Dilema, itulah yang akhir-akhir ini dirasakan oleh Xun Mu, karena sudah hampir tiga tahun dirinya meninggalkan sekte Pedang pinus. Sebenarnya sudah berkali kali Xun Mu berniat kembali ke sekte nya, namun ketika melihat istri dan anaknya yang juga butuh perhatian ekstra, tekad nya jadi goyah.
Suatu malam Xun Mu pun mencoba membicarakan masalah ini kepada istrinya, Lin Meime justru terkejut ketika mengetahui bahwa sang suami masih ingin kembali berkecimpung di dunia persilatan. Namun saat karena penjelasan yang diberikan suaminya masuk akal, akhirnya dirinya bisa memahaminya.
"Suamiku, jika memang engkau ingin kembali ke sekte mu maka aku tidak akan melarang mu, namun aku adalah istrimu..aku ingin selalu berada di sisimu dan melayani mu, jika memang kamu kembali kesana maka bawalah aku dan juga JeHa".
Kata-kata istrinya jelas adalah suatu hal yang berat bagi Xun Mu, bagaimanapun juga akan lebih baik jika istri dan anaknya tetap berada di sini bersama dengan orang tua nya.
Hari pun berganti setelah pembicaraan sepasang suami istri malam itu, akhirnya mereka pub membulatkan tedad untuk hidup bersama di sekte pedang pinus. Malam ini rencana nya Xun Mu akan mencoba berbicara dan meminta ijin ke ayah mertua nya.
Malam pun datang, suasana kediaman Tuan Lin nampak sepi karena Lin Dan, putra pertama Tuan Lin sedang ada di ibukota menemani guru nya.
Setelah makan malam, Xun Mu mengajak ayah dan ibu mertua nya untuk berbicara perihal keinginan nya kembali ke sekte serta mengajak istri dan anak nya. Tuan Lin bahkan tidak mencoba untuk menyembunyikan wajah keterkejutannya,"Anak ku, apakah ada yang kurang dengan kediamanku ini sehingga engkau memutuskan kembali ke sekte mengajak istri serta anak mu..??"
"Sebelumnya hamba meminta maaf kepada ayahanda, sungguh tak ada sedikitpun kekurangan disini, namun harus hamba akui jiwa pendekar hamba rindu akan petualangan,pelatihan dan pertarungan". Sungguh sangat susah berbicara kepada Tuan Lin dan istrinya, itu dikarenakan rasa sayang mereka kepada cucu pertama dan satu-satu nya tersebut.
Namun akhirnya setelah melihat keteguhan hati Xun Mu , tidak ada lagi yang bisa Tuan Lin dan istri nya lakukan selain merelakan cucu dan anak mereka dibawa.
Hari keberangkatan itu pun tiba, karena tidak ingin terjadi sesuatu yang buruk kepada mereka, Tuan Lin sampai menyewa puluhan pendekar ahli dan juga prajurit bersenjata lengkap untuk mengawal mereka sampai ke sekte Pedang pinus.
Sebenarnya Xun Mu keberatan dengan semua perlakuan yang mertua nya berikan, namun mengingat ada JeHa yang memang butuh perlindungan ekstra maka mau tak mau Xun Mu hanya bisa mengikuti kemauan sang mertua.
Bukan hanya pengawalan ekstra ketat yang di berikan oleh Tuan Lin, namun juga harta yang berlimpah untuk bekal mereka, tak ayal itu membuat Xun Mu hanya bisa menepuk jidat. "kelakuan orang kaya memang aneh".
Rombongan mereka pun mulai berangkat menuju ke sekte Pedang Pinus, selama perjalanan tak ada sedikitpun halangan. Sampai akhirnya setelah dua minggu perjalanan tibalah mereka di lereng gunung pinus kembar.
Murid sekte pedang pinus yang sedang giliran jaga di desa terdekat pun mengenali Xun Mu, lalu melaporkan hal ini pada tetua Zhao.
"Saudaraku, lama tidak berjumpa..bagaimana kabarmu..?? aku dengar dirimu sudah menikah dan mempunyai seorang putra, selamat selamat" Tetua Zhao pun memeluk dan memberikan selamat kepada Xun Mu.
"Tetua Zhao terima kasih atas semua nya, sungguh aku hanya beruntung bisa mempersunting gadis seperti nona Lin". Xun Mu hanya bisa menimpali sambil tersenyum dan menoleh ke istrinya.
Tetua Zhao Min pun mengawal rombongan menuju ke sekte Pedang Pinus.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 274 Episodes
Comments
Frisky Silalahi
hmmm
2023-02-03
0
Hardi Adit
thor coba bca punya tetangga PEMDEKAR KAISAR NAGA SEJATI. beda jauh sama ini
....ini cerita pantaaaaaat muak bcanya
2022-05-18
0
manek yani
hehehe
2022-01-02
0