Bab Delapan Belas

Pagi harinya Melati pergi dengan Willy membelikan oleh oleh buat papa dan mama Lani. Nabila dititipkan dengan Lani.

Lani memasuki kamar Melati dan mengawasi semua isi didalamnya..

"Seandainya aku yang pertama bertemu Willy.. pasti ini menjadi kamar aku dan Willy. Nabila... jika nanti tante jadi ibu tiri kamu.. dan ibu kamu tak bisa menerima tante.. tante mau kok mengasuh dan menjaga kamu.. biar kamu jadi anak tante saja"

Nabila meneliti semua isi kamar Melati dan mengambil album foto pernikahan Melati dan Willy.

"Aku juga mau menjadi pengantin kamu Willy.. aku rela menjadi yang kedua.. aku juga sudah terbiasa berbagi dengan Melati dari dulunya"

Lani meletakan kembali album foto itu ditempat nya ketika mendengar suara mesin mobil Willy.

Lani berpura pura tidur diranjang Melati dan Nabila berada disampingnya. Seperti Melati biasa tidur bersama Nabila.

Melati melangkah masuk ke kamar dan melihat Lani yang tertidur di ranjangnya.

"Mengapa Lani tidur di ranjang aku ya.. apa ia kelelahan atau sakit. Tapi aku kurang suka dengan sikap Lani seperti ini.. bukan kah ini ranjang aku dan mas Willy.. aku nggak suka ada orang lain yang tidur diatas ranjangku... "

Willy yang masuk ke kamar juga kaget melihat Lani yang tidur diranjangnya.

"Lani ketiduran ya... "tanya Willy

"Ya.. mas. Mungkin masih sakit perutnya.. "

"Biarkan saja ia tidur sebentar.. sebelum berangkat... "ucap Willy.

Melati memandangi Willy.. mendengar ucapan Willy yang tak merasa keberatan ranjang mereka di tiduri oleh Lani.

Melati berjalan keluar mengikuti langkah Willy yang duduk di sofa ruang keluarga sambil menonton televisi.

"Mas.. apa mas nggak keberatan Lani tidur diranjang kita"tanya Melati pelan dan hati hati

"Memangnya kenapa jika Lani tidur diranjang kita.. Ia sahabat kamu kan.. "

"Ya. sih mas.. tapi lain saja kelihatannya jika ranjang kita ditiduri wanita lain"

"Kamu cemburu dengan Lani.."

"Bukan begitu mas... tapi aku juga mau istirahat "

"Kamu bisa tidur disisi lainnya kan Melati, kamu nggak kasihan lihat Lani.. ia mungkin saja masih sakit"ucap Willy dengan suara agak keras

"Maaf mas.. aku memang salah"ucap Melati menahan air matanya ,selama ini Willy tak pernah membentaknya atau berkata dengan suara keras seperti saat ini.

Willy yang sadar dengan ucapannya, melihat Melati, tampak dari sudut mata Melati ada air mata. Ia menangkup wajah Melati dan mengecup matanya.

"Maafkan mas ya.. mas tak bermaksud membentak kamu.. mas lagi banyak masalah di kantor. Tak seharusnya mas melampiaskan kepada kamu.. "

Air mata Melati akhirnya tak bisa lagi dibendung.. jatuh tumpah membasahi pipinya.

"Aku yang salah mas.. tak seharusnya aku mempermasalahkan hal sepele seperti itu.. maaf mas jika aku membuatnya bertambah pusing. Aku mau masak dulu"ucap Melati meninggalkan Willy. Ia tak mau menambah kesedihannya jika melihat wajah Willy yang telah membentaknya.

Di dapur Melati duduk dilantai memegang kedua lututnya sambil menangis terisak

"Bunda... aku tak tahu apa yang aku rasakan... mengapa aku merasa ada sesuatu antara Lani dan Mas Willy.. bunda aku ingin menangis diperlukanmu... aku tak tahu mengapa aku merasa sesedih ini hanya karena suara mas Willy yang besar.. bunda aku rindu.. "

Willy melihat ke dapur dan tampak Melati yang menangis terisak,ia merasa sangat bersalah. Seharusnya ia tak berkata kasar dengan Melati.

"Ada apa dengan diriku ini... aku takut Melati mencurigai hubungan kami... aku melampiaskan kekesalanku pada Lani dengan Melati.. maaf sayang.. melihat kamu menangis seperti itu hatiku juga sakit.. aku tak pernah ingin membuat kamu sedih dan menangis tapi aku selalu saja melakukan kesalahan yang membuat kamu makin sedih.. Melati aku mencintai kamu"

Willy berjalan ke kamar dan membangunkan Lani..

"Lani bangun.. jangan pura pura tidur. ..."

"Kamu tahu ya aku pura pura tidur"

"Tentu saja.. aku melihat kamu melirik ke arah Melati"

"Aku mau mencoba tidur diranjang yang biasa tempat kamu tidur"

"Kamu gila Lan.. Melati bisa curiga.. "

"Bagus dong.. kalau ia curiga.. malahan kalau bisa ia tahu hubungan kita. "

"Lani... aku tak mengira kamu segila ini.. "

"Kamu yang membuat aku gila.. setelah kamu puas tidur denganku... seenaknya kamu minta agar aku tak punya perasaan padamu.. hubungan ini hanya buat senang senang.. kamu kira aku ini pemuas nafsu kamu saja"

"Lani.. bukankah kita melakukan atas suka sama suka tak ada paksaan"

"Kamu dan Melati juga melakukan atas suka sama suka.. tapi kalian melibatkan perasaan "

"Melati istriku Lan... "

"Kalau aku hanya pemuas nafsumu begitu... "

"Sudahlah Lan.. aku tak mau berdebat"

"Aku menginap di hotel A selama seminggu ini.. aku mau kamu jangan mengabaikan aku.. ingat itu"

"Lan.. aku tak mungkin menemani kamu setiap saat "

"Aku juga tak meminta waktu mu sepenuhnya... ingat ya.. jika kamu tak mau aku beri tahu semuanya pada Melati.. kamu ikuti saja apa mauku. Aku mau menyusun pakaian dulu... terima kasih karena telah membelaku dan membiarkan aku mencoba tidur di ranjangmu"

Lani keluar dari kamar Willy menuju kamar tamu tempat selama ini ia tidur. Sebelum masuk ke kamar ia melihat Melati yang terduduk di lantai.

"Maaf Melati... aku tak pernah bermaksud membuat kamu sedih... tapi apa yang bisa aku lakukan.. kami sudah terlanjur berbuat lebih jauh... Willy harus bertanggung jawab... karena telah berani meniduri aku... "

Setelah hampir setengah jam menangis Melati masuk ke kamar ingin melihat Nabila. Ia melihat Willy yang sedang menatap wajah Nabila.

Melati akan keluar lagi.. karena belum mau bertemu Willy, tapi Willy yang sudah melihat kehadiran Melati langsung berdiri dan memeluk Melati erat.

"Sayang... maaf. Jangan menangis lagi.. aku tak mau kamu menangis.. katakan apa yang bisa kau lakukan agar kamu memaafkan aku."ucap Willy memeluk tubuh Melati dari belakang dan menyandarkan kepalanya dibahu Melati.

"Aku nggak apa apa mas.. aku hanya rindu bunda... aku mau ke kuburan bunda.. "

"Aku temani ya... "

"Kamu harus mengantar Lani... "

"Kamu pergi sama siapa.. nanti Nabila bagaimana"

"Aku mau titip dengan tante Defi tetangga aku dulu .... aku juga sudah merindukan tante Defi"

"Kamu nggak boleh pergi jika tidak bersama aku"

"Baiklah mas ,jika mas tak mengizinkan... aku besok saja ke kuburannya... mas mau mengantar Lani kan,pergilah..."ucap Melati tak ingin berdebat dengan Willy.

"Kamu ikut ya.. .. "

'Nggak usah mas... aku sama Nabila dirumah saja"ucap Melati dan melepaskan pelukan Willy dipinggangnya.

Ia berjalan menuju ranjang dan tidur disamping Nabila membelakangi Willy.

************************

Terima kasih buat semua pembaca setia novel ini.

Terpopuler

Comments

Sukliang

Sukliang

dasar pelakor murahan
tega ya sama Sahabat

2023-01-10

0

Jasmine

Jasmine

masih ada perasaankah willy dgn istrinya...kesalahannya telah menjerat hidupnya

2023-01-07

0

..

..

lani bilang willy harus bertanggung jawab karena meniduri nya bukan nya juga dulu kamu lani pernah tidur dengan lelaki lain kenapa engga minta tanggung jawab coba 😒🤔😜kalau iri bilang aja apa yang dimiliki melati kamu harus punya dasar wanita engga bersyukur engga sedikitpun apa kamu engga bersalah sama melati 😡🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️

2021-12-02

1

lihat semua
Episodes
1 Bab Satu ...
2 Bab Dua
3 Bab Tiga
4 Bab Empat
5 Bab Lima
6 Bab Enam
7 Bab tujuh
8 Bab. Delapan
9 Bab Sembilan
10 Bab Sepuluh
11 Bab Sebelas
12 Bab Dua belas
13 Bab Tiga Belas
14 Bab Empat Belas
15 Bab Lima Belas
16 Bab Enam belas.
17 Bab Tujuh Belas
18 Bab Delapan Belas
19 Bab Sembilan Belas
20 Bab Dua puluh
21 Bab Dua puluh Satu
22 Bab Dua puluh dua
23 Bab Dua puluh tiga
24 Bab Dua puluh Empat
25 Bab Dua puluh Lima
26 Bab Dua puluh Enam
27 Bab Dua Puluh Tujuh
28 Bab Dua puluh Delapan
29 Bab Dua puluh Sembilan
30 Bab Tiga Puluh
31 Bab Tiga puluh Satu
32 Bab Tiga puluh Dua
33 Bab Tiga puluh Tiga
34 Bab Tiga puluh Empat
35 Bab Tiga puluh Lima
36 Bab Tiga puluh Enam
37 Bab Tiga puluh Tujuh
38 Bab Tiga puluh Delapan
39 Bab Tiga puluh Sembilan
40 Bab Empat Puluh
41 Bab Empat puluh Satu
42 Bab Empat Puluh Dua
43 Bab Empat puluh Tiga
44 Bab Empat puluh Empat
45 Bab Empat puluh Lima
46 Bab Empat puluh Enam
47 Bab Empat puluh Tujuh
48 Bab Empat puluh Delapan
49 Bab Empat puluh Sembilan
50 Bab Lima Puluh
51 Bab Lima Puluh Satu
52 Bab Lima Puluh Dua
53 Bab Lima puluh Tiga
54 Bab Lima puluh Empat
55 Bab Lima puluh Lima
56 Bab Lima puluh Enam
57 Bab Lima puluh Tujuh
58 Bab Lima puluh Delapan
59 Bab Lima puluh Sembilan
60 Bab Enam Puluh
61 Bab Enam puluh Satu.
62 Bab Enam puluh Dua
63 Bab Enam puluh Tiga
64 Bab Enam puluh Empat
65 Bab Enam puluh Lima
66 Bab Enam puluh Enam
67 Bab Enam puluh Tujuh
68 Bab Enam puluh Delapan
69 Bab Enam puluh Sembilan
70 Bab Tujuh puluh
71 Bab Tujuh puluh Satu
72 Bab Tujuh puluh Dua
73 Bab Tujuh puluh Tiga
74 Bab Tujuh puluh Empat
75 Bab Tujuh puluh Lima
76 Bab Tujuh puluh Enam
77 Bab Tujuh puluh Tujuh
78 Bab Tujuh puluh Delapan.
79 Bab Tujuh puluh Sembilan
80 Bab Delapan Puluh
81 Bab Delapan puluh Satu
82 Bab Delapan puluh Dua
83 Bab Delapan puluh Tiga
84 Bab Delapan puluh Empat
85 Bab Delapan puluh Lima
86 Bab Delapan puluh Enam
87 Bab Delapan puluh Tujuh
88 Bab Delapan puluh Delapan
89 Bab Delapan puluh Sembilan
90 Bab Sembilan Puluh
91 Bab Sembilan puluh Satu
92 Bab Sembilan puluh Dua
93 Bab Sembilan puluh Tiga
94 Bab Sembilan puluh Empat
95 Bab Sembilan puluh Lima
96 Bab Sembilan puluh Enam
97 Bab Sembilan puluh Tujuh
98 Bab Sembilan puluh Delapan
99 Bab Sembilan puluh Sembilan
100 Bab Seratus
101 Bab Seratus Satu
102 Bab Seratus Dua
103 Bab Seratus Tiga
104 Bab Seratus Empat
105 Bab Seratus Lima
106 Bab Seratus Enam
107 Bab Seratus Tujuh
108 Bab Seratus delapan
109 Bab Seratus Sembilan
110 Bab Seratus Sepuluh
111 Bab Seratus Sebelas
112 Bab Seratus Dua Belas
113 Bab Seratus Tiga belas
114 Bab Seratus empat Belas
115 Bab Seratus Lima Belas
116 Bab Seratus Enam Belas
117 Bab Seratus Tujuh Belas
118 Bab Seratus Delapan Belas
119 Bab Seratus sembilah belas
120 Bab Seratus dua puluh
121 Bab Seratus Dua puluh Satu
122 Bab Seratus Dua puluh Dua
123 Bab Seratus Dua puluh Tiga
124 Bab Seratus dua puluh Empat
125 Bab Seratus Dua puluh Lima
126 Bab Seratus Dua puluh Enam
127 Bab Seratus Dua puluh Tujuh
128 Bab Seratus Dua puluh Delapan
129 Bab Seratus Dua puluh Sembilan
130 Bab Seratus Tiga puluh
131 Bab Seratus Tiga puluh Satu
132 Bab Seratus Tiga puluh Dua
133 Bab Seratus Tiga puluh Tiga
134 Bab Seratus Tiga puluh Empat
135 Bab Seratus Tiga puluh Lima
136 Bab Seratus Tiga puluh Enam
137 Bab Seratus Tiga puluh Tujuh
138 Bab Seratus Tiga puluh Delapan
139 Bab Seratus Tiga puluh Sembilan
140 Bab Seratus Empat puluh
141 Bab Seratus Empat puluh Satu
142 Bab Seratus Empat puluh Dua
143 Hanya Promo
144 Pengumuman
145 Novel Noda Merah Pernikahan
146 LOVE IS RAIN
147 RATU KETIBAN DUREN
Episodes

Updated 147 Episodes

1
Bab Satu ...
2
Bab Dua
3
Bab Tiga
4
Bab Empat
5
Bab Lima
6
Bab Enam
7
Bab tujuh
8
Bab. Delapan
9
Bab Sembilan
10
Bab Sepuluh
11
Bab Sebelas
12
Bab Dua belas
13
Bab Tiga Belas
14
Bab Empat Belas
15
Bab Lima Belas
16
Bab Enam belas.
17
Bab Tujuh Belas
18
Bab Delapan Belas
19
Bab Sembilan Belas
20
Bab Dua puluh
21
Bab Dua puluh Satu
22
Bab Dua puluh dua
23
Bab Dua puluh tiga
24
Bab Dua puluh Empat
25
Bab Dua puluh Lima
26
Bab Dua puluh Enam
27
Bab Dua Puluh Tujuh
28
Bab Dua puluh Delapan
29
Bab Dua puluh Sembilan
30
Bab Tiga Puluh
31
Bab Tiga puluh Satu
32
Bab Tiga puluh Dua
33
Bab Tiga puluh Tiga
34
Bab Tiga puluh Empat
35
Bab Tiga puluh Lima
36
Bab Tiga puluh Enam
37
Bab Tiga puluh Tujuh
38
Bab Tiga puluh Delapan
39
Bab Tiga puluh Sembilan
40
Bab Empat Puluh
41
Bab Empat puluh Satu
42
Bab Empat Puluh Dua
43
Bab Empat puluh Tiga
44
Bab Empat puluh Empat
45
Bab Empat puluh Lima
46
Bab Empat puluh Enam
47
Bab Empat puluh Tujuh
48
Bab Empat puluh Delapan
49
Bab Empat puluh Sembilan
50
Bab Lima Puluh
51
Bab Lima Puluh Satu
52
Bab Lima Puluh Dua
53
Bab Lima puluh Tiga
54
Bab Lima puluh Empat
55
Bab Lima puluh Lima
56
Bab Lima puluh Enam
57
Bab Lima puluh Tujuh
58
Bab Lima puluh Delapan
59
Bab Lima puluh Sembilan
60
Bab Enam Puluh
61
Bab Enam puluh Satu.
62
Bab Enam puluh Dua
63
Bab Enam puluh Tiga
64
Bab Enam puluh Empat
65
Bab Enam puluh Lima
66
Bab Enam puluh Enam
67
Bab Enam puluh Tujuh
68
Bab Enam puluh Delapan
69
Bab Enam puluh Sembilan
70
Bab Tujuh puluh
71
Bab Tujuh puluh Satu
72
Bab Tujuh puluh Dua
73
Bab Tujuh puluh Tiga
74
Bab Tujuh puluh Empat
75
Bab Tujuh puluh Lima
76
Bab Tujuh puluh Enam
77
Bab Tujuh puluh Tujuh
78
Bab Tujuh puluh Delapan.
79
Bab Tujuh puluh Sembilan
80
Bab Delapan Puluh
81
Bab Delapan puluh Satu
82
Bab Delapan puluh Dua
83
Bab Delapan puluh Tiga
84
Bab Delapan puluh Empat
85
Bab Delapan puluh Lima
86
Bab Delapan puluh Enam
87
Bab Delapan puluh Tujuh
88
Bab Delapan puluh Delapan
89
Bab Delapan puluh Sembilan
90
Bab Sembilan Puluh
91
Bab Sembilan puluh Satu
92
Bab Sembilan puluh Dua
93
Bab Sembilan puluh Tiga
94
Bab Sembilan puluh Empat
95
Bab Sembilan puluh Lima
96
Bab Sembilan puluh Enam
97
Bab Sembilan puluh Tujuh
98
Bab Sembilan puluh Delapan
99
Bab Sembilan puluh Sembilan
100
Bab Seratus
101
Bab Seratus Satu
102
Bab Seratus Dua
103
Bab Seratus Tiga
104
Bab Seratus Empat
105
Bab Seratus Lima
106
Bab Seratus Enam
107
Bab Seratus Tujuh
108
Bab Seratus delapan
109
Bab Seratus Sembilan
110
Bab Seratus Sepuluh
111
Bab Seratus Sebelas
112
Bab Seratus Dua Belas
113
Bab Seratus Tiga belas
114
Bab Seratus empat Belas
115
Bab Seratus Lima Belas
116
Bab Seratus Enam Belas
117
Bab Seratus Tujuh Belas
118
Bab Seratus Delapan Belas
119
Bab Seratus sembilah belas
120
Bab Seratus dua puluh
121
Bab Seratus Dua puluh Satu
122
Bab Seratus Dua puluh Dua
123
Bab Seratus Dua puluh Tiga
124
Bab Seratus dua puluh Empat
125
Bab Seratus Dua puluh Lima
126
Bab Seratus Dua puluh Enam
127
Bab Seratus Dua puluh Tujuh
128
Bab Seratus Dua puluh Delapan
129
Bab Seratus Dua puluh Sembilan
130
Bab Seratus Tiga puluh
131
Bab Seratus Tiga puluh Satu
132
Bab Seratus Tiga puluh Dua
133
Bab Seratus Tiga puluh Tiga
134
Bab Seratus Tiga puluh Empat
135
Bab Seratus Tiga puluh Lima
136
Bab Seratus Tiga puluh Enam
137
Bab Seratus Tiga puluh Tujuh
138
Bab Seratus Tiga puluh Delapan
139
Bab Seratus Tiga puluh Sembilan
140
Bab Seratus Empat puluh
141
Bab Seratus Empat puluh Satu
142
Bab Seratus Empat puluh Dua
143
Hanya Promo
144
Pengumuman
145
Novel Noda Merah Pernikahan
146
LOVE IS RAIN
147
RATU KETIBAN DUREN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!