Bab Dua belas

Melati dipindahkan keruang perawatan setelah mendapat penanganan dokter.

Bayi perempuan yang sangat cantik ada disamping tempat tidur Melati.

Mama Willy datang bersama papanya. Ia langsung menggendong cucunya.

"Cantik banget cucu kita Pa... seperti papanya"ucap Mama sambil menggendong cucunya

"Menurut papa mirip Melati anaknya"

"Ya.. Pa.. Willy juga melihat mirip Melati"

"Anak cantik begini.. mirip Willy kecil kok"

"Melati kan juga cantik banget ma... jadi kalau anaknya cantik ya wajarlah"jawab papa Willy membuat mama cemberut.

Sementara mama dan papa asyik dengan cucunya, Willy menyuapi Melati makan.

"Sayang.. makan yang banyak ya, tenagamu sudah banyak terkuras buat lahiran putri cantik kita"

"Mas.. terima kasih karena terus mendampingi aku"

"Itu kan memang sudah kewajiban aku sebagai suami"

"Aku merasa kebahagiaan aku sudah makin lengkap dengan kehadiran buah hati kita"

"Ya... sayang.. aku akan menjaga dan menyayangi kalian berdua sepenuh hati"

Willy mengecup dahi Melati. Ia terus menyuapinya sampai nasi dipiring habis.

"Kamu harus banyak makan Melati.. biar nanti ASI nya banyak. Jangan nanti malas dan malu menyusui. Wanita sekarang pada manja nggak mau menyusui anak. Walau Willy mampu beli susu formula, jangan sampai kamu memberinya pada anakmu"

"Iya.. ma"ujar Melati pelan

"Anakmu cantik seperti kamu Melati"ucap papa Willy

"Anaknya cantik juga karena memiliki papa ganteng seperti Willy "ucap mama sinis

"Tentu dong anaknya cantik... perpaduan dari Ayah ganteng dan Bunda cantik"ucap Willy narsis

##################

Setelah tiga hari di rawat pasca melahirkan,hari ini Melati pulang ke rumah kembali.

Melati memberi nama bayinya NABILA TASYA SASQIA. Ketika bayinya,Melati pergi mandi.

Ponsel Melati yang terletak diatas malas berbunyi, ia cepat mengambilnya sebelum suara ponsel itu membangunkan putrinya.

Melati melihat ke layar ponselnya, ternyata Lani yang menghubunginya.

"Hallo sayangku.... apa kabar"

"Baik... kamu apa kabarnya Lani"

"Aku sih kurang baik tanpa kamu disisiku"

"Kamu... nanti didengar orang, bisa disalahkan artikan.. ntar kita dikira penyuka sesama lagi.. ha.. ha"

"Bagaimana rasanya jadi ibu muda.. "

"Menyenangkan banget... "

"Aku jadi pengin kawin juga nih.. "

"Jangan kawin yang kamu inginkan dulu... tapi nikahnya..."

"Ha.. ha... aku malah lebih penasaran ama kawinnya..."

"Awas Lu ya... kalau kawin sebelum nikah... gue nggak mau menegur Lu selama setahun."

"Sayangku jangan mengancam begitulah... aku jadi takut nih.. "

"Kapan kamu melihat ponakan kamu...udah aku nikah nggak hadir pas melahirkan juga nggak datang"

"Kangen banget ya ama gue... "

"Banget... "

"Kalau begitu besok gue meluncur ke kota lu"

"Serius Lan... nggak bercanda kan... "

"Asal gue dijemput ama Lu... gue pasti datang"

"Mana mungkin gue jemput Lu... gue saja baru lahiran... ntar gue minta mas Willy deh yang jemput Lu.. manja banget.. "

"Biasanya gue emang manjakan ama Lu... "

"Tapi sekarang Lu nggak bisa manja lagi ama gue... tapi Lu yang harus manjain gue.. karena gue baru lahiran.. nggak mungkin melayani lu"

"Baiklah tuan putri.. hamba siap melayani. Oh ya... Lu mau gue bawain apa"

"Semua oleh oleh dari sana.. "

"Baik nanti gue minta beliin papa dan mama.. pasti mereka dengan senang hati membelinya buat Lu"

"Papa Dan mama nggak sekalian ikut... Lan"

"Papa Dan mama mau pergi ke Singapura... papa ada buka bisnis sedikit di sana"

"Wuih.. kerennya papa ku.. "

"Itu papaku.. bukan papa kamu.....Mela"

"Itu papa aku juga... "

"Terserah Lu ngomong saja deh Mel... papa memang lebih sayang dengan Lu... terkadang aku berpikir apa aku dan kamu itu tertukar ya,yang anak kandung papa sebenarnya kamu... karena papa lebih sering banggain kamu sih.. "

"Ha.. ha... berarti kita putri yang tertukar ya*"

"Lagi ngobrol dengan siapa sayang... kok asyik benar"

"Dengan Lani... besok kamu pasti mengenalnya.. ia akan datang kesini"

"Setelah ngobrol.. kamu harus makan ya sayang... aku sudah masakan sup buat kamu"

"Ya....mas. Terima kasih "ujar Melati dan kembali meneruskan obrolannya dengan Lani

"Gue iri deh dengarnya... kelihatannya suami ku sangat sayang sama lu"

"Ya Lan.. mas Willy sangat sayang dan memanjakan aku.. Kamu tahu Lan... walau ia sibuk bekerja.. ia akan sempatkan memasak buat aku"

"Aku mau dong satu yang kayak gitu.. "

"Bisa Lu cari sendiri.. pasti masih ada lelaki seperti mas Willy ...asal jangan Lu embat mas Willy saja ya... kalau Lu embat laki gue... gue tak akan mau mengenal Lu lagi seumur hidup gue"

"Lu... jangan takut... gue tak mau bekas Lu... "

"Syukurlah kalau Lu nggak mau bekas gue"

"Sudah dulu ya zheyenk... gue mau beli oleh oleh buat Lu dulu.. ntar Lu ngambek kalau nggak dibawain oleh oleh"

'"Ya... zheyenk... selamat berbelanja... jangan lupa kado buat ponakan Lu.. "

"Jelas dong... papa dan mama juga sudah siapin kado buat si kecil"

"Oke... terima kasih"

Sambungan ponselnya dimatikan Melati. Ia melihat Nabila putrinya gelisah..

"Sayang bunda.. kenapa gelisah. Ngompol ya.. "ujar Melati sambil memegang pantat Nabila untuk memastikan.

"Ternyata memang ngompol putri bunda. Bunda ganti dulu ya popoknya"

Melati yang asyik mengganti popok bayi tak melihat Willy masuk. Ia langsung memeluk tubuh istrinya yang lagi membungkuk menggantikan popok si kecil dan mengecup pipi Melati.

"Sayang... kamu tambah cantik saja habis melahirkan "

"Mas.. jangan peluk peluk... nanti mas jadi pengin.. "

"Kamu tahu saja sayang... "

"Mas harus bisa menahannya sampai usia anak kita minimal 40 hari atau jika bisa sampai dua bulan.. "

"Mana sanggup mas menahan selama itu sayang"

"Ya.. harus sanggup mas.. "

"Oh... no.. "ucap Willy

"Mas... besok sahabatku Lani akan datang... kamu bisa menjemputnya"

"Aku tak mengenal wajahnya Mela"

"Mas bisa pakai papan nama menjemputnya... atau nanti aku kirim fotonya ke ponsel mas"

"Baiklah sayang... Apapun yang membuat kamu senang.. akan mas lakukan"

"Mas.. gombal terus"

"Mas serius sayang... bukan menggombal.."

"Iya.. aku percaya.. "

"Sayang.. aku berangkat kerja dulu ya... kamu nggak apa apa sendiri di rumah. Atau lebih baik kita pakai asisten rumah tangga saja bagaimana"

"Nggak usah mas.. seperti kata mama.. semua ini adalah kewajibanku.. aku harus menjalaninya dengan senang hati.. agar tak menjadi beban"

"Kamu memang istri yang baik.. mas pamit dulu ya.. Hati hati di rumah. Mas sudah masakan kamu.. kalau lapar kamu bisa mengambilnya kan... "

"Bisa mas... mas kamu bawa saja kunci rumah, aku juga punya kunci "

"Baik sayang... "ucap Willy dan mengecup dahi Melati sebelum melangkah pergi.

Melati kembali istirahat disamping putrinya,membaringkan tubuhnya

********************

Terima kasih buat semua pembaca setia novel ini

Terpopuler

Comments

LENY

LENY

LANI DATANG BENCANA DIMULAI. LANI NAKSIR WILLY😭😭

2025-03-18

0

Dewi Yasmine

Dewi Yasmine

waktu msh sekolah aja udh keliatan sifat lani yg selalu iri sma melati. cwo yg ska sma melati pun selalu mau lani tikung. bibit pelakor udh kliatn dari msh sekolah

2024-03-01

1

Jasmine

Jasmine

dari awal pernikahan jg Lani sdh niatan mau jd pelakor eh habis nifas dan blm bisa melayani suami dia deh mengembat

2023-01-07

0

lihat semua
Episodes
1 Bab Satu ...
2 Bab Dua
3 Bab Tiga
4 Bab Empat
5 Bab Lima
6 Bab Enam
7 Bab tujuh
8 Bab. Delapan
9 Bab Sembilan
10 Bab Sepuluh
11 Bab Sebelas
12 Bab Dua belas
13 Bab Tiga Belas
14 Bab Empat Belas
15 Bab Lima Belas
16 Bab Enam belas.
17 Bab Tujuh Belas
18 Bab Delapan Belas
19 Bab Sembilan Belas
20 Bab Dua puluh
21 Bab Dua puluh Satu
22 Bab Dua puluh dua
23 Bab Dua puluh tiga
24 Bab Dua puluh Empat
25 Bab Dua puluh Lima
26 Bab Dua puluh Enam
27 Bab Dua Puluh Tujuh
28 Bab Dua puluh Delapan
29 Bab Dua puluh Sembilan
30 Bab Tiga Puluh
31 Bab Tiga puluh Satu
32 Bab Tiga puluh Dua
33 Bab Tiga puluh Tiga
34 Bab Tiga puluh Empat
35 Bab Tiga puluh Lima
36 Bab Tiga puluh Enam
37 Bab Tiga puluh Tujuh
38 Bab Tiga puluh Delapan
39 Bab Tiga puluh Sembilan
40 Bab Empat Puluh
41 Bab Empat puluh Satu
42 Bab Empat Puluh Dua
43 Bab Empat puluh Tiga
44 Bab Empat puluh Empat
45 Bab Empat puluh Lima
46 Bab Empat puluh Enam
47 Bab Empat puluh Tujuh
48 Bab Empat puluh Delapan
49 Bab Empat puluh Sembilan
50 Bab Lima Puluh
51 Bab Lima Puluh Satu
52 Bab Lima Puluh Dua
53 Bab Lima puluh Tiga
54 Bab Lima puluh Empat
55 Bab Lima puluh Lima
56 Bab Lima puluh Enam
57 Bab Lima puluh Tujuh
58 Bab Lima puluh Delapan
59 Bab Lima puluh Sembilan
60 Bab Enam Puluh
61 Bab Enam puluh Satu.
62 Bab Enam puluh Dua
63 Bab Enam puluh Tiga
64 Bab Enam puluh Empat
65 Bab Enam puluh Lima
66 Bab Enam puluh Enam
67 Bab Enam puluh Tujuh
68 Bab Enam puluh Delapan
69 Bab Enam puluh Sembilan
70 Bab Tujuh puluh
71 Bab Tujuh puluh Satu
72 Bab Tujuh puluh Dua
73 Bab Tujuh puluh Tiga
74 Bab Tujuh puluh Empat
75 Bab Tujuh puluh Lima
76 Bab Tujuh puluh Enam
77 Bab Tujuh puluh Tujuh
78 Bab Tujuh puluh Delapan.
79 Bab Tujuh puluh Sembilan
80 Bab Delapan Puluh
81 Bab Delapan puluh Satu
82 Bab Delapan puluh Dua
83 Bab Delapan puluh Tiga
84 Bab Delapan puluh Empat
85 Bab Delapan puluh Lima
86 Bab Delapan puluh Enam
87 Bab Delapan puluh Tujuh
88 Bab Delapan puluh Delapan
89 Bab Delapan puluh Sembilan
90 Bab Sembilan Puluh
91 Bab Sembilan puluh Satu
92 Bab Sembilan puluh Dua
93 Bab Sembilan puluh Tiga
94 Bab Sembilan puluh Empat
95 Bab Sembilan puluh Lima
96 Bab Sembilan puluh Enam
97 Bab Sembilan puluh Tujuh
98 Bab Sembilan puluh Delapan
99 Bab Sembilan puluh Sembilan
100 Bab Seratus
101 Bab Seratus Satu
102 Bab Seratus Dua
103 Bab Seratus Tiga
104 Bab Seratus Empat
105 Bab Seratus Lima
106 Bab Seratus Enam
107 Bab Seratus Tujuh
108 Bab Seratus delapan
109 Bab Seratus Sembilan
110 Bab Seratus Sepuluh
111 Bab Seratus Sebelas
112 Bab Seratus Dua Belas
113 Bab Seratus Tiga belas
114 Bab Seratus empat Belas
115 Bab Seratus Lima Belas
116 Bab Seratus Enam Belas
117 Bab Seratus Tujuh Belas
118 Bab Seratus Delapan Belas
119 Bab Seratus sembilah belas
120 Bab Seratus dua puluh
121 Bab Seratus Dua puluh Satu
122 Bab Seratus Dua puluh Dua
123 Bab Seratus Dua puluh Tiga
124 Bab Seratus dua puluh Empat
125 Bab Seratus Dua puluh Lima
126 Bab Seratus Dua puluh Enam
127 Bab Seratus Dua puluh Tujuh
128 Bab Seratus Dua puluh Delapan
129 Bab Seratus Dua puluh Sembilan
130 Bab Seratus Tiga puluh
131 Bab Seratus Tiga puluh Satu
132 Bab Seratus Tiga puluh Dua
133 Bab Seratus Tiga puluh Tiga
134 Bab Seratus Tiga puluh Empat
135 Bab Seratus Tiga puluh Lima
136 Bab Seratus Tiga puluh Enam
137 Bab Seratus Tiga puluh Tujuh
138 Bab Seratus Tiga puluh Delapan
139 Bab Seratus Tiga puluh Sembilan
140 Bab Seratus Empat puluh
141 Bab Seratus Empat puluh Satu
142 Bab Seratus Empat puluh Dua
143 Hanya Promo
144 Pengumuman
145 Novel Noda Merah Pernikahan
146 LOVE IS RAIN
147 RATU KETIBAN DUREN
Episodes

Updated 147 Episodes

1
Bab Satu ...
2
Bab Dua
3
Bab Tiga
4
Bab Empat
5
Bab Lima
6
Bab Enam
7
Bab tujuh
8
Bab. Delapan
9
Bab Sembilan
10
Bab Sepuluh
11
Bab Sebelas
12
Bab Dua belas
13
Bab Tiga Belas
14
Bab Empat Belas
15
Bab Lima Belas
16
Bab Enam belas.
17
Bab Tujuh Belas
18
Bab Delapan Belas
19
Bab Sembilan Belas
20
Bab Dua puluh
21
Bab Dua puluh Satu
22
Bab Dua puluh dua
23
Bab Dua puluh tiga
24
Bab Dua puluh Empat
25
Bab Dua puluh Lima
26
Bab Dua puluh Enam
27
Bab Dua Puluh Tujuh
28
Bab Dua puluh Delapan
29
Bab Dua puluh Sembilan
30
Bab Tiga Puluh
31
Bab Tiga puluh Satu
32
Bab Tiga puluh Dua
33
Bab Tiga puluh Tiga
34
Bab Tiga puluh Empat
35
Bab Tiga puluh Lima
36
Bab Tiga puluh Enam
37
Bab Tiga puluh Tujuh
38
Bab Tiga puluh Delapan
39
Bab Tiga puluh Sembilan
40
Bab Empat Puluh
41
Bab Empat puluh Satu
42
Bab Empat Puluh Dua
43
Bab Empat puluh Tiga
44
Bab Empat puluh Empat
45
Bab Empat puluh Lima
46
Bab Empat puluh Enam
47
Bab Empat puluh Tujuh
48
Bab Empat puluh Delapan
49
Bab Empat puluh Sembilan
50
Bab Lima Puluh
51
Bab Lima Puluh Satu
52
Bab Lima Puluh Dua
53
Bab Lima puluh Tiga
54
Bab Lima puluh Empat
55
Bab Lima puluh Lima
56
Bab Lima puluh Enam
57
Bab Lima puluh Tujuh
58
Bab Lima puluh Delapan
59
Bab Lima puluh Sembilan
60
Bab Enam Puluh
61
Bab Enam puluh Satu.
62
Bab Enam puluh Dua
63
Bab Enam puluh Tiga
64
Bab Enam puluh Empat
65
Bab Enam puluh Lima
66
Bab Enam puluh Enam
67
Bab Enam puluh Tujuh
68
Bab Enam puluh Delapan
69
Bab Enam puluh Sembilan
70
Bab Tujuh puluh
71
Bab Tujuh puluh Satu
72
Bab Tujuh puluh Dua
73
Bab Tujuh puluh Tiga
74
Bab Tujuh puluh Empat
75
Bab Tujuh puluh Lima
76
Bab Tujuh puluh Enam
77
Bab Tujuh puluh Tujuh
78
Bab Tujuh puluh Delapan.
79
Bab Tujuh puluh Sembilan
80
Bab Delapan Puluh
81
Bab Delapan puluh Satu
82
Bab Delapan puluh Dua
83
Bab Delapan puluh Tiga
84
Bab Delapan puluh Empat
85
Bab Delapan puluh Lima
86
Bab Delapan puluh Enam
87
Bab Delapan puluh Tujuh
88
Bab Delapan puluh Delapan
89
Bab Delapan puluh Sembilan
90
Bab Sembilan Puluh
91
Bab Sembilan puluh Satu
92
Bab Sembilan puluh Dua
93
Bab Sembilan puluh Tiga
94
Bab Sembilan puluh Empat
95
Bab Sembilan puluh Lima
96
Bab Sembilan puluh Enam
97
Bab Sembilan puluh Tujuh
98
Bab Sembilan puluh Delapan
99
Bab Sembilan puluh Sembilan
100
Bab Seratus
101
Bab Seratus Satu
102
Bab Seratus Dua
103
Bab Seratus Tiga
104
Bab Seratus Empat
105
Bab Seratus Lima
106
Bab Seratus Enam
107
Bab Seratus Tujuh
108
Bab Seratus delapan
109
Bab Seratus Sembilan
110
Bab Seratus Sepuluh
111
Bab Seratus Sebelas
112
Bab Seratus Dua Belas
113
Bab Seratus Tiga belas
114
Bab Seratus empat Belas
115
Bab Seratus Lima Belas
116
Bab Seratus Enam Belas
117
Bab Seratus Tujuh Belas
118
Bab Seratus Delapan Belas
119
Bab Seratus sembilah belas
120
Bab Seratus dua puluh
121
Bab Seratus Dua puluh Satu
122
Bab Seratus Dua puluh Dua
123
Bab Seratus Dua puluh Tiga
124
Bab Seratus dua puluh Empat
125
Bab Seratus Dua puluh Lima
126
Bab Seratus Dua puluh Enam
127
Bab Seratus Dua puluh Tujuh
128
Bab Seratus Dua puluh Delapan
129
Bab Seratus Dua puluh Sembilan
130
Bab Seratus Tiga puluh
131
Bab Seratus Tiga puluh Satu
132
Bab Seratus Tiga puluh Dua
133
Bab Seratus Tiga puluh Tiga
134
Bab Seratus Tiga puluh Empat
135
Bab Seratus Tiga puluh Lima
136
Bab Seratus Tiga puluh Enam
137
Bab Seratus Tiga puluh Tujuh
138
Bab Seratus Tiga puluh Delapan
139
Bab Seratus Tiga puluh Sembilan
140
Bab Seratus Empat puluh
141
Bab Seratus Empat puluh Satu
142
Bab Seratus Empat puluh Dua
143
Hanya Promo
144
Pengumuman
145
Novel Noda Merah Pernikahan
146
LOVE IS RAIN
147
RATU KETIBAN DUREN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!