Bab 7 Keganasan Raka

Sementara diruangan Raka sedang mempersiapkan rencana untuk membuat keluarga ANGNANDA PRASETYA hancur.

"Max." ucap Raka menatap tajam seketarisnya.

"Iyah Tuan." ucap Max tegas.

"Apa mereka sudah menemukan Markas besar nya.??" tanya Raka yang sedari tadi melihat Max menerima telvon dari anak buah nya.

"Mereka pindah Markas Tuan, tapi salah satu anak buah kita sudah berhasil masuk ke dalam Markasnya." ucap Max menyampaikan seperti di telvon.

"Bagus ingat sebelum ada aba aba dari ku jangan dulu bertindak." menatap Max tajam.

"Baik Tuan." ucap Max.

Raka berdiri dia akan pergi ke club biasa nya Max pun mengikuti dari belakang saat akan keluar Raka melihat Aurin sedang bersiap siap pergi dengan Rara sambil membawa keranjang belanjaan.

"Kalian mau kemana.??" ucap Raka menghentikan Langkah mereka berdua Rara dan Aurin pun kaget setengah mati dia hampir menjatuhkan keranjang belanjaan itu.

"Maaf Tuan saya mau membeli beberapa buah dan daging persediaan sudah habis." ucap Rara menjawab sopan sementara Aurin menunduk tidak berani menatap Raka.

"Max suruh pengawal membeli buah dan daging dan kalian berdua kalo keluar dari rumah ini saya pastikan kaki kalian tidak di tempatnya." ucap Raka menatap mereka berdua.

"Baik Tuan." ucap Raka lalu pergi meninggalkan kedua orang itu semua penjaga yang melihat Raka menunduk dengan hormat.

Max membuka kan pintu mobil nya Raka pun masuk Max masuk ke mobil lalu pergi meninggalkan ruma itu menuju bar yang biasa dia datangi.

Sesampainya disana Mamih Lola menyambut nya dengan hangat serta senyuman manisnya.

"Tuan silahkan." ucap Mamih Lola mempersilahkan Masuk ruangan Privatnya.

"Berikan aku wanita tercantik di club ini." ucap Raka Sambil mengambil minuman berwarna biru muda itu yang harga nya mehong.

Sementara Max masih berdiri di belakang Raka dengan aura menakutkan Seorang wanita cantik dan seksi datang dia langsung duduk dipangkuan Raka yang masih menikmati minuman itu.

"Tuan Selamat menikmati." ucap Mamih Lola keluar dari ruangan itu sementara Max masih berdiri teguh Dibelakang Raka.

"Max." ucap Raka dengan nada tegas.

"Kamu mau lihat aku livestreaming." ucap Raka mata nya tak jauh dari perempuan itu Max pun mengerti lalu keluar.

Dasar Tuan Raka wanita secantik Aurin di anggurin malah pergi dengan wanita cabe bosok begitu.

Sementara didalam Raka mengelus pipi wanita itu dengan lembut matanya menatap tajam.

"Kerjakan apa yang ku suruh dengan rapih." ucap Raka Perempuan itu mengangguk mengerti.

"Baik tuan." ucap perempuan itu yang bernama Lia.

"Max masuk." ucap Raka Max pun masuk dengan cepat melihat sekeliling ruangan Rapih.

"Tuan." ucap Max mengerti arti tatapan Raka yang menyuruh jangan bicara disini.

"Baik." ucap Max lalu berdiri dibelakang Raka dengan tegak sementara Lia menatap Max lucu seperti tidak takut dengan Max.

Raka dan Max pulang dua dini hari Raka masuk kekamar nya sementara Max dia pergi menuju Kamarnya.

Pagi pun datang dengan sinar yang menyilaukan mata tapi enak di lihat Raka mengeliat mengumpulkan Nyawa nya yang masih setengah perjalanan di alam mimpi.

Dia bangun dari tidurnya menuju kamar mandi lalu berendam air hangat rasanya benar benar mantap.

Sementara Aurin dia sudah bangun dari subuh membersihkan Rumah itu dengan pelayan lainya sementara penjaga laki laki menatap Aurin dengan mata terpesona.

"Lihat dia cantik banget." ucap penjaga yang melihat Aurin sedang membersihkan taman dengan sapu lidi sementara di belakang Raka sudah berdiri dengan boxser serta baju hitam polosnya yang besar.

Matanya menatap tajam kedua pejaga itu lalu melangkah menuju kedua orang itu dengan tatapan mematikan.

"Mau mata kalian di cukil melihat Istri bos kalian." ucap Raka dengan tatapan tajam sementara penjaga itu meminta maaf lalu pergi dari situ.

Raka pun melangkah menuju Aurin yang masih membersihkan Dedaunan yang jatuh itu.

"Kamu sedang berusaha mengoda pejaga laki laki." ucap Raka menatap Aurin tajam.

"Maaf Tuan, saya sama sekali tidak menggoda nya." ucap Aurin menunduk Raka pun maju semakin dekat dengan Aurin parfum tercium dari hidung Aurin bertanda dia baru mandi.

Mencengkram dagu Aurin hingga menatap mata Raka yang tak bersahabat namun indah untuk dilihat.

"Kamu itu hanya perempuan murah jadi jangan pernah mencoba menggoda para pria disini." ucap Raka lalu melepaskan cengkraman nya karna melihat air mata Aurin terjatuh.

"Maaf Tuan." ucap Aurin menunduk lalu berniat ingin pergi dari situ tapi tangan nya ditahan Raka.

"Ingat jangan pernah muncul didepan muka ku, karna aku tal sudi melihat muka mu yang sok polos sama seperti pacar mu." ucap Raka lalu melepaskan tangan Aurin dengan kasar sementara Aurin menatap Raka yang menjauh darinya.

"Hahahaha perempuan sok polos." ucap Gina pelayan rumah belakang yang melihat Aurin di katai oleh Raka sementara Aurin menatap penuh amarah dia pun pergi dari situ dengan sedih.

Sesampainya di kamar Aurin terdiam menatap dirinya di cermin melihat pantulan dirinya senyum nya terukir di bibir mungil nya.

"Hah sok polos.??" ucap Aurin lalu berdiri dia rebahan di kasurnya yang super sempit tapi cukup untuk dirinya.

"Aurin." ucap Rara yang mengetuk kamarnya hati hati semenjak curhatan itu Rara menurut dia tidak akan memanggilnya dengan sebutan Nona, Aurin pun bangun dari tiduran membuka kan pintu itu.

"Makan ini yuh." ucap Rara sembari menunjukan makanan yang dia bawa Aurin pun tersenyum lalu mengangguk.

"Di taman belakang yu." ucap nya lagi lalu menarik tangan Aurin dia pun mengikuti Rara sesampainya disana mereka duduk di kursi taman itu.

Rara menaruh makanan nya di meja itu yang dibuat dari batu asli sementara Aurin melihatnya sambil tersenyum.

"Rara kamu kesini tuh pekerjaan kamu udah selesai belum.??" tanya Aurin sambil memakan bakso mercon nya.

"Udah dong nie buktinya aku keluar buat beli nie bakso." ucap Rara sambil tersenyum.

"Ohh." ucap Aurin mangut mangut sambil mengunyah bakso mercon itu.

"Kalian makan apa." ucap Raka yang melihat mereka sedari tadi asik mengobrol.

mereka pun kaget langsung reflek berdiri dan menunduk.

Dasar laki laki jailakung.!!!

Gerutu mereka samaan didalam hati seakan bisa bicara telepati.

"Saya bilang kalian makan apa." ucap Raka yang tak suka omongan nya diabaikan.

"Ini Tuan, bakso mercon yang super pedes." ucap Rara menjawab dengan lidah gemetar karna pedas belum minum tadi sementara Aurin masih mengunyah bakso nya yang tadi baru dimasukkan dimulutnya.

Raka pun melihat Aurin yang masih mengunyah tiba tiba tersenyum dengan muka menunduk.

Dasar perempuan doyan makan bakso.

"Lanjutkan." ucap Raka lalu pergi dari situ dengan santai sementara Aurin dan Rara mengembuskan nafas dengan kasar.

"Dasar jailangkung." ucap mereka lalu menatap Aurin begitu pun dengan Aurin yang menatap Rara lalu tawa mereka pun mengelegar.

Terpopuler

Comments

Lina Maulina Bintang Libra

Lina Maulina Bintang Libra

😁😁😁😁 datang ga d undang y

2022-11-22

0

Lina Maulina Bintang Libra

Lina Maulina Bintang Libra

CK ternyata ska celap celup

2022-11-22

0

Amin Tohari

Amin Tohari

kak hati hati lain kali menyematkan kata atau nama

2022-02-19

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Kisah Aurin
2 Bab 2 Kematian
3 Bab 3 Mata yang indah
4 Bab 4 Kesepakatan
5 Bab 5 Pernikahan
6 Bab 6 Suasana yang kacau
7 Bab 7 Keganasan Raka
8 Bab 8 Masa lalu Raka
9 Bab 9 Tidur bersama
10 Bab 10 Aroma yang menempel.
11 Bab 11 Pembalasan setimpal
12 Bab 12 Nyamuk ku
13 Bab 13 Sarapan spesial
14 Bab 14 Serangan tiba tiba
15 Bab 15 Taruhan
16 Bab 16 Shoping gagal
17 Bab 17 Kenangan manis itu hancur.
18 Bab 18 Sayuran ohh sayuran
19 Bab 19 Pesta dadakan.
20 Bab 20 Masalah dadakan
21 Bab 21 Siapa Gina ???
22 Bab 23 Nasi goreng spesial
23 Bab 24 Rapat para Mafia
24 Bab 25 Panggilan
25 Bab 26 Perkelahian berujung Maut
26 Bab 27 Perubahan Raka
27 Bab 28 Persembunyian Aurin
28 Bab 29 Pertemuan yang singkat
29 Bab 30 Menyebalkan
30 Bab 31 Seperti itu kah berciuman.??
31 Bab 32 Sikap yang aneh.
32 Bab 33 Duka dan suka malam hari.
33 Bab 34 Amarah Raka
34 Bab 35 Perhatian
35 Bab 36 Pipi merona
36 Bab 37 Ngidam (part 1)
37 Bab 38 Ngidam (Part 2)
38 Bab 39 Chef dadakan
39 Chappter Mafia Bucin
40 Bab 40 Mulai berontak.
41 Bab 41 Perkelahian ( part 1 )
42 Bab 42 Perkelahian ( Part 2 )
43 Bab 43 Cemburu
44 Bab 44 Kepergian Raka
45 Bab 45 Hujan.
46 Bab 46 Salah kamar.
47 Bab 47 Hari yang menegangkan.
48 Bab 48 Suasana riuh.
49 Bab 49 Pertumbuhan.
50 Bab 50 Hukuman
51 Bab 51 Pernikahan
52 Bab 52 Malam Menegangkan.
53 Bab 53 Pria Misterius
54 Bab 54 Hati yang resah.
55 Bab 55 Terbongkar.
56 Bab 56 Pergi
57 Bab 57 Hati yang ragu.
58 Bab 58 Key.???
59 Bab 59 Tangisan menyayat hati
60 Bab 60 Finall Lembaran baru.
61 Info MB (Mafia Bucin).!!!
62 Bab 61 Season 1, Kaca Mata.
63 Bab 62 Oleh oleh.
64 Bab 63 Mata mata.
65 Bab 65 Rahasia hukuman.
66 Bab 64 Rahasia hukuman.
67 Bab 65 Berkelahi.!!
68 Bab 66 Marahan sebentar.
69 Bab 67 Masa lalu Key.
70 Bab 68 Hari menyebalkan
71 Bab 69 Mereka sakit semua
72 Bab 70 Anak itu mengemaskan
73 Bab 71 Perubahan
74 Bab 72 Dehigrasi
75 Bab 73 Daging Mercon Vs Air Panas.
76 Bab 74 Sikap Key.
77 Bab 75 Aku lagi sensi.
78 Bab 76 Makaroni bantet.
79 Bab 77 Kabar buruk
80 Bab 78 Hari berat
81 Bab 79 Perubahan sikap.
82 Bab 80 Hilang nya Key.
83 Bab 81 Terlambat
84 Bab 82 Please me.
85 Bab 83 Rasa bersalah.
86 Bab 84 Ketauan.
87 Bab 85 Pulang nya Key
88 Bab 86 Pertemuan.
89 Bab 87 Diary Gina
90 Bab 88 Siapa Gendis.
91 Bab 89 Adik.
92 Bab 90 Pergi ke sekolah.
93 Bab 91 Dua ungkapan sekaligus.
94 Bab 92 Berkumpul.
95 Bab 93 Perasaan yang aneh.
96 Bab 94 Panggilan Kiko.
97 Bab 95 Mulai mencurigai.
98 Bab 96 Menunggu jawaban.
99 Bab 97 Perasaan Brama.
100 Bab 98 Hujan.
101 Bab 99 Curhat mencurhat.
102 Bab 100 Kejutan.
103 Bab 101 Jahil nya Raka.
104 Bab 102 Antara cinta dan dendam.
105 Bab 103 Saling menjauh.
106 Bab 104 Arti Daddy.
107 Bab 105 Ketauan.
108 Bab 106 Part 1 Rumah berharga.
109 Bab 107 Part 2 Rumah berharga.
110 Bab 108 Mulai beraksi.
111 Bab 109 Kehadiran yang tak terduga.
112 Bab 110 Menghilang.
113 Bab 111 Mengapa harus seperti ini.
114 Bab 112 Satu Persatu Pergi.
115 Bab 113 Alasan Itu Ada.!?!
116 Bab 114 Arti Keluarga
117 Bab 115 Kesan Mendalam.
118 Bab 116 Pacar Bohongan.
119 Bab 117 Kegaduhan Di Pagi Hari.
120 Bab 118 Adik manis part 1
121 Bab 119 Adik manis part 2
122 Bab 120 Kawan jadi Lawan.
123 Bab 121 7 Tahun Telah Berlalu.
124 Bab 122 Bayangan Itu Masih Ada.
125 Bab 123 Pesan Singkat.
126 Bab 124 Kembali.
127 Bab 125 Berubah total
128 Bab 126 Berbalik Arah.
129 Bab 127 Undangan
130 Bab 128 Air Mata Part 1
131 Bab 129 Air Mata Part 2.
132 Bab 130 Pernikahan.
133 Bab 131 Suprise.
134 Bab 132 Akhirnya Memiliki Mu.
135 Bab 133 Merajut Kembali.
136 Bab 134 Foto Bersama.
Episodes

Updated 136 Episodes

1
Bab 1 Kisah Aurin
2
Bab 2 Kematian
3
Bab 3 Mata yang indah
4
Bab 4 Kesepakatan
5
Bab 5 Pernikahan
6
Bab 6 Suasana yang kacau
7
Bab 7 Keganasan Raka
8
Bab 8 Masa lalu Raka
9
Bab 9 Tidur bersama
10
Bab 10 Aroma yang menempel.
11
Bab 11 Pembalasan setimpal
12
Bab 12 Nyamuk ku
13
Bab 13 Sarapan spesial
14
Bab 14 Serangan tiba tiba
15
Bab 15 Taruhan
16
Bab 16 Shoping gagal
17
Bab 17 Kenangan manis itu hancur.
18
Bab 18 Sayuran ohh sayuran
19
Bab 19 Pesta dadakan.
20
Bab 20 Masalah dadakan
21
Bab 21 Siapa Gina ???
22
Bab 23 Nasi goreng spesial
23
Bab 24 Rapat para Mafia
24
Bab 25 Panggilan
25
Bab 26 Perkelahian berujung Maut
26
Bab 27 Perubahan Raka
27
Bab 28 Persembunyian Aurin
28
Bab 29 Pertemuan yang singkat
29
Bab 30 Menyebalkan
30
Bab 31 Seperti itu kah berciuman.??
31
Bab 32 Sikap yang aneh.
32
Bab 33 Duka dan suka malam hari.
33
Bab 34 Amarah Raka
34
Bab 35 Perhatian
35
Bab 36 Pipi merona
36
Bab 37 Ngidam (part 1)
37
Bab 38 Ngidam (Part 2)
38
Bab 39 Chef dadakan
39
Chappter Mafia Bucin
40
Bab 40 Mulai berontak.
41
Bab 41 Perkelahian ( part 1 )
42
Bab 42 Perkelahian ( Part 2 )
43
Bab 43 Cemburu
44
Bab 44 Kepergian Raka
45
Bab 45 Hujan.
46
Bab 46 Salah kamar.
47
Bab 47 Hari yang menegangkan.
48
Bab 48 Suasana riuh.
49
Bab 49 Pertumbuhan.
50
Bab 50 Hukuman
51
Bab 51 Pernikahan
52
Bab 52 Malam Menegangkan.
53
Bab 53 Pria Misterius
54
Bab 54 Hati yang resah.
55
Bab 55 Terbongkar.
56
Bab 56 Pergi
57
Bab 57 Hati yang ragu.
58
Bab 58 Key.???
59
Bab 59 Tangisan menyayat hati
60
Bab 60 Finall Lembaran baru.
61
Info MB (Mafia Bucin).!!!
62
Bab 61 Season 1, Kaca Mata.
63
Bab 62 Oleh oleh.
64
Bab 63 Mata mata.
65
Bab 65 Rahasia hukuman.
66
Bab 64 Rahasia hukuman.
67
Bab 65 Berkelahi.!!
68
Bab 66 Marahan sebentar.
69
Bab 67 Masa lalu Key.
70
Bab 68 Hari menyebalkan
71
Bab 69 Mereka sakit semua
72
Bab 70 Anak itu mengemaskan
73
Bab 71 Perubahan
74
Bab 72 Dehigrasi
75
Bab 73 Daging Mercon Vs Air Panas.
76
Bab 74 Sikap Key.
77
Bab 75 Aku lagi sensi.
78
Bab 76 Makaroni bantet.
79
Bab 77 Kabar buruk
80
Bab 78 Hari berat
81
Bab 79 Perubahan sikap.
82
Bab 80 Hilang nya Key.
83
Bab 81 Terlambat
84
Bab 82 Please me.
85
Bab 83 Rasa bersalah.
86
Bab 84 Ketauan.
87
Bab 85 Pulang nya Key
88
Bab 86 Pertemuan.
89
Bab 87 Diary Gina
90
Bab 88 Siapa Gendis.
91
Bab 89 Adik.
92
Bab 90 Pergi ke sekolah.
93
Bab 91 Dua ungkapan sekaligus.
94
Bab 92 Berkumpul.
95
Bab 93 Perasaan yang aneh.
96
Bab 94 Panggilan Kiko.
97
Bab 95 Mulai mencurigai.
98
Bab 96 Menunggu jawaban.
99
Bab 97 Perasaan Brama.
100
Bab 98 Hujan.
101
Bab 99 Curhat mencurhat.
102
Bab 100 Kejutan.
103
Bab 101 Jahil nya Raka.
104
Bab 102 Antara cinta dan dendam.
105
Bab 103 Saling menjauh.
106
Bab 104 Arti Daddy.
107
Bab 105 Ketauan.
108
Bab 106 Part 1 Rumah berharga.
109
Bab 107 Part 2 Rumah berharga.
110
Bab 108 Mulai beraksi.
111
Bab 109 Kehadiran yang tak terduga.
112
Bab 110 Menghilang.
113
Bab 111 Mengapa harus seperti ini.
114
Bab 112 Satu Persatu Pergi.
115
Bab 113 Alasan Itu Ada.!?!
116
Bab 114 Arti Keluarga
117
Bab 115 Kesan Mendalam.
118
Bab 116 Pacar Bohongan.
119
Bab 117 Kegaduhan Di Pagi Hari.
120
Bab 118 Adik manis part 1
121
Bab 119 Adik manis part 2
122
Bab 120 Kawan jadi Lawan.
123
Bab 121 7 Tahun Telah Berlalu.
124
Bab 122 Bayangan Itu Masih Ada.
125
Bab 123 Pesan Singkat.
126
Bab 124 Kembali.
127
Bab 125 Berubah total
128
Bab 126 Berbalik Arah.
129
Bab 127 Undangan
130
Bab 128 Air Mata Part 1
131
Bab 129 Air Mata Part 2.
132
Bab 130 Pernikahan.
133
Bab 131 Suprise.
134
Bab 132 Akhirnya Memiliki Mu.
135
Bab 133 Merajut Kembali.
136
Bab 134 Foto Bersama.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!