Pencuri

Malam pun tiba, waktunya para pekerja pulang kerumahnya masing-masing, termasuk Devita.

Devita sedang menunggu Bus di sebuah halte, kebosanan pun hinggap pada diri, di ambilnya sebuah benda pipih miliknya dari dalam tas sangkilnya.

Devita sedang asik berseluncur dimedia sosial nya, Tiba-tiba seseorang merampas ponsel milik Vita dengan sangat cepat, dan orang itu berlari meninggalkan Vita yang masih syok, saat dia tersadar, dia baru menyadari seorang pencuri sudah berhasil mengambil ponsel miliknya.

"Pencuriii,, Pencuriii,," teriak Devita.

Devita berusaha mengejar pencuri itu, suasana jalan sudah sangat sepi tidak ada yang bisa di minta bantuan untuk mengejar si pencuri itu.

Devita terus mengejarnya tanpa rasa lelah dan tanpa ingin menyerah, untung lah Devita juara 2 lari maraton waktu di Sekolah Menengah Pertama.

Sampai di ujung sebuah gang, si pencuri itu tersudut karena itu adalah jalanan buntu.

"Tuan, saya mohon kembalikan ponsel miliku, itu harta benda saya satu-satunya," pinta Devita dengan sangat harap.

Seringai licik muncul di wajah si pencuri itu.

"Kau ingin ponsel mu kembali kan?" tanya pria itu.

"Iya, saya mohon kembalikan," jawab Devita dengan memohon.

"Ambillah." Si pencuri itu menyerahkan ponsel milik Devita yang masih berada di tangannya.

Devita mendekat berniat ingin mengambil ponsel miliknya, dengan langkah perlahan Devita semakin mendekat, ada rasa takut sebenarnya, tapi Devita mengsampingkan rasa takut itu.

'Hap

Tubuh mungil Devita di rengkuh dengan sangat kurang ajarnya, Tawa yang terdengar sangat menyeramkan memenuhi gang buntu itu.

"Aaaakkhhhhhh.

Devita memberontak dengan teriakan dan isakan, saat ini rasa takut lah yang ada di dirinya.

"HAHAHAH, Wanita bodoh, kau sangat harum," Ucap Pria itu dengan tawa yang menggema.

Si Pria itu berusaha ingin mencium wajah ayu Devita, tapi Devita yang terus saja melakukan perlawanan membuat si Pria itu kesulitan untuk melakukan tujuan hinanya.

Bug

Tiba-tiba tubuh kekar si pencuri itu terhuyung jatuh karena seseorang datang menyerangnya, seseorang itu adalah Pria yang belum sempat di lihat wajahnya dengan Devita karena tangan Devita keburu di tarik agar menjauh dari si pencuri itu.

Devita di sembunyikan di balik tubuh tegap, tinggi gagah orang itu.

"Kau diamlah disini," ucap pria itu dengan suara dingin.

"Suara itu?" Devita merasa pemilik Suara barinton yang menyelamatkan nya sangat familiar di telinga nya.

"Tutup mata mu." ucap pria itu lagi, seperti sapi di cocok hidungnya, Devita menurut dengan ucapan pria itu.

Devita yang sedang memejamkan matanya hanya bisa mendengar suara pukulan demi pukulan dan tarikan nafas yang sangat berat.

Sekitar 5 menit Devita masih memejamkan matanya, tiba-tiba ada tangan kekar menyentuh lengannya.

"Buka lah, kau tidak apa-apa?" perintah pria itu sekaligus bertanya dengan wajah yang nampak khawatir.

Perlahan Devita membuka matanya, dan mengangkat kepalanya untuk melihat malaikat yang telah menyelamatkan nya.

Matanya melebar tatkala siapa yang telah menyelamatkan nya itu.

"Tu-Tuan Jas," Ucap Devita dengan gugup, dan apa tadi? Devita memanggilnya dengan sebutan Tuan Jas, sungguh menggemaskan.

"Apa kau tidak apa-apa, apa yang terluka, dimana pria brengshek itu menyentuhmu." Entah ada apa dengan pria itu yang ternyata adalah Daniel Carroll, baru kali ini dia sangat mengkhawatirkan seseorang sampai segitunya.

Daniel terus memeriksa tubuh Devita, memutar tubuh gadis itu dan memutar nya kembali, itu yang terus dia lakukan.

"Aku tidak apa Tuan," lirihnya.

"Haaaahhh, syukurlah kalau kau tidak apa-apa, aku tak akan mengampuni siapapun itu yang berani menyakiti mu." Daniel menghela nafas dengan lega dan langsung membawa tubuh mungil gadis didepannya ke dalam dekapannya.

Devita hanya diam, rasa terkejut nya masih menyergap dirinya.

"Ada apa dengan Tuan Jas ini?" Ucap Devita dalam hati.

Daniel melepaskan dekapannya dan langsung menggandeng tangan kecil Devita menuju mobil mewahnya.

"Ke Apartemen Zen," titah seorang Daniel dengan nada datarnya.

"Baik Tuan." jawab Zen, sebenarnya Zen tengah merasa heran dengan gadis yang di bawa Bosnya itu, mobil berjalan membelah kota yang sudah terlihat sepi itu, sesekali Zen mencuri pandang lewat kaca untuk melihat wajah wanita yang di bawa Bosnya itu.

"Jaga mata mu Zen, atau ku congkel untuk santapan Yibu," Ujar Daniel dengan garangnya. Yibu itu nama peliharaan Daniel yang berada di Mansion nya.

"Maaf Tuan," tegas Zen.

Perkataan Daniel yang sangat menyeramkan di telinga Devita membuat tubuh mungil Devita beringsut menjauh dari Daniel.

"Heey kau kenapa? Hem," Daniel merasa heran, karena melihat Devita seperti orang yang ketakutan.

"Aku tak mau di jadi korban mu." ucapan Devita membuat Daniel tercengang, mulut terbuka alis yang terangkat, sungguh menggemaskan.

Zen menahan tawanya karena mendengar penuturan gadis yang ada bersama Bosnya.

"Zen!!" tegur Daniel yang tau kalau Asistennya itu sedang mentertawakan nya.

"Maaf Tuan," Ucap Zen lagi.

Sampailah mereka di pelataran Apartemen mewah, Zen turun lebih dulu untuk membukakan pintu untuk Tuannya.

"Aku ingin pulang, aku tidak ingin kesini," lirih Devita.

"Ya nanti aku antarkan pulang, tapi kita kesini dulu oke." Ucap Daniel lembut, seraya berbicara pada anak kecil saja.

"Aku tidak menyangka, Tuan yang terkenal dengan ke Arrogannya bisa bersikap manis seperti ini dengan seorang gadis, aku jadi penasaran dengan wajahnya." Gumam Zen dalam hati.

Zen berusaha ingin melihat wajah gadis membelakangi nya itu, tapi suara Deheman dari seorang Daniel Carroll membuat nyali Zen ciut.

"Kau bisa pulang Zen," perintah Daniel.

"Baik Tuan," jawabnya.

Daniel menggandeng kembali tangan Devita, dan menariknya dengan lembut untuk berjalan masuk menuju pintu masuk Gedung Apartemen itu.

Zen berlalu pergi setelah memastikan Tuannya masuk ke gedung Apartemen yang di tinggalinya.

"Tuan, buat apa Tuan membawa saya ke sini," tanya Devita.

"Ingin mengajak kau makan bersama." jawab Daniel yang sedang asik dengan ponselnya.

Lift yang menuju lantai 30 akhirnya sampai, keduanya keluar dengan Daniel lah sebagai pemimpin jalan dan Devita hanya mengekor.

Pintu di terbuka setelah Daniel menekan Pasword nya.

Ini ke-dua kalinya Devita datang ke Apartemen milik Daniel, tapi Devita tetap saja terkagum dengan isi nya.

"Kau duduklah dulu." Daniel berlalu pergi setelah melepaskan Jasnya dan menaruhnya di sandaran sofa mewahnya.

Devita duduk di sofa dengan mata yang terus memperhatikan sekitarnya.

"Apa dia anak sultan?" gumanya.

"Apa mungkin dia seorang Mafia?" gumaman nya kali ini membuat dirinya sendiri bergidik ngeri.

Setelah 20 menit berlalu, Devita yang sedang memainkan ponselnya yang sempat di rampas pencuri tadi, sekarang sudah ada di tangannya kembali, Devita mencium aroma masakan yang membuat perutnya berbunyi.

"Baunya nikmat sekali, apa dia yang memasak," gumamnya.

"Heeyy nona, kemarilah," terdengar suara Daniel memanggilnya.

Devita mencari asal suara itu yang ternyata dari dapur.

"Duduklah, cicipi masakan ku, semoga cocok di lidahmu,"..

Devita duduk dan menatap makanan yang ada di hadapannya, makanan berjenis Western Rosemary chicken with sauteed vegetables, makanan dengan berbahan filet dada ayam yang di panggang dengan sayuran jagung dan wortel di sekelilingnya.

"Makanlah," Ucap Daniel dengan memberikan sedikit senyumannya yang membuat Devita salah tingkah.

"Kenapa, kamu ga suka sama makanan Western?" tanya Daniel karena melihat masakan nya yang tak kunjung di sentuh Devita.

"Bukan, bukan tidak suka, tapi..

Lagi lagi ucapan Devita harus terpotong karena Daniel.

"Sudah lah, biar aku yang suapin ya." Daniel mengambil alih sendok dan garpu yang ada di tangan Devita, perlahan di potongnya potongan filet ayam itu dan mengarahkannya ke mulut mungil Devita.

Devita dengan terpaksa harus membuka mulutnya, perlakuan manis Daniel membuat Devita seakan-akan gadis yang sangat istimewa.

Beberapa suapan masuk ke mulut Devita, Devita menyudahkan makannya karena merasa kenyang.

"Kau sungguh sudah kenyang?" tanya Daniel memastikan.

Devita hanya mengaggukan kepalanya.

"Baiklah, biar ku makan sisanya." Ucap Daniel dengan santai, membuat mata Devita mendelik.

"Jangan Tuan, itu kan bekas bibir saya." cegah Devita, membuat tangan Daniel yang ingin menyuap tertahan.

"Tak apa, sebentar lagi juga, bibir mu akan jadi milik ku." Daniel berucap dengan gaya Arrogannya, tanpa memikirkan perasaan Devita.

"Maksud Tuan apa?" tanya Devita dengan lantang.

"Tidak, saya hanya bergurau," kilah Daniel,

Devita bernafas lega..

Tbc

Terpopuler

Comments

Iiq Rahmawaty

Iiq Rahmawaty

gurau'an mu bikin jantungku mau copot lho tuan😆😆

2022-01-06

0

Khairani Khairani

Khairani Khairani

baca yg ke3 x nya😁😁 sangkin suka nya liat kisah daniel dan devita. masih menahan buat baca cerita anak nya🤭🤭

2021-12-08

9

nobita

nobita

thor.. karya mu is the best... mantap

2021-08-28

18

lihat semua
Episodes
1 Awal Pertemuan
2 Perkenalkan Tokoh Utama
3 Memikirkan.
4 Pencuri
5 Tertidur
6 Menjadi Assisten Pribadi
7 Dunia Tidak Adil
8 AMARAH DANIEL CARROL.
9 SAKIT.
10 SAKIT 2
11 PULANG KEMANA?
12 Apartemen
13 Rencana Picik
14 Perkara Panggilan
15 KONDANGAN.
16 Mimpi Kenyataan, Buruk
17 Rencana Daniel
18 Mengubur Perasaan
19 Peringatan Daniel
20 Sikap Hangat Daniel
21 Meminta Di Antarkan
22 Pulang ke Mansion
23 Tuan dan Nona Koffie
24 Hadiah Daniel u/ Kemal
25 Berkunjung
26 Kehilangan
27 Penyesalan
28 Pelampiasan
29 Hiburan Sesaat
30 Halusinasi yang NYATA
31 Ini Bukan Mimpi
32 Pusat Perhatian
33 Survei Tempat
34 Cemburu
35 Album yang Usang
36 Author update
37 Berkunjung ke rumah Sahabat
38 Kejutan Malam
39 Hati yang Bahagia
40 Bermula Salah Kirim Chat
41 Meluruskan
42 Dinar pulang ke Mansion
43 Sifat Jahil Daniel
44 Di Balik Keceriaan (Kemal)
45 Tersinggung
46 Pacar Dadakan
47 Di Tinggal
48 Jangan Ganggu milik Daniel
49 Tidak ada yang Tidak mungkin
50 Kawanan Singa
51 Goncangan Mental
52 Game PlayStation
53 Berbelanja
54 Mencoba Tegar
55 Cemburu yang Terselubung
56 Salah Mengira (Kemal)
57 Curhatan Zen
58 Siapa Seseorang Itu????
59 Dua Tujuan yang Berbeda
60 Di Bawanya Devita
61 Aksi Daniel
62 CCTV YANG TERHAPUS
63 Pertanyaan Jebakan
64 Apa yang salah?? (Puspa Kinara)
65 Setetes Air mata Kerinduan
66 Datang nya Daniel
67 Calon Mertua
68 Lamunan Puspa
69 Ketulusan Daniel
70 Malam yang Sendu
71 Sifat turunan
72 Jet lag
73 Pertemuan yang Tak Terduga
74 Sikap dingin Daniel
75 Makam
76 Hujan
77 Dari Hati ke Hati
78 Mengelilingi Kota Jakarta
79 Diner AirMata
80 Yes I Will
81 Cemburu nya Daniel
82 Menduga-duga
83 Masih Flashback
84 Lumayan Kepo
85 Kandang Singa
86 Panik, (Tuan Carroll)
87 INSIDEN
88 Rekaman yang Hilang
89 Hukuman bagi Penghianat
90 Pacar pura-pura
91 Perasaan yang Dipermainkan (Kemal)
92 Keinginan Ayah
93 Cerita di balik Semuanya
94 Kesalah Pahaman yang Terselesaikan
95 Nafsu Daniel
96 Dada Yang Sesak
97 Makan siang bersama Ayah
98 Salah Paham
99 Tamu tak di Undang
100 Pembicaraan Puspa dan Kemal
101 Perasaan gugup Kemal
102 Berbeda dari Biasanya
103 Ucapan Pedas seorang Daniel
104 Sarapan Bersama
105 Sisi lain dari Devita
106 Manusia Salju
107 Sedikit Lagi
108 KetidakSengajaan Membuat Luka
109 Senyum dalam Luka
110 PENGUMUMAN
111 D E J A V U
112 Terbongkar Sudah
113 TRANSFUSI
114 Nomor Pilisi
115 Bonus untuk Nadia
116 Perasaan Lega (Sang Pendonor)
117 Jangan Terlalu percaya diri!!
118 Bujukan Puspa
119 Sisi Iblis Zen
120 Siapa dia? (Amaira)
121 Sebagian Pekerjaan
122 Aneh
123 Mimpi yang Indah
124 PENYUSUP
125 KEPERCAYAAN
126 Pancaran Kebahagiaan
127 Kembali nya Sang Pujaan
128 Sikap Gentle Daniel
129 SKANDAL
130 Linda yang Cuek
131 Mencoba Menerima Kenyataan
132 Lembah Duka karena Cinta
133 Tamu di Siang Bolong
134 Karma Seorang Pendosa
135 Menuju Jam Baik
136 P E R T U N A N G A N
137 Paniknya Seorang Zen
138 P I N G I T
139 Berusaha Untuk JUJUR
140 Menuju Hari H
141 Haru di Hari Suci Pernikahan
142 Kecanggungan Devita
143 Gaun Malam
144 Hanya rasa Kemanusiaan
145 Kelelahan (salah mengira)
146 H A S R A T
147 Mr, Monster
148 Terjaga karena Berontakan
149 Pengakuan Menyakitkan
150 Tamparan Keras
151 Salah Sangka
152 T I B A
153 PENYATUAN
154 Merasa Bersalah
155 Sakit dalam Kenyataan
156 Mengertilah
157 Ibu?
158 Kesambet Pohon Mangga
159 Love Yang Meresahkan
160 Roda Berputar
161 Kesempatan
162 Aib Bagiku
163 Rencana Piknik
164 Di Cuekkin
165 Dia Saudari ku
166 Apa yang Terjadi??
167 Istri??
168 Truth or Dare
169 Nona Dugong
170 Dosen Pembimbing
171 Dilema Reno
172 Kelakuan Aneh Devita
173 Paniknya Daniel
174 Haru Bahagia
175 Di Acuhkan
176 Siapa Linda?
177 Kepergian Linda
178 Terlambat
179 Perasaan dan Pikiran
180 Ngidamnya Devita
181 Kegilaan Daniel
182 UNGKAPAN Tersembunyi
183 Tau akan Posisi
184 Tiada Arti
185 Debaran Aneh
186 Perasaan Gelisah
187 I C U
188 Dua Monster
189 Kejahilan Dinar
190 Jurus Jitu mengunci mulut
191 Tidak Ada Harapan
192 Egois
193 Pergi untuk selamanya
194 Mendung kan Berganti
195 Pengakuan
196 Aku Harus Ikhlas
197 Perjuangan yang Tersembunyi
198 Kekasih????
199 Menjilat Ludah Sendiri?
200 Dekapan yang Berarti
201 Kejutkan di setiap Tindakan
202 Tidak Menyangka
203 Flashback
204 Tindakan Zen
205 Mangga Muda
206 Merindu
207 Zen_Linda
208 Acara Pertunangan
209 Kaka dari 2 Adiknya
210 Boutique
211 Seperti Satu orang yang Sama
212 Salah Menyikapi
213 Happy night
214 Perasaan yang Sirna
215 Bertamu di Pagi hari
216 TANGIS HARU SEMUA ORANG
217 DAVID GUETTA CARROLL
218 Harapan Dinar
219 Pertanyaan Chloe
220 Si Otong
221 Akhir dari Sebuah Cerita
222 EXTRA PART (DINAR)
223 EXTRA PART (DI JODOHKAN)
224 EXTRA PART (MISI RENO)
225 EXTRA PART (KEPOLOSAN DAVIN)
226 EXTRA PART ( USAHA RENO )
227 EXTRA PART (Sebuah Postingan)
228 SEKIAN
229 SPEAK UP
230 PROMOSI KARYA SEASON BERIKUTNYA
231 GADIS KESAYANGAN TUAN AGRA
Episodes

Updated 231 Episodes

1
Awal Pertemuan
2
Perkenalkan Tokoh Utama
3
Memikirkan.
4
Pencuri
5
Tertidur
6
Menjadi Assisten Pribadi
7
Dunia Tidak Adil
8
AMARAH DANIEL CARROL.
9
SAKIT.
10
SAKIT 2
11
PULANG KEMANA?
12
Apartemen
13
Rencana Picik
14
Perkara Panggilan
15
KONDANGAN.
16
Mimpi Kenyataan, Buruk
17
Rencana Daniel
18
Mengubur Perasaan
19
Peringatan Daniel
20
Sikap Hangat Daniel
21
Meminta Di Antarkan
22
Pulang ke Mansion
23
Tuan dan Nona Koffie
24
Hadiah Daniel u/ Kemal
25
Berkunjung
26
Kehilangan
27
Penyesalan
28
Pelampiasan
29
Hiburan Sesaat
30
Halusinasi yang NYATA
31
Ini Bukan Mimpi
32
Pusat Perhatian
33
Survei Tempat
34
Cemburu
35
Album yang Usang
36
Author update
37
Berkunjung ke rumah Sahabat
38
Kejutan Malam
39
Hati yang Bahagia
40
Bermula Salah Kirim Chat
41
Meluruskan
42
Dinar pulang ke Mansion
43
Sifat Jahil Daniel
44
Di Balik Keceriaan (Kemal)
45
Tersinggung
46
Pacar Dadakan
47
Di Tinggal
48
Jangan Ganggu milik Daniel
49
Tidak ada yang Tidak mungkin
50
Kawanan Singa
51
Goncangan Mental
52
Game PlayStation
53
Berbelanja
54
Mencoba Tegar
55
Cemburu yang Terselubung
56
Salah Mengira (Kemal)
57
Curhatan Zen
58
Siapa Seseorang Itu????
59
Dua Tujuan yang Berbeda
60
Di Bawanya Devita
61
Aksi Daniel
62
CCTV YANG TERHAPUS
63
Pertanyaan Jebakan
64
Apa yang salah?? (Puspa Kinara)
65
Setetes Air mata Kerinduan
66
Datang nya Daniel
67
Calon Mertua
68
Lamunan Puspa
69
Ketulusan Daniel
70
Malam yang Sendu
71
Sifat turunan
72
Jet lag
73
Pertemuan yang Tak Terduga
74
Sikap dingin Daniel
75
Makam
76
Hujan
77
Dari Hati ke Hati
78
Mengelilingi Kota Jakarta
79
Diner AirMata
80
Yes I Will
81
Cemburu nya Daniel
82
Menduga-duga
83
Masih Flashback
84
Lumayan Kepo
85
Kandang Singa
86
Panik, (Tuan Carroll)
87
INSIDEN
88
Rekaman yang Hilang
89
Hukuman bagi Penghianat
90
Pacar pura-pura
91
Perasaan yang Dipermainkan (Kemal)
92
Keinginan Ayah
93
Cerita di balik Semuanya
94
Kesalah Pahaman yang Terselesaikan
95
Nafsu Daniel
96
Dada Yang Sesak
97
Makan siang bersama Ayah
98
Salah Paham
99
Tamu tak di Undang
100
Pembicaraan Puspa dan Kemal
101
Perasaan gugup Kemal
102
Berbeda dari Biasanya
103
Ucapan Pedas seorang Daniel
104
Sarapan Bersama
105
Sisi lain dari Devita
106
Manusia Salju
107
Sedikit Lagi
108
KetidakSengajaan Membuat Luka
109
Senyum dalam Luka
110
PENGUMUMAN
111
D E J A V U
112
Terbongkar Sudah
113
TRANSFUSI
114
Nomor Pilisi
115
Bonus untuk Nadia
116
Perasaan Lega (Sang Pendonor)
117
Jangan Terlalu percaya diri!!
118
Bujukan Puspa
119
Sisi Iblis Zen
120
Siapa dia? (Amaira)
121
Sebagian Pekerjaan
122
Aneh
123
Mimpi yang Indah
124
PENYUSUP
125
KEPERCAYAAN
126
Pancaran Kebahagiaan
127
Kembali nya Sang Pujaan
128
Sikap Gentle Daniel
129
SKANDAL
130
Linda yang Cuek
131
Mencoba Menerima Kenyataan
132
Lembah Duka karena Cinta
133
Tamu di Siang Bolong
134
Karma Seorang Pendosa
135
Menuju Jam Baik
136
P E R T U N A N G A N
137
Paniknya Seorang Zen
138
P I N G I T
139
Berusaha Untuk JUJUR
140
Menuju Hari H
141
Haru di Hari Suci Pernikahan
142
Kecanggungan Devita
143
Gaun Malam
144
Hanya rasa Kemanusiaan
145
Kelelahan (salah mengira)
146
H A S R A T
147
Mr, Monster
148
Terjaga karena Berontakan
149
Pengakuan Menyakitkan
150
Tamparan Keras
151
Salah Sangka
152
T I B A
153
PENYATUAN
154
Merasa Bersalah
155
Sakit dalam Kenyataan
156
Mengertilah
157
Ibu?
158
Kesambet Pohon Mangga
159
Love Yang Meresahkan
160
Roda Berputar
161
Kesempatan
162
Aib Bagiku
163
Rencana Piknik
164
Di Cuekkin
165
Dia Saudari ku
166
Apa yang Terjadi??
167
Istri??
168
Truth or Dare
169
Nona Dugong
170
Dosen Pembimbing
171
Dilema Reno
172
Kelakuan Aneh Devita
173
Paniknya Daniel
174
Haru Bahagia
175
Di Acuhkan
176
Siapa Linda?
177
Kepergian Linda
178
Terlambat
179
Perasaan dan Pikiran
180
Ngidamnya Devita
181
Kegilaan Daniel
182
UNGKAPAN Tersembunyi
183
Tau akan Posisi
184
Tiada Arti
185
Debaran Aneh
186
Perasaan Gelisah
187
I C U
188
Dua Monster
189
Kejahilan Dinar
190
Jurus Jitu mengunci mulut
191
Tidak Ada Harapan
192
Egois
193
Pergi untuk selamanya
194
Mendung kan Berganti
195
Pengakuan
196
Aku Harus Ikhlas
197
Perjuangan yang Tersembunyi
198
Kekasih????
199
Menjilat Ludah Sendiri?
200
Dekapan yang Berarti
201
Kejutkan di setiap Tindakan
202
Tidak Menyangka
203
Flashback
204
Tindakan Zen
205
Mangga Muda
206
Merindu
207
Zen_Linda
208
Acara Pertunangan
209
Kaka dari 2 Adiknya
210
Boutique
211
Seperti Satu orang yang Sama
212
Salah Menyikapi
213
Happy night
214
Perasaan yang Sirna
215
Bertamu di Pagi hari
216
TANGIS HARU SEMUA ORANG
217
DAVID GUETTA CARROLL
218
Harapan Dinar
219
Pertanyaan Chloe
220
Si Otong
221
Akhir dari Sebuah Cerita
222
EXTRA PART (DINAR)
223
EXTRA PART (DI JODOHKAN)
224
EXTRA PART (MISI RENO)
225
EXTRA PART (KEPOLOSAN DAVIN)
226
EXTRA PART ( USAHA RENO )
227
EXTRA PART (Sebuah Postingan)
228
SEKIAN
229
SPEAK UP
230
PROMOSI KARYA SEASON BERIKUTNYA
231
GADIS KESAYANGAN TUAN AGRA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!