"Sebelumnya ada dua tambahan penghuni..." Feng Xian melirik Hong Meirong dan She Yutian, "... ada tambahan satu lagi... tidak masalah. Kau boleh tinggal disini."
Yao Han tersenyum lebar dan membungkuk memberi hormat, "Terima kasih banyak, Paman. Suatu hari aku akan membalas kebaikanmu."
"Cobalah untuk tetap bertahan hidup dan rajin berlatih, itu sudah cukup sebagai bayaran kebaikanku ini. Setidaknya pertolonganku tidak sia-sia." Feng Xian menyimpan alat lukisnya dalam cincin ruang, lalu bangkit.
"Aku mengerti, Paman."
"Bagus. Lakukan apa yang kau suka, tetapi jangan sampai melewati batas. Kau bisa belajar banyak tentang dunia kultivator dari mereka." Feng Xian tidak menunggu jawaban Yao Han dan berjalan menuju rumah.
***
Hidup ditempat tinggal baru membuat Yao Han mencoba membiasakan diri. Dia menjadi pemilik baru kamar yang selama dua bulan terakhir dia tempati saat tidak sadarkan diri.
Dibandingkan dengan Feng Xian yang menjadi penolongnya, Yao Han lebih mudah mendekatkan diri dengan Meirong dan Yutian Dua hewan roh itu menjadi pembimbing Yao Han sebagai kultivator pemula.
Feng Xian tidak banyak berinteraksi dan hanya bicara seadanya. Namun yang membuat Yao Han canggung adalah Feng Xian yang selalu menyediakannya makanan.
"Tidak perlu sungkan, kau bisa mencari makan sendiri setelah tingkat praktikmu cukup tinggi atau kau akan menjadi mangsa siluman di hutan sana."
"Siluman-?! Bukankah itu bahaya Paman?"
Pulau Bulan Bintang dihuni banyak siluman berbagai jenis, bentuk, dan tingkat praktik. Namun Feng Xian menenangkan Yao Han karena siluman itu tidak akan berani mendekati gunung tempat mereka tinggal, karena itu artinya sama dengan mengantar nyawa.
"Daging yang kau makan juga berasal dari siluman." Yao Han segera memasang raut wajah ngeri, "Kenapa?"
"Tolong Paman tidak memberikanku daging siluman lagi. Meski rasanya enak, tetapi aku punya trauma dengan siluman."
Kota Bukit Bunga setiap tahunnya selalu diserang siluman dan memakan korban.
"Kau perlu mengatasi traumamu itu. Suatu hari kau akan menghadapi mereka. Aku tetap akan memberikanmu daging siluman, karena itu bagus untuk perkembangan otot dan tulangmu." Feng Xian tidak memberikan Yao Han kesempatan untuk membantah lebih jauh.
"Senior Feng bermaksud baik, hanya penyampaiannya saja yang kurang tepat." Hong Meirong menenangkan Yao Han. "Jangan pikirkan itu, bukankah kau ingin tahu tentang tingkatan kultivasi?"
Yao Han tersenyum lebar dan mengangguk antusias.
***
Sebelum menjelaskan tingkatan kultivasi, Hong Meirong menjelaskan tentang akar roh.
Semua manusia terlahir memiliki jalur energi meridian dan dantian, tetapi tidak semua terlahir dengan akar roh. Tanpa ini, manusia tidak akan bisa menyerap Qi, dilewatkan melalui jalur meridian, dan menyimpannya ke dalam dantian.
Umumnya, akar roh mengandung unsur alam dasar, yaitu api, air, kayu, tanah, dan logam. Jumlah unsur yang terkandung dalam akar roh antar kultivator tidak sama, yang kemudian menentukan jenis dan kualitas akar roh itu sendiri.
Akar roh yang mengandung empat sampai lima unsur disebut akar roh semu. Akar roh tiga unsur disebut akar roh semi sejati. Akar roh dua unsur disebut akar roh sejati. Terakhir, akar roh satu unsur disebut akar roh murni.
Semakin sedikit unsur dalam akar roh, semakin bagus, sehingga akar roh semu lima unsur adalah yang terburuk, sedangkan akar roh murni adalah yang terbaik.
Diluar lima unsur dasar, ada juga unsur mutasi, yaitu unsur gabungan dua atau lebih unsur dasar. Diketahui ada empat unsur mutasi yang kemunculannya sangat jarang, yaitu angin, petir, es, dan racun.
Kualitas akar roh menentukan bakat kultivator, berhubungan dengan kecepatan dalam meningkatkan praktik.
"Kecepatan berlatih kultivator dengan akar roh murni sekitar lima kali akar roh sejati atau sekitar lima puluh akar roh semu. Kau memiliki lima akar roh murni... secara teori, kecepatanmu berlatih lima kali dari satu akar roh murni."
Setiap sepuluh sampai lima puluh kelahiran, akan ada bayi lahir dengan memiliki akar roh. Dan hampir separuh kultivator baru setiap tahunnya memiliki akar roh lima unsur.
Kemunculan kultivator dengan akar roh murni sangat langka, satu dari satu juta kultivator dan mereka disebut sebagai jenius sejati kultivasi. Sedangkan dua akar roh murni jauh lebih langka lagi.
"Sampai disini kau mengerti, Han'er?" Yao Han mengangguk pelan. Hong Meirong kemudian memberikan penjelasan pada hal lain.
Tingkatan kultivasi dimulai dari Ranah Dasar, kemudian Ranah Pondasi, lalu Ranah Inti, dan terakhir Ranah Jiwa.
Ranah Dasar adalah tingkat praktik mengumpulkan Qi sebanyak mungkin sebagai persiapan kultivator untuk membangun pondasi mereka. Dalam catatan sejarah Benua Bulan Biru diketahui ada lima belas tingkat Ranah Dasar.
"Tidak semua orang bisa mencapai puncak praktik Ranah Dasar. Semua kembali pada beberapa faktor, yaitu usia, bakat, usaha, sumber daya, dan keberuntungan."
Menurut Meirong, faktor-faktor ini tidak terlalu berlaku pada Yao Han yang memiliki kondisi khusus. Dia sangat yakin Yao Han bisa mencapai puncak dari Ranah Dasar cukup cepat, terlepas dia baru mulai berkultivasi di usia sepuluh tahun.
Selanjutnya Ranah Pondasi, adalah tingkatan kultivasi membentuk pondasi. Qi yang dikumpulkan saat masih di Ranah Dasar diubah menjadi Kristal Pondasi dalam dantian.
Ada tiga tingkat pondasi, yaitu Fana, Bumi, dan Langit. Setiap pondasi terbagi menjadi empat tingkatan kecil, yaitu awal, menengah, akhir, dan puncak.
Pencapaian yang diraih pada saat masih berada di Ranah Dasar, mempengaruhi sejauh mana pondasi yang dibentuk.
Setidaknya harus mencapai Ranah Dasar tingkat sembilan untuk membentuk Pondasi Fana. Tingkat dua belas untuk membentuk Pondasi Bumi, dan tingkat lima belas untuk membentuk Pondasi Langit.
Jenis pondasi yang berhasil dibentuk mempengaruhi peluang kultivator untuk naik tingkat praktik selanjutnya, yaitu Ranah Inti.
Siapapun yang hanya berhasil membentuk Pondasi Fana sebagai pondasi terlemah, perjalanan praktik mereka paling tinggi sampai pada praktik Pondasi Fana tahap puncak dan berhenti disana, karena peluang mereka memasuki Ranah Inti kurang dari satu persen.
Ketika sudah mencapai tahap akhir, bagi kultivator Pondasi Bumi dan Langit akan mengubah Kristal Pondasi menjadi Inti, dan jika prosesnya selesai, maka dinyatakan berhasil memasuki Ranah Inti.
Ada tujuh jenis Inti, yaitu kuning, merah, biru, ungu, perunggu, perak, dan emas. Ranah Inti juga terbagi menjadi tahap awal, menengah, akhir, dan puncak.
Terakhir adalah Ranah Jiwa yang memfokuskan pada penempaan jiwa dan tubuh fisik bukanlah hal yang utama, dimana Inti diubah menjadi Jiwa Baru, sehingga kultivator Ranah Jiwa memiliki dua roh dan rohnya dapat meninggalkan tubuh fisik jika terluka.
Ranah Jiwa juga dibagi menjadi tahap awal, menengah, akhir, puncak, dan yang tertinggi adalah tahap Ranah Jiwa Agung.
Yao Han memejamkan mata mencoba mencerna penyampaian Meirong yang banyak tentang tingkatan kultivasi.
"Perjalanan untuk sampai ke tingkat praktik kultivasi ternyata begitu panjang..."
---
Catatan:
Referensi utama tingkatan kultivasi dan perinciannya di novel ini adalah novel Immortal Destiny karya Kak Shujinkouron (author inspirator saya) dengan beberapa pengubahan.
Saya juga berusaha keras untuk menggunakan istilah bahasa Indonesia pada novel kultivasi ini.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 242 Episodes
Comments
Luo Zan Thian
dengan kata lain, akar roh yao han yang terburuk.
yao han, buktikan ke mereka, kalau mereka salah. semangat..!!
2025-02-03
0
@rt
RUMIT AMAT TINGKATAN KULTIVASINYA PAKDE...YG SIMPEL2 AJA YG GAMPANG DI INGAT SAMA PEMBACA..
2024-12-10
0
Darwito
uffuif
2024-11-26
0