Tertidur

Lepas Daniel menghambiskan sisa makanan Devita, Daniel berniat untuk langsung mengantarkan Devita pulang kerumah nya, tapi saat Daniel menoleh ke arah Devita, pandangan teduh Daniel di tunjukan saat melihat wajah Devita yang sudah tertidur lelap dengan tangan untuk bantalannya di atas meja.

"Apa aku terlalu lama makannya, sampai kau ketiduran seperti ini." Ucap daniel dengan suara kecil.

"Sungguh gadis yang cantik, apa tega aku membangunkan mu, sepertinya kau sangat lelah." Daniel terus berucap dengan tangan yang terus mengusap rambut hitam Devita.

Daniel perlahan membawa Devita ke gendongannya, dengan perlahan Daniel menuju kamar tamu yang tersedia tepat di samping kamar khusus dirinya, dengan gaya Bridal style sungguh membuat iri jika ada yang melihat nya.

Sampai di kamar yang di tuju, Daniel perlahan membaringkan tubuh mungil Devita dan menyelimutinya,

Daniel terkekeh karena melihat tidur Devita yang pulas, bahkan tidak merasa terganggu saat di gendong pun.

"Segitu lelahnya dirimu, hem." Daniel berjongkok untuk menyesuaikan tubuhnya untuk melihat wajah polos Devita.

"Selamat tidur calon pengantin ku." Daniel mendekatkan mukanya ke Devita dan 'Cup, Daniel mengecup kening Devita dengan mesranya.

setelah memastikan Devita tidur dengan nyaman dan aman, Daniel berlalu pergi, bahkan Daniel menaruh guling di sisi kiri kanan tubuh Devita, dengan alasan agar tidak jatuh, sungguh konyol.

Dia memasuki kemarnya sendiri dan berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan badannya yang sudah lengket karena seharian berkutat dengan pekerjaan nya di tambah lagi harus berkelahi dengan brandal jalan yang ingin mencelakai Devita.

Satu persatu pakaian yang di tubuhnya di tanggalkan lalu mengguyur tubuhnya di bawah guyuran shower, sesekali bibir nya terangkat membentuk senyuman kala mengingat wajah polos Devita saat tertidur.

15 menit Daniel berada di kamar mandi akhirnya pria berdarah Inggris itu keluar dari kamar mandi dengan lilitan handuk di pinggangnya menuju Walk in closet untuk berpakaian.

Setelah berpakaian ia berniat untuk segera tidur, tapi niatannya di urungkan karena mengingat Devita yang sedang tertidur di kamar sebelah.

"Aku harus mengeceknya kembali." Daniel berlalu ke luar kamar, menuju kamar sebelah.

Ceklek.

Daniel berjalan dengan perlahan agar suara langkah kakinya tidak mengganggu Devita yang sedang terlelap itu.

"Bahkan tidur pun, wajah mu semangkin menggemaskan," Gumamnya.

"Apa aku tidur disini saja ya, ah nanti Vita mengira aku ini mesum, bagaimana kalau di sofa saja, aah iya di sofa." Daniel terus bergumam, dan mengambil bantal dari kasur Devita dan mengambil selimut dari dalam lemari dan Daniel menuju sofa yang ada di sebrang ranjang tempat Devita tidur.

"Selamat malam, Vita." tidak membutuhkan waktu lama, akhirnya Daniel pun terlelap.

.

Cahaya matahari yang menembus celah gordeng jendela mengganggu tidur cantiknya Devita, perlahan ia mengerjapkan matanya untuk menyesuaikan pandangnya, Devita melihat sekelilingnya yang nampak asing di matanya.

"Aku dimana? Kok aku bisa tertidur disini?" Devita mengingat-ingat kenapa dia bisa berada di kamar yang bukan kamarnya.

"Apa ini kamar Tuan Jas itu." Devita mengingat kalau tadi malam sebelum dia terlelap dia sedang makan di meja makan bersama Pria yang di panggil nya si Tuan Jas.

Mata Devita tertuju ke arah sofa, dan melihat seorang Pria sedang tertidur dengan lelapnya.

"Ah benar, bodoh sekali aku bisa ketiduran saat di meja makan, memalukan," Gumamnya.

"Dan apa dia juga yang membawa ku sampai ke kamar ini, berarti dia menggendong ku juga, Astaga kenapa tidur ku sangat lelap sekali, sampai di angkat pun tak berasa." Devita terus merutuki kecerobohan nya, bahkan Kepalanya saja sampai di pukul-pukul kecil oleh tangannya sendiri.

Daniel mengerjapkan matanya dan melihat ke arah ranjang, alisnya berkerut tatkala melihat Devita yang sedang memukuli kepalanya sendiri.

"Heey kau kenapa, ada apa dengan kepala mu." Ucap Daniel dengan lembut.

Devita mematung dan perlahan menoleh ke arah suara serak khas orang bangun tidur.

"Tuan Jas, apa aku menganggu tidur mu, Maaf kan aku." lirihnya.

Daniel menuju ranjang Devita, dan duduk di depan Devita.

"Tidak, kau tidak mengganggu tidur ku, apa kepala mu sakit." Daniel mengusap kepala yang tadi dipukuli Devita sendiri.

"Ti-tidak Tuan, Tuan kenapa tadi malam tidak membangunkan aku saja?" tanya Devita dengan suara kecil.

"Bagaimana aku tega membangunkan tidur mu yang sangat lelap itu," jawabnya.

"Tuan, aku harus segera pulang, ap Tuan bisa meminjamkan ku ponsel untuk memesan taxi online, ponsel ku habis kuota," Devita berucap sedikit takut, bahkan menatap langsung ke wajah Daniel pun tidak berani.

Daniel terkekeh geli karena mendengar ucapan Devita yang di anggap sangat menggemaskan di telinga nya.

"Biar saya antar saja ya, saya tidak memiliki aplikasi semacam itu, kau mandi lah, aku akan menyiapkan sarapan untuk kita." setelah berucap, ia langsung berlalu pergi keluar kamar.

"Mandi, tapi pakaian ku"..

" Ah mandi saja lah, nanti aku akan memakai pakaian ini lagi saja," Devita berlalu ke kamar mandi.

20 menit Devita berada di kamar mandi, akhirnya keluar juga. Devita melihat ke arah ranjang yang sudah ada beberapa pakaian baru beserta dalamannya.

Mukanya memerah melihat dalaman yang bahkan memang ukurannya.

"Bagaimana bisa dia tau ukuran dalaman ku," gumanya.

Devita mengambil pakain berbahan kaos dan celana jeans serta dalemannya yang satu set, dan kembali ke kamar mandi untuk mengganti lagi pakainnya.

Setelah selesai mengganti pakaian nya, Devita keluar kamar dan menuruni anak tangga, hidungnya mencium bau aroma masakan yang menggugah selera.

Devita pergi ke arah dapur, dan benar saja seorang pria yang sudah berpakain rapih sedang menyiapkan sarapan dan menuangkannya ke piring, terlihat masakan itu seperti nasi goreng.

"Hey kau sudah selesai, mari sarapan, aku sudah menyiapkannya." Ucapan Daniel menyadarkan lamunan Devita.

Devita menghampiri meja makan dan duduk jauh dari tempat duduk Daniel.

"Kenapa jauh sekali, kemarilah, aku tak akan memakan mu kok." ujarnya.

Devita pindah tempat duduk ke kursi sebelah Daniel.

"Tu-tuan yang masak ini." entah keberanian dari mana, Devita berani menanyakan itu.

"Iya ini aku yang memasak, kalau bukan diriku memangnya siapa lagi, apa kau melihat ada orang lain disini?" ..

"Tidak ada,"..

"Ya itu kau tau, ya sudah makanlah, keburu dingin,"..

Setelah keduanya menyelesaikan sarapannya, mereka berlalu keluar, dan saat ini mereka sudah berada di jalan dengan Daniel lah yang membawa mobilnya, Zen?? Zen sebenarnya sudah tiba tadi saat Devita masih di kamarnya, tapi Daniel memerintahkan Zen agar pergi ke kantor duluan.

"Kau akan pulang atau kemana?" Tanya Daniel dengan mata yang masih terfokus ke arah jalan.

"Bisa antarkan aku ke Kampus?" tanya Devita dengan takut.

"Baiklah." Hanya itu jawaban Daniel, bahkan Daniel tidak bertanya dimama letak kamus itu berada.

Mobil Daniel berhenti di sebuah kampus yang sangat terkenal di kota itu, Bukannya Devita turun dia malah mandang Daniel dengan rasa penasaran.

"Tuan, bagaimana kau tau aku berkuliah disini?" tanyanya.

"Sial, kenapa aku seceroboh ini," gerutunya dalam hati.

"Emm ya hanya feeling saja, ya kau berkuliah dimana lagi kalau bukan disini, di kota ini hanya ada 2 kampus jadi aku feeling nya disini." Alasan yang sangat signifikan.

Devita hanya manggut-manggut, dan bersiap untuk turun, Saat Devita berniat turun, tangan Devita di cekal pelan dengan Daniel.

"Tunggu, emmm bisa tidak kau menemaniku membeli Jas yang sama persis seperti Jas yang kau tumpahkan jus waktu itu," ucapan Daniel sungguh asal bahkan spontan.

"Apa Jas yang kemarin rusak Tuan? Maafkan aku tuan, aku akan menggantinya." Pucuk di cinta ulam pun tiba, itu lah yang ada di fikiran Daniel.

"Iyah kau harus bertanggung jawab, lepas kau selesai dengan urusan mu di kampus, hubungi aku di nomor ini." Daniel menyerahkan sebuah kartu nama pada Devita, dan Devita pun menerimanya.

"Baiklah, kalau gitu aku pamit, dan terimakasih sudah memberi tumpangannya." Devita keluar dari dalam mobil dan masuk ke area kampus itu.

Bersambung.

Tbc

Sembali menunggu ini Up, kaka kaka bisa membaca karya ku yang lainnya 😊😊😊.

Tinggalkan like Rate dan votenya ya ka😊😊😊

Terpopuler

Comments

Arin

Arin

hah dasar si Daniel,modusny itu loh....🤭

2022-10-01

0

zero

zero

agak sedikit kaku,dan terkadang menemukan sedikit salah penulisan selebihnya lumayan

2022-09-18

0

Iiq Rahmawaty

Iiq Rahmawaty

org² mah abis batre , ini mh abis kouta😂😂
blum gajian ya vit jd blum beli kouta🤣

2022-01-06

1

lihat semua
Episodes
1 Awal Pertemuan
2 Perkenalkan Tokoh Utama
3 Memikirkan.
4 Pencuri
5 Tertidur
6 Menjadi Assisten Pribadi
7 Dunia Tidak Adil
8 AMARAH DANIEL CARROL.
9 SAKIT.
10 SAKIT 2
11 PULANG KEMANA?
12 Apartemen
13 Rencana Picik
14 Perkara Panggilan
15 KONDANGAN.
16 Mimpi Kenyataan, Buruk
17 Rencana Daniel
18 Mengubur Perasaan
19 Peringatan Daniel
20 Sikap Hangat Daniel
21 Meminta Di Antarkan
22 Pulang ke Mansion
23 Tuan dan Nona Koffie
24 Hadiah Daniel u/ Kemal
25 Berkunjung
26 Kehilangan
27 Penyesalan
28 Pelampiasan
29 Hiburan Sesaat
30 Halusinasi yang NYATA
31 Ini Bukan Mimpi
32 Pusat Perhatian
33 Survei Tempat
34 Cemburu
35 Album yang Usang
36 Author update
37 Berkunjung ke rumah Sahabat
38 Kejutan Malam
39 Hati yang Bahagia
40 Bermula Salah Kirim Chat
41 Meluruskan
42 Dinar pulang ke Mansion
43 Sifat Jahil Daniel
44 Di Balik Keceriaan (Kemal)
45 Tersinggung
46 Pacar Dadakan
47 Di Tinggal
48 Jangan Ganggu milik Daniel
49 Tidak ada yang Tidak mungkin
50 Kawanan Singa
51 Goncangan Mental
52 Game PlayStation
53 Berbelanja
54 Mencoba Tegar
55 Cemburu yang Terselubung
56 Salah Mengira (Kemal)
57 Curhatan Zen
58 Siapa Seseorang Itu????
59 Dua Tujuan yang Berbeda
60 Di Bawanya Devita
61 Aksi Daniel
62 CCTV YANG TERHAPUS
63 Pertanyaan Jebakan
64 Apa yang salah?? (Puspa Kinara)
65 Setetes Air mata Kerinduan
66 Datang nya Daniel
67 Calon Mertua
68 Lamunan Puspa
69 Ketulusan Daniel
70 Malam yang Sendu
71 Sifat turunan
72 Jet lag
73 Pertemuan yang Tak Terduga
74 Sikap dingin Daniel
75 Makam
76 Hujan
77 Dari Hati ke Hati
78 Mengelilingi Kota Jakarta
79 Diner AirMata
80 Yes I Will
81 Cemburu nya Daniel
82 Menduga-duga
83 Masih Flashback
84 Lumayan Kepo
85 Kandang Singa
86 Panik, (Tuan Carroll)
87 INSIDEN
88 Rekaman yang Hilang
89 Hukuman bagi Penghianat
90 Pacar pura-pura
91 Perasaan yang Dipermainkan (Kemal)
92 Keinginan Ayah
93 Cerita di balik Semuanya
94 Kesalah Pahaman yang Terselesaikan
95 Nafsu Daniel
96 Dada Yang Sesak
97 Makan siang bersama Ayah
98 Salah Paham
99 Tamu tak di Undang
100 Pembicaraan Puspa dan Kemal
101 Perasaan gugup Kemal
102 Berbeda dari Biasanya
103 Ucapan Pedas seorang Daniel
104 Sarapan Bersama
105 Sisi lain dari Devita
106 Manusia Salju
107 Sedikit Lagi
108 KetidakSengajaan Membuat Luka
109 Senyum dalam Luka
110 PENGUMUMAN
111 D E J A V U
112 Terbongkar Sudah
113 TRANSFUSI
114 Nomor Pilisi
115 Bonus untuk Nadia
116 Perasaan Lega (Sang Pendonor)
117 Jangan Terlalu percaya diri!!
118 Bujukan Puspa
119 Sisi Iblis Zen
120 Siapa dia? (Amaira)
121 Sebagian Pekerjaan
122 Aneh
123 Mimpi yang Indah
124 PENYUSUP
125 KEPERCAYAAN
126 Pancaran Kebahagiaan
127 Kembali nya Sang Pujaan
128 Sikap Gentle Daniel
129 SKANDAL
130 Linda yang Cuek
131 Mencoba Menerima Kenyataan
132 Lembah Duka karena Cinta
133 Tamu di Siang Bolong
134 Karma Seorang Pendosa
135 Menuju Jam Baik
136 P E R T U N A N G A N
137 Paniknya Seorang Zen
138 P I N G I T
139 Berusaha Untuk JUJUR
140 Menuju Hari H
141 Haru di Hari Suci Pernikahan
142 Kecanggungan Devita
143 Gaun Malam
144 Hanya rasa Kemanusiaan
145 Kelelahan (salah mengira)
146 H A S R A T
147 Mr, Monster
148 Terjaga karena Berontakan
149 Pengakuan Menyakitkan
150 Tamparan Keras
151 Salah Sangka
152 T I B A
153 PENYATUAN
154 Merasa Bersalah
155 Sakit dalam Kenyataan
156 Mengertilah
157 Ibu?
158 Kesambet Pohon Mangga
159 Love Yang Meresahkan
160 Roda Berputar
161 Kesempatan
162 Aib Bagiku
163 Rencana Piknik
164 Di Cuekkin
165 Dia Saudari ku
166 Apa yang Terjadi??
167 Istri??
168 Truth or Dare
169 Nona Dugong
170 Dosen Pembimbing
171 Dilema Reno
172 Kelakuan Aneh Devita
173 Paniknya Daniel
174 Haru Bahagia
175 Di Acuhkan
176 Siapa Linda?
177 Kepergian Linda
178 Terlambat
179 Perasaan dan Pikiran
180 Ngidamnya Devita
181 Kegilaan Daniel
182 UNGKAPAN Tersembunyi
183 Tau akan Posisi
184 Tiada Arti
185 Debaran Aneh
186 Perasaan Gelisah
187 I C U
188 Dua Monster
189 Kejahilan Dinar
190 Jurus Jitu mengunci mulut
191 Tidak Ada Harapan
192 Egois
193 Pergi untuk selamanya
194 Mendung kan Berganti
195 Pengakuan
196 Aku Harus Ikhlas
197 Perjuangan yang Tersembunyi
198 Kekasih????
199 Menjilat Ludah Sendiri?
200 Dekapan yang Berarti
201 Kejutkan di setiap Tindakan
202 Tidak Menyangka
203 Flashback
204 Tindakan Zen
205 Mangga Muda
206 Merindu
207 Zen_Linda
208 Acara Pertunangan
209 Kaka dari 2 Adiknya
210 Boutique
211 Seperti Satu orang yang Sama
212 Salah Menyikapi
213 Happy night
214 Perasaan yang Sirna
215 Bertamu di Pagi hari
216 TANGIS HARU SEMUA ORANG
217 DAVID GUETTA CARROLL
218 Harapan Dinar
219 Pertanyaan Chloe
220 Si Otong
221 Akhir dari Sebuah Cerita
222 EXTRA PART (DINAR)
223 EXTRA PART (DI JODOHKAN)
224 EXTRA PART (MISI RENO)
225 EXTRA PART (KEPOLOSAN DAVIN)
226 EXTRA PART ( USAHA RENO )
227 EXTRA PART (Sebuah Postingan)
228 SEKIAN
229 SPEAK UP
230 PROMOSI KARYA SEASON BERIKUTNYA
231 GADIS KESAYANGAN TUAN AGRA
Episodes

Updated 231 Episodes

1
Awal Pertemuan
2
Perkenalkan Tokoh Utama
3
Memikirkan.
4
Pencuri
5
Tertidur
6
Menjadi Assisten Pribadi
7
Dunia Tidak Adil
8
AMARAH DANIEL CARROL.
9
SAKIT.
10
SAKIT 2
11
PULANG KEMANA?
12
Apartemen
13
Rencana Picik
14
Perkara Panggilan
15
KONDANGAN.
16
Mimpi Kenyataan, Buruk
17
Rencana Daniel
18
Mengubur Perasaan
19
Peringatan Daniel
20
Sikap Hangat Daniel
21
Meminta Di Antarkan
22
Pulang ke Mansion
23
Tuan dan Nona Koffie
24
Hadiah Daniel u/ Kemal
25
Berkunjung
26
Kehilangan
27
Penyesalan
28
Pelampiasan
29
Hiburan Sesaat
30
Halusinasi yang NYATA
31
Ini Bukan Mimpi
32
Pusat Perhatian
33
Survei Tempat
34
Cemburu
35
Album yang Usang
36
Author update
37
Berkunjung ke rumah Sahabat
38
Kejutan Malam
39
Hati yang Bahagia
40
Bermula Salah Kirim Chat
41
Meluruskan
42
Dinar pulang ke Mansion
43
Sifat Jahil Daniel
44
Di Balik Keceriaan (Kemal)
45
Tersinggung
46
Pacar Dadakan
47
Di Tinggal
48
Jangan Ganggu milik Daniel
49
Tidak ada yang Tidak mungkin
50
Kawanan Singa
51
Goncangan Mental
52
Game PlayStation
53
Berbelanja
54
Mencoba Tegar
55
Cemburu yang Terselubung
56
Salah Mengira (Kemal)
57
Curhatan Zen
58
Siapa Seseorang Itu????
59
Dua Tujuan yang Berbeda
60
Di Bawanya Devita
61
Aksi Daniel
62
CCTV YANG TERHAPUS
63
Pertanyaan Jebakan
64
Apa yang salah?? (Puspa Kinara)
65
Setetes Air mata Kerinduan
66
Datang nya Daniel
67
Calon Mertua
68
Lamunan Puspa
69
Ketulusan Daniel
70
Malam yang Sendu
71
Sifat turunan
72
Jet lag
73
Pertemuan yang Tak Terduga
74
Sikap dingin Daniel
75
Makam
76
Hujan
77
Dari Hati ke Hati
78
Mengelilingi Kota Jakarta
79
Diner AirMata
80
Yes I Will
81
Cemburu nya Daniel
82
Menduga-duga
83
Masih Flashback
84
Lumayan Kepo
85
Kandang Singa
86
Panik, (Tuan Carroll)
87
INSIDEN
88
Rekaman yang Hilang
89
Hukuman bagi Penghianat
90
Pacar pura-pura
91
Perasaan yang Dipermainkan (Kemal)
92
Keinginan Ayah
93
Cerita di balik Semuanya
94
Kesalah Pahaman yang Terselesaikan
95
Nafsu Daniel
96
Dada Yang Sesak
97
Makan siang bersama Ayah
98
Salah Paham
99
Tamu tak di Undang
100
Pembicaraan Puspa dan Kemal
101
Perasaan gugup Kemal
102
Berbeda dari Biasanya
103
Ucapan Pedas seorang Daniel
104
Sarapan Bersama
105
Sisi lain dari Devita
106
Manusia Salju
107
Sedikit Lagi
108
KetidakSengajaan Membuat Luka
109
Senyum dalam Luka
110
PENGUMUMAN
111
D E J A V U
112
Terbongkar Sudah
113
TRANSFUSI
114
Nomor Pilisi
115
Bonus untuk Nadia
116
Perasaan Lega (Sang Pendonor)
117
Jangan Terlalu percaya diri!!
118
Bujukan Puspa
119
Sisi Iblis Zen
120
Siapa dia? (Amaira)
121
Sebagian Pekerjaan
122
Aneh
123
Mimpi yang Indah
124
PENYUSUP
125
KEPERCAYAAN
126
Pancaran Kebahagiaan
127
Kembali nya Sang Pujaan
128
Sikap Gentle Daniel
129
SKANDAL
130
Linda yang Cuek
131
Mencoba Menerima Kenyataan
132
Lembah Duka karena Cinta
133
Tamu di Siang Bolong
134
Karma Seorang Pendosa
135
Menuju Jam Baik
136
P E R T U N A N G A N
137
Paniknya Seorang Zen
138
P I N G I T
139
Berusaha Untuk JUJUR
140
Menuju Hari H
141
Haru di Hari Suci Pernikahan
142
Kecanggungan Devita
143
Gaun Malam
144
Hanya rasa Kemanusiaan
145
Kelelahan (salah mengira)
146
H A S R A T
147
Mr, Monster
148
Terjaga karena Berontakan
149
Pengakuan Menyakitkan
150
Tamparan Keras
151
Salah Sangka
152
T I B A
153
PENYATUAN
154
Merasa Bersalah
155
Sakit dalam Kenyataan
156
Mengertilah
157
Ibu?
158
Kesambet Pohon Mangga
159
Love Yang Meresahkan
160
Roda Berputar
161
Kesempatan
162
Aib Bagiku
163
Rencana Piknik
164
Di Cuekkin
165
Dia Saudari ku
166
Apa yang Terjadi??
167
Istri??
168
Truth or Dare
169
Nona Dugong
170
Dosen Pembimbing
171
Dilema Reno
172
Kelakuan Aneh Devita
173
Paniknya Daniel
174
Haru Bahagia
175
Di Acuhkan
176
Siapa Linda?
177
Kepergian Linda
178
Terlambat
179
Perasaan dan Pikiran
180
Ngidamnya Devita
181
Kegilaan Daniel
182
UNGKAPAN Tersembunyi
183
Tau akan Posisi
184
Tiada Arti
185
Debaran Aneh
186
Perasaan Gelisah
187
I C U
188
Dua Monster
189
Kejahilan Dinar
190
Jurus Jitu mengunci mulut
191
Tidak Ada Harapan
192
Egois
193
Pergi untuk selamanya
194
Mendung kan Berganti
195
Pengakuan
196
Aku Harus Ikhlas
197
Perjuangan yang Tersembunyi
198
Kekasih????
199
Menjilat Ludah Sendiri?
200
Dekapan yang Berarti
201
Kejutkan di setiap Tindakan
202
Tidak Menyangka
203
Flashback
204
Tindakan Zen
205
Mangga Muda
206
Merindu
207
Zen_Linda
208
Acara Pertunangan
209
Kaka dari 2 Adiknya
210
Boutique
211
Seperti Satu orang yang Sama
212
Salah Menyikapi
213
Happy night
214
Perasaan yang Sirna
215
Bertamu di Pagi hari
216
TANGIS HARU SEMUA ORANG
217
DAVID GUETTA CARROLL
218
Harapan Dinar
219
Pertanyaan Chloe
220
Si Otong
221
Akhir dari Sebuah Cerita
222
EXTRA PART (DINAR)
223
EXTRA PART (DI JODOHKAN)
224
EXTRA PART (MISI RENO)
225
EXTRA PART (KEPOLOSAN DAVIN)
226
EXTRA PART ( USAHA RENO )
227
EXTRA PART (Sebuah Postingan)
228
SEKIAN
229
SPEAK UP
230
PROMOSI KARYA SEASON BERIKUTNYA
231
GADIS KESAYANGAN TUAN AGRA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!