Musuh Dalam Selimut 2

Seorang pria berumur enam puluh tahun masuk kedalam private room sebuah restoran yang ada di kawasan Jakarta Selatan.

Hari ini dia akan bertemu dengan teman lamanya sekaligus partner dalam dunia hitam, mereka akan membicarakan rencana selanjutnya setelah Gael Avignon yang hampir tertangkap di Hawaii.

"Apa kabar teman lamaku?" Pria itu duduk di depan teman lamanya yang tengah minum kopi.

"Kau bilang kalau Gael Avignon itu orang yang pintar, ternyata dia sama bodohnya dengan teroriss yang selama ini kau sewa! Kalau saja aku tidak punya rencana cadangan dengan memasukkan salah satu orangku ke dalam misi itu, pasti sekarang Gael sudah ditangkap dan kita ikut terseret kedalamnya." Bambang Soesatyo menatap pria berumur enam puluh tahun itu dengan tajam.

Ya, teman lama yang bertemu dengannya adalah Bambang Soesatyo Juru Bicara Kepresidenan, dia adalah salah satu otak pelaku penculikan Paloma.

"Tidak perlu khawatir berlebihan begitu Bam, dia hanya teledor saja waktu itu hingga mereka berhasil menyergapnya. Setelah ini aku pastikan mereka tidak akan bisa menangkapnya."

Pria berumur enam puluh tahun itu tersenyum licik, dia yakin kalau para agen FBI dan CIA tidak akan bisa menemukan Gael lagi. Dia telah menyembunyikan Gael di tempatnya yang aman, yaitu pulau pribadi miliknya yang ada di Australia.

Pria bernama Sentosa Abdi Djoyo adalah Wakil Ketua MPR-RI, dia yang juga berteman dengan Kevin Hendrawan Presiden RI begitu membenci Kevin dan ingin menghancurkannya.

Berlatar belakang dendam karena Kevin pernah mengkhianatinya dengan menjebloskan anak tunggalnya ke penjara karena terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang dan merugikan Negara triliunan rupiah, iapun mengajak Bambang Soesatyo untuk bekerja sama dengannya menculik Paloma dan membunuh putri Presiden itu.

Anak tunggal Sentosa divonis hukuman penjara seumur hidup, meskipun beberapa kali Sentosa melakukan banding dan peninjauan kembali namun usulannya selalu ditolak Mahkamah Agung.

Sentosa pernah datang menemui Kevin Hendrawan di Istana Negara untuk meminta tolong meringankan vonis hakim pada anaknya, berbekal mereka adalah teman lama hingga Sentosa yakin bahwa Presiden RI itu akan mau membantunya. Tapi ternyata perkiraan Sentosa salah, Kevin tidak mau membantunya karena selama ia menjabat sebagai Presiden dia sudah berjanji untuk tegas memberantas korupsi tanpa pandang bulu, sekalipun salah satu keluarganya dan anggota politik terlibat tindak pidana ini.

Dari situ Sentosa berjanji untuk membalas perbuatan Kevin, ia mulai mencari sekutu untuk bekerja sama menghancurkan Kevin Hendrawan hingga akhirnya ia bertemu dengan Bambang Soesatyo yang ternyata juga punya dendam pada orang nomor satu itu.

Bambang Soesatyo benci dan dendam pada Kevin, anaknya yang seorang anggota TNI ikut pergi berperang ke Suriah untuk membantu tentara Amerika yang saat itu sedang mengincar pemimpin ISIS di sana.

Anak Bambang Soesatyo yang berstatus sebagai seorang prajurit harus ikut pergi berperang sesuai perintah atasannya.

Bambang Soesatyo marah karena Kevin Hendrawan tidak mau membatalkan keberangkatan mereka dengan alasan kemanusiaan, Presiden ingin membantu Negara-Negara yang ikut memberantas kelompok radikal itu yang terkenal kejam dalam membantai orang-orang yang tidak bersalah.

Anak Bambang Soesatyo tewas tertembak di medan pertempuran bersama beberapa rekannya yang waktu itu sedang mengejar pemimpin ISIS yang mencoba kabur.

Mereka berdua lalu mengatur rencana untuk menculik Paloma agar Kevin Hendrawan bisa merasakan bagaimana sakitnya kehilangan anak tercinta mereka.

Sentosa menyewa seorang teroriss sekaligus pembunuh bayaran, untuk menculik Paloma dan membawanya ke Itali dan dihabisi di sana agar tidak akan ada yang bisa menemukannya jika ia mati dan menghilang di Negara itu.

Mereka bekerja sama dengan Bella anggota Paspampres yang dekat dengan keluarga Presiden untuk memantau kegiatan Paloma selama tiga bulan, dia juga bertugas untuk memberikan informasi tentang perkembangan kasus penculikan Paloma yang tengah diselidiki Agen Ronald dan Agen Cathline.

Oleh sebab itu penyergapan mereka di Hawaii dapat mereka ketahui karena Bella langsung menelepon Bambang Soesatyo untuk mengabarkan informasi yang ia dapat saat Presiden melakukan pertemuan waktu itu.

"Lalu bagaimana, apa Albert sudah menghabisi anak itu?"

Bambang bertanya kepada Sentosa dengan wajah yang masih terlihat khawatir, ia takut jika rencana mereka akan terungkap. Ia tidak mau istri dan anak bungsunya ikut terseret dengan masalah penculikan Paloma.

"Dia mengatakan padaku jika dia sudah membunuh anak itu dan membuang tubuhnya ke laut. Tapi menurut mata-mata yang aku kirim untuk mengintai Albert, anak itu masih hidup dan dia menyembunyikan keberadaannya. Secepatnya aku akan kesana untuk mengunjungi Albert secara langsung, kita sudah membayar banyak padanya untuk membunuh anak itu!"

Sentosa menggertakkan gigi, ia begitu marah saat mendapatkan informasi dari anak buahnya yang mengatakan kalau Paloma masih hidup.

Albert Hall sepertinya mengingkari kesepakatan yang telah mereka buat, Bambang dan Sentosa sudah membayar penuh pada Albert untuk membunuh Paloma begitu ia tiba di Italia.

"Baiklah, kita harus bersikap seperti biasa. Kemarin Bella memberitahuku dan berkata nampaknya kedua Agen yang menyelidiki kasus ini sudah mulai curiga ada orang dalam yang terlibat."

Sentosa menganggukkan kepala. "Katakan padanya untuk jangan bertindak apa-apa, tunggu perintah kita selanjutnya. Lakukan aktivitasnya seperti biasa bersama Poly."

.

.

.

.

.

.

.

**Like and Vote guys

Terima kasih 🌹

Terpopuler

Comments

LA

LA

ganti nm dong thorr nanti jdi bermasalah

2021-11-22

0

dewi

dewi

jadi prajurit TNI kalo gak mau terjun ke medan perang yo alih profesi dodol rujak cingur ae

2021-11-18

0

Zarida Jennifer

Zarida Jennifer

paloma dungu !! bpk hana muduh presiden koq berteman? udh pasti akan tendang lo ke neraka !

2021-07-17

0

lihat semua
Episodes
1 The President Family
2 Awal Mula
3 Penculikan
4 Kesedihan Keluarga Presiden
5 Merasa Kehilangan
6 Musuh dalam Selimut
7 Persiapan
8 Acara Pelelangan
9 Alano Lodovico
10 Kesepakatan
11 Bertemu Calon Suami & Calon Mertua
12 Panggil aku Momy
13 Mafia Fire Red
14 Pengejaran
15 The Wedding
16 After Wedding
17 Merindukanmu
18 Musuh Dalam Selimut 2
19 Rencana Albert Hall
20 Alano & Paloma
21 Alano & Paloma Chapter 2
22 Alat pelacak
23 Pengakuan Paloma
24 Musuh Lama
25 Kejadian di Pagi hari
26 Perusahaan Lodovico, Corp
27 Rapat Direksi
28 Pertemuan tak Terduga
29 Kegelisahan Alano
30 Penangkapan Gael Avignon
31 Pulang ke Mansion Utama
32 Menggoda Paloma
33 Kunjungan ke Luar Negeri
34 Rencana Cecil
35 Mencari Tahu
36 Penembakan Bella
37 Hukuman untuk Cecil
38 Menjenguk
39 Kabar
40 Bertemu Lagi
41 Alano vs Pablo
42 Roti Racun
43 Efek Racun
44 Khawatir
45 Penyiksaan
46 Pertemuan
47 Kedatangan Sentosa
48 Hilangnya Paloma
49 Sayatan
50 Penyerangan
51 Flashback
52 Menyusul
53 Visual Tokoh 1
54 Tragedi
55 Kehilangan
56 Pernyataan
57 Berbunga
58 Kenyataan
59 Ziarah
60 Rasa Takut
61 Have Fun
62 Menemani Paloma
63 Permintaan Paloma
64 Paket
65 Curiga
66 Ketahuan
67 Gelisah
68 Tertawa
69 Akhir Albert Hall
70 Pertemuan 2
71 Rencana
72 Me time
73 Memanjakan mu
74 Mabuk
75 Ikut
76 Pupus
77 Cemburu
78 Jebakan
79 Emosi
80 Sisi Lain
81 Ali dan Hana
82 Rasa Bersalah
83 Ali dan Hana 2
84 Mengajak
85 Hari Pemilihan
86 Kantor Polisi
87 Konferensi Pers
88 Surprise
89 Bertemu
90 Menantu
91 Menantu 2
92 Heboh
93 Meminta Maaf
94 Memaafkan
95 Kakak Sepupu
96 Terapi
97 Pergi
98 Rindu
99 Turki
100 Terapi 2
101 Lokasi Pertemuan
102 Masa lalu
103 Aku Sudah Menikah
104 Kembali
105 Pesta Pernikahan
106 Perjalanan
107 Honeymoon
108 Pengganggu
109 Asisten Ku
110 Dilema
111 Ragu
112 Pesan
113 Penjelasan
114 Hukuman
115 Perasaan yang Sebenarnya
116 Mengerjai
117 Orang Asing
118 Berdebar
119 Menentukan Hati
120 Pilihan Hana
121 Tergoda ?
122 Menebus
123 Menyusul
124 Pulang
125 Merecoki
126 Hukuman 2
127 Berhenti Berharap
128 Mengejar mu
129 Kasmaran
130 Peresmian (Final Episode)
131 Pengumuman
132 Pengumuman Novel Baru
133 PENGUMUMAN
Episodes

Updated 133 Episodes

1
The President Family
2
Awal Mula
3
Penculikan
4
Kesedihan Keluarga Presiden
5
Merasa Kehilangan
6
Musuh dalam Selimut
7
Persiapan
8
Acara Pelelangan
9
Alano Lodovico
10
Kesepakatan
11
Bertemu Calon Suami & Calon Mertua
12
Panggil aku Momy
13
Mafia Fire Red
14
Pengejaran
15
The Wedding
16
After Wedding
17
Merindukanmu
18
Musuh Dalam Selimut 2
19
Rencana Albert Hall
20
Alano & Paloma
21
Alano & Paloma Chapter 2
22
Alat pelacak
23
Pengakuan Paloma
24
Musuh Lama
25
Kejadian di Pagi hari
26
Perusahaan Lodovico, Corp
27
Rapat Direksi
28
Pertemuan tak Terduga
29
Kegelisahan Alano
30
Penangkapan Gael Avignon
31
Pulang ke Mansion Utama
32
Menggoda Paloma
33
Kunjungan ke Luar Negeri
34
Rencana Cecil
35
Mencari Tahu
36
Penembakan Bella
37
Hukuman untuk Cecil
38
Menjenguk
39
Kabar
40
Bertemu Lagi
41
Alano vs Pablo
42
Roti Racun
43
Efek Racun
44
Khawatir
45
Penyiksaan
46
Pertemuan
47
Kedatangan Sentosa
48
Hilangnya Paloma
49
Sayatan
50
Penyerangan
51
Flashback
52
Menyusul
53
Visual Tokoh 1
54
Tragedi
55
Kehilangan
56
Pernyataan
57
Berbunga
58
Kenyataan
59
Ziarah
60
Rasa Takut
61
Have Fun
62
Menemani Paloma
63
Permintaan Paloma
64
Paket
65
Curiga
66
Ketahuan
67
Gelisah
68
Tertawa
69
Akhir Albert Hall
70
Pertemuan 2
71
Rencana
72
Me time
73
Memanjakan mu
74
Mabuk
75
Ikut
76
Pupus
77
Cemburu
78
Jebakan
79
Emosi
80
Sisi Lain
81
Ali dan Hana
82
Rasa Bersalah
83
Ali dan Hana 2
84
Mengajak
85
Hari Pemilihan
86
Kantor Polisi
87
Konferensi Pers
88
Surprise
89
Bertemu
90
Menantu
91
Menantu 2
92
Heboh
93
Meminta Maaf
94
Memaafkan
95
Kakak Sepupu
96
Terapi
97
Pergi
98
Rindu
99
Turki
100
Terapi 2
101
Lokasi Pertemuan
102
Masa lalu
103
Aku Sudah Menikah
104
Kembali
105
Pesta Pernikahan
106
Perjalanan
107
Honeymoon
108
Pengganggu
109
Asisten Ku
110
Dilema
111
Ragu
112
Pesan
113
Penjelasan
114
Hukuman
115
Perasaan yang Sebenarnya
116
Mengerjai
117
Orang Asing
118
Berdebar
119
Menentukan Hati
120
Pilihan Hana
121
Tergoda ?
122
Menebus
123
Menyusul
124
Pulang
125
Merecoki
126
Hukuman 2
127
Berhenti Berharap
128
Mengejar mu
129
Kasmaran
130
Peresmian (Final Episode)
131
Pengumuman
132
Pengumuman Novel Baru
133
PENGUMUMAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!