Tak terasa sudah seminggu Xun Mu berada di kediaman keluarga Lin, hubungannya dengan Lin Meime pun semakin dalam. Hingga suatu malam setelah makan malam, Xun Mu memberanikan diri untuk melamar Lin Meime kepada keluarga Tuan Lin.
Meskipun awalnya Tuan Lin mempunyai rencana untuk menjodohkan putrinya kepada salah satu jendral, namun melihat bahwa putrinya juga sudah jatuh hati kepada pendekar tersebut, Tuan Lin dan Nyonya Yin akhirnya pun merestui hubungan mereka.
Sedangkan Tetua Feng dan murid Pedang pinus lainnya meminta ijin undur diri untuk mengabarkan barita gembira ini kepada Ketua Sekte mereka.
Tuan Lin akhirnya menetapkan tanggal pernikahan mereka yaitu satu bulan lagi, sungguh saat itu Xun Mu merasa menjadi laki-laki paling beruntung di dunia, sedangkan Meime hanya bisa menunduk dengan wajah yang memerah.
Sebulan kemudian pernikahan pun dilaksanakan secara besar-besar an, Tuan Lin mengundang semua Bangsawan yang ada di kekaisaran Song, pun tidak tertinggal para Ketua sekte aliran putih dan netral pun turut hadir.
Acara yang berlangsung hingga tiga hari tiga malam itu benar-benar menguras energi mereka berdua, hingga malam yang seharusnya menjadi malam sakral pun mereka lewati dengan tertidur karena capek.
Tiga bulan sudah Xun Mu dan Lin Meime menikah, hingga di suatu pagi kabar gembira itu pun hadir. Lin Meime akhirnya hamil, setelah mengetahui bahwa istrinya hamil, Xun Mu menjadi Suami yang over protective dan agak memyebalkan. Bahkan Lin Meime pun sebal dibuatnya, namun dia sadar itu semua dilakukan suaminya agar dirinya dan bayi nya sehat.
Kandungan Lin Meime pun semakin membesar hingga akhirnya, "oekkk...oekkk...", tangisan bayi terdengar memecahkan suasana sunyi di ruangan itu. Xun Mu langsung bersujud berterima kasih kepada dewa.
Namun kebahagiaan itu sedikit menghilang dari raut wajah semua orang yang hadir, itu dikarenakan sang jabang bayi mendadak tubuhnya berwarna biru dan kesulitan bernafas. Tuan Lin segera menyuruh pelayannya untuk memanggil tabib terbaik yang ada di kota Lu Dong.
Tak berapa lama kemudian, tabib pun datang dan langsung memeriksa bayi tersebut. Ternyata cucu Tuan Lin mengalami kebocoran jantung yang membuat nafas serta kinerja jantung dan paru-paru tidak bisa maksimal.
Tabib itu pun segera meramukan obat untuk mengurangi dan menekan penyakit yanh di derita si bayi. Setelah bayi tersebut diminumkan ramuan tersebut, tubuhnya kembali ke warna asal dan nafasnya jadi agak teratur. Dikarenakan Tuan Lin takut bahwa penyakit cucu nya akan kembali kambuh, akhirnya Tuan Lin mempekerjakan tabib tersebut sebagai tabib probadi keluarga Lin dan tinggal bersama sama di kediaman tersebut.
Xun Mu tak lupa juga mengucapkan terima kasihnya kepada sang tabib, lalu saat semua keadaan sudah normal maka Xun Mu pun memberikan nama kepada sang bayi.
"Xun JeHa"
Ya itulah nama anak laki-laki berparas rupawan itu, meskipun mengalami kecacatan di dalam organ tubuhnya namun nyatanya itu tidak membuat keluarga Lin dan Xun Mu mengurangi kasih sayang mereka padanya.
Satu tahun berlalu, Xun JeHa sudah mulai bisa berjalan. Parasnya yang tampan benar-benar terlihat, itu semua seharusnya tidak mengherankan dikarenakan Xun Mu adalah Laki Laki yang tampan dan Lin Meime adalah wanita yang sangat cantik, pastilah anaknya akan memiliki wajah yang rupawan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 274 Episodes
Comments
Frisky Silalahi
teruskan thor
2023-02-03
0
😎penikmat gratisan😎
lgsg nikah hanya pkdt dlm waktu kurang lebih 1 bulan...manstapppppp
2022-02-24
0
manek yani
yes, gaya crt yg berbeda..kerenn
2022-01-02
0