Bab Sembilan

Setelah mengurus administrasi kepulangan jenazah bunda,Willy membawa pulang Melati walau ia belum sadarkan diri.

Jenazah bunda di bawa ke rumah kediaman bunda. Karena Willy ingin tetangga dan teman teman terdekat dapat memberikan penghormatan terakhir buat bunda dan melayat jenazahnya.

Melati di bawa masuk ke kamar yang biasa ia tempati ketika masih gadis.

Mama nya Willy yang menerima para pelayan, karena Willy masih menemani Melati. Rencananya sore ini juga jenazah akan segera dimakamkan.

Melati membuka matanya dan melihat kesekeliling ruangan kamar. Ia mengenal ini adalah kamar tidurnya sebelum menikah dengan Willy.

"Mas.. mengapa aku ada dikamarku"ucap Melati ketika melihat Willy .

"Kamu tadi pingsan dirumah sakit, karena dokter mengizinkan kamu dibawa pulang jadi mas bawa saja kamu kesini. "

"Mas.. bunda dimana.. "Melati jadi teringat tentang bundanya

"Ada di sini. Melati kamu nggak boleh kepikiran teruz.karena itu akan mepengaruhi kehamilamu... "

"Mas... bunda satu satunya keluarga yang aku miliki mas"

"Kamu lupa ya... sekarang kamu sudah ada suami.. dan juga keluarga ku berarti keluargamu jua"

Melati bangun dari tidurnya dan mengganti pakaiannya. Ia menemui para pelayat, duduk disamping jenazah ibunya dengan tak berhenti menangis.

"Jangan menangis terus.. apa kamu pikir dengan menangis ibumu akan kembali"gumam Mama Willy disampingku

"Maaf ma.. aku masih kaget dengan kepergian bunda"

"Makanya kamu tuh jangan tinggalin bunda kamu sendirian.. punya anak satu maunya cepat cepat nikah, nggak mikirin orang tua yang kesepian sendirian "ucap mama Willy pelan.

Willy yang juga berada disamping Melati mengingatkan mamanya agar tak banyak omong.

"Ma.. Melati lagi berduka.. mama jaga ucapan mama.. "

"Mama betulkan Willy.. umur Melati baru sembilan belas tahun, seharusnya masih dihabiskan bersama orang tua nya bukannya cepat cepat nikah"

"Ma.. aku mau bicara.. "Willy memegang tangan mamanya,membawa menjauh dari pelayat.

"Ma.. aku mohon kali ini mama menjaga ucapan mama"

"Ucapan mama yang mana yang harus dijaga.. mama benarkan, Melati terlalu cepat mengambil keputusan menikah denganmu, usia masih sangat belia. Bunda nya pasti kesepian selama Melati pindah.. sehingga ia tertekan dan kena serangan jantung. Seandainya Melati ada disamping bundanya pasti bunda bisa tertolong"

"Ma... aku yang mengajak Melati menikah... mengapa mama belum bisa juga menerima semua ini.. "

"Jika ia menolak.. pasti kamu bisa menundanya"

"Ma... aku mohon sekali lagi, jaga ucapan mama... Melati lagi hamil muda.. "

"Apa... hamil... "

"Ya.. Melati lagi hamil enam minggu saat ini"

"Mengapa kalian tidak menundanya dulu...kalian masih muda.. "

"Aku sudah dua puluh lima tahun ma.. lagi pula mengapa menundanya. Bukankah salah satu tujuan pernikahan ingin mendapatkan keturunan.. "

"Mama masih belum rela kamu menikahi Melati, mama masih berharap mendapat menantu yang layak. Kamu anak laki laki mama satu satunya.. masa hanya mendapatkan istri seperti Melati. Jika ia hamil, akan sulit bagimu meninggalkan ia nanti "

"Ma.. ayo kita kedalam dan lebih baik mama diam.. jangan banyak omong"ucap Willy kesal

Mama Willy kesal karena dinasihati terus oleh anaknya.

"Kamu lihat sekarang Willy.. kamu bahkan membentak mama. Sekarang kamu jauh lebih mementingkan Melati dari ibu mu sendiri. "

Melati masih terus menangis..

"Bunda maafkan Melati yang tidak ada disaat terakhir bunda menghembuskan nafas. Mama memang benar, seandainya Melati nggak meninggal kan bunda sendirian dirumah.. pasti Melati dapat menolong bunda"

Setelah memandikan jenazah dan mengkafaninya, jenazah bunda dibawa ketempat peristirahatan terakhir.

Pelayat tidak begitu banyak yang mengantar bunda sampai ke pemakaman. Hanya teman teman serta tetangga terdekat saja.

Setelah jenazah bunda dikuburkan dan didoakan, para pelayat kembali ke rumah mereka masing masing. Yang tertinggal hanya Willy, Melati dan kedua mertuanya.

"Bunda... maafkan Melati. Mengapa bunda begitu cepatnya meninggalkan Melati. Belum sempat Melati membalas jasa bunda, tapi bunda sudah pergi.. Bunda.. "ucap Melati sambil terisak.

"Tahu jika belum sempat membalas jasa bundanya.. mengapa cepat menikah,bukannya mengurus orang tua dulu dan membantunya"gumam Mama Willy

Papa yang berdiri disamping maunya, menegur..

"Ma.. jaga ucapanmu, nanti Melati dengar. Kasihan.. ia sedang berduka. Bukannya menghibur tapi menyakiti hatinya"

"Kan aku cuma mengeluarkan pendapatku. Memang betulkan jika Melati itu tega meninggalkan orang tuanya sendiri hanya karena ingin cepat cepat menikah dengan Willy. Takut nanti Willy berpaling.. "

"Ma.. kamu harus menerima Melati, bagimanapun ia istrinya Willy. Itu memang sudah jodoh mereka "

"Tapi Pa.. aku masih belum bisa menerima Willy yang memilih Melati menjadi istrinya... Willy jauh lebih segalanya dari Melati, ia seharusnya mendapat wanita yang jauh lebih diatas Melati"

"Ma.. tapi Willy mencintai Melati, jadi hargai pilihan anakmu"

Setelah puas di pemakaman ibunya, Willy membawa Melati pulang ke rumah mereka.

"Mas.. boleh nggak kalau kita menginap dikediaman orang tuaku seminggu ini. Aku takut nanti ada teman bunda yang masih ingin melayat"

"Boleh.. aku antar kamu kerumah bunda, setelah itu aku kembali ke rumah kita mengambil pakaian"

"Pakaian buat kamu saja mas.. pakaian aku masih banyak di rumah bunda"

Seminggu sudah sejak meninggalnya bunda. Hari ini Willy memanggil para tetangga dan anak yatim untuk mendoakan kepergian bunda.

Ia sudah mengurus semuanya dari mencetak surat yasin bergambar bunda buat dibagikan pada para tetangga yang datang untuk memberi doa atas kepergian bunda.

Selama seminggu Willy selalu berada disampingku. Menghibur diriku. Aku merasa beruntung memiliki suami seperti Willy walau aku sadar jika mama Willy masih saja belum bisa menerima kehadiran aku.

Aku pernah mendengar cerita dari salah seorang sepupunya, jika Willy pernah dijodohkan dengan seorang wanita kaya.. tapi ia menolak dan lebih memilih diriku.

Aku merasa sangat dicintai, dan disayangi oleh Willy. Apa lagi sejak aku mengandung anaknya.

*******************

**Terima kasih buat semua pembaca setia novel ini.

Mampir juga ya ke novel aku yang berjudul

ELEGI CINTA LANGIT DAN BUMI yang berkisah tentang...

Pelangi gadis yang hidup dipanti asuhan tanpa tahu siapa ibu bapaknya. Ia ditinggalkan di panti asuhan sejak berumur 3 hari. Setelah dewasa ia harus bekerja keras untuk membantu bunda pengurus panti mencari uang buat biaya hidup anak anak panti. Selain bekerja di kantor, malam harinya ia bekerja sebagai guru les. Disanalah ia mengenal Langit. Hingga suatu malam Langit mabuk dan memerkosa Pelangi.

Langit yang tak tahu Pelangi hamil pergi keluar negeri untuk meneruskan kuliahnya. Pelangi mencari tahu keberadaan Langit pada orang tuanya, tapi orang tuanya malah mengancamnya setelah tahu Pelangi hamil anaknya Langit, sehingga Pelangi harus pergi jauh untuk mempertahankan darah dagingnya. Sampai anaknya berusia lima tahun, Pelangi dan Langit bertemu kembali. Langit begitu heran melihat anak Pelangi yang begitu miripnya dengannya ketika kecil... bagaimana kisah selanjutnya.. apakah Pelangi dan Langit bisa bersatu**.

Terpopuler

Comments

LENY

LENY

TUH KAN MAMA NYA WILLY KETUS ANGKUH JULID GAK SETUJU SAMA MELATI. PADAHAL WILLY YG MAKSA MENIKAH. SALAH JG MELATI TERLALU CEPAT MENERIMA BELUM TAHU KEL WILLY GIMANA.

2025-03-18

0

Jasmine

Jasmine

thor aku ga ridho klu willy lbh bahagia dgn lani...buat lani tak bisa memberi keturunan...jika lani menjebak dgn mengatakan hamil buat dia keguguran frontal yg mengakibatkan cedera rahimnya dan harus akan diangkat tuk menyelamatkan nyawa lani

2023-01-06

1

ani nurhaeni

ani nurhaeni

nikah tanpa restuuu emng nyeseekk

2021-12-26

0

lihat semua
Episodes
1 Bab Satu ...
2 Bab Dua
3 Bab Tiga
4 Bab Empat
5 Bab Lima
6 Bab Enam
7 Bab tujuh
8 Bab. Delapan
9 Bab Sembilan
10 Bab Sepuluh
11 Bab Sebelas
12 Bab Dua belas
13 Bab Tiga Belas
14 Bab Empat Belas
15 Bab Lima Belas
16 Bab Enam belas.
17 Bab Tujuh Belas
18 Bab Delapan Belas
19 Bab Sembilan Belas
20 Bab Dua puluh
21 Bab Dua puluh Satu
22 Bab Dua puluh dua
23 Bab Dua puluh tiga
24 Bab Dua puluh Empat
25 Bab Dua puluh Lima
26 Bab Dua puluh Enam
27 Bab Dua Puluh Tujuh
28 Bab Dua puluh Delapan
29 Bab Dua puluh Sembilan
30 Bab Tiga Puluh
31 Bab Tiga puluh Satu
32 Bab Tiga puluh Dua
33 Bab Tiga puluh Tiga
34 Bab Tiga puluh Empat
35 Bab Tiga puluh Lima
36 Bab Tiga puluh Enam
37 Bab Tiga puluh Tujuh
38 Bab Tiga puluh Delapan
39 Bab Tiga puluh Sembilan
40 Bab Empat Puluh
41 Bab Empat puluh Satu
42 Bab Empat Puluh Dua
43 Bab Empat puluh Tiga
44 Bab Empat puluh Empat
45 Bab Empat puluh Lima
46 Bab Empat puluh Enam
47 Bab Empat puluh Tujuh
48 Bab Empat puluh Delapan
49 Bab Empat puluh Sembilan
50 Bab Lima Puluh
51 Bab Lima Puluh Satu
52 Bab Lima Puluh Dua
53 Bab Lima puluh Tiga
54 Bab Lima puluh Empat
55 Bab Lima puluh Lima
56 Bab Lima puluh Enam
57 Bab Lima puluh Tujuh
58 Bab Lima puluh Delapan
59 Bab Lima puluh Sembilan
60 Bab Enam Puluh
61 Bab Enam puluh Satu.
62 Bab Enam puluh Dua
63 Bab Enam puluh Tiga
64 Bab Enam puluh Empat
65 Bab Enam puluh Lima
66 Bab Enam puluh Enam
67 Bab Enam puluh Tujuh
68 Bab Enam puluh Delapan
69 Bab Enam puluh Sembilan
70 Bab Tujuh puluh
71 Bab Tujuh puluh Satu
72 Bab Tujuh puluh Dua
73 Bab Tujuh puluh Tiga
74 Bab Tujuh puluh Empat
75 Bab Tujuh puluh Lima
76 Bab Tujuh puluh Enam
77 Bab Tujuh puluh Tujuh
78 Bab Tujuh puluh Delapan.
79 Bab Tujuh puluh Sembilan
80 Bab Delapan Puluh
81 Bab Delapan puluh Satu
82 Bab Delapan puluh Dua
83 Bab Delapan puluh Tiga
84 Bab Delapan puluh Empat
85 Bab Delapan puluh Lima
86 Bab Delapan puluh Enam
87 Bab Delapan puluh Tujuh
88 Bab Delapan puluh Delapan
89 Bab Delapan puluh Sembilan
90 Bab Sembilan Puluh
91 Bab Sembilan puluh Satu
92 Bab Sembilan puluh Dua
93 Bab Sembilan puluh Tiga
94 Bab Sembilan puluh Empat
95 Bab Sembilan puluh Lima
96 Bab Sembilan puluh Enam
97 Bab Sembilan puluh Tujuh
98 Bab Sembilan puluh Delapan
99 Bab Sembilan puluh Sembilan
100 Bab Seratus
101 Bab Seratus Satu
102 Bab Seratus Dua
103 Bab Seratus Tiga
104 Bab Seratus Empat
105 Bab Seratus Lima
106 Bab Seratus Enam
107 Bab Seratus Tujuh
108 Bab Seratus delapan
109 Bab Seratus Sembilan
110 Bab Seratus Sepuluh
111 Bab Seratus Sebelas
112 Bab Seratus Dua Belas
113 Bab Seratus Tiga belas
114 Bab Seratus empat Belas
115 Bab Seratus Lima Belas
116 Bab Seratus Enam Belas
117 Bab Seratus Tujuh Belas
118 Bab Seratus Delapan Belas
119 Bab Seratus sembilah belas
120 Bab Seratus dua puluh
121 Bab Seratus Dua puluh Satu
122 Bab Seratus Dua puluh Dua
123 Bab Seratus Dua puluh Tiga
124 Bab Seratus dua puluh Empat
125 Bab Seratus Dua puluh Lima
126 Bab Seratus Dua puluh Enam
127 Bab Seratus Dua puluh Tujuh
128 Bab Seratus Dua puluh Delapan
129 Bab Seratus Dua puluh Sembilan
130 Bab Seratus Tiga puluh
131 Bab Seratus Tiga puluh Satu
132 Bab Seratus Tiga puluh Dua
133 Bab Seratus Tiga puluh Tiga
134 Bab Seratus Tiga puluh Empat
135 Bab Seratus Tiga puluh Lima
136 Bab Seratus Tiga puluh Enam
137 Bab Seratus Tiga puluh Tujuh
138 Bab Seratus Tiga puluh Delapan
139 Bab Seratus Tiga puluh Sembilan
140 Bab Seratus Empat puluh
141 Bab Seratus Empat puluh Satu
142 Bab Seratus Empat puluh Dua
143 Hanya Promo
144 Pengumuman
145 Novel Noda Merah Pernikahan
146 LOVE IS RAIN
147 RATU KETIBAN DUREN
Episodes

Updated 147 Episodes

1
Bab Satu ...
2
Bab Dua
3
Bab Tiga
4
Bab Empat
5
Bab Lima
6
Bab Enam
7
Bab tujuh
8
Bab. Delapan
9
Bab Sembilan
10
Bab Sepuluh
11
Bab Sebelas
12
Bab Dua belas
13
Bab Tiga Belas
14
Bab Empat Belas
15
Bab Lima Belas
16
Bab Enam belas.
17
Bab Tujuh Belas
18
Bab Delapan Belas
19
Bab Sembilan Belas
20
Bab Dua puluh
21
Bab Dua puluh Satu
22
Bab Dua puluh dua
23
Bab Dua puluh tiga
24
Bab Dua puluh Empat
25
Bab Dua puluh Lima
26
Bab Dua puluh Enam
27
Bab Dua Puluh Tujuh
28
Bab Dua puluh Delapan
29
Bab Dua puluh Sembilan
30
Bab Tiga Puluh
31
Bab Tiga puluh Satu
32
Bab Tiga puluh Dua
33
Bab Tiga puluh Tiga
34
Bab Tiga puluh Empat
35
Bab Tiga puluh Lima
36
Bab Tiga puluh Enam
37
Bab Tiga puluh Tujuh
38
Bab Tiga puluh Delapan
39
Bab Tiga puluh Sembilan
40
Bab Empat Puluh
41
Bab Empat puluh Satu
42
Bab Empat Puluh Dua
43
Bab Empat puluh Tiga
44
Bab Empat puluh Empat
45
Bab Empat puluh Lima
46
Bab Empat puluh Enam
47
Bab Empat puluh Tujuh
48
Bab Empat puluh Delapan
49
Bab Empat puluh Sembilan
50
Bab Lima Puluh
51
Bab Lima Puluh Satu
52
Bab Lima Puluh Dua
53
Bab Lima puluh Tiga
54
Bab Lima puluh Empat
55
Bab Lima puluh Lima
56
Bab Lima puluh Enam
57
Bab Lima puluh Tujuh
58
Bab Lima puluh Delapan
59
Bab Lima puluh Sembilan
60
Bab Enam Puluh
61
Bab Enam puluh Satu.
62
Bab Enam puluh Dua
63
Bab Enam puluh Tiga
64
Bab Enam puluh Empat
65
Bab Enam puluh Lima
66
Bab Enam puluh Enam
67
Bab Enam puluh Tujuh
68
Bab Enam puluh Delapan
69
Bab Enam puluh Sembilan
70
Bab Tujuh puluh
71
Bab Tujuh puluh Satu
72
Bab Tujuh puluh Dua
73
Bab Tujuh puluh Tiga
74
Bab Tujuh puluh Empat
75
Bab Tujuh puluh Lima
76
Bab Tujuh puluh Enam
77
Bab Tujuh puluh Tujuh
78
Bab Tujuh puluh Delapan.
79
Bab Tujuh puluh Sembilan
80
Bab Delapan Puluh
81
Bab Delapan puluh Satu
82
Bab Delapan puluh Dua
83
Bab Delapan puluh Tiga
84
Bab Delapan puluh Empat
85
Bab Delapan puluh Lima
86
Bab Delapan puluh Enam
87
Bab Delapan puluh Tujuh
88
Bab Delapan puluh Delapan
89
Bab Delapan puluh Sembilan
90
Bab Sembilan Puluh
91
Bab Sembilan puluh Satu
92
Bab Sembilan puluh Dua
93
Bab Sembilan puluh Tiga
94
Bab Sembilan puluh Empat
95
Bab Sembilan puluh Lima
96
Bab Sembilan puluh Enam
97
Bab Sembilan puluh Tujuh
98
Bab Sembilan puluh Delapan
99
Bab Sembilan puluh Sembilan
100
Bab Seratus
101
Bab Seratus Satu
102
Bab Seratus Dua
103
Bab Seratus Tiga
104
Bab Seratus Empat
105
Bab Seratus Lima
106
Bab Seratus Enam
107
Bab Seratus Tujuh
108
Bab Seratus delapan
109
Bab Seratus Sembilan
110
Bab Seratus Sepuluh
111
Bab Seratus Sebelas
112
Bab Seratus Dua Belas
113
Bab Seratus Tiga belas
114
Bab Seratus empat Belas
115
Bab Seratus Lima Belas
116
Bab Seratus Enam Belas
117
Bab Seratus Tujuh Belas
118
Bab Seratus Delapan Belas
119
Bab Seratus sembilah belas
120
Bab Seratus dua puluh
121
Bab Seratus Dua puluh Satu
122
Bab Seratus Dua puluh Dua
123
Bab Seratus Dua puluh Tiga
124
Bab Seratus dua puluh Empat
125
Bab Seratus Dua puluh Lima
126
Bab Seratus Dua puluh Enam
127
Bab Seratus Dua puluh Tujuh
128
Bab Seratus Dua puluh Delapan
129
Bab Seratus Dua puluh Sembilan
130
Bab Seratus Tiga puluh
131
Bab Seratus Tiga puluh Satu
132
Bab Seratus Tiga puluh Dua
133
Bab Seratus Tiga puluh Tiga
134
Bab Seratus Tiga puluh Empat
135
Bab Seratus Tiga puluh Lima
136
Bab Seratus Tiga puluh Enam
137
Bab Seratus Tiga puluh Tujuh
138
Bab Seratus Tiga puluh Delapan
139
Bab Seratus Tiga puluh Sembilan
140
Bab Seratus Empat puluh
141
Bab Seratus Empat puluh Satu
142
Bab Seratus Empat puluh Dua
143
Hanya Promo
144
Pengumuman
145
Novel Noda Merah Pernikahan
146
LOVE IS RAIN
147
RATU KETIBAN DUREN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!