Saat Devita dan Daniel keluar dari butik, tangan Devita ditarik seorang gadis yang mengenakan hoodie dan celana jeansnya.
''Chloe.'' Lirihnya. Daniel mencoba menarik tangan Devita tapi Devita memberi kode 'tidak apa-apa'.
Daniel terus memperhatikan Devita yang sedang diajak bicara dengan seorang gadis tidak jauh dari tempat Daniel berdiri, Tapi Daniel tidak begitu jelas dengan wajah gadis itu karena kepalanya yang tertutup kupluk dari hoodie itu.
''Siapa gadis itu?'' Mata Daniel tidak berniat pindah memperhatikan Devita.
''Ch-Chloe, ad-ada apa?'' Tanya Devita dengan gemetar.
''Dev please jangan nunjukin rasa takut ke aku, aku udah sadar Dev, aku minta maaf atas kesalahan aku, hiks hiks hiks." Ucap Chloe dengan tangisnya.
Perlahan rasa takut di diri Devita menghilang, karena ucapan nada menyesal terlontar dari mulut Chloe, mendengar tangisan penyesalan Chloe membuat hati Devita tergerak.
''Chloe udah ya jangan nangis lagi, aku udah maafin kok.'' Ujar Devita.
''Tapi kesalahan aku tidak bisa terampuni Dev,'' masih dengan tangis nya.
''Tidak Chloe, aku sudah benar-benar memafkan mu kok, kita kan saudara.'' Dengan senyum tulusnya, Devita dengan enteng nya memafkan kesalahan serta kejahatan yang Chloe lakulakukan.
''Terimakasih ya Dev, kamu memang orang baik."..
''Oh ya, Mamih mengajak kamu makan malam bersama, kamu bisa??'' Tanya Chloe.
''Aku kurang tau Chloe, aku tidak bisa janji, soalnya Aku mau menemani Tuan Daniel pergi ke acara resepsi pernikahan rekan bisnis nya.'' Ucap Devita.
''Oh gitu yaa, ya sudah todak apa. lain kali semoga bisa ya," Ucapnya lagi.
''Aku usahakan ya Chloe.'' jawab Devita devita senyum manisnya.
''Ya sudah kalau gitu aku pulang dulu ya, Bye.'' Chloe pun berlalu pergi.
'' Sudah? tadi siapa?'' tanya Daniel yang baru menghampiri Devita.
'' Itu sepupu aku, namanya Chloe.'' jawabnya dengan wajah yang sumringah.
'' Oh rupanya dia, ada rencana apa dia mendatangi Devita, aku harus cari tahu.'' gumam Daniel dalam hati.
'' Ya sudah, kita berangkat sekarang??" ..
Mereka pun melanjutkan perjalanan menuju gedung Dimana tempat resepsi pernikahan rekan bisnis Daniel diadakan.
.
.
Sesampainya di gedung dimana resepsi itu diadakan, Daniel memarkirkan Mobilnya di parkiran khusus tamu VVIP.
Devita turun dengan di bukakan pintu dengan penjaga pesta begitupun Daniel.
''Wah pesta ini sangat mewah, pasti tidak sedikit untuk mengeluarkan biayanya.'' Gumam Devita dalam hati.
''Vit.'' panggil Daniel memberikan lengannya untuk di gandeng Devita.
'' Apa ini bagian dari pekerjaan, Apa pekerjaan asisten pribadi harus menjadi pasangan di pesta juga???'' Devita tidak langsung menyambut lengan Daniel, dia masih bertanya-tanya soal pekerjaannya.
Suara deheman Daniel membuyarkan segala Lamunan Devita, dengan ragu Devita menyilangkan tangannya ke lengan Daniel, senyum Daniel terlukis dan mereka pun berjalan dengan sangat serasi.
Banyak pasang mata yang melihat kearah Daniel dan Devita, jelas membuat Devita semakin gugup.
Setelah sudah sampai di tengah-tengah pesta, Daniel mengedarkan pandangannya mencari seseorang yang ingin ditemuinya.
'' Kau mau ikut denganku atau duduk di sana?'' tanya Daniel menunjuk sebuah kursi khusus tamu VIP.
'' Aku mau ke toilet sebentar,'' ucapnya.
'' Apa perlu aku temani.'' ucap Dani lagi.
'' Tidak-tidak, aku bisa sendiri kok.'' tolak Devita.
'' Tapi apa Kau tahu letak toiletnya?'' tanya Dani mengkhawatirkannya.
Devita terkekeh, dengan pertanyaan konyol Daniel.
'' Aku bisa bertanya Tuan, dengan para pelayan di sini.''..
'' Daniel bukan Tuan.'' tegasnya.
''Ah maaf, aku belum terbiasa Dan- niel.'' Ucapnya dengan ragu memanggil nama 'Daniel.
Daniel memaklumi dengan keraguan Devita memanggil dirinya dengan nama tanpa ada embel-embel 'Tuan, karena ya memang belum terbiasa.
'' Ya sudah aku ke toilet dulu ya.'' Ucap Devita yang langsung berlalu pergi, Daniel masih memperhatikan kemana Devita pergi dan saat Devita bertanya pada salah satu pelayan yang menanyakan Dimana toilet pun Daniel masih memperhatikannya.
Setelah dirasa Devita sudah tahu letak toilet, Daniel memalingkan wajah untuk mencari orang yang dikenalnya.
'' Tuan Daniel Carroll, Apa kabar anda?Lama tak jumpa.'' tegur seseorang yang ternyata Johan.
'' Tuan Johan, kabarku sangat baik, Bagaimana dengan dirimu?'' jawab Daniel dengan pertanyaan lagi.
'' Baik-baik Sungguh baik.'' jawabnya.
Mereka pun berbincang-bincang mengenai perusahaan masing-masing, di tengah-tengah perbincangan nya seorang pria tampan nan rupawan menghampiri kedua pria gagah itu.
'' Hei selamat datang tuan Daniel dan Tuan Johan, Selamat menikmati pesta kami.'' Sapa pria tampan itu yang bernama Arka Aditama pemilik pesta ini.
'' Tuan Arka Aditama, mewah sekali Pestamu.'' ucap Daniel.
'' Syukurlah kalau tuan-tuan nyaman dengan pesta ini, Oh ya tuan Daniel, Kau Dengan siapa datang ke sini? atau kau sendiri, menikahlah agar kemanapun anda pergi ada yang menemani.'' ujar Arka Aditama dengan gaya songongnya.
Daniel menghela nafas dengan kasar,'' sungguh tidak sopan Tuan Arka ini, tidak tahu saja aku sudah menemukan Bidadari yang cantiknya nya tidak kalah dengan istrinya.'' gerutu Daniel dalam hati.
''Kau ini menyarankan atau mengajak gelud?" ucap Daniel dengan nada bercanda.
''Hahaha. rupanya seorang Daniel bisa bergurau juga.'' Ucap Arka Aditama dengan tawa lebarnya.
'' Mari aku kenal kan kau dengan rekan bisnis ku yang lain.'' ajak Arka ke meja di mana ada pengusaha-pengusaha lainnya.
'' Permisi tuan tuan perkenalkan ini Tuan Daniel Carroll seorang CEO di perusahaan CR Corp pindahan dari Ausi.'' Ucap Arka memperkenalkan Daniel.
''Dimas?'' panggil Daniel yang melihat seorang pria yang sedang sibuk dengan ponselnya.
''Daniel, kau disini kawan?'' tanya Dimas dengan sangat Exited.
''Ya, Aku pindah mengurus perusahaan ku yang ada disini, dan yang disana aku pertanggung jawabkan dengan sahabat ku juga.'' Ujar Daniel
''Sukses sekali kamu, bangga aku.'' ucap Dimas.
''Daniel Carroll.'' Sapa seorang pria yang berada di tengah-tengah para pengusaha.
''Abima Raka Wijaya, Apa kabar Sob.'' ucap Daniel berbalas sapa.
''Baik-baik,, tidak di sangka kalau kita akan bertemu disini.'' jawab Raka.
''Dengan siapa kamu kesini?'' pertanyaan Raka membuat Daniel teringat Devita yang tadi pamit ke toilet.
'' Ah sebentar aku menyusul seorang dulu.'' Daniel pun berlalu meninggalkan para pengusaha itu untuk mencari keberadaan Devita.
'' Ada apa dia? menyusul siapa memangnya?'' Ujar Arka Aditama.
Daniel mengedarkan matanya mencari sosok Devita di tengah keramaian pesta,'' apa aku menyusulnya ke toilet saja.'' gumam Daniel.
'' Ah iya benar aku harus menyusulnya,'' Daniel pun menuju toilet perempuan yang ada di ujung ruangan.
Daniel menunggu Devita di depan pintu toilet wanita. Sudah 15 menit Daniel menunggu tapi Devita belum juga keluar dari toilet, perasaan cemas menghantui Daniel, cemas takut Devita tersasar dan cemas takut Devita merasa terabaikan.
Daniel mengelilingi pesta itu hanya untuk mencari Devita yang belum juga ditemukan,'' dimana kamu Vit.'' gumam Daniel.
Sa'at Daniel melewati sebuah pintu belakang menuju Taman, mata Daniel menangkap seseorang yang dicarinya sedang duduk di sebuah ayunan sendirian dan menatap langit yang mulai gelap.
Perlahan Daniel melangkahkan kakinya menuju Devita, sebuah senyum lega terlukis di bibir seksi Daniel, mata Hazel Daniel meneduh kala melihat wajah manis nan Ayu Devita saat terkena kilauan cahaya lampu taman yang sudah mulai menyala.
''Vita.'' Panggil Daniel, Vita yang merasa namanya dipanggil langsung menoleh, dengan sebuah senyum manis, Devita khusus kan untuk Daniel, itupun menurut Daniel.
''Sedang apa kamu disini.'' Tanya Daniel dengan posisi satu lutut untuk menyangga tubuh kekarnya, posisi seperti itu sangat membuat orang salah paham karena posisi seperti itulah seperti seorang pria melamar wanitanya.
''Aku sedang merindukan seseorang.'' Lirih Devita.
Ucapan Devita membuat Daniel menekuk wajahnya, karena Daniel pikir Devita merindukan seorang pria yang pernah hadir di hidup-Nya alias mantan pacar.
''Siapa pria beruntung itu, yang saat ini kamu rindukan.'' Pertanyaan Daniel membuat Devita menaiki alisnya.
''Pria?''..
''Iyah Pria.''..
Devita terkekeh dengan mata yang berkaca-kaca.
'' Bukan hanya Pria yang aku rindukan, tapi seorang Wanita juga, mereka adalah bukti adanya aku di dunia, mereka adalah orang yang tidak akan tergantikan dengan siapapun, mereka adalah Dua orang yang menjadi pedoman ku, tapi sayang, mereka sudah pergi jauh meninggalkan aku.'' Devita berusaha menahan air mata yang akan luruh dengan cara mendangakan kepalanya ke langit-langit.
''Oh ternyata dia merindukan orang tuanya, Aku kira dia merindukan mantan kekasihnya.''Gumam Daniel dalam hati.
Bersambung..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hay para pembaca setia ku..
Di atas sana☝ ada Aktor-Aktor dari beberapa novel favorit Author Loochh 🤗🤗🤗🤗..
Perkenalkan dulu ok😉
Arka Aditama: Dari novel _CINTAKU PEMBUNUH KEKASIH KU💕 (Shanty Fadillah).
Abima Raka Wijaya: Dari novel _MY STIFF HUSBAND 💕(Desy Puspita).
Dimas: Dari Novel _MANISNYA CERITA CINTA (Novel Author sendiri 🤗).
Johan : Dari Novel _RAHIM SEWAAN (Risna Afrianty).
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 231 Episodes
Comments
Raica Rahman
9
2022-03-18
0
Iiq Rahmawaty
ahh knp lembek sekali kau dev..
klo daniel tau itu si chloe hmm abis kau
2022-01-06
0
Fe Ariesta
Makax thor..brub aq mau bilang ko ceo semua kumpul..kbtulan udh baca semua..hehehe
2021-12-29
0