Dunia Tidak Adil

Devita merasa aneh dengan sikap Daniel yang tiba-tiba berubah, pandanga Daniel tadi tertuju ke arah tempat lain dari mereka duduk, Devita berusaha mencari tahu, apa yang di lihat si Tuan jas itu sampai mood nya berubah buruk, tapi yang di lihat hanya ada beberapa orang di kursi dan meja masing-masing, dari yang tua sampai yang muda pun ada disana.

Devita pun pergi menyusul Daniel, matanya mencari sosok Daniel.

"Sudah selesai makan mu?" Tanya Daniel yang sudah berada di belakang Devita.

"Astaga, Tuan kau mengejutkan ku." Ucap Devita.

"Mari saya antar pulang." Sikap Daniel kembali ke seperti semula bertemu dengan Devita, tak ada senyum bahkan wajahnya menunjukkan tak ada expresi sama sekali.

"Tua jas kenapa ya, sebenarnya apa sih yang di lihatnya," batin Devita.

Selama di perjalanan, Daniel maupun Devita hanya diam membisu, suasana di dalam mobil hening, bahkan Daniel pun tidak bertanya dimana Devita tinggal, sampai mobil pun berhenti di sebuah Rumah mewah nan megah.

"Sebenarnya Tuan Jas ini siapa sih, kok tau tempat aku tinggal," batin Devita.

"Turun, kok masih disini." Suara barinton milik Daniel mengejutkan Devita yang sedang melamun.

"Tuan dari mana anda tau, kalau saya tinggal disini?" Dengan keberanian yang di paksakan akhirnya pertanyaan itu terlontarkan.

"Sudah jangan banyak tanya, kamu mau turun atau mau saya bawa ke Apartemen saya lagi." Ucapnya masih dengan mode ketus.

"Tidak, tidak. baik saya akan turun, terimakasih sudah mengantarkan saya." Devita turun dengan tergesa-gesa, sampai di depan pelataran rumah, Devita di hadang dengan wanita paru baya dengan penampilan yang sangat glamour.

Semula Daniel ingin menancapkan gasnya tapi niatnya terurungkan karena penasaran dengan Devita yang sedang di hadang seorang wanita parubaya itu.

Buku-buku tangan Daniel memerah karena meremat kemudi dengan sangat kuatnya, Daniel seakan sedang menahan amarah, saat melihat Devita di perlakukan yang tidak semestinya.

Ya Daniel melihat Devita sedang di jambak rambutnya, sampai terlihat Dari mata Daniel, Devita menahan sakit, hanya air mata yang bisa dia keluarkan, bahkan melawan pun tidak.

Daniel memutuskan untuk turun dari mobil dan memasuki pelataran rumah mewah itu.

"LEPASKAN GADIS ITU!!" Ucap Daniel dengan suara tinggi.

Wanita parubaya itu reflek melepaskan tangannya yang bersarang di tambut indah milik Devita.

Matanya memicing karena melihat kedatangan Daniel yang belum di kenalnya.

"Siapa kau berani-beraninya memasuki pelataran rumah ku tanpa izin, dan mau ikut campur pula, Hah." Ucap ketus wanita itu.

"Siapa saya, tidak penting. Yang saya mau anda meminta maaf pada gadis yang di sebelah anda." Ucap dingin Daniel. Matanya beralih melihat Devita yang sedang tertunduk dengan isakan kecil yang terdengar ke telinga Daniel.

"Heh, Jangan ikut campur masalah keluarga kami," ketus Wanita itu.

"Ck, persetan dengan nama keluarga, bahkan anda memperlakukan keponakan anda sendiri seperti babu." ucapan Daniel membuat Wanita itu melebarkan matanya karena terkejut, dan Devita yang semula tertunduk langsung mengangkat kepalanya karena ucapan Daniel.

"Siapa pemuda ini? dari mana dia tau Devita itu keponakan ku." dalam hati wanita itu bertanya-tanya.

"Dia memang babu disini, jadi memang sepantasnya dia diperlukan seperti itu." ucapnya.

Devita menoleh ke arah tantenya berdiri, ada tatapan kecewa di matanya, ya wanita itu adalah istri dari Omnya Santos Asbet yang bernama Sari Asbet.

Daniel menangkap pandangan kecewa Devita terhadap Tantenya.

Daniel berdecak kesal, dan berjalan mendekati 2 wanita berbeda usia itu.

"Ikut aku." Ajak Daniel dengan memandang wajah Devita yang basah karena airmata.

"Ti-tidak Tuan, saya tidak akan kemana-mana," lirih Devita setelah melihat wajah sang Tante yang menyeramkan.

Daniel melihat wajah yang ketakutan itu, dia mengerti, kenapa Devita menolak ikut dengan nya.

"Baiklah, terserah dirimu saja."..

"Dan kau wanita tua," lanjut nya, memanggil Sari dengan sebutan wanita tua.

Mata Sari melotot tak terima, jika dirinya dibilang 'Tua'.

"Kalau anda ingin tau siapa saya, bertanya lah pada si Tua Bangka Santos Asbet suami mu itu, siapa Daniel Carroll." Ucap Daniel dengan sangat dingin.

"Dan satu lagi, sedikit saja saya tau anda menyakitinya lagi, saya jamin kelurga anda akan menyesal." Setelah mengucapkan kata ancaman, Daniel berlalu pergi dari pelataran rumah mewah itu dan berlalu dengan mobilnya.

Setelah Daniel meninggalkan keduanya, Sari langsung menatap wajah Devita dengan tatapan tajam, dan tangan nya bergerak untuk menjambak rambut Devita lgi.

"Aaakkhh

teriakan Devita karena rambutnya kembali di jambak.

"Dari mana kau kenal dengan pria kurang ajar itu, Hah!!" pekik Sari.

Devita hanya menggelengkan kepalanya saja.

"Hah sudahlah, bertanya pada anak sialhan seperti mu tidak ada gunanya." Sari menhempaskan tangannya dengan kasar, terlihat Devita sampai terhuyung karena hempaskan tangan tantenya.

Sari berlalu meninggalkan Devita yang tengah menangis.

"Siapa Pemuda itu berani-beraninya mengatai ku Tua, ah aku haru lebih rajin perawatan," gerutunya sambil berjalan.

Devita yang masih menangis bukan karena merasakan sakit di kepalanya, melainkan, Devita merasa dunia ini tak adil terhadapnya, setelah orang tuanya meninggalkan nya, kehidupannya seakan berubah menjadi neraka nyata.

"Mamah, Ayah kenapa waktu itu kalian tidak mengajak ku saja, agarvaku tidak merasakan siksaan batin seperti ini." Gimamnya dengan isakan yang sangat pilu.

Perlahan Devita berjalan menuju pintu yang berada di samping rumah mewah itu.

Disinilah tempat Devita tidur makan dan mandi , tempat yang sempit dengan kamar mandi di dalamnya dan hanya tembok sebatas leher untuk menjadi penghalangnya.

Miris memang, pemilik asli dari Rumah Mewah yang di tinggali nya, di perlakukan layaknya seorang babu.

Devita menjatuhkan tubuhnya di sebuah kasur lantai yang sebenarnya tak lagi layak terpakai.

"Tuhan kenapa kau pilih kasih terhadap diri ini, apa salah ku di masa lalu, sampai dunia yang semula ku anggap Syurga ini berubah menjadi Neraka nyata untuk ku." gumamnya meratapi apa yang di rasakan nya.

Lelah menangis akhirnya Devita tertidur dengan isakan yang terdengar pilu.

Di ruang keluarga, Dua orang wanita berbeda usia itu sedang berbincang.

"Sayang, kau kenal dengan nama Daniel Carroll?" Tanya Sari pada anaknya, Chloe Asbet.

"Seperti tidak asing Mih, memangnya kenapa Mih?" jawab Chloe dengan pertanyaan lagi.

"Tadi si gadis sial itu sedang Mamih beri hukuman, tapi Pria yang mengaku bernama Daniel Carroll itu membela nya dengan sok pahlawan." Ucap nya.

"Siapa kau bilang tadi?" tanya seorang pria parubaya yang ternyata Santos Asbet, yang baru saja pulang dari kantor.

"Suami ku, kau sudah pulang," tanya Sari.

"Iyah, tadi kau menyebut nama siapa?" tanyanya lagi.

"Oh ya, kau kenal dengan nama Dani Carroll?" Pertanyaan Sari membuat Santos melebarkan matanya.

"Kau berurusan dengan Tuan Daniel Carroll, Jawab aku!!" bentaknya.

"Kau kenapa, aku hanya bertanya saja?"..

" Jawab aku!! dari mana kau tau Tuan Daniel Carroll?" tanya Santos lagi.

Sari pun menceritakan apa yang terjadi tadi, setelah mendengar istri nya berbicara, Santos terlihat gusar dan panik.

"Memangnya siapa Daniel Carroll itu Pih?" tanya Chloe penasaran.

"Beliau adalah orang terpandang, dan dia pemegang saham paling banyak di perusahaan kita, bahkan aku berhutang banyak dengan perusahaan nya." jelas Santos dengan raut wajah panik.

Penjelasan Santos membuat Sari dan Chloe tercengang.

"Terus kita harus bagaimana, suamiku." Tanya Sari yang ikut panik.

"Kita tunggu jatuhnya kita saja," pasrah Santos.

"Ini semua karena anak sialan itu," gumam Sari menyalahkan Devita.

"Mamih benar, ayo mah hukum anak sialan itu." Timpal Chloe memanasi.

Sari dan Chloe berjalan menuju kamar Devita.

Rupanya ancaman seorang Daniel Carroll tidak membuat mereka takut.

Tbc..

Terpopuler

Comments

Me Ta

Me Ta

payah Devitanya lemah😡😡😡

2023-09-25

0

Iiq Rahmawaty

Iiq Rahmawaty

😭😭😭😭

2022-01-06

0

Endang Purwati

Endang Purwati

kok nyesek yaaa...baca part ini...bukan karena Vita dijambak...tapi lbihbke tempat tinggal Vita yg menyedihkan...😥😥😥😥

othor iiihhhh...jahat amat Vita di tempatkan di situ...😥😥🙈🙈

2021-07-10

1

lihat semua
Episodes
1 Awal Pertemuan
2 Perkenalkan Tokoh Utama
3 Memikirkan.
4 Pencuri
5 Tertidur
6 Menjadi Assisten Pribadi
7 Dunia Tidak Adil
8 AMARAH DANIEL CARROL.
9 SAKIT.
10 SAKIT 2
11 PULANG KEMANA?
12 Apartemen
13 Rencana Picik
14 Perkara Panggilan
15 KONDANGAN.
16 Mimpi Kenyataan, Buruk
17 Rencana Daniel
18 Mengubur Perasaan
19 Peringatan Daniel
20 Sikap Hangat Daniel
21 Meminta Di Antarkan
22 Pulang ke Mansion
23 Tuan dan Nona Koffie
24 Hadiah Daniel u/ Kemal
25 Berkunjung
26 Kehilangan
27 Penyesalan
28 Pelampiasan
29 Hiburan Sesaat
30 Halusinasi yang NYATA
31 Ini Bukan Mimpi
32 Pusat Perhatian
33 Survei Tempat
34 Cemburu
35 Album yang Usang
36 Author update
37 Berkunjung ke rumah Sahabat
38 Kejutan Malam
39 Hati yang Bahagia
40 Bermula Salah Kirim Chat
41 Meluruskan
42 Dinar pulang ke Mansion
43 Sifat Jahil Daniel
44 Di Balik Keceriaan (Kemal)
45 Tersinggung
46 Pacar Dadakan
47 Di Tinggal
48 Jangan Ganggu milik Daniel
49 Tidak ada yang Tidak mungkin
50 Kawanan Singa
51 Goncangan Mental
52 Game PlayStation
53 Berbelanja
54 Mencoba Tegar
55 Cemburu yang Terselubung
56 Salah Mengira (Kemal)
57 Curhatan Zen
58 Siapa Seseorang Itu????
59 Dua Tujuan yang Berbeda
60 Di Bawanya Devita
61 Aksi Daniel
62 CCTV YANG TERHAPUS
63 Pertanyaan Jebakan
64 Apa yang salah?? (Puspa Kinara)
65 Setetes Air mata Kerinduan
66 Datang nya Daniel
67 Calon Mertua
68 Lamunan Puspa
69 Ketulusan Daniel
70 Malam yang Sendu
71 Sifat turunan
72 Jet lag
73 Pertemuan yang Tak Terduga
74 Sikap dingin Daniel
75 Makam
76 Hujan
77 Dari Hati ke Hati
78 Mengelilingi Kota Jakarta
79 Diner AirMata
80 Yes I Will
81 Cemburu nya Daniel
82 Menduga-duga
83 Masih Flashback
84 Lumayan Kepo
85 Kandang Singa
86 Panik, (Tuan Carroll)
87 INSIDEN
88 Rekaman yang Hilang
89 Hukuman bagi Penghianat
90 Pacar pura-pura
91 Perasaan yang Dipermainkan (Kemal)
92 Keinginan Ayah
93 Cerita di balik Semuanya
94 Kesalah Pahaman yang Terselesaikan
95 Nafsu Daniel
96 Dada Yang Sesak
97 Makan siang bersama Ayah
98 Salah Paham
99 Tamu tak di Undang
100 Pembicaraan Puspa dan Kemal
101 Perasaan gugup Kemal
102 Berbeda dari Biasanya
103 Ucapan Pedas seorang Daniel
104 Sarapan Bersama
105 Sisi lain dari Devita
106 Manusia Salju
107 Sedikit Lagi
108 KetidakSengajaan Membuat Luka
109 Senyum dalam Luka
110 PENGUMUMAN
111 D E J A V U
112 Terbongkar Sudah
113 TRANSFUSI
114 Nomor Pilisi
115 Bonus untuk Nadia
116 Perasaan Lega (Sang Pendonor)
117 Jangan Terlalu percaya diri!!
118 Bujukan Puspa
119 Sisi Iblis Zen
120 Siapa dia? (Amaira)
121 Sebagian Pekerjaan
122 Aneh
123 Mimpi yang Indah
124 PENYUSUP
125 KEPERCAYAAN
126 Pancaran Kebahagiaan
127 Kembali nya Sang Pujaan
128 Sikap Gentle Daniel
129 SKANDAL
130 Linda yang Cuek
131 Mencoba Menerima Kenyataan
132 Lembah Duka karena Cinta
133 Tamu di Siang Bolong
134 Karma Seorang Pendosa
135 Menuju Jam Baik
136 P E R T U N A N G A N
137 Paniknya Seorang Zen
138 P I N G I T
139 Berusaha Untuk JUJUR
140 Menuju Hari H
141 Haru di Hari Suci Pernikahan
142 Kecanggungan Devita
143 Gaun Malam
144 Hanya rasa Kemanusiaan
145 Kelelahan (salah mengira)
146 H A S R A T
147 Mr, Monster
148 Terjaga karena Berontakan
149 Pengakuan Menyakitkan
150 Tamparan Keras
151 Salah Sangka
152 T I B A
153 PENYATUAN
154 Merasa Bersalah
155 Sakit dalam Kenyataan
156 Mengertilah
157 Ibu?
158 Kesambet Pohon Mangga
159 Love Yang Meresahkan
160 Roda Berputar
161 Kesempatan
162 Aib Bagiku
163 Rencana Piknik
164 Di Cuekkin
165 Dia Saudari ku
166 Apa yang Terjadi??
167 Istri??
168 Truth or Dare
169 Nona Dugong
170 Dosen Pembimbing
171 Dilema Reno
172 Kelakuan Aneh Devita
173 Paniknya Daniel
174 Haru Bahagia
175 Di Acuhkan
176 Siapa Linda?
177 Kepergian Linda
178 Terlambat
179 Perasaan dan Pikiran
180 Ngidamnya Devita
181 Kegilaan Daniel
182 UNGKAPAN Tersembunyi
183 Tau akan Posisi
184 Tiada Arti
185 Debaran Aneh
186 Perasaan Gelisah
187 I C U
188 Dua Monster
189 Kejahilan Dinar
190 Jurus Jitu mengunci mulut
191 Tidak Ada Harapan
192 Egois
193 Pergi untuk selamanya
194 Mendung kan Berganti
195 Pengakuan
196 Aku Harus Ikhlas
197 Perjuangan yang Tersembunyi
198 Kekasih????
199 Menjilat Ludah Sendiri?
200 Dekapan yang Berarti
201 Kejutkan di setiap Tindakan
202 Tidak Menyangka
203 Flashback
204 Tindakan Zen
205 Mangga Muda
206 Merindu
207 Zen_Linda
208 Acara Pertunangan
209 Kaka dari 2 Adiknya
210 Boutique
211 Seperti Satu orang yang Sama
212 Salah Menyikapi
213 Happy night
214 Perasaan yang Sirna
215 Bertamu di Pagi hari
216 TANGIS HARU SEMUA ORANG
217 DAVID GUETTA CARROLL
218 Harapan Dinar
219 Pertanyaan Chloe
220 Si Otong
221 Akhir dari Sebuah Cerita
222 EXTRA PART (DINAR)
223 EXTRA PART (DI JODOHKAN)
224 EXTRA PART (MISI RENO)
225 EXTRA PART (KEPOLOSAN DAVIN)
226 EXTRA PART ( USAHA RENO )
227 EXTRA PART (Sebuah Postingan)
228 SEKIAN
229 SPEAK UP
230 PROMOSI KARYA SEASON BERIKUTNYA
231 GADIS KESAYANGAN TUAN AGRA
Episodes

Updated 231 Episodes

1
Awal Pertemuan
2
Perkenalkan Tokoh Utama
3
Memikirkan.
4
Pencuri
5
Tertidur
6
Menjadi Assisten Pribadi
7
Dunia Tidak Adil
8
AMARAH DANIEL CARROL.
9
SAKIT.
10
SAKIT 2
11
PULANG KEMANA?
12
Apartemen
13
Rencana Picik
14
Perkara Panggilan
15
KONDANGAN.
16
Mimpi Kenyataan, Buruk
17
Rencana Daniel
18
Mengubur Perasaan
19
Peringatan Daniel
20
Sikap Hangat Daniel
21
Meminta Di Antarkan
22
Pulang ke Mansion
23
Tuan dan Nona Koffie
24
Hadiah Daniel u/ Kemal
25
Berkunjung
26
Kehilangan
27
Penyesalan
28
Pelampiasan
29
Hiburan Sesaat
30
Halusinasi yang NYATA
31
Ini Bukan Mimpi
32
Pusat Perhatian
33
Survei Tempat
34
Cemburu
35
Album yang Usang
36
Author update
37
Berkunjung ke rumah Sahabat
38
Kejutan Malam
39
Hati yang Bahagia
40
Bermula Salah Kirim Chat
41
Meluruskan
42
Dinar pulang ke Mansion
43
Sifat Jahil Daniel
44
Di Balik Keceriaan (Kemal)
45
Tersinggung
46
Pacar Dadakan
47
Di Tinggal
48
Jangan Ganggu milik Daniel
49
Tidak ada yang Tidak mungkin
50
Kawanan Singa
51
Goncangan Mental
52
Game PlayStation
53
Berbelanja
54
Mencoba Tegar
55
Cemburu yang Terselubung
56
Salah Mengira (Kemal)
57
Curhatan Zen
58
Siapa Seseorang Itu????
59
Dua Tujuan yang Berbeda
60
Di Bawanya Devita
61
Aksi Daniel
62
CCTV YANG TERHAPUS
63
Pertanyaan Jebakan
64
Apa yang salah?? (Puspa Kinara)
65
Setetes Air mata Kerinduan
66
Datang nya Daniel
67
Calon Mertua
68
Lamunan Puspa
69
Ketulusan Daniel
70
Malam yang Sendu
71
Sifat turunan
72
Jet lag
73
Pertemuan yang Tak Terduga
74
Sikap dingin Daniel
75
Makam
76
Hujan
77
Dari Hati ke Hati
78
Mengelilingi Kota Jakarta
79
Diner AirMata
80
Yes I Will
81
Cemburu nya Daniel
82
Menduga-duga
83
Masih Flashback
84
Lumayan Kepo
85
Kandang Singa
86
Panik, (Tuan Carroll)
87
INSIDEN
88
Rekaman yang Hilang
89
Hukuman bagi Penghianat
90
Pacar pura-pura
91
Perasaan yang Dipermainkan (Kemal)
92
Keinginan Ayah
93
Cerita di balik Semuanya
94
Kesalah Pahaman yang Terselesaikan
95
Nafsu Daniel
96
Dada Yang Sesak
97
Makan siang bersama Ayah
98
Salah Paham
99
Tamu tak di Undang
100
Pembicaraan Puspa dan Kemal
101
Perasaan gugup Kemal
102
Berbeda dari Biasanya
103
Ucapan Pedas seorang Daniel
104
Sarapan Bersama
105
Sisi lain dari Devita
106
Manusia Salju
107
Sedikit Lagi
108
KetidakSengajaan Membuat Luka
109
Senyum dalam Luka
110
PENGUMUMAN
111
D E J A V U
112
Terbongkar Sudah
113
TRANSFUSI
114
Nomor Pilisi
115
Bonus untuk Nadia
116
Perasaan Lega (Sang Pendonor)
117
Jangan Terlalu percaya diri!!
118
Bujukan Puspa
119
Sisi Iblis Zen
120
Siapa dia? (Amaira)
121
Sebagian Pekerjaan
122
Aneh
123
Mimpi yang Indah
124
PENYUSUP
125
KEPERCAYAAN
126
Pancaran Kebahagiaan
127
Kembali nya Sang Pujaan
128
Sikap Gentle Daniel
129
SKANDAL
130
Linda yang Cuek
131
Mencoba Menerima Kenyataan
132
Lembah Duka karena Cinta
133
Tamu di Siang Bolong
134
Karma Seorang Pendosa
135
Menuju Jam Baik
136
P E R T U N A N G A N
137
Paniknya Seorang Zen
138
P I N G I T
139
Berusaha Untuk JUJUR
140
Menuju Hari H
141
Haru di Hari Suci Pernikahan
142
Kecanggungan Devita
143
Gaun Malam
144
Hanya rasa Kemanusiaan
145
Kelelahan (salah mengira)
146
H A S R A T
147
Mr, Monster
148
Terjaga karena Berontakan
149
Pengakuan Menyakitkan
150
Tamparan Keras
151
Salah Sangka
152
T I B A
153
PENYATUAN
154
Merasa Bersalah
155
Sakit dalam Kenyataan
156
Mengertilah
157
Ibu?
158
Kesambet Pohon Mangga
159
Love Yang Meresahkan
160
Roda Berputar
161
Kesempatan
162
Aib Bagiku
163
Rencana Piknik
164
Di Cuekkin
165
Dia Saudari ku
166
Apa yang Terjadi??
167
Istri??
168
Truth or Dare
169
Nona Dugong
170
Dosen Pembimbing
171
Dilema Reno
172
Kelakuan Aneh Devita
173
Paniknya Daniel
174
Haru Bahagia
175
Di Acuhkan
176
Siapa Linda?
177
Kepergian Linda
178
Terlambat
179
Perasaan dan Pikiran
180
Ngidamnya Devita
181
Kegilaan Daniel
182
UNGKAPAN Tersembunyi
183
Tau akan Posisi
184
Tiada Arti
185
Debaran Aneh
186
Perasaan Gelisah
187
I C U
188
Dua Monster
189
Kejahilan Dinar
190
Jurus Jitu mengunci mulut
191
Tidak Ada Harapan
192
Egois
193
Pergi untuk selamanya
194
Mendung kan Berganti
195
Pengakuan
196
Aku Harus Ikhlas
197
Perjuangan yang Tersembunyi
198
Kekasih????
199
Menjilat Ludah Sendiri?
200
Dekapan yang Berarti
201
Kejutkan di setiap Tindakan
202
Tidak Menyangka
203
Flashback
204
Tindakan Zen
205
Mangga Muda
206
Merindu
207
Zen_Linda
208
Acara Pertunangan
209
Kaka dari 2 Adiknya
210
Boutique
211
Seperti Satu orang yang Sama
212
Salah Menyikapi
213
Happy night
214
Perasaan yang Sirna
215
Bertamu di Pagi hari
216
TANGIS HARU SEMUA ORANG
217
DAVID GUETTA CARROLL
218
Harapan Dinar
219
Pertanyaan Chloe
220
Si Otong
221
Akhir dari Sebuah Cerita
222
EXTRA PART (DINAR)
223
EXTRA PART (DI JODOHKAN)
224
EXTRA PART (MISI RENO)
225
EXTRA PART (KEPOLOSAN DAVIN)
226
EXTRA PART ( USAHA RENO )
227
EXTRA PART (Sebuah Postingan)
228
SEKIAN
229
SPEAK UP
230
PROMOSI KARYA SEASON BERIKUTNYA
231
GADIS KESAYANGAN TUAN AGRA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!