Bab Sembilan Belas

Lani masuk ke kamar Melati dan membangunkan Melati.

"Mel... bangun. Aku mau pulang... "

Melati membuka matanya dan duduk ditepi ranjang.

"Kamu sudah siap ya... salam buat papa dan mama. Maaf aku tak bisa mengantar.. hanya mas Willy yang mengantarmu"

"Nggak apa Mel.. kamu lanjutkan saja tidurmu"

"Aku memang tak berharap kamu mengantar aku, jika kamu mengantar... akan menjadi ribet"

"Kamu memang tak ingin mengantar Lani....sayang"

"Nggak usah mas.. aku di rumah saja. Kamu hati hati ya Lan "Melati berdiri dan memeluk Lani

"Maafkan aku Mel... aku tak pernah bermaksud membuat kamu sedih dan merampas kebahagiaan kamu"

"Mengapa kamu berkata begitu Lan "

"Seandainya aku tak pindah ke kota lain mungkin kita masih bisa terus bersama dan berbahagia... "

"Nggak apa Lan.. aku juga sudah cukup bahagia dengan pernikahanku. Kamu cepat juga menyusul ya.. "

"Aku pasti akan secepatnya menikah... sepertinya enak juga punya keluarga "

"Semoga kamu mendapat suami yang baik... "

"Semoga... seperti suami kamu.. agar aku juga bahagia.. "

"Hhhmmm... "dehem Willy

"Aku pamit dulu... Nabila sayang... aunty berangkat dulu ya sayang... semoga kita dapat kembali bertemu.. gadis cantik"

Melati mengantar kepergian Lani hingga ia masuk kemobil dan menghilang.

"Mas... aku tak tahu apa yang aku rasakan saat ini. Dadaku sesak melihat kamu dan Lani. Aku sudah berusaha membuang semua rasa curiga ini.. maafkan aku mas karena mencurigai kamu. Semoga ini tidak benar.. hanya kecurigaan aku saja.... "

Melati masuk ke kamarnya dan menangis. Ia tak tahu mengapa ia sangat ingin menangis.

"Kamu mau kemana... "tanya Willy

"Ke hotel A... aku mau kamu menemani aku"

"Kamu tahu kan jika lelaki berdua dengan wanita didalam kamar pasti akan terjadi hal intim"

"Tentu saja... "

"Apa kamu sudah terbiasa dengan tubuhku dan merindukan selalu... aku takut nanti setelah kamu kembali dan merindukanku.. apa yang akan kamu lakukan.. "

"Aku akan datangi kamu kesini.. "

"Dasar wanita gila.. "

"Tapi kamu suka kan.. "

"Aku lelaki normal Lan... jika ada wanita yang dengan suka rela memberikan tubuhnya mana mungkin menolaknya... apa kamu tahu.. yang rugi kamu jika aku terus memakai tubuhmu"

"Mengapa aku yang rugi.. kita sama sama merasakan kenikmatan "

"Jika suami kamu tahu aku sering tidur denganmu bagaimana... "

"Aku mau kamu yang menjadi suamiku... "

"Kamu tahu aku tak mungkin pisah dengan Melati.. aku sangat mencintainya... "

"Jika kamu sangat mencintainya.. kamu tak akan mengkhianati Melati denganku"

"Tapi aku memang mencintainya... sebanyak Apapun wanita disampingku tak bisa menghapus rasa cintaku... aku tetap menginginkannya.. tak bisa melepaskannya.. jika wanita lain bisa datang dan pergi.. tapi tidak buat Melati.. aku akan mempertahankannya... "

"Aku cemburu... berarti kamu tidak mencintaiku... "

"Aku menyukai kamu dan terutama tubuhmu.."

"Dasar mesum.. aku kira kamu memang lelaki setia.. melihat kamu yang begitu perhatian dan menyayangi Melati.. ternyata kamu juga buaya"

"Kamu juga... aku kira kamu sahabat yang baik.. ternyata kamu bisa juga mengkhianati Melati dibelakangnya"

Lani menginap dikamar itu ditemani Willy sampai malam mau menjelang. Setelah itu Willy kembali ke rumah. Ia melihat Melati lagi menyiapkan masakannya di atas meja.

Setiap melihat Melati, Willy merasa bersalah. Tapi ia tak tahu mengapa tetap saja bermain api dengan Lani. Willy memeluk Melati dari belakang.

"Masak apa sih sayang... enak banget kelihatannya... "ucap Willy sambil meletakan kepalanya dibahu Melati dan mengecup pipi istrinya

"Ini masak rendang. Mas paling doyan rendangkan. Kebetulan ada daging di kulkas."

"Kamu memang istri yang sangat perhatian"

"Mas baru pulang... kemana habis mengantar Lani.. kok masih wangi benar"

"Mengapa memangnya kalau aku nasih wangi.. aku tadi langsung ke kantor habis dari mengantar Lani.. ada meeting jadi harus wangi dong"ujar Willy. Ia tadi sebelum pulang memang mandi dulu di hotel tempat Lani mengidap.

"Mas.. mau makan langsung "

"Iya lah.. mas sudah nggak sabar mau nyicipi masakan kamu. Sayang... maafin mas tadi pagi ya... "

"Sudahlah mas.. aku sudah melupakan"ucap Melati berbohong. Padahal dari Willy pergi mengantar Lani ia hanya menangis di kamar .

Willy makan sambil memperhatikan wajah Melati. Ia tahu Melati pasti menangis dari tadi, tampak dari matanya yang masih memerah dan bengkak.

Sehabis makan Melati membawa Nabila dan menggendongnya duduk di sofa sambil menonton.

Willy duduk disamping melati sambil memeluk bahu Melati dan mengecup pipinya.

"Anak ayah.. cantik benar seperti bunda nya. Besok kalau sudah besar nggak boleh cengeng, harus jadi wanita kuat biar bisa lindungi bunda"ucap Willy sengaja menyindir Melati yang selalu menangis.

Melati memandangi wajah suaminya dengan intens.

"Mengapa memandangi mas begitu... "

"Mas.. sekuat kuatnya wanita ia pasti punya sisi rapuh yang akan menjadi cengeng bila menghadapi masalah. Dan sekuatnya wanita ia tak akan bisa menahan air matanya jika dibentak suaminya "

"Kamu menyindir mas... "

"Apa mas merasa tersindir ..."

"Melati... mas kan sudah minta maaf. Mengapa kamu masih mengungkitnya..apa mas harus berlutut agar kamu memaafkan mas.. "ucap Willy mulai dengan suara tinggi kembali dan melepaskan pelukannya

"Mas... aku tak akan pernah meminta kamu berlutut sebesar Apapun kesalahan kamu.. dan aku tak pernah bermaksud mengungkitnya...aku cuma mengeluarkan pendapatku. Maaf jika mas tersinggung.."ucap Melati

"Melati... mas tak mau kamu salah paham terus. Lani sudah pulang.. mengapa kamu sejak ada Lani menjadi sensitif.. ia sahabatmu kan. Bukankah kamu yang mengajaknya datang"

"Semoga aku tak akan menyesal karena telah mengajak Lani masuk ke rumah ini"

"Mengapa bawa Lani mas.. aku atau kamu yang sensitif.. "

"Sudahlah Mela... jangan berdebat lagi.. aku capek. Aku mau tidur dulu... "

"Mas mau tidur di kamar kita atau masih mau di kamar tamu"

Willy memandangi Melati sebelum menjawab pertanyaan

"Apa kamu sudah boleh berhubungan badan.."

"Apakah mas hanya akan tidur bersamaku jika sudah boleh berhubungan "

"Jangan menjawab pertanyaan dengan pertanyaan lagi Mela.. "

"Tentu saja boleh... jika kamu masih membutuhkan aku.. apa kamu lupa jika umur Nabila sudah hampir dua bulan.. "

"Mela.. mengapa kamu sekarang selalu menjawab perkataan aku dengan ketus"

"Apa menurut mas aku berkata ketus.. aku menjawab dengan baik aku rasa"

"Mel... maaf aku malam ini masih mau tidur sendiri "ucap Willy dan masuk ke kamar tamu.

"Maaf Melati... apa kamu sudah mencurigai hubungan aku dengan Lani... aku takut kamu tahu semuanya dan meninggalkan aku.. Aku mencintaimu dan kamu adalah rezeki bagiku... sejak aku menikah denganmu bisnis ku makin berkembang.. "

Melati masuk kamar dan menidurkan Nabila. Sambil air matanya kembali jatuh.

"Mas... apa sebenarnya yang kamu sembunyikan. Aku takut kamu melakukan sesuatu yang buruk dibelakang aku"

*************************

Terima kasih untuk semua pembaca setia novel ini

Terpopuler

Comments

LENY

LENY

DUH DASAR SUAMI BUAYA DARAT GAK KUAT IMSN GAMPANG BANGET DIGODA. WANITA NYA JG GAK TAHU MALU SUAMI TEMAN DIEMBAT AMIT2 ADA YA ORANG KAYAK GINI. 🤮🤮

2025-03-18

0

Nuryanti 94

Nuryanti 94

suami setia n kuat iman gk bakln kegoda cwek lain, paksu aku dlu ps lhrn dia kuat kok 3 bln gak d ksh, krna dia tau kalau proses melahirkn itu bagaimna, dia ikt mersakan sakit nya gimna, yg sbr kk melati doa terbaik buat kk,

2023-07-21

1

Jasmine

Jasmine

jgn sampai rejekimu itu ditarij kembali sama yg memberikanNya..jd jgn terlena dgn kepuasanmu saat ini

2023-01-07

0

lihat semua
Episodes
1 Bab Satu ...
2 Bab Dua
3 Bab Tiga
4 Bab Empat
5 Bab Lima
6 Bab Enam
7 Bab tujuh
8 Bab. Delapan
9 Bab Sembilan
10 Bab Sepuluh
11 Bab Sebelas
12 Bab Dua belas
13 Bab Tiga Belas
14 Bab Empat Belas
15 Bab Lima Belas
16 Bab Enam belas.
17 Bab Tujuh Belas
18 Bab Delapan Belas
19 Bab Sembilan Belas
20 Bab Dua puluh
21 Bab Dua puluh Satu
22 Bab Dua puluh dua
23 Bab Dua puluh tiga
24 Bab Dua puluh Empat
25 Bab Dua puluh Lima
26 Bab Dua puluh Enam
27 Bab Dua Puluh Tujuh
28 Bab Dua puluh Delapan
29 Bab Dua puluh Sembilan
30 Bab Tiga Puluh
31 Bab Tiga puluh Satu
32 Bab Tiga puluh Dua
33 Bab Tiga puluh Tiga
34 Bab Tiga puluh Empat
35 Bab Tiga puluh Lima
36 Bab Tiga puluh Enam
37 Bab Tiga puluh Tujuh
38 Bab Tiga puluh Delapan
39 Bab Tiga puluh Sembilan
40 Bab Empat Puluh
41 Bab Empat puluh Satu
42 Bab Empat Puluh Dua
43 Bab Empat puluh Tiga
44 Bab Empat puluh Empat
45 Bab Empat puluh Lima
46 Bab Empat puluh Enam
47 Bab Empat puluh Tujuh
48 Bab Empat puluh Delapan
49 Bab Empat puluh Sembilan
50 Bab Lima Puluh
51 Bab Lima Puluh Satu
52 Bab Lima Puluh Dua
53 Bab Lima puluh Tiga
54 Bab Lima puluh Empat
55 Bab Lima puluh Lima
56 Bab Lima puluh Enam
57 Bab Lima puluh Tujuh
58 Bab Lima puluh Delapan
59 Bab Lima puluh Sembilan
60 Bab Enam Puluh
61 Bab Enam puluh Satu.
62 Bab Enam puluh Dua
63 Bab Enam puluh Tiga
64 Bab Enam puluh Empat
65 Bab Enam puluh Lima
66 Bab Enam puluh Enam
67 Bab Enam puluh Tujuh
68 Bab Enam puluh Delapan
69 Bab Enam puluh Sembilan
70 Bab Tujuh puluh
71 Bab Tujuh puluh Satu
72 Bab Tujuh puluh Dua
73 Bab Tujuh puluh Tiga
74 Bab Tujuh puluh Empat
75 Bab Tujuh puluh Lima
76 Bab Tujuh puluh Enam
77 Bab Tujuh puluh Tujuh
78 Bab Tujuh puluh Delapan.
79 Bab Tujuh puluh Sembilan
80 Bab Delapan Puluh
81 Bab Delapan puluh Satu
82 Bab Delapan puluh Dua
83 Bab Delapan puluh Tiga
84 Bab Delapan puluh Empat
85 Bab Delapan puluh Lima
86 Bab Delapan puluh Enam
87 Bab Delapan puluh Tujuh
88 Bab Delapan puluh Delapan
89 Bab Delapan puluh Sembilan
90 Bab Sembilan Puluh
91 Bab Sembilan puluh Satu
92 Bab Sembilan puluh Dua
93 Bab Sembilan puluh Tiga
94 Bab Sembilan puluh Empat
95 Bab Sembilan puluh Lima
96 Bab Sembilan puluh Enam
97 Bab Sembilan puluh Tujuh
98 Bab Sembilan puluh Delapan
99 Bab Sembilan puluh Sembilan
100 Bab Seratus
101 Bab Seratus Satu
102 Bab Seratus Dua
103 Bab Seratus Tiga
104 Bab Seratus Empat
105 Bab Seratus Lima
106 Bab Seratus Enam
107 Bab Seratus Tujuh
108 Bab Seratus delapan
109 Bab Seratus Sembilan
110 Bab Seratus Sepuluh
111 Bab Seratus Sebelas
112 Bab Seratus Dua Belas
113 Bab Seratus Tiga belas
114 Bab Seratus empat Belas
115 Bab Seratus Lima Belas
116 Bab Seratus Enam Belas
117 Bab Seratus Tujuh Belas
118 Bab Seratus Delapan Belas
119 Bab Seratus sembilah belas
120 Bab Seratus dua puluh
121 Bab Seratus Dua puluh Satu
122 Bab Seratus Dua puluh Dua
123 Bab Seratus Dua puluh Tiga
124 Bab Seratus dua puluh Empat
125 Bab Seratus Dua puluh Lima
126 Bab Seratus Dua puluh Enam
127 Bab Seratus Dua puluh Tujuh
128 Bab Seratus Dua puluh Delapan
129 Bab Seratus Dua puluh Sembilan
130 Bab Seratus Tiga puluh
131 Bab Seratus Tiga puluh Satu
132 Bab Seratus Tiga puluh Dua
133 Bab Seratus Tiga puluh Tiga
134 Bab Seratus Tiga puluh Empat
135 Bab Seratus Tiga puluh Lima
136 Bab Seratus Tiga puluh Enam
137 Bab Seratus Tiga puluh Tujuh
138 Bab Seratus Tiga puluh Delapan
139 Bab Seratus Tiga puluh Sembilan
140 Bab Seratus Empat puluh
141 Bab Seratus Empat puluh Satu
142 Bab Seratus Empat puluh Dua
143 Hanya Promo
144 Pengumuman
145 Novel Noda Merah Pernikahan
146 LOVE IS RAIN
147 RATU KETIBAN DUREN
Episodes

Updated 147 Episodes

1
Bab Satu ...
2
Bab Dua
3
Bab Tiga
4
Bab Empat
5
Bab Lima
6
Bab Enam
7
Bab tujuh
8
Bab. Delapan
9
Bab Sembilan
10
Bab Sepuluh
11
Bab Sebelas
12
Bab Dua belas
13
Bab Tiga Belas
14
Bab Empat Belas
15
Bab Lima Belas
16
Bab Enam belas.
17
Bab Tujuh Belas
18
Bab Delapan Belas
19
Bab Sembilan Belas
20
Bab Dua puluh
21
Bab Dua puluh Satu
22
Bab Dua puluh dua
23
Bab Dua puluh tiga
24
Bab Dua puluh Empat
25
Bab Dua puluh Lima
26
Bab Dua puluh Enam
27
Bab Dua Puluh Tujuh
28
Bab Dua puluh Delapan
29
Bab Dua puluh Sembilan
30
Bab Tiga Puluh
31
Bab Tiga puluh Satu
32
Bab Tiga puluh Dua
33
Bab Tiga puluh Tiga
34
Bab Tiga puluh Empat
35
Bab Tiga puluh Lima
36
Bab Tiga puluh Enam
37
Bab Tiga puluh Tujuh
38
Bab Tiga puluh Delapan
39
Bab Tiga puluh Sembilan
40
Bab Empat Puluh
41
Bab Empat puluh Satu
42
Bab Empat Puluh Dua
43
Bab Empat puluh Tiga
44
Bab Empat puluh Empat
45
Bab Empat puluh Lima
46
Bab Empat puluh Enam
47
Bab Empat puluh Tujuh
48
Bab Empat puluh Delapan
49
Bab Empat puluh Sembilan
50
Bab Lima Puluh
51
Bab Lima Puluh Satu
52
Bab Lima Puluh Dua
53
Bab Lima puluh Tiga
54
Bab Lima puluh Empat
55
Bab Lima puluh Lima
56
Bab Lima puluh Enam
57
Bab Lima puluh Tujuh
58
Bab Lima puluh Delapan
59
Bab Lima puluh Sembilan
60
Bab Enam Puluh
61
Bab Enam puluh Satu.
62
Bab Enam puluh Dua
63
Bab Enam puluh Tiga
64
Bab Enam puluh Empat
65
Bab Enam puluh Lima
66
Bab Enam puluh Enam
67
Bab Enam puluh Tujuh
68
Bab Enam puluh Delapan
69
Bab Enam puluh Sembilan
70
Bab Tujuh puluh
71
Bab Tujuh puluh Satu
72
Bab Tujuh puluh Dua
73
Bab Tujuh puluh Tiga
74
Bab Tujuh puluh Empat
75
Bab Tujuh puluh Lima
76
Bab Tujuh puluh Enam
77
Bab Tujuh puluh Tujuh
78
Bab Tujuh puluh Delapan.
79
Bab Tujuh puluh Sembilan
80
Bab Delapan Puluh
81
Bab Delapan puluh Satu
82
Bab Delapan puluh Dua
83
Bab Delapan puluh Tiga
84
Bab Delapan puluh Empat
85
Bab Delapan puluh Lima
86
Bab Delapan puluh Enam
87
Bab Delapan puluh Tujuh
88
Bab Delapan puluh Delapan
89
Bab Delapan puluh Sembilan
90
Bab Sembilan Puluh
91
Bab Sembilan puluh Satu
92
Bab Sembilan puluh Dua
93
Bab Sembilan puluh Tiga
94
Bab Sembilan puluh Empat
95
Bab Sembilan puluh Lima
96
Bab Sembilan puluh Enam
97
Bab Sembilan puluh Tujuh
98
Bab Sembilan puluh Delapan
99
Bab Sembilan puluh Sembilan
100
Bab Seratus
101
Bab Seratus Satu
102
Bab Seratus Dua
103
Bab Seratus Tiga
104
Bab Seratus Empat
105
Bab Seratus Lima
106
Bab Seratus Enam
107
Bab Seratus Tujuh
108
Bab Seratus delapan
109
Bab Seratus Sembilan
110
Bab Seratus Sepuluh
111
Bab Seratus Sebelas
112
Bab Seratus Dua Belas
113
Bab Seratus Tiga belas
114
Bab Seratus empat Belas
115
Bab Seratus Lima Belas
116
Bab Seratus Enam Belas
117
Bab Seratus Tujuh Belas
118
Bab Seratus Delapan Belas
119
Bab Seratus sembilah belas
120
Bab Seratus dua puluh
121
Bab Seratus Dua puluh Satu
122
Bab Seratus Dua puluh Dua
123
Bab Seratus Dua puluh Tiga
124
Bab Seratus dua puluh Empat
125
Bab Seratus Dua puluh Lima
126
Bab Seratus Dua puluh Enam
127
Bab Seratus Dua puluh Tujuh
128
Bab Seratus Dua puluh Delapan
129
Bab Seratus Dua puluh Sembilan
130
Bab Seratus Tiga puluh
131
Bab Seratus Tiga puluh Satu
132
Bab Seratus Tiga puluh Dua
133
Bab Seratus Tiga puluh Tiga
134
Bab Seratus Tiga puluh Empat
135
Bab Seratus Tiga puluh Lima
136
Bab Seratus Tiga puluh Enam
137
Bab Seratus Tiga puluh Tujuh
138
Bab Seratus Tiga puluh Delapan
139
Bab Seratus Tiga puluh Sembilan
140
Bab Seratus Empat puluh
141
Bab Seratus Empat puluh Satu
142
Bab Seratus Empat puluh Dua
143
Hanya Promo
144
Pengumuman
145
Novel Noda Merah Pernikahan
146
LOVE IS RAIN
147
RATU KETIBAN DUREN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!