Genap lima tahun sudah usia Xun JeHa, dia sudah menjadi anak kecil yang menggemaskan dan lucu. Dikarenakan organ tubuhnya cacat, akhirnya berpengaruh pada perkembangan fisik secara keseluruhan Xun JeHa terlihat sedikit lebih kecil dibandingkan teman-teman sebaya nya. Namun kedua orang tua nya sama sekali tidak mempermasalahkan hal tersebut dan tetap mencintai JeHa dengan tulus.
"Aku akan secepatnya menyelesaikan misi ini dan segera pulang lagi, tunggu aku ya..!!!", itulah yang Xun Mu ucapkan kepada istri dan anak nya saat akan berangkat menjalankan sebuah misi bersama Tetua Jin.
Misi kali ini termasuk misi ringan, yaitu menghadiri pertemuan para pendekar. Sebuah ajang pertemuan rutin yang di selenggarakan tiap 7 tahun sekali, dan dihadiri semua sekte putih dan netral yang ada di wilayah kekaisaran Song.
Tetua Jin Yong dan Xun Mu ditunjuk oleh Ketua Sekte Yan Jiang untuk mewakili dirinya dikarenakan ketua sedang ada sebuah urusan yang tidak kalah penting nya.
Pertemuan para pendekar kali ini akan di selenggarakan di Gunung Bodhi, Markas sekte aliran putih "LONCENG KEBENARAN" yang bertindak sebagai tuan rumah.
Setelah berpamitan kepada istri dan anaknya, maka Xun Mu dan tetua Jin segera memacu kuda mereka, jarak antara Gunung Pinus kembar dan Gunung Bodhi lumayan jauh dan membutuhkan waktu kurang lebih sepuluh hari jika ditempuh dengan berkuda.
Tepat hari kesepuluh mereka berdua sudah sampai di depan gerbang sekte Lonceng Kebenaran, Tetua Jin segera menunjukan undangan kepada penjaga gerbang, lalu penjaga gerbang pun mengijinkan mereka masuk.
Sekte Lonceng kebenaran merupakan Sekte aliran putih yang termasuk tiga besar di wilayah kekaisaran Song. Saat memasuki halaman sekte, ternyata sudah banyak pendekar yang datang. Wajah-wajah para Ketua sekte dan pendekar tingkat tinggi yang hadir disana sebagian besar sudah Tetua Jin kenali.
pertemuan tersebut di adakan di sebuah aula, dengan meja bundar di tengah-tengahnya, segera para undangan memasuki ruangan tersebut. Berkumpulnya para pendekar dari seluruh kekaisaran Song membuat Hawa tenaga dalam terasa pekat, dan bagi mereka yang mempunyai ilmu rendah bisa dipastikan akan kesulitan bernafas.
Xun Mu adalah salah satu yang tidak tahan dengan tekanan sebesar itu, meskipun dirinya sudah berada di tingkatan pendekar ahli, namun kemampuannya tetap tak kan mampu mengimbangi para Ketua yang rata rata sudah mencapai tingkat pendekar raja dan pendekar suci.
akhirnya ia pun memutuskan keluar dari ruangan untuk mencari udara segar. Matahari hampir terbenam saat pertemuan berakhir dan merumuskan beberapa keputusan, salah satunya adalah dibentuknya aliansi antara sekte aliran putih dan netral untuk memerangi aliansi sekte sesat yang di pimpin oleh sekte GAGAK HITAM.
Karena merasa bahwa tak ada keperluan lagi maka Tetua Jin segera undur diri dan melajukan kudanya ke arah gunung Pinus.
Saat di tengah perjalanan, Xun Mu menawarkan Tetua Jin untuk singgah ke kediaman mertua nya di kota Lu Dong, akhirnya setelah berfikir sebentar Tetua Jin pun menerima tawaran tersebut.
Kedua pendekar itu pun bergegas melajukan kuda nya ke arah kota Lu Dong, setelah semalam berkuda akhirnya tiba juga mereka di kediaman Keluarga Lin.
Xun Mu segera di sambut dengan baik oleh Nyonya Lin, Nyonya lin pun sempat menanyakan apakah dirinya mengajak serta Lin Meime dan cucu nya, Setelah mengetahui jika mereka sedang mengemban misi, nampak raut kekecewaan di wajahnya.
Baik Xun Mu maupun Tetua Jin langsung terlelap begitu sampai kamar, itu dikarenakan mereka memang belum istirahat semalam an.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 274 Episodes
Comments
Frisky Silalahi
hmm
2023-02-03
1
manek yani
start
2022-01-02
0
Lazuardi Fantail
5 tahun, dr seblm kawin sampai pny anak berumur 5 tahun ,,, ternyata TDK ada peningkatan sama sekali ,,,tetap d pendekar ahli
2021-11-27
0