Melati sedang memandikan Nabila ketika Willy pulang..
"Sayang.. lagi mandiin sicantiknya ayah ya... "
"Mas Willy ...baru sampai ya... "
"Iya sayang.... "
Melati memakaikan pakaian Nabila... dan menyusuinya. Willy duduk disamping Melati sambil memeluk pundaknya. Willy menatap Melati dengan wajah sendu
"Mas... mengapa memandangnya seperti itu"
"Mas.. minta maaf ya.. kemarin tak sempat pamit langsung pergi saja'
"Nggak apa mas.. tapi lain kali mas bangunkan saja aku.. sebelum pergi kerja apalagi pergi ke luar kota"
"Ya.. sayang.. maafin mas"ucap Willy mengecup dahi Melati
"Lani juga pergi selama mas nggak ada... "
Ucapan Melati membuat Willy tersedak..
"Mas kenapa.. minum dulu tuh"ucap Melati menunjuk minum di atas nakas.
"Memang Lani kemana... jadi kamu sendirian di rumah "
"Ya.. mas. Lani bilangnya sih kerumah saudara. Tapi hari itu ia pergi dengan mama paginya... sampai hari ini juga belum kembali"
"Kalau tahu Lani nggak di rumah mas.. pasti akan cepat kembali.. "
"Ngga apa mas.. mas nggak mandi dulu"
"Sebentar lagi sayang...mas masih kangen.. masih ingin peluk kamu"
"Maafkan aku Melati.. aku telah mengkhianati kamu... tapi aku juga tak ingin melepaskan kamu.. aku tahu aku egois"
"Mas.. mengapa.. termenung lagi"
"Mas capek.. mas mandi dulu ya.. Nabila sudah tidur ya.. "
"Iya mas.. aku masak dulu buat mas ya.. mas dengar Nabila ya... takut menangis"
"Nggak perlu masak sayang.. kita pesan saja "
"Mas.. nggak rindu masakan aku.. sudah hampir satu bulan aku nggak masak buat mas"
"Mas nggak mau kamu capek"
"Cuma masak... nggak buat capek kok mas.. lagi pula sudah satu bulan aku lahiran.. sudah sehat kok aku"
"Baiklah Sayang... mas sudah kangen banget masakan kamu"
Melati menuju kamar dan mulai memasak buat makan malam. Ketika Willy dan Melati sedang makan terdengar ketukan di pintu.
"Lani... aku kira siapa tamunya.. masuk. Kebetulan aku dan mas Willy lagi makan.. gabung langsung "
"Beruntung banget aku.. pas perut lapar.. pas ada makanan.. "
Lani duduk dihadapan Willy. Ia melihat dengan sinis ketika Willy menyuapi Melati lauk yang ada dipiringnya.
"Sayang..makannya masih kayak anak kecil.. belepotan.. "ucap Willy sambil mengusap bibir Melati yang ada sisa makanan.
"Mas.. lahap banget makannya.. "
"Mas sudah kangen banget masakan kamu.. masakan kamu paling enak dan paling cocok di lidah mas.. "
Mendengar perkataan Willy, Lani jadi tersedak.
"Lani.. pelan pelan makannya.. minum dulu"ujar Melati dan menyodorkan segelas minum
"Kamu pasti keenakan juga.. masakan Melati memang paling enak.. iya kan Lan "ujar Willy
"Hhmmm... "jawab Lani
Setelah makan Willy membawa Melati duduk dipangkuannya..
"Sayang.. mas sudah nggak sabar nih... menunggu sampai seminggu lagi.. mas akan buat kamu nggak bisa jalan nantinya "ucap Willy sambil mengecup leher Melati.
Lani yang baru keluar dari kamar melihat kemesraan Melati dan Willy jadi sedikit panas.
"Hhhmmm... mesraan saja.. nggak mikir yang lagi jomblo"
"Lani.. aku kira kamu sudah tidur"ucap Melati turun dari pangkuan Willy
"Kamu sangat lembut banget dengan Melati.. dengan ku kamu hanya ingin bercinta saja nggak ada mesra mesranya.. nafsu saja yang besar"
"Mel.. aku besok akan kembali.. "
"Kok mendadak Lan.. belum sebulan kan kamu disini"
"Ada yang masih harus aku kerjakan "
"Aku belum beli oleh oleh buat papa mama... Jam berapa kamu berangkat.. "
"Sore Mel.. "
"Kalau begitu mas.. bisa temani aku pagi nggak cari oleh oleh buat papa dan mama"
"Bisa sayang.. apa sih yang bisa buat kamu. Oh ya.. apa kamu sudah bisa keluar rumah nih"
"Bisa lah sayang... kan aku sudah satu bulan habis melahirkan"
"Nanti Nabila sama siapa... "
"Bawa saja Nabila nya"
"Kamu nggak usah repot repot lah Mel.. papa dan mama pasti mengerti.. kamu kan habis melahirkan nggak bisa kemana mana"
"Nggak apa Lan.. entah kapan kamu datang lagi.. nanti kamu pasti sibuk kuliah lagi"
"Terserah kamu saja Mel... tapi jangan banyak banyak.. aku nggak mau repot membawanya"
"Oke Lani..paling cuma dua kardus besar"
"Gila kamu.. memang aku mau jualan.. bawa banyak oleh oleh"
Terdengar suara tangis Nabila dari kamar. Melati berdiri.. dan pamit ke kamar mau menyusukan Nabila.
"Mengapa mendadak pulangnya"
"Aku nggak mau lama lama disini.. jadi obat nyamuk.. "
"Kan sudah dua malam tidur dalam pelukan aku... belum puas.. "
"Terus kamu mau aku melihat kamu memeluk Melati setiap saat"
"Melati istri ku Lan"
"Dan aku hanya pemuas nafsumu saat Melati tak bisa memberi kepuasan "
"Lani..pelankan suaramu... "
"Mengapa kamu takut Melati tahu kalau kita sudah mengkhianati dia"
"Lani... kita sudah sepakat kalau ini hanya buat senang senang "
"Aku nggak mau.. "ucap Lani Dan meninggalkan Willy.
"Lani... apa sih maumu... kamu bilang cuma ingin bersenang denganku.. aku sudah bilangkan jangan pakai perasaan.. tapi aku ingat sekarang.. aku dengan Lani..tidak pakai pengaman melakukannya. Lani. nggak boleh hamil.. aku harus melakukan apa sekarang "
Willy berjalan bolak balik didepan kamar Lain. Ia sudah mencoba menghubungi ponsel Lani tapi Lani tak mengangkatnya.
"Mas.. kenapa.. kok bolak balik di depan kamar Lani.. "
"Oh.. itu.. Lani bilang ia sakit perut.. "
"Lani sakit perut.. "ucap Melati langsung mengetuk pintu kamar Lani
"Lan... Lani.. buka pintunya"
"Ada apa Mel... "ucap Lani begitu membuka pintu
"Bagaimana perutmu.. "
"Perut aku.. "
"Iya.. mas Willy bilang perutmu sakit.. bagaimana sekarang.. aku biarkan teh hangat ya.. tunggu sebentar.. atau aku biarkan air jahe dulu"
"Nggak perlu Mel.. nanti Nabila bangun lagi"
"Nabila sudah tidur.. biar perutmu agak hangat.. "
"Terima kasih Mel"
Melati berjalan ke dapur.. Willy langsung masuk ke kamar Lani.
"Lani.. aku mau kamu minum jus nenas setiap hari.. "
"Buat apa.. "
"Aku baru ingat.. kita tak pakai pengaman saat melakukan hubungan"
"Mengapa.. kamu takut aku hamil"
"Tentu saja Lan.. kamu tahukan.. aku sangat mencintai Melati.. aku tak mungkin meninggalkan nya "
"Aku tak minta kamu meninggalkannya.. "
"Tapi Lan.. "
"Sudahlah Wil.. aku lagi nggak ingin bicara denganmu.. keluarlah.. nanti Melati melihat. Atau kamu ingin memberitahukan hubungan kita.. "
"Kamu jangan gila Lan.. "ucap Willy dan keluar dari ruangan kamar Lani
Melati yang membawa minuman jahe buat Lani melihat Willy keluar dari kamar Lani.
"Mengapa mas Willy keluar dari kamar Lani.. ya Tuhan jangan buat hatiku curiga dengan Mas Willy dan Lani. Aku tak ingin mencurigai suami aku sendiri. Aku harus percaya dengan mas Willy... tapi mengapa hatiku sulit buat ku percaya.. "
"Mas.. mengapa bengong... "ucap melati melihat Willy terdiam berdiri di depan kamar Lani
"Eh.. nggak ada Mel.. aku cuma kuatir dengan Lani... "
"Nggak apa mas.. biar aku yang obati Lani. Mas tidur saja.. "
"Aku boleh tidur di kamar denganmu "
"Tentu saja boleh mas... selama ini mas yang nggak mau sekamar.. mas bilang takut nggak kuat menahan nafsu.. "
"Ya...sayang.. aku takut khilaf.. mas tidur dulu ya"
"Ya mas.. "
Melati masuk ke kamar Lani dan memberi kan minum air jahe yang dibuatnya.
*************************
Terima kasih buat semua pembaca novel ini.
Mampir juga ya kenovelku ELEGI CINTA LANGIT DAN PELANGI yang bercerita tentang....
Pelangi gadis yang hidup dipanti asuhan tanpa tahu siapa ibu bapaknya. Ia ditinggalkan di panti asuhan sejak berumur 3 hari. Setelah dewasa ia harus bekerja keras untuk membantu bunda pengurus panti mencari uang buat biaya hidup anak anak panti. Selain bekerja di kantor, malam harinya ia bekerja sebagai guru les. Disanalah ia mengenal Langit. Hingga suatu malam Langit mabuk dan memerkosa Pelangi.
Langit yang tak tahu Pelangi hamil pergi keluar negeri untuk meneruskan kuliahnya. Pelangi mencari tahu keberadaan Langit pada orang tuanya, tapi orang tuanya malah mengancamnya setelah tahu Pelangi hamil anaknya Langit, sehingga Pelangi harus pergi jauh untuk mempertahankan darah dagingnya. Sampai anaknya berusia lima tahun, Pelangi dan Langit bertemu kembali. Langit begitu heran melihat anak Pelangi yang begitu miripnya dengannya ketika kecil... bagaimana kisah selanjutnya.. apakah Pelangi dan Langit bisa bersatu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 147 Episodes
Comments
Nesya Yanuar
makanya, jgn pernah membawa org ketiga dlm rmh tangga mu, mau Itu saudara, ataupun teman.
2024-09-09
1
Sukliang
mmg dak boleh bawa teman serumah dg kita, walaupun yg dinamakan SAHABAT
2023-01-10
1
Jasmine
perek pingin naik status...lani dr awal kenal melati kelakuan udh ada niat jd pelakor
2023-01-07
0