Tak terasa sudah satu jam mereka bertempur, sudah banyak pendekar yang gugur di kedua belah pihak. Pertempuran yang tadi terasa seimbang kini mulai terasa berat sebelah, para perampok kalajengking merah saat ini merasa diatas angin dengan hadirnya kelima pemimpin binatang neraka di tengah-tengah pertempuran.
Sedangkan para pendekar yang berada di kelompok Feng Shen saat ini hanya bisa bertahan dan berharap ada nya bantuan yang datang.
Para pendekar yang tersisa segera mundur merapat ke kereta kuda Nyonya Lin sambil menghunus senjata mereka, kelelahan dan ketakutan kini nampak jelas di wajah para pendekar.
Mereka bahkan menyadari bahwa situasi saat ini sangat tidak menguntungkan, jumlah pendekar yang selamat di sisi mereka sudah tidak banyak lagi, sedangkan perampok kalajengking merah masih mempunyai sekitar tiga puluh orang. Belum lagi ditambah ke sepuluh pimpinan binatang neraka yang terlihat masih segar, meskipun lima diantaranya sudah bertarung habis-habisan namun kualitas fisik serta stamina mereka berada pada level yang berbeda.
"Menyerahlah, lemparkan senjata kalian dan bersujud lah padaku, siapa tahu aku akan berbelas kasih dan membiarkan kalian pergi dari sini hidup-hidup..hahaha.." Terdengar jelas kepongahan di dalam kata-kata yang baru saja disampaikan oleh salah satu pemimpin binatang neraka.
"Hei..kenapa kalian dari tadi ribut terus sih, tidurku jadi terganggu, pokoknya kalian harus tanggung jawab!!"
Tiba-tiba terdengar suara menggema, semua orang yang mendengarkan langsung memasang wajah serius, tak terkecuali para pemimpin binatang neraka. Mereka pasti sadar butuh ilmu tingkat tinggi untuk membuat suara seperti barusan, bisa dipastikan bahwa pemiliknya adalah seorang pendekar Raja atau bisa juga pendekar Suci.
Yang menjadi tanda tanya adalah di sisi manakah sang pendekar itu berpihak. Tidak lama kemudian terlihat sosok kakek yang sedang melayang lalu kemudian dengan cepat sudah mendarat di samping Feng Shen.
Dilihat dari ilmu meringankan tubuhnya yang sangat tinggi Feng Shen menduga bahwa kakek ini adalah seorang pendekar yang sangat hebat. Belum sempat Feng Shen bertanya, kata-katanya sudah dipotong oleh sang kakek
"Anak muda, ada apa sebenarnya ini?? Kenapa kalian ribut sekali, tidak tahu kah kalian bahwa aku baru tertidur tadi, namun akhirnya harus terbangun karena suara bising yang kalian timbulkan..!!!" Ucap kakek misterius.
"Mohon maaf senior, hamba dan semua pendekar yang ada disini hanya sedang melaksanakan misi untuk melindungi Nyonya besar dari gangguan para perampok seperti mereka" Feng Shen mengatakan hal tersebut sambil memberi hormat dan matanya melirik ke arah kelompok kalajengking merah.
"Ohh, jadi begitu ceritanya, kalau begitu ijinkan aku untuk membantumu anak muda supaya aku pun bisa segera beristirahat" Timpal kakek misterius tersebut.
Selepas berkata seperti itu, kakek itupun langsung bergerak dengan kecepatan tinggi dan hanya dalam tiga tarikan nafas, tiga puluh anggota kalajengking merah sudah tergeletak dengan kepala yang terpisah dari badannya seolah olah terpotong oleh pisau yang sangat tajam, padahal Feng Shen mengetahui jika kakek tersebut bahkan tidak membawa pisau atau senjata tajam lainnya.
Sebenarnya semua pendekar kelompok kalajengking merah juga tidak ingin tinggal diam dan ingin segera menyerang kakek tersebut, namun tekanan tenaga dalam yang dilepaskan oleh kakek misterius itu membuat tubuh mereka mematung, tak lama kemudian mereka merasakan gelap dan tanpa mereka sadari mereka telah terbunuh.
Feng Shen serta para rombongan pendekar hanya bisa melotot dan membuka mulut mereka tanpa ada kata-kata yang terucap. Saat ini hanya tersisa sepuluh pemimpin binatang neraka yang tersisa disana, sedang lainnya sudah dibantai kakek misterius dengan mudahnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 274 Episodes
Comments
Frisky Silalahi
mantrap thor
2023-02-03
0
manek yani
waw
2022-01-02
0
Pendekar
sikat mati mati
2021-09-19
0