Bab. Delapan

Tak terasa sudah tiga bulan aku menikah dengan Willy. Hari hari yang aku jalankan selama pernikahan ini sangatlah indah. Aku mendapatkan perhatian dan cinta yang melimpah dari Willy. Setiap bangun tidur, di dalam kamarku pasti sudah tersedia sarapan yang dibuatkan Willy suamiku.

Pagi ini aku merasa sangat pusing. Tiba tiba aku merasa mual. Aku langsung berlari menuju kamar mandi.

Willy yang masuk dengan membawa nampan berisikan sarapan buat Melati mendengar suara muntahan Melati dari kamar mandi.

"Sayang... kamu kenapa.. buka pintunya cepat"

"Aku mungkin masuk angin sayang.. "ucap Melati sambil membuka pintu kamar mandi.

Willy langsung menggendong Melati dan membawanya ke tempat tidur.

"Kita periksa ya.. aku takut kamu kenapa napa"

"Nggak perlu mas... palingan masuk angin"

"Walau hanya masuk angin, aku mau kamu kedokter sekarang. Kamu ganti pakaian sekarang.. kita ke rumah sakit"

"Tapi mas.. masa cuma masuk angin berobat ke dokter "

"Kamu belum pasti masuk anginkan... Kalau ternyata itu penyakit yang lain bagaimana"

"Terserah mas saja.. aku ganti pakaian dulu"

Setelah mengganti pakaian Melati dan Willy pergi ke rumah sakit langganan keluarga Willy. Ia menemui dokter keluarganya.

"Pagi om Chandra "ucap Willy begitu masuk keruang dokter Chandra

"Pagi Willy.. ada yang bisa om bantu"

"Perkenalkan ini istri aku om... Melati"

"Melati.. "ucap Melati sambil mengulurkan tangannya.

"Sekarang katakan siapa yang sakit.. "

"Melati om.. dari pagi tadi Melati merasa pusing, mual dan muntah"

"Coba om periksa dulu ya... "

Dokter Chandra meminta Melati tidur dan mulai memeriksanya. Setelah dirasa cukup, ia meminta Melati kembali duduk.

"Kapan kamu terakhir kali haid.. Melati"

"Bulan lalu om... "

"Tanggal berapa... "

"Awal bulan om.. karena aku selalu haid diawal bulan.. "

"Awal bulan ini kamu belum haid kan.. "

"Seperti nya belum om... "

"Melati.. sakit apa om"tanya Willy cemas

"Sepertinya Melati bukan sakit.. tapi kamu akan menjadi seorang ayah Willy.. "

"Maksud om apa... aku tak mengerti "

"Kalau melihat gejala dan hasil pemeriksaan sepertinya Melati lagi hamil"

"Apa om... om nggak salah kan.. "

"Nggak... tapi untuk lebih pastinya kamu periksa ke dokter kandungan saja. Biar om hubungi dari sini. Kamu tinggal pergi ke ruang kerja nya saja"

"Baiklah om.. kalau begitu saya permisi.. "

"Terima kasih om.. "ucap Melati

Willy Dan Melati menuju ruang dokter kandungan sesuai dengan yang dikatakan dokter Chandra

"Sayang... aku sangat senang.. kamu ternyata hamil"

"Tapi mas... kita harus memastikan dulu ke dokter kandungan"

Willy Dan Melati pergi menemui dokter kandungan. Sesuai dengan perkiraan dokter Chandra, saat ini Melati memang lagi hamil.

Kehamilan Melati sudah memasuki minggu keenam. Dokter meminta agar Melati dapat menjaga kehamilannya dengan baik karena pada usia Melati saat ini yang baru memasuki usia sembilan tahun dan juga kehamilan yang sangat muda akan rentan dengan keguguran.

"Mas.. kita mampir kerumah bunda ya sebelum kembali ke rumah kita"

"Baiklah.. tapi sebentar saja.. karena kamu nggak boleh capek. Atau bawa bunda menginap ke rumah kita saja"

"Aku juga maunya bunda menginap ..tapi kamu tahu kan mas... bunda nggak pernah mau meninggalkan rumah peninggalan ayah. Bunda merasa selalu ada ayah jika ia masih berada dirumah itu... "

"Bunda pasti sangat mencintai Ayahmu.. "

"Aku juga sangat mencintai kamu... mas"

"Begitu juga dengan aku sayang.. aku sangat mencintai kamu.. "

Willy Dan Melati langsung mengetuk pintu rumah bunda ketika sampai. Tapi sudah beberapa saat mengetuk tapi tak ada sahutan.

Melati memanggil nama bunda.. tapi tetap tak ada juga sahutan. Melati mulai cemas, ia menghubungi ponsel bunda.. tapi tak ada jawaban.

"Kemana bunda mas... aku takut terjadi sesuatu dengan bunda... "

"Kita coba lewat pintu belakang bagaimana"

"Iya mas.. dibelakang juga ada jendela yang bisa kamu masuk dengan sedikit memanjat"

Melati dan Willy langsung menuju pintu belakang. Setelah beberapa kali panggilan, tetap juga sama, Willy mencoba masuk melalui jendela.

Ia mengitari rumah mencari bunda sambil memanggilnya. Willy melihat pintu kamar bunda yang terbuka dan terkejut melihat bunda yang sudah pingsan di lantai.

Willy menggendong bunda ketempat tidur sebelum membuka pintu.

"Bagaimana mas.. apa bunda ada"

"Kamu jangan terlalu cemas ya.. ingat kamu sekarang lagi hamil"

Melati masuk ke rumah dan langsung menuju kamar bunda dan melihat bunda yang tertidur diatas kasur.

"Bunda... bunda bangun.. bunda kenapa"

"Sepertinya bunda pingsan.. kita harus membawanya ke rumah sakit "

"Ya mas... cepat bawa bunda. Aku tak mau terjadi apa apa dengan bunda.. "ucap Melati cemas dan sudah mulai menitikan air matanya.

Sampai dirumah sakit bunda langsung di bawa masuk keruang UGD.

Tapi belum begitu lama diperiksa, dokter sudah keluar dari ruang pemeriksaan bunda.

"Maaf bapak.. ibu..Saya harus menyampaikan berita duka ini.. ibunya anda sudah tiada"

"Apaaa... itu mingkin... bunda tak mungkin meninggal"ucap Melati lemas dan hampir terjatuh, untung Willy cepat menangkap tubuh istrinya

"Maaf dok.. apa itu benar. Apa yang terjadi dengan ibu saya.. "

"Ibu anda mengalami gagal jantung... ibu anda sudah lama mengidap penyakit jantung, tapi ia tak pernah menjalani pengobatan. Jadi tadi ia pasti mengalami gagal jantung.. "

"Sudah berapa lama.. kira kira ibu saya meninggal"tanya Willy lagi sambil memeluk tubuh Melati

"Ibu anda sudah dua jam yang lalu menghembuskan nafas terakhirnya, menurut hasil pemeriksaan yang telah kami lakukan. "

"Dokter.. apa bunda saya tidak bisa ditolong.. kembalikan nyawa bunda saya dok"ucap Melati

"Maaf bu... kami tak bisa mengembalikan nyawa orang yang telah tiada. Saya harap ibu dapat menerima kenyataan ini.

"Sayang.. kamu harus mengikhlaskan kepergian bunda... jangan terlalu bersedih begini, kasihan bunda.. nanti ia tak tenang disapa.. "

"Dok... apa kami boleh melihat bunda.. "

"Silakan bu.. bapak"

Willy memapah Melati masuk ke kamar dimana bunda di periksa. Begitu melihat bunda Melati langsung histeris.

"Bunda... bangun bunda.. bunda tak boleh meninggalkan Melati... bunda jangan pergi secepat ini.. Melati masih membutuhkan bunda. Bunda... Melati mau bilang, Melati sekarang lagi hamil... jika bunda tak ada.. siapa nanti yang membantu Melati ketika melahirkan.. bunda bangunlah... bunda hanya tidurkan. Bunda tak mungkin meninggalkan Melati sendiri kan.. "

"Melati.. kamu nggak boleh begitu. Kamu harus merelakan dan mengikhlaskan kepergian bunda.. "

"Mas.. Bunda cuma tidurkan... bunda tak meninggalkan... bunda masih hidupkan"setelah mengatakan itu, Melati tak sadarkan diri.

Willy menggendong Melati dan meletakkannya ditempat tidur disamping bunda. Willy memanggil dokter untuk memeriksa Melati. Setelah Melati diperiksa dan dokter mengatakan Melati hanya kaget dan sebentar lagi pasti sadarkan diri. Barulah Willy sedikit merasa tenang.

Ia lalu meninggalkan Melati dan mengurus administrasi untuk kepulangan jenazah bunda.

********************************

Terima kasih buat semua pembaca setia novel ini

Terpopuler

Comments

LENY

LENY

ORANG TUA WILLY GMN YA APA SETUJU PERNIKAHAN WILLY SAMA MELATI

2025-03-18

0

Jasmine

Jasmine

terllu cpt kepergian bundanya mel disaat berita bahagia datang hrs pupus dgn berita dan kejadian dukacita

2023-01-06

0

Jasmine

Jasmine

9 thn msh cencen donk thor..
19 thn udh termasuk dewasa
pasti typo

2023-01-06

0

lihat semua
Episodes
1 Bab Satu ...
2 Bab Dua
3 Bab Tiga
4 Bab Empat
5 Bab Lima
6 Bab Enam
7 Bab tujuh
8 Bab. Delapan
9 Bab Sembilan
10 Bab Sepuluh
11 Bab Sebelas
12 Bab Dua belas
13 Bab Tiga Belas
14 Bab Empat Belas
15 Bab Lima Belas
16 Bab Enam belas.
17 Bab Tujuh Belas
18 Bab Delapan Belas
19 Bab Sembilan Belas
20 Bab Dua puluh
21 Bab Dua puluh Satu
22 Bab Dua puluh dua
23 Bab Dua puluh tiga
24 Bab Dua puluh Empat
25 Bab Dua puluh Lima
26 Bab Dua puluh Enam
27 Bab Dua Puluh Tujuh
28 Bab Dua puluh Delapan
29 Bab Dua puluh Sembilan
30 Bab Tiga Puluh
31 Bab Tiga puluh Satu
32 Bab Tiga puluh Dua
33 Bab Tiga puluh Tiga
34 Bab Tiga puluh Empat
35 Bab Tiga puluh Lima
36 Bab Tiga puluh Enam
37 Bab Tiga puluh Tujuh
38 Bab Tiga puluh Delapan
39 Bab Tiga puluh Sembilan
40 Bab Empat Puluh
41 Bab Empat puluh Satu
42 Bab Empat Puluh Dua
43 Bab Empat puluh Tiga
44 Bab Empat puluh Empat
45 Bab Empat puluh Lima
46 Bab Empat puluh Enam
47 Bab Empat puluh Tujuh
48 Bab Empat puluh Delapan
49 Bab Empat puluh Sembilan
50 Bab Lima Puluh
51 Bab Lima Puluh Satu
52 Bab Lima Puluh Dua
53 Bab Lima puluh Tiga
54 Bab Lima puluh Empat
55 Bab Lima puluh Lima
56 Bab Lima puluh Enam
57 Bab Lima puluh Tujuh
58 Bab Lima puluh Delapan
59 Bab Lima puluh Sembilan
60 Bab Enam Puluh
61 Bab Enam puluh Satu.
62 Bab Enam puluh Dua
63 Bab Enam puluh Tiga
64 Bab Enam puluh Empat
65 Bab Enam puluh Lima
66 Bab Enam puluh Enam
67 Bab Enam puluh Tujuh
68 Bab Enam puluh Delapan
69 Bab Enam puluh Sembilan
70 Bab Tujuh puluh
71 Bab Tujuh puluh Satu
72 Bab Tujuh puluh Dua
73 Bab Tujuh puluh Tiga
74 Bab Tujuh puluh Empat
75 Bab Tujuh puluh Lima
76 Bab Tujuh puluh Enam
77 Bab Tujuh puluh Tujuh
78 Bab Tujuh puluh Delapan.
79 Bab Tujuh puluh Sembilan
80 Bab Delapan Puluh
81 Bab Delapan puluh Satu
82 Bab Delapan puluh Dua
83 Bab Delapan puluh Tiga
84 Bab Delapan puluh Empat
85 Bab Delapan puluh Lima
86 Bab Delapan puluh Enam
87 Bab Delapan puluh Tujuh
88 Bab Delapan puluh Delapan
89 Bab Delapan puluh Sembilan
90 Bab Sembilan Puluh
91 Bab Sembilan puluh Satu
92 Bab Sembilan puluh Dua
93 Bab Sembilan puluh Tiga
94 Bab Sembilan puluh Empat
95 Bab Sembilan puluh Lima
96 Bab Sembilan puluh Enam
97 Bab Sembilan puluh Tujuh
98 Bab Sembilan puluh Delapan
99 Bab Sembilan puluh Sembilan
100 Bab Seratus
101 Bab Seratus Satu
102 Bab Seratus Dua
103 Bab Seratus Tiga
104 Bab Seratus Empat
105 Bab Seratus Lima
106 Bab Seratus Enam
107 Bab Seratus Tujuh
108 Bab Seratus delapan
109 Bab Seratus Sembilan
110 Bab Seratus Sepuluh
111 Bab Seratus Sebelas
112 Bab Seratus Dua Belas
113 Bab Seratus Tiga belas
114 Bab Seratus empat Belas
115 Bab Seratus Lima Belas
116 Bab Seratus Enam Belas
117 Bab Seratus Tujuh Belas
118 Bab Seratus Delapan Belas
119 Bab Seratus sembilah belas
120 Bab Seratus dua puluh
121 Bab Seratus Dua puluh Satu
122 Bab Seratus Dua puluh Dua
123 Bab Seratus Dua puluh Tiga
124 Bab Seratus dua puluh Empat
125 Bab Seratus Dua puluh Lima
126 Bab Seratus Dua puluh Enam
127 Bab Seratus Dua puluh Tujuh
128 Bab Seratus Dua puluh Delapan
129 Bab Seratus Dua puluh Sembilan
130 Bab Seratus Tiga puluh
131 Bab Seratus Tiga puluh Satu
132 Bab Seratus Tiga puluh Dua
133 Bab Seratus Tiga puluh Tiga
134 Bab Seratus Tiga puluh Empat
135 Bab Seratus Tiga puluh Lima
136 Bab Seratus Tiga puluh Enam
137 Bab Seratus Tiga puluh Tujuh
138 Bab Seratus Tiga puluh Delapan
139 Bab Seratus Tiga puluh Sembilan
140 Bab Seratus Empat puluh
141 Bab Seratus Empat puluh Satu
142 Bab Seratus Empat puluh Dua
143 Hanya Promo
144 Pengumuman
145 Novel Noda Merah Pernikahan
146 LOVE IS RAIN
147 RATU KETIBAN DUREN
Episodes

Updated 147 Episodes

1
Bab Satu ...
2
Bab Dua
3
Bab Tiga
4
Bab Empat
5
Bab Lima
6
Bab Enam
7
Bab tujuh
8
Bab. Delapan
9
Bab Sembilan
10
Bab Sepuluh
11
Bab Sebelas
12
Bab Dua belas
13
Bab Tiga Belas
14
Bab Empat Belas
15
Bab Lima Belas
16
Bab Enam belas.
17
Bab Tujuh Belas
18
Bab Delapan Belas
19
Bab Sembilan Belas
20
Bab Dua puluh
21
Bab Dua puluh Satu
22
Bab Dua puluh dua
23
Bab Dua puluh tiga
24
Bab Dua puluh Empat
25
Bab Dua puluh Lima
26
Bab Dua puluh Enam
27
Bab Dua Puluh Tujuh
28
Bab Dua puluh Delapan
29
Bab Dua puluh Sembilan
30
Bab Tiga Puluh
31
Bab Tiga puluh Satu
32
Bab Tiga puluh Dua
33
Bab Tiga puluh Tiga
34
Bab Tiga puluh Empat
35
Bab Tiga puluh Lima
36
Bab Tiga puluh Enam
37
Bab Tiga puluh Tujuh
38
Bab Tiga puluh Delapan
39
Bab Tiga puluh Sembilan
40
Bab Empat Puluh
41
Bab Empat puluh Satu
42
Bab Empat Puluh Dua
43
Bab Empat puluh Tiga
44
Bab Empat puluh Empat
45
Bab Empat puluh Lima
46
Bab Empat puluh Enam
47
Bab Empat puluh Tujuh
48
Bab Empat puluh Delapan
49
Bab Empat puluh Sembilan
50
Bab Lima Puluh
51
Bab Lima Puluh Satu
52
Bab Lima Puluh Dua
53
Bab Lima puluh Tiga
54
Bab Lima puluh Empat
55
Bab Lima puluh Lima
56
Bab Lima puluh Enam
57
Bab Lima puluh Tujuh
58
Bab Lima puluh Delapan
59
Bab Lima puluh Sembilan
60
Bab Enam Puluh
61
Bab Enam puluh Satu.
62
Bab Enam puluh Dua
63
Bab Enam puluh Tiga
64
Bab Enam puluh Empat
65
Bab Enam puluh Lima
66
Bab Enam puluh Enam
67
Bab Enam puluh Tujuh
68
Bab Enam puluh Delapan
69
Bab Enam puluh Sembilan
70
Bab Tujuh puluh
71
Bab Tujuh puluh Satu
72
Bab Tujuh puluh Dua
73
Bab Tujuh puluh Tiga
74
Bab Tujuh puluh Empat
75
Bab Tujuh puluh Lima
76
Bab Tujuh puluh Enam
77
Bab Tujuh puluh Tujuh
78
Bab Tujuh puluh Delapan.
79
Bab Tujuh puluh Sembilan
80
Bab Delapan Puluh
81
Bab Delapan puluh Satu
82
Bab Delapan puluh Dua
83
Bab Delapan puluh Tiga
84
Bab Delapan puluh Empat
85
Bab Delapan puluh Lima
86
Bab Delapan puluh Enam
87
Bab Delapan puluh Tujuh
88
Bab Delapan puluh Delapan
89
Bab Delapan puluh Sembilan
90
Bab Sembilan Puluh
91
Bab Sembilan puluh Satu
92
Bab Sembilan puluh Dua
93
Bab Sembilan puluh Tiga
94
Bab Sembilan puluh Empat
95
Bab Sembilan puluh Lima
96
Bab Sembilan puluh Enam
97
Bab Sembilan puluh Tujuh
98
Bab Sembilan puluh Delapan
99
Bab Sembilan puluh Sembilan
100
Bab Seratus
101
Bab Seratus Satu
102
Bab Seratus Dua
103
Bab Seratus Tiga
104
Bab Seratus Empat
105
Bab Seratus Lima
106
Bab Seratus Enam
107
Bab Seratus Tujuh
108
Bab Seratus delapan
109
Bab Seratus Sembilan
110
Bab Seratus Sepuluh
111
Bab Seratus Sebelas
112
Bab Seratus Dua Belas
113
Bab Seratus Tiga belas
114
Bab Seratus empat Belas
115
Bab Seratus Lima Belas
116
Bab Seratus Enam Belas
117
Bab Seratus Tujuh Belas
118
Bab Seratus Delapan Belas
119
Bab Seratus sembilah belas
120
Bab Seratus dua puluh
121
Bab Seratus Dua puluh Satu
122
Bab Seratus Dua puluh Dua
123
Bab Seratus Dua puluh Tiga
124
Bab Seratus dua puluh Empat
125
Bab Seratus Dua puluh Lima
126
Bab Seratus Dua puluh Enam
127
Bab Seratus Dua puluh Tujuh
128
Bab Seratus Dua puluh Delapan
129
Bab Seratus Dua puluh Sembilan
130
Bab Seratus Tiga puluh
131
Bab Seratus Tiga puluh Satu
132
Bab Seratus Tiga puluh Dua
133
Bab Seratus Tiga puluh Tiga
134
Bab Seratus Tiga puluh Empat
135
Bab Seratus Tiga puluh Lima
136
Bab Seratus Tiga puluh Enam
137
Bab Seratus Tiga puluh Tujuh
138
Bab Seratus Tiga puluh Delapan
139
Bab Seratus Tiga puluh Sembilan
140
Bab Seratus Empat puluh
141
Bab Seratus Empat puluh Satu
142
Bab Seratus Empat puluh Dua
143
Hanya Promo
144
Pengumuman
145
Novel Noda Merah Pernikahan
146
LOVE IS RAIN
147
RATU KETIBAN DUREN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!