaka Warisan

"Hahaha-! Kau lihat itu ular jelek! Han'er berbakat dalam ilmu pedang! Dibandingkan menjadi Kultivator Racun, Han'er lebih baik menjadi Kultivator Pedang!" seru Meirong menunjuk Yutian.

"Hmph, jangan senang dulu. Han'er masih awal belajar ilmu racun dan pedang. Masih terlalu cepat untuk memutuskan apakah dia lebih berbakat dalam racun atau pedang."

"Tidak, tidak, tidak... dia pasti akan menjadi ahli pedang, bukannya ahli racun."

"Sudah kubilang ilmu pedangmu tidak akan cocok dengan Han'er. Dia lebih cocok dengan ilmu racun, yang memperkuat ilmu alkeminya..."

Selanjutnya, kedua hewan roh itu mulai berdebat. Yao Han hanya bisa melongo melihat tingkah keduanya, tetapi itu hanya sebentar karena kembali fokus terhadap ilmu pedang Bintang Jatuh. Dia berencana mengulang sampai seratus kali gerakan bintang pertama.

"Lagi-lagi mereka berdebat tentang hal tidak penting. Sepertinya aku keliru menjadikan Xiao Han sebagai murid mereka juga..." gumam Feng Xian.

***

Dua bulan berikutnya, Yao Han mampu menghapal kelima gerakan jurus pedang Bintang Jatuh. Hal ini membuat Meirong senang, tetapi muridnya itu perlu mengasah lebih jauh agar bisa mengeluarkan potensi menggunakan ilmu pedang ini sampai ke tingkat tertinggi yang dia bisa lakukan.

Meirong dan Yutian, sambil menemani Yao Han juga giat meningkatkan praktik, akhirnya mereka sudah mencapai puncak Ranah Dasar. Mereka sudah bersiap untuk memasuki Ranah Pondasi.

Mereka yang saat ini adalah hewan roh tingkat tinggi akan mampu membentuk pondasi terkuat, yaitu Pondasi Langit.

Berbeda dengan kultivator manusia yang harus melewati pembentukan Pondasi Fana dan Bumi sebelum membentuk Pondasi Langit, hewan roh bisa langsung membentuk Pondasi Langit dengan lama waktu yang sama dibutuhkan kultivator untuk membentuk Pondasi Langit, yaitu enam bulan.

Feng Xian juga sudah menyiapkan tempat untuk keduanya masuk dalam latihan tertutup membentuk pondasi mereka. Tempat ini dibawah kaki gunung, tepatnya di hutan yang termasuk kawasan zona aman.

Demi menghindari gangguan yang tidak perlu, tempat itu sudah dipasang formasi pelindung oleh Feng Xian.

Mengetahui tindakan Feng Xian, Meirong dan Yutian sampai kehabisan kata-kata dan hanya bisa terus berterimakasih pada pria berwajah tegas tersebut.

"Han'er, jangan lupa untuk berlatih. Aku harap kau mengejutkanku dengan hasil latihanmu saat kami kembali," pesan Meirong.

Sebelum Yao Han menanggapi, Yutian memotongnya, "Han'er, kau harus lebih rajin berlatih ilmu racun dan tunjukkan kau lebih baik menjadi Kultivator Racun..."

"Yutian, kau-"

"Apa?"

Yutian menjulurkan lidah ularnya beberapa kali mengejek Meirong yang geram menatapnya.

'Masih sempat-sempatnya mereka berdebat... Harusnya aku menempatkan mereka di zona bahaya..." Feng Xian menatap kedua hewan roh itu dengan malas, sementara Yao Han tersenyum canggung.

Yutian segera menuju tempat latihan untuknya sebelum Meirong mengomel.

"Aish, ular bodoh itu..." gumam Meirong, "Senior Feng, kami serahkan Han'er padamu..."

Feng Xian merasa lucu dengan pesan Meirong, tentu saja dia yang akan mengurus Yao Han tanpa perlu diminta, tetapi dia membalas dengan anggukan pelan.

"Sampai jumpa enam bulan lagi, Han'er..."

"Baik, Guru."

Meirong pun menuju tempat latihannya, yang berjarak beberapa puluh meter dari tempat latihan tertutup Yutian.

***

"Argh-! Kenapa aku tidak bisa membuatnya?!" jerit Yao Han sambil menjambak rambutnya frustasi.

Yao Han sudah mulai belajar seni melukis dari Feng Xian, tetapi tidak seperti perkembangan belajarnya terhadap ilmu yang dia pelajari dari Meirong dan Yutian, Yao Han bisa dikatakan tidak berbakat dalam hal melukis.

Dua bulan berlalu, Yao Han frustasi dengan hasil belajarnya yang tidak ada perkembangan sama sekali. Lukisannya bahkan tidak bisa dikatakan cukup bagus.

Feng Xian sama sekali tidak ada niatan untuk menghibur Yao Han, justru menertawainya. Hal ini membuat Yao Han menjadi kesal dan merasa rendah diri.

"Sepertinya aku tidak berbakat dalam hal melukis..." gumam Yao Han, "Guru, apa yang harus kau lakukan?"

"Melukis membutuhkan sentuhan perasaan didalamnya juga dipengaruhi oleh pengalaman si pelukis. Yang bisa kau lakukan adalah menenangkan dirimu dan menambah pengalaman."

"Apa maksudnya itu?"

"Kau pikirkan sendiri jawabannya."

Yao Han berdecak dalam hati terhadap tanggapan datar Feng Xian, gurunya itu juga tidak perlu repot-repot menoleh padanya. Dia kemudian mencari tempat untuk bermeditasi.

Setelah selesai, Yao Han kehilangan minat terhadap melukis, jadi dia melakukan hal lain seperti membuat lebih banyak jenis bubuk obat dan racun, berlatih ilmu bela diri dan pedang.

Hal ini dia lakukan setiap merasa frustrasi terhadap kemampuan melukisnya yang tidak berkembang. Disisi lain pemahamannya terhadap ilmu lain justru meningkat pesat.

Tidak berbakat dalam melukis, Yao Han mencoba hal lain yang sedikit mirip, yaitu seni membuat kaligrafi. Yao Han cukup puas dengan ini karena hasilnya jauh lebih baik daripada seni melukis. Tulisan tangan Yao Han pun menjadi lebih rapi daripada sebelumnya berkat ini.

"Hm... setidaknya kau menemukan bakat lain yang masih berhubungan dengan seni melukis," komentar Feng Xian, secara tidak langsung memuji tulisan tangan dan kaligrafi buatan Yao Han.

"Guru, mungkin Anda bisa mengajariku seni musik?"

"Tidak sekarang. Seni musik dan melukis memiliki tingkat kesulitan kurang lebih sama. Kalau kau tidak ingin frustasi lebih jauh, lebih baik jangan mempelajari dua bidang seni ini dalam waktu berdekatan."

Feng Xian kemudian memberikan sebuah slip giok, "Ambil ini dan pelajari teknik didalamnya. Kalau kau berhasil menguasainya dalam waktu satu bulan, aku akan memberikanmu hadiah."

Yao Han mengambil slip giok itu dan memeriksanya, "Langkah Angin Surgawi?"

Feng Xian menjelaskan sedikit bahwa Langkah Angin Surgawi adalah salah satu ilmu meringankan tubuh atau nama lainnya adalah teknik langkah kaki. Memungkinkan seseorang bergerak lincah dan berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan cepat.

Feng Xian tidak menyebutkan hadiah yang akan dia berikan, tetapi itu memicu Yao Han menjadi lebih bersemangat mempelajari Langkah Angin Surgawi.

Yao Han akhirnya sanggup menguasai teknik ini lebih cepat dari batas waktu yang ditentukan, yaitu dua puluh hari.

"Ini bukan hanya sekedar hadiah, tetapi juga pusaka warisan. Namanya Kipas Gunbai." Feng Xian mengeluarkan sebuah benda aneh berukuran besar.

"Kipas?"

"Ya, terlepas dari ukurannya yang tidak wajar dan bentuknya yang aneh, kipas ini termasuk Pusaka Bumi tingkat tinggi. Sebelumnya pusaka ini diberikan guruku saat aku berhasil membentuk Pondasi Langit."

Yao Han tidak langsung menerima, "Kalau kipas ini adalah pusaka warisan, sepertinya aku harus menunggu mencapai Ranah Pondasi untuk pantas menerimanya."

"Tidak perlu, ambil saja ini. Lagipula benda ini sudah lama tidak aku gunakan. Lebih baik dia memiliki tuan baru."

Yao Han kemudian menerima kipas itu, saat tangannya menyentuh gagang panjang kipas itu, angin berhembus diantara mereka, membuat Yao Han kaget.

Feng Xian tertawa pelan, "Hambusan angin tadi adalah tanda kipas ini menerimamu sebagai pemilik barunya."

 

Terpopuler

Comments

Darwito

Darwito

kipas

2024-11-26

0

Ajo jatah

Ajo jatah

waduh senjata Madara ni
apa gak di ambil lagi Ama Madara nantik tu senjata🤭🤭🤫

2024-02-04

0

Kipas kayak Gitar....

2024-01-30

1

lihat semua
Episodes
1 MTI 001 - Yao Han
2 MTI 002 - Langit Putih
3 MTI 003 - Hadiah Langit
4 MTI 004 - Kembali
5 MTI 005 - Sang Penolong
6 MTI 006 - Bulan Bintang
7 MTI 007 - Dua Hewan Roh
8 MTI 008 - Tingkatan Kultivasi
9 MTI 009 - Menyerap Qi
10 MTI 010 - Para Jagoan
11 MTI 011 - Jalan Hidup
12 MTI 012 - Tantangan
13 MTI 013 - Ujian
14 MTI 014 - Guru dan Murid
15 MTI 015 - Tawaran Menggiurkan
16 MTI 016 - Cepat Kaya
17 MTI 017 - Tidak Adil
18 MTI 018 - Tinju Besi
19 MTI 019 - Bintang Jatuh
20 MTI 020 - Pusaka Warisan
21 MTI 021 - Pondasi Langit
22 MTI 022 - Kejutan
23 MTI 023 - Latih Tanding
24 MTI 024 - Berburu
25 MTI 025 - Jenis Sihir
26 MTI 026- Membuat Pil
27 MTI 027 - Bakat Alkemi
28 MTI 028 - Percobaan Berulang
29 MTI 029 - Kualitas Sempurna
30 MTI 030 - Aktif
31 MTI 031 - Belum Cukup
32 MTI 032 - Hidup Mati
33 MTI 033 - Raja Es
34 MTI 034 - Kedatangan Tamu
35 MTI 035 - Tindakan Bodoh
36 MTI 036 - Pasien Pertama
37 MTI 037 - Kenalan Lama
38 MTI 038 - Beberapa Informasi
39 MTI 039 - Calon Pasangan
40 MTI 040 - Menembus Batas
41 MTI 041 - Kota Seberang
42 MTI 042 - Toko Harta Giok
43 MTI 043 - Manajer Toko
44 MTI 044 - Menjual Pil
45 MTI 045 - Permainan Seruling
46 MTI 46 - Restoran Kultivator
47 MTI 47 - Jaga Ucapan
48 MTI 48 - Teratai Biru
49 MTI 49 - Biru Gelap
50 MTI 50 - Salah Harga
51 MTI 51 - Muncul Kembali
52 MTI 52 - Persik Bulan
53 Ep. 53 - Sebuah Kabar
54 Ep. 54 - Teratai Putih
55 Ep. 55 - Tempat Istirahat
56 Ep. 56 - Hal Remeh
57 Ep. 57 - Musik Pagi Hari
58 Ep. 58 - Salah Mengira
59 Ep. 59 - Membantu Mereka
60 Ep. 60 - Mendapat Teman
61 Ep. 61 - Kertas Jimat
62 Ep. 62 - Dao Jimat
63 Ep. 63 - Lebih Akrab
64 Ep. 64 - Berpetualang Bersama
65 Ep. 65 - Siluman Aneh
66 Ep. 66 - Cepat dan Mudah
67 Ep. 67 - Campuran
68 Ep. 68 - Mawar Hitam
69 Ep. 69 - Teror Hantu
70 Ep. 70 - Pelaku Teror
71 Ep. 71 - Cukup Sampai Disini
72 Ep. 72 - Lawan Aku
73 Ep. 73 - Dua Hantu
74 Ep. 74 - Sungguh Sial
75 Ep. 75 - Buruk dan Kejam
76 Ep. 76 - Beban Terangkat
77 Ep. 77 - Keraguan Mereka
78 Ep. 78 - Serigala Malam
79 Ep. 79 - Desa Berdarah
80 Ep. 80 - Penjelasan
81 Ep. 81 - Pengikut
82 Ep. 82 - Berita Buruk
83 Ep. 83 - Kota Kelahiran
84 Ep. 84 - Tidak Berubah
85 Ep. 85 - Sari Darah
86 Ep. 86 - Anak Ajaib
87 Ep. 87 - Kera Jenaka
88 Ep. 88 - Berpisah
89 Ep. 89 - Firasat Buruk
90 Ep. 90 - Gunung Langit
91 Ep. 91 - Pesan Penting
92 Ep. 92 - Berburu dan Bertaruh
93 Ep. 93 - Daerah Bersalju
94 Ep. 94 - Kirin
95 Ep. 95 - Leluhur Es
96 Ep. 96 - Pedang Langit
97 Ep. 97 - Cerita Mereka
98 Ep. 98 - Rahasia Praktik
99 MTI 099 - Paman Guru
100 Ep. 100 - Serum Waktu
101 Ep. 101 - Dua Pedang
102 Ep. 102 - Tentang Aura
103 Ep. 103 - Masih Ingat
104 Ep. 104 - Tidak Berubah
105 Ep. 105 - Sekte Racun
106 Ep. 106 - Kondisi Kritis
107 Ep. 107 - Candaan Buruk
108 Ep. 108 - Tidak Berhak
109 Ep. 109 - Bulu Ajaib
110 Ep. 110 - Melanjutkan Perjalanan
111 Ep. 111 - Awan Bulan
112 Ep. 112 - Ranah Pondasi
113 Ep. 113 - Peri Awan Darah
114 Ep. 114 - Pandangan Pertama
115 Ep. 115 - Dibuat Gugup
116 Ep. 116 - Ancaman atau Peringatan
117 Ep. 117 - Es dan Bunga
118 Ep. 118 - Ketus
119 Ep. 119 - Peri Racun
120 Ep. 120 - Rombongan Berkuda
121 Ep. 121 - Gagak Merah
122 Ep. 122 - Benteng Batu
123 Ep. 123 - Membereskan Masalah
124 Ep. 124 - Desa Kecil
125 Ep. 125 - Pesta Kecil
126 MTI 126 - Tidak Peduli
127 MTI 127 - Bukan Kekasih
128 MTI 128 - Panggilan Baru
129 MTI 129 - Saudagar Kaya
130 MTI 130 - Perhiasan Terkutuk
131 MTI 131 - Jamuan Makan
132 MTI 132 - Undangan Pernikahan
133 MTI 133 - Dasar Menyebalkan
134 MTI 134 - Hadiah Pernikahan
135 MTI 135 - Pernikahan Berdarah
136 MTI 136 - Racun Pelangi
137 MTI 137 - Duduk Perkara
138 MTI 138 - Suasana Hati
139 MTI 139 - Bintang Ungu
140 MTI 140 - Rumah Kayu
141 MTI 141 - Pengobatan Xu Yang
142 MTI 142 - Nyaris Pingsan
143 MTI 143 - Teman Masa Kecil
144 MTI 144 - Gadis Ganas
145 MTI 145 - Paman dan Keponakan
146 MTI 146 - Teknik Warisan
147 MTI 147 - Xu Yang Sadar
148 MTI 148 - Tugas Kecil
149 MTI 149 - Imbalan Jasa
150 MTI 150 - Bangau Pelangi
151 MTI 151 - Kenalan Lama
152 MTI 152 - Ide Perjodohan
153 MTI 153 - Saudara Angkat
154 MTI 154 - Mengantarkan Pulang
155 MTI 155 - Kabar Perang
156 MTI 156 - Asumsi dan Prediksi
157 MTI 157 - Peduli Tak Peduli
158 MTI 158 - Sikap dan Tindakan
159 MTI 159 - Menggali Informasi
160 MTI 160 - Pesan Peringatan
161 MTI 161 - Tamu Sekte
162 MTI 162 - Teman Masa Kecil
163 MTI 163 - Bukan Gurauan
164 MTI 164 - Bantuan Kecil
165 MTI 165 - Pemuda Kaya
166 MTI 166 - Pesanan Pil
167 MTI 167 - Terima Bayaran
168 MTI 168 - Gusar Hati
169 MTI 169 - Kota Rubah Salju
170 MTI 170 - Pihak Netral
171 MTI 171 - Isi Perut
172 MTI 172 - Sewa Tanah
173 MTI 173 - Rumah Pengobatan
174 MTI 174 - Pil Nutrisi
175 MTI 175 - Baru Menyadarinya
176 MTI 176 - Kau Tidak Bilang
177 MTI 177 - Raja Jimat
178 MTI 178 - Kota Harta Giok
179 MTI 179 - Rencana Tiga Pengawal
180 MTI 180 - Sambutan Tuan Rumah
181 MTI 181 - Pertemuan Kultivator Muda
182 MTI 182 - Aura Persaingan
183 MTI 183 - Datang Belakangan
184 MTI 184 - Tak Tahu Malu
185 MTI 185 - Tingkah Laku Sepupu
186 MTI 186 - Rasa Penasaran
187 MTI 187 - Timbulnya Keributan
188 MTI 188 - Gadis Cadar Merah
189 MTI 189 - Lawan Tak Sepadan
190 MTI 190 - Pengendali Boneka
191 MTI 191 - Ledakan Besar
192 MTI 192 - Pertarungan Tetua
193 MTI 193 - Kekacauan Lebih Besar
194 MTI 194 - Jauh Lebih Kuat
195 MTI 195 - Kekalahan Pahit
196 MTI 196 - Tak Berguna
197 MTI 197 - Turun Tangan
198 MTI 198 - Kemampuan Tak Biasa
199 MTI 199 - Mata Giok Darah
200 MTI 200 - Melarikan Diri
201 MTI 201 - Dua Tetua Menara
202 MTI 202 - Kondisi Kritis
203 MTI 203 - Nasib Peri Bunga
204 MTI 204 - Saran Mengejutkan
205 MTI 205 - Menemui Yao Han
206 MTI 206 - Salah Tingkah
207 MTI 207 - Separuh Kekayaan
208 MTI 208 - Kunjungan Mendadak
209 MTI 209 - Bercanda Santai
210 MTI 210 - Biaya Pengobatan
211 MTI 211 - Informasi Lelang
212 MTI 212 - Teman Lama
213 MTI 213 - Kota Musim Semi
214 MTI 214 - Rencana Selanjutnya
215 MTI 215 - Sidang Sekte
216 MTI 216 - Mantan Petinggi Sekte
217 MTI 217 - Ambisi Besar
218 MTI 218 - Jalur Aman
219 MTI 219 - Hutan Buatan
220 MTI 220 - Bunga Incaran
221 MTI 221 - Ratu Rubah
222 MTI 222 - Seekor Naga
223 MTI 223 - Naga dan Rubah
224 MTI 224 - Takdir Langit
225 MTI 225 - Kebiasaan Aneh
226 MTI 226 - Sebuah Syarat
227 MTI 227 - Tingkatan Tertinggi
228 MTI 228 - Kontrak Darah
229 MTI 229 - Bujuk Rayu
230 MTI 230 - Kasat Mata
231 MTI 231 - Formasi Pelindung
232 MTI 232 - Pedang Karatan
233 MTI 233 - Berpindah Tempat
234 MTI 234 - Lembah Petir Abadi
235 MTI 235 - Petir Barat
236 MTI 236 - Kabar Terbaru
237 MTI 237 - Ekor Rubah
238 MTI 238 - Pergerakan Sekte
239 MTI 239 - Dua Aliansi
240 MTI 240 - Genderang Perang
241 Rangkuman dan Cuplikan
242 Pengumuman
Episodes

Updated 242 Episodes

1
MTI 001 - Yao Han
2
MTI 002 - Langit Putih
3
MTI 003 - Hadiah Langit
4
MTI 004 - Kembali
5
MTI 005 - Sang Penolong
6
MTI 006 - Bulan Bintang
7
MTI 007 - Dua Hewan Roh
8
MTI 008 - Tingkatan Kultivasi
9
MTI 009 - Menyerap Qi
10
MTI 010 - Para Jagoan
11
MTI 011 - Jalan Hidup
12
MTI 012 - Tantangan
13
MTI 013 - Ujian
14
MTI 014 - Guru dan Murid
15
MTI 015 - Tawaran Menggiurkan
16
MTI 016 - Cepat Kaya
17
MTI 017 - Tidak Adil
18
MTI 018 - Tinju Besi
19
MTI 019 - Bintang Jatuh
20
MTI 020 - Pusaka Warisan
21
MTI 021 - Pondasi Langit
22
MTI 022 - Kejutan
23
MTI 023 - Latih Tanding
24
MTI 024 - Berburu
25
MTI 025 - Jenis Sihir
26
MTI 026- Membuat Pil
27
MTI 027 - Bakat Alkemi
28
MTI 028 - Percobaan Berulang
29
MTI 029 - Kualitas Sempurna
30
MTI 030 - Aktif
31
MTI 031 - Belum Cukup
32
MTI 032 - Hidup Mati
33
MTI 033 - Raja Es
34
MTI 034 - Kedatangan Tamu
35
MTI 035 - Tindakan Bodoh
36
MTI 036 - Pasien Pertama
37
MTI 037 - Kenalan Lama
38
MTI 038 - Beberapa Informasi
39
MTI 039 - Calon Pasangan
40
MTI 040 - Menembus Batas
41
MTI 041 - Kota Seberang
42
MTI 042 - Toko Harta Giok
43
MTI 043 - Manajer Toko
44
MTI 044 - Menjual Pil
45
MTI 045 - Permainan Seruling
46
MTI 46 - Restoran Kultivator
47
MTI 47 - Jaga Ucapan
48
MTI 48 - Teratai Biru
49
MTI 49 - Biru Gelap
50
MTI 50 - Salah Harga
51
MTI 51 - Muncul Kembali
52
MTI 52 - Persik Bulan
53
Ep. 53 - Sebuah Kabar
54
Ep. 54 - Teratai Putih
55
Ep. 55 - Tempat Istirahat
56
Ep. 56 - Hal Remeh
57
Ep. 57 - Musik Pagi Hari
58
Ep. 58 - Salah Mengira
59
Ep. 59 - Membantu Mereka
60
Ep. 60 - Mendapat Teman
61
Ep. 61 - Kertas Jimat
62
Ep. 62 - Dao Jimat
63
Ep. 63 - Lebih Akrab
64
Ep. 64 - Berpetualang Bersama
65
Ep. 65 - Siluman Aneh
66
Ep. 66 - Cepat dan Mudah
67
Ep. 67 - Campuran
68
Ep. 68 - Mawar Hitam
69
Ep. 69 - Teror Hantu
70
Ep. 70 - Pelaku Teror
71
Ep. 71 - Cukup Sampai Disini
72
Ep. 72 - Lawan Aku
73
Ep. 73 - Dua Hantu
74
Ep. 74 - Sungguh Sial
75
Ep. 75 - Buruk dan Kejam
76
Ep. 76 - Beban Terangkat
77
Ep. 77 - Keraguan Mereka
78
Ep. 78 - Serigala Malam
79
Ep. 79 - Desa Berdarah
80
Ep. 80 - Penjelasan
81
Ep. 81 - Pengikut
82
Ep. 82 - Berita Buruk
83
Ep. 83 - Kota Kelahiran
84
Ep. 84 - Tidak Berubah
85
Ep. 85 - Sari Darah
86
Ep. 86 - Anak Ajaib
87
Ep. 87 - Kera Jenaka
88
Ep. 88 - Berpisah
89
Ep. 89 - Firasat Buruk
90
Ep. 90 - Gunung Langit
91
Ep. 91 - Pesan Penting
92
Ep. 92 - Berburu dan Bertaruh
93
Ep. 93 - Daerah Bersalju
94
Ep. 94 - Kirin
95
Ep. 95 - Leluhur Es
96
Ep. 96 - Pedang Langit
97
Ep. 97 - Cerita Mereka
98
Ep. 98 - Rahasia Praktik
99
MTI 099 - Paman Guru
100
Ep. 100 - Serum Waktu
101
Ep. 101 - Dua Pedang
102
Ep. 102 - Tentang Aura
103
Ep. 103 - Masih Ingat
104
Ep. 104 - Tidak Berubah
105
Ep. 105 - Sekte Racun
106
Ep. 106 - Kondisi Kritis
107
Ep. 107 - Candaan Buruk
108
Ep. 108 - Tidak Berhak
109
Ep. 109 - Bulu Ajaib
110
Ep. 110 - Melanjutkan Perjalanan
111
Ep. 111 - Awan Bulan
112
Ep. 112 - Ranah Pondasi
113
Ep. 113 - Peri Awan Darah
114
Ep. 114 - Pandangan Pertama
115
Ep. 115 - Dibuat Gugup
116
Ep. 116 - Ancaman atau Peringatan
117
Ep. 117 - Es dan Bunga
118
Ep. 118 - Ketus
119
Ep. 119 - Peri Racun
120
Ep. 120 - Rombongan Berkuda
121
Ep. 121 - Gagak Merah
122
Ep. 122 - Benteng Batu
123
Ep. 123 - Membereskan Masalah
124
Ep. 124 - Desa Kecil
125
Ep. 125 - Pesta Kecil
126
MTI 126 - Tidak Peduli
127
MTI 127 - Bukan Kekasih
128
MTI 128 - Panggilan Baru
129
MTI 129 - Saudagar Kaya
130
MTI 130 - Perhiasan Terkutuk
131
MTI 131 - Jamuan Makan
132
MTI 132 - Undangan Pernikahan
133
MTI 133 - Dasar Menyebalkan
134
MTI 134 - Hadiah Pernikahan
135
MTI 135 - Pernikahan Berdarah
136
MTI 136 - Racun Pelangi
137
MTI 137 - Duduk Perkara
138
MTI 138 - Suasana Hati
139
MTI 139 - Bintang Ungu
140
MTI 140 - Rumah Kayu
141
MTI 141 - Pengobatan Xu Yang
142
MTI 142 - Nyaris Pingsan
143
MTI 143 - Teman Masa Kecil
144
MTI 144 - Gadis Ganas
145
MTI 145 - Paman dan Keponakan
146
MTI 146 - Teknik Warisan
147
MTI 147 - Xu Yang Sadar
148
MTI 148 - Tugas Kecil
149
MTI 149 - Imbalan Jasa
150
MTI 150 - Bangau Pelangi
151
MTI 151 - Kenalan Lama
152
MTI 152 - Ide Perjodohan
153
MTI 153 - Saudara Angkat
154
MTI 154 - Mengantarkan Pulang
155
MTI 155 - Kabar Perang
156
MTI 156 - Asumsi dan Prediksi
157
MTI 157 - Peduli Tak Peduli
158
MTI 158 - Sikap dan Tindakan
159
MTI 159 - Menggali Informasi
160
MTI 160 - Pesan Peringatan
161
MTI 161 - Tamu Sekte
162
MTI 162 - Teman Masa Kecil
163
MTI 163 - Bukan Gurauan
164
MTI 164 - Bantuan Kecil
165
MTI 165 - Pemuda Kaya
166
MTI 166 - Pesanan Pil
167
MTI 167 - Terima Bayaran
168
MTI 168 - Gusar Hati
169
MTI 169 - Kota Rubah Salju
170
MTI 170 - Pihak Netral
171
MTI 171 - Isi Perut
172
MTI 172 - Sewa Tanah
173
MTI 173 - Rumah Pengobatan
174
MTI 174 - Pil Nutrisi
175
MTI 175 - Baru Menyadarinya
176
MTI 176 - Kau Tidak Bilang
177
MTI 177 - Raja Jimat
178
MTI 178 - Kota Harta Giok
179
MTI 179 - Rencana Tiga Pengawal
180
MTI 180 - Sambutan Tuan Rumah
181
MTI 181 - Pertemuan Kultivator Muda
182
MTI 182 - Aura Persaingan
183
MTI 183 - Datang Belakangan
184
MTI 184 - Tak Tahu Malu
185
MTI 185 - Tingkah Laku Sepupu
186
MTI 186 - Rasa Penasaran
187
MTI 187 - Timbulnya Keributan
188
MTI 188 - Gadis Cadar Merah
189
MTI 189 - Lawan Tak Sepadan
190
MTI 190 - Pengendali Boneka
191
MTI 191 - Ledakan Besar
192
MTI 192 - Pertarungan Tetua
193
MTI 193 - Kekacauan Lebih Besar
194
MTI 194 - Jauh Lebih Kuat
195
MTI 195 - Kekalahan Pahit
196
MTI 196 - Tak Berguna
197
MTI 197 - Turun Tangan
198
MTI 198 - Kemampuan Tak Biasa
199
MTI 199 - Mata Giok Darah
200
MTI 200 - Melarikan Diri
201
MTI 201 - Dua Tetua Menara
202
MTI 202 - Kondisi Kritis
203
MTI 203 - Nasib Peri Bunga
204
MTI 204 - Saran Mengejutkan
205
MTI 205 - Menemui Yao Han
206
MTI 206 - Salah Tingkah
207
MTI 207 - Separuh Kekayaan
208
MTI 208 - Kunjungan Mendadak
209
MTI 209 - Bercanda Santai
210
MTI 210 - Biaya Pengobatan
211
MTI 211 - Informasi Lelang
212
MTI 212 - Teman Lama
213
MTI 213 - Kota Musim Semi
214
MTI 214 - Rencana Selanjutnya
215
MTI 215 - Sidang Sekte
216
MTI 216 - Mantan Petinggi Sekte
217
MTI 217 - Ambisi Besar
218
MTI 218 - Jalur Aman
219
MTI 219 - Hutan Buatan
220
MTI 220 - Bunga Incaran
221
MTI 221 - Ratu Rubah
222
MTI 222 - Seekor Naga
223
MTI 223 - Naga dan Rubah
224
MTI 224 - Takdir Langit
225
MTI 225 - Kebiasaan Aneh
226
MTI 226 - Sebuah Syarat
227
MTI 227 - Tingkatan Tertinggi
228
MTI 228 - Kontrak Darah
229
MTI 229 - Bujuk Rayu
230
MTI 230 - Kasat Mata
231
MTI 231 - Formasi Pelindung
232
MTI 232 - Pedang Karatan
233
MTI 233 - Berpindah Tempat
234
MTI 234 - Lembah Petir Abadi
235
MTI 235 - Petir Barat
236
MTI 236 - Kabar Terbaru
237
MTI 237 - Ekor Rubah
238
MTI 238 - Pergerakan Sekte
239
MTI 239 - Dua Aliansi
240
MTI 240 - Genderang Perang
241
Rangkuman dan Cuplikan
242
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!