Peringatan Daniel

''Se-selamat so-sore Tuan.'' jawab Santos tergagap.

''Apa kami tidak di persilahkan masuk Tuan Santos.'' sindir Zen, Daniel hanya diam memperhatikan wajah yang di penuhi keringat di tiga orang yang ada di hadapan nya.

''Ah iy-iya silahkan Tuan, Maaf.'' Santos menyingkir untuk memberi jalan pada Daniel dan Zen.

....................

Semua sudah berada di meja makan, tapi Santos maupun anak dan istrinya Belum ada yang menyentuh makanannya, bagaimana tidak, mereka bertiga saat ini sedang merasakan ketakutan bahkan kaki mereka sampai gemetar.

Daniel dan Zen sudah memulai makan malamnya, dengan sengaja Daniel makan dalam diam, tidak menghiraukan Santos istri dan anaknya.

''Kenapa kalian hanya diam, makanlah.'' Ucap dingin Daniel, dengan mata yang hanya melirik tajam ke arah tiga orang itu.

''Iy-ya Tuan, terimakasih.'' jawab Santos dengan tergagap. Terimakasih? bahkan mereka seperti tamu di kediamannya sendiri, sungguh memalukan.

Saat Santos Sari dan Chloe ingin memasukan makananbke mulutnya masing-masing, suara Daniel mengurungkannya.

''Apa niatan kalian, pada Vita?'' tanya Daniel yang saat ini mnatap tajam ke arah ketiganya.

''Tidak Tuan.'' lirih Santos.

''Cih, bahkan aku lebih tau apa yang kalian rencakan. Bedebah!!!'' Daniel berucap dengan nada membentak di akhir kalimat nya.

Ketiganya semangkin gemetar di buatnya, bagaimana tidak Daniel membentak dengan diiringi gebrakan meja, sampai kaca meja makan retak di buat Daniel.

''Kami me-mamang ti-tidak ada niatan buruk Tuan,'' jawab Sari.

''Ck, Bahkan aku tidak menanyakan kau punya niatan buruk kan, aku hanya menanyakan, KAU PUNYA NIATAN APA?'' Pertanyaan jebakan atau apa ini, tapi pertanyaan itu berhasil membuat Santos mengakui dengan sendirinya.

''Tidak, Tuan maksud kita tidak seperti itu.'' Elak Santos dengan rasa yakin.

''Sudah ku peringati kalian bukan? jangan bermain-main dengan ku, atau kalian akan merasakan akibat dari apa yang kalian niatkan,'' tegas Daniel.

Daniel yang asik memberikan ancaman demi ancaman, peringatan demi peringatan, tetapi si Asisten Zen hanya asik dengan makanan yang telah di hidangkan di atas meja tanpa menghiraukan tatapan tajam dari Tuannya.

''Zen, apa gajih dari ku tidak cukup untuk membeli makanan?'' sindiran Daniel membuat Zen yang sedang makan sampai tersedak.

Uhhukk.. Uhhukk..

''Maaf Tuan.'' Ucap Zen setelah menenggak air minum dengan cepat.

''Kurasa pertemuan kita kali ini cukup sampai disini saja.'' Ucapan Daniel di anggap sebagai angin penyegar oleh Santos Sari dan Chloe.

''Iya Tuan, mari saya antar samapai depan.'' Ujar Santos dengan cepat.

''Rupanya kalian ingin cepat-cepat aku pergi ya.''..

Daniel memberikan senyum sinisnya dan Zen hanya bisa menahan tawa karena melihat wajah mereka yang pias seketika.

''Zen, masih ada pertemuan dengan klien tidak?'' Tanya Daniel dengan melihat jam hang melingkar apik di pergelangan tangan kekarnya.

''Iya Tuan. Satu jam lagi ada pertemuan dengan Direktur dari TW Group,'' jawabnya.

Daniel hanya menganggukkan kepalanya, mata Daniel menyalang ke arah Santos, Sari dan Chloe, tatapan tajamnya membuat mereka salah tingkah karena takut.

''Ingat baik-baik apa yang aku katakan tadi.'' Suara dingin itu selalu sukses membuat lawannya ciut dengan wajah piasnya.

Daniel dan Zen beranjak dari duduknya dan segera pergi dari kediaman Maharani itu.

*Fyuuuhh

Nafas lega keluar dari ke-tiga manusia berhati ular itu, bagaimana tidak, kehadiran Daniel yang begitu tiba-tiba membuat ke'tiganya sport Jantung serta membuat mereka mandi akan keringat.

''Bagaimana bisa Chloe, yang datang bukan Devita malah Tuan Daniel itu.'' Ucap Santos dengan emosi.

''Aku juga tidak tau Pih.'' ..

''Heeh, sial!! rencana kita gagal,'' timpal Sari.

.

Apartemen.

Sudah Lima jam lamanya Devita masih terlelap dalam tidurnya, sebuah aroma dari sup Asparagus yang menyeruak sampai ke indra penciuman, Membuat Devita mengerjapkan matanya.

''Lho kok aku udah ada di kamar,'' gumamnya.

''Seinget aku, aku ada di Restoran.'' lanjut nya.

Klik

pintu terbuka dan muncullah seorang gadis berpakaian formal dengan nampan di tangannya.

''Nona sudah bangun?'' tanya Linda yang melihat Devita tengah duduk menyender di senderan ranjang.

''Kamu siapa?''..

''Perkenalkan Nona, saya Linda kepala pelayan dari Mantion Carroll, saya disini di perintahkan dengan Tuan Daniel untuk menjaga Nona.'' Ucap Linda memperkenalkan diri.

''Menjaga? memangnya saya kenapa kok di jaga?''..

''Saya hanya menjalankan tugas, Nona.'' ..

''Oh yasudah.''..

''Ini Nona, saya bawakan sup Asparagus dan

Juice untuk Nona.'' ..

''Aah ya terimakasih Linda.'' Ucap ramah Devita.

''Zen coba kau hubungi Linda, tanyakan keadaan Devita, dia sudah sadar atau belum.'' perintah Daniel.

''Saya tidak mempunyai nomor ponsel Linda Tuan, melihat wujudnya saja tidak pernah,'' jawabnya.

''Asisten tidak berguna, Linda saja tidak tau.'' Gerutu Daniel, Daniel merogoh saku untuk mengambil ponselnya dan menghubungi Linda.

''Linda, Devita sudah bangun?'' tanyanya.

''Sudah Tuan, Nona Devita saat ini sedang memakan sup Asparagus yang saya buatkan.''jawabnya.

''Bagus, bilang padanya sebentar lagi saya akan pulang.'' Tanpa menunggu jawaban Linda, Daniel dengan seenaknya memutuskan sambungan telepon, ada lakukan kecil yang berasal dari bibirnya.

Dia terkekeh dengan ucapannya sendiri, seakan-akan Devita sudah menjadi miliknya.

''Kenapa Aku geli sendiri dengan ucapan ku.'' Gumamnya dalam hati sambil memandang ponselya yang menampilkan foto seorang gadis yang sedang tertidur pulas.

''Maaf membuat anda menunggu Tuan.'' ucap seorang Pria bertubuh tegap dengan seorang wanita yang ada di belakanya.

''Untung suasana hati ku sedang bagus Tuan Lucky kalau tidak saya sudah pergi dari sini.'' Ucap Daniel tanpa tedeng aling-aling.

Pria yang bernama Lucky menanggapi ucapan Daniel dengan tawa renyahnya.

''Kau bisa saja Tuan Daniel.'' Tanpa di printahkan duduk, Lucky sudah menarik kursi untuk di dudukinya.

Daniel hanya berdecak kesal melihat sikap klien nya itu.

''Sebaiknya langsung di mulai saja, waktu saya sudah terbuang sia-sia.'' Ucap Daniel dengan wajah datarnya.

''Baik, yang akan mempresentasikan adalah Asisten saya, Lusi.'' Ucap Lucky.

''Perkenalkan Tuan Daniel saya Lusi Asmara.'' Lusi memberikan tangannya untuk di jabat Daniel, tapi Daniel tidak menanggapai ucapa Lusi.

Dengan rasa kecewa, Lusi menarik kembali tangannya yang tidak di sambut baik oleh Daniel.

Pertemuan Daniel dengan klien nya hanya memakan waktu 30 menit.

''Saya akan merasa terhormat jika Tuan Daniel berkenan untuk bekerja sama antara perusahaan TW Group dan prusahaan Carroll Corp yang sudah sangat luar biasa itu.'' Ucap Lucky dengan ramah.

''Kami akan memikirkan nya Tuan, kalau gitu kami permisi,'' ucap Zen mewakili.

Daniel dan Zen berlalu setelah berpamitan dengan Lucky dan Asisten nya.

''Cih, sombong sekali Tuan Carroll ini.'' Gumam Lucky dalam hati.

Bersambung..

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

HAY PARA READER KU SAYANG💕💕💕

Aku mau minta tolong dong😊,, yang belum memberikan Rate Bintang 5nya , tolong di sematkan dong😁😁 maaf kalau memaksa,, tapi ada tangan jahanam yang iseng nurunin Rate Author, Author jadi sedih 😭😢😵😷..

Tolong sematkan

Like 👍 sebelum membaca atau sesudahnya.

Rate Bintang ⭐⭐⭐⭐⭐.

dan Vote jika berkenan😊😊😊😊..

Ngelunjak banget ya Author ini😅😅😅

Maaf yaaa😄😄😄

Karena aku hanya berharap kalian lah yang bisa bantu aku😄😄😄 dan yang pastinya sama yang Kuasa juga🤗🤗🤗🤗..

Tolong Dukung Karya Author ya 😚😚😚😘😘😘

Salam sayang Author,🤗🤗😘😘

Terpopuler

Comments

Dewi Fajar

Dewi Fajar

sombonglah namanya juga CEO penguasa /Grin/

2024-04-21

0

Iiq Rahmawaty

Iiq Rahmawaty

sombong tp knp lu mau krja sama ama daniel🤣🤣

2022-01-06

0

Asih

Asih

h

2021-04-08

2

lihat semua
Episodes
1 Awal Pertemuan
2 Perkenalkan Tokoh Utama
3 Memikirkan.
4 Pencuri
5 Tertidur
6 Menjadi Assisten Pribadi
7 Dunia Tidak Adil
8 AMARAH DANIEL CARROL.
9 SAKIT.
10 SAKIT 2
11 PULANG KEMANA?
12 Apartemen
13 Rencana Picik
14 Perkara Panggilan
15 KONDANGAN.
16 Mimpi Kenyataan, Buruk
17 Rencana Daniel
18 Mengubur Perasaan
19 Peringatan Daniel
20 Sikap Hangat Daniel
21 Meminta Di Antarkan
22 Pulang ke Mansion
23 Tuan dan Nona Koffie
24 Hadiah Daniel u/ Kemal
25 Berkunjung
26 Kehilangan
27 Penyesalan
28 Pelampiasan
29 Hiburan Sesaat
30 Halusinasi yang NYATA
31 Ini Bukan Mimpi
32 Pusat Perhatian
33 Survei Tempat
34 Cemburu
35 Album yang Usang
36 Author update
37 Berkunjung ke rumah Sahabat
38 Kejutan Malam
39 Hati yang Bahagia
40 Bermula Salah Kirim Chat
41 Meluruskan
42 Dinar pulang ke Mansion
43 Sifat Jahil Daniel
44 Di Balik Keceriaan (Kemal)
45 Tersinggung
46 Pacar Dadakan
47 Di Tinggal
48 Jangan Ganggu milik Daniel
49 Tidak ada yang Tidak mungkin
50 Kawanan Singa
51 Goncangan Mental
52 Game PlayStation
53 Berbelanja
54 Mencoba Tegar
55 Cemburu yang Terselubung
56 Salah Mengira (Kemal)
57 Curhatan Zen
58 Siapa Seseorang Itu????
59 Dua Tujuan yang Berbeda
60 Di Bawanya Devita
61 Aksi Daniel
62 CCTV YANG TERHAPUS
63 Pertanyaan Jebakan
64 Apa yang salah?? (Puspa Kinara)
65 Setetes Air mata Kerinduan
66 Datang nya Daniel
67 Calon Mertua
68 Lamunan Puspa
69 Ketulusan Daniel
70 Malam yang Sendu
71 Sifat turunan
72 Jet lag
73 Pertemuan yang Tak Terduga
74 Sikap dingin Daniel
75 Makam
76 Hujan
77 Dari Hati ke Hati
78 Mengelilingi Kota Jakarta
79 Diner AirMata
80 Yes I Will
81 Cemburu nya Daniel
82 Menduga-duga
83 Masih Flashback
84 Lumayan Kepo
85 Kandang Singa
86 Panik, (Tuan Carroll)
87 INSIDEN
88 Rekaman yang Hilang
89 Hukuman bagi Penghianat
90 Pacar pura-pura
91 Perasaan yang Dipermainkan (Kemal)
92 Keinginan Ayah
93 Cerita di balik Semuanya
94 Kesalah Pahaman yang Terselesaikan
95 Nafsu Daniel
96 Dada Yang Sesak
97 Makan siang bersama Ayah
98 Salah Paham
99 Tamu tak di Undang
100 Pembicaraan Puspa dan Kemal
101 Perasaan gugup Kemal
102 Berbeda dari Biasanya
103 Ucapan Pedas seorang Daniel
104 Sarapan Bersama
105 Sisi lain dari Devita
106 Manusia Salju
107 Sedikit Lagi
108 KetidakSengajaan Membuat Luka
109 Senyum dalam Luka
110 PENGUMUMAN
111 D E J A V U
112 Terbongkar Sudah
113 TRANSFUSI
114 Nomor Pilisi
115 Bonus untuk Nadia
116 Perasaan Lega (Sang Pendonor)
117 Jangan Terlalu percaya diri!!
118 Bujukan Puspa
119 Sisi Iblis Zen
120 Siapa dia? (Amaira)
121 Sebagian Pekerjaan
122 Aneh
123 Mimpi yang Indah
124 PENYUSUP
125 KEPERCAYAAN
126 Pancaran Kebahagiaan
127 Kembali nya Sang Pujaan
128 Sikap Gentle Daniel
129 SKANDAL
130 Linda yang Cuek
131 Mencoba Menerima Kenyataan
132 Lembah Duka karena Cinta
133 Tamu di Siang Bolong
134 Karma Seorang Pendosa
135 Menuju Jam Baik
136 P E R T U N A N G A N
137 Paniknya Seorang Zen
138 P I N G I T
139 Berusaha Untuk JUJUR
140 Menuju Hari H
141 Haru di Hari Suci Pernikahan
142 Kecanggungan Devita
143 Gaun Malam
144 Hanya rasa Kemanusiaan
145 Kelelahan (salah mengira)
146 H A S R A T
147 Mr, Monster
148 Terjaga karena Berontakan
149 Pengakuan Menyakitkan
150 Tamparan Keras
151 Salah Sangka
152 T I B A
153 PENYATUAN
154 Merasa Bersalah
155 Sakit dalam Kenyataan
156 Mengertilah
157 Ibu?
158 Kesambet Pohon Mangga
159 Love Yang Meresahkan
160 Roda Berputar
161 Kesempatan
162 Aib Bagiku
163 Rencana Piknik
164 Di Cuekkin
165 Dia Saudari ku
166 Apa yang Terjadi??
167 Istri??
168 Truth or Dare
169 Nona Dugong
170 Dosen Pembimbing
171 Dilema Reno
172 Kelakuan Aneh Devita
173 Paniknya Daniel
174 Haru Bahagia
175 Di Acuhkan
176 Siapa Linda?
177 Kepergian Linda
178 Terlambat
179 Perasaan dan Pikiran
180 Ngidamnya Devita
181 Kegilaan Daniel
182 UNGKAPAN Tersembunyi
183 Tau akan Posisi
184 Tiada Arti
185 Debaran Aneh
186 Perasaan Gelisah
187 I C U
188 Dua Monster
189 Kejahilan Dinar
190 Jurus Jitu mengunci mulut
191 Tidak Ada Harapan
192 Egois
193 Pergi untuk selamanya
194 Mendung kan Berganti
195 Pengakuan
196 Aku Harus Ikhlas
197 Perjuangan yang Tersembunyi
198 Kekasih????
199 Menjilat Ludah Sendiri?
200 Dekapan yang Berarti
201 Kejutkan di setiap Tindakan
202 Tidak Menyangka
203 Flashback
204 Tindakan Zen
205 Mangga Muda
206 Merindu
207 Zen_Linda
208 Acara Pertunangan
209 Kaka dari 2 Adiknya
210 Boutique
211 Seperti Satu orang yang Sama
212 Salah Menyikapi
213 Happy night
214 Perasaan yang Sirna
215 Bertamu di Pagi hari
216 TANGIS HARU SEMUA ORANG
217 DAVID GUETTA CARROLL
218 Harapan Dinar
219 Pertanyaan Chloe
220 Si Otong
221 Akhir dari Sebuah Cerita
222 EXTRA PART (DINAR)
223 EXTRA PART (DI JODOHKAN)
224 EXTRA PART (MISI RENO)
225 EXTRA PART (KEPOLOSAN DAVIN)
226 EXTRA PART ( USAHA RENO )
227 EXTRA PART (Sebuah Postingan)
228 SEKIAN
229 SPEAK UP
230 PROMOSI KARYA SEASON BERIKUTNYA
231 GADIS KESAYANGAN TUAN AGRA
Episodes

Updated 231 Episodes

1
Awal Pertemuan
2
Perkenalkan Tokoh Utama
3
Memikirkan.
4
Pencuri
5
Tertidur
6
Menjadi Assisten Pribadi
7
Dunia Tidak Adil
8
AMARAH DANIEL CARROL.
9
SAKIT.
10
SAKIT 2
11
PULANG KEMANA?
12
Apartemen
13
Rencana Picik
14
Perkara Panggilan
15
KONDANGAN.
16
Mimpi Kenyataan, Buruk
17
Rencana Daniel
18
Mengubur Perasaan
19
Peringatan Daniel
20
Sikap Hangat Daniel
21
Meminta Di Antarkan
22
Pulang ke Mansion
23
Tuan dan Nona Koffie
24
Hadiah Daniel u/ Kemal
25
Berkunjung
26
Kehilangan
27
Penyesalan
28
Pelampiasan
29
Hiburan Sesaat
30
Halusinasi yang NYATA
31
Ini Bukan Mimpi
32
Pusat Perhatian
33
Survei Tempat
34
Cemburu
35
Album yang Usang
36
Author update
37
Berkunjung ke rumah Sahabat
38
Kejutan Malam
39
Hati yang Bahagia
40
Bermula Salah Kirim Chat
41
Meluruskan
42
Dinar pulang ke Mansion
43
Sifat Jahil Daniel
44
Di Balik Keceriaan (Kemal)
45
Tersinggung
46
Pacar Dadakan
47
Di Tinggal
48
Jangan Ganggu milik Daniel
49
Tidak ada yang Tidak mungkin
50
Kawanan Singa
51
Goncangan Mental
52
Game PlayStation
53
Berbelanja
54
Mencoba Tegar
55
Cemburu yang Terselubung
56
Salah Mengira (Kemal)
57
Curhatan Zen
58
Siapa Seseorang Itu????
59
Dua Tujuan yang Berbeda
60
Di Bawanya Devita
61
Aksi Daniel
62
CCTV YANG TERHAPUS
63
Pertanyaan Jebakan
64
Apa yang salah?? (Puspa Kinara)
65
Setetes Air mata Kerinduan
66
Datang nya Daniel
67
Calon Mertua
68
Lamunan Puspa
69
Ketulusan Daniel
70
Malam yang Sendu
71
Sifat turunan
72
Jet lag
73
Pertemuan yang Tak Terduga
74
Sikap dingin Daniel
75
Makam
76
Hujan
77
Dari Hati ke Hati
78
Mengelilingi Kota Jakarta
79
Diner AirMata
80
Yes I Will
81
Cemburu nya Daniel
82
Menduga-duga
83
Masih Flashback
84
Lumayan Kepo
85
Kandang Singa
86
Panik, (Tuan Carroll)
87
INSIDEN
88
Rekaman yang Hilang
89
Hukuman bagi Penghianat
90
Pacar pura-pura
91
Perasaan yang Dipermainkan (Kemal)
92
Keinginan Ayah
93
Cerita di balik Semuanya
94
Kesalah Pahaman yang Terselesaikan
95
Nafsu Daniel
96
Dada Yang Sesak
97
Makan siang bersama Ayah
98
Salah Paham
99
Tamu tak di Undang
100
Pembicaraan Puspa dan Kemal
101
Perasaan gugup Kemal
102
Berbeda dari Biasanya
103
Ucapan Pedas seorang Daniel
104
Sarapan Bersama
105
Sisi lain dari Devita
106
Manusia Salju
107
Sedikit Lagi
108
KetidakSengajaan Membuat Luka
109
Senyum dalam Luka
110
PENGUMUMAN
111
D E J A V U
112
Terbongkar Sudah
113
TRANSFUSI
114
Nomor Pilisi
115
Bonus untuk Nadia
116
Perasaan Lega (Sang Pendonor)
117
Jangan Terlalu percaya diri!!
118
Bujukan Puspa
119
Sisi Iblis Zen
120
Siapa dia? (Amaira)
121
Sebagian Pekerjaan
122
Aneh
123
Mimpi yang Indah
124
PENYUSUP
125
KEPERCAYAAN
126
Pancaran Kebahagiaan
127
Kembali nya Sang Pujaan
128
Sikap Gentle Daniel
129
SKANDAL
130
Linda yang Cuek
131
Mencoba Menerima Kenyataan
132
Lembah Duka karena Cinta
133
Tamu di Siang Bolong
134
Karma Seorang Pendosa
135
Menuju Jam Baik
136
P E R T U N A N G A N
137
Paniknya Seorang Zen
138
P I N G I T
139
Berusaha Untuk JUJUR
140
Menuju Hari H
141
Haru di Hari Suci Pernikahan
142
Kecanggungan Devita
143
Gaun Malam
144
Hanya rasa Kemanusiaan
145
Kelelahan (salah mengira)
146
H A S R A T
147
Mr, Monster
148
Terjaga karena Berontakan
149
Pengakuan Menyakitkan
150
Tamparan Keras
151
Salah Sangka
152
T I B A
153
PENYATUAN
154
Merasa Bersalah
155
Sakit dalam Kenyataan
156
Mengertilah
157
Ibu?
158
Kesambet Pohon Mangga
159
Love Yang Meresahkan
160
Roda Berputar
161
Kesempatan
162
Aib Bagiku
163
Rencana Piknik
164
Di Cuekkin
165
Dia Saudari ku
166
Apa yang Terjadi??
167
Istri??
168
Truth or Dare
169
Nona Dugong
170
Dosen Pembimbing
171
Dilema Reno
172
Kelakuan Aneh Devita
173
Paniknya Daniel
174
Haru Bahagia
175
Di Acuhkan
176
Siapa Linda?
177
Kepergian Linda
178
Terlambat
179
Perasaan dan Pikiran
180
Ngidamnya Devita
181
Kegilaan Daniel
182
UNGKAPAN Tersembunyi
183
Tau akan Posisi
184
Tiada Arti
185
Debaran Aneh
186
Perasaan Gelisah
187
I C U
188
Dua Monster
189
Kejahilan Dinar
190
Jurus Jitu mengunci mulut
191
Tidak Ada Harapan
192
Egois
193
Pergi untuk selamanya
194
Mendung kan Berganti
195
Pengakuan
196
Aku Harus Ikhlas
197
Perjuangan yang Tersembunyi
198
Kekasih????
199
Menjilat Ludah Sendiri?
200
Dekapan yang Berarti
201
Kejutkan di setiap Tindakan
202
Tidak Menyangka
203
Flashback
204
Tindakan Zen
205
Mangga Muda
206
Merindu
207
Zen_Linda
208
Acara Pertunangan
209
Kaka dari 2 Adiknya
210
Boutique
211
Seperti Satu orang yang Sama
212
Salah Menyikapi
213
Happy night
214
Perasaan yang Sirna
215
Bertamu di Pagi hari
216
TANGIS HARU SEMUA ORANG
217
DAVID GUETTA CARROLL
218
Harapan Dinar
219
Pertanyaan Chloe
220
Si Otong
221
Akhir dari Sebuah Cerita
222
EXTRA PART (DINAR)
223
EXTRA PART (DI JODOHKAN)
224
EXTRA PART (MISI RENO)
225
EXTRA PART (KEPOLOSAN DAVIN)
226
EXTRA PART ( USAHA RENO )
227
EXTRA PART (Sebuah Postingan)
228
SEKIAN
229
SPEAK UP
230
PROMOSI KARYA SEASON BERIKUTNYA
231
GADIS KESAYANGAN TUAN AGRA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!