Bab 6 Suasana yang kacau

Belum sempat perempuan itu ngomong dia di tampar oleh Nanda hingga terjatuh mengeluarkan darah segar disudut bibirnya.

"Lancang sekali kau menampar orang yang aku cintai." ucap Nanda dia lalu ingin membangunkan Aurin tapi tangan nya dicegah oleh Ibunya.

Saat itu Raka langsung membangunkan Aurin dia menatap cewek itu dengan tajam.

Aku akan menunggu waktu kamu dipermalukan oleh ibu mu sendiri Nanda.

Plak.

Tamparan keras dipipi Nanda dia reflek memegang pipinya sementara mata Ibunya memandang nya dengan marah.

"Dia Istri mu, sementara perempuan itu hanya seorang anak dari PSK." ucap Ibunya Nanda marah.

"BERHENTI MENGHINA ISTRI KU." ucap Raka dengan suara meninggi matanya tajam menatap wanita tua itu dia melangkah mendekati Bu Mawar dengan tangan mengepal.

"Aku peringatkan kalian untuk sopan terhadap Istri ku, jika masih ada yang bersikap kurang ajar terhadapnya saya tidak akan tinggal diam dan saya pastikan kalian akan bangkrut dalam waktu dekat." ucap Raka lalu menarik tangan Aurin keluar dari acara itu.

"HEY GELANDANGAN SAYA TIDAK TAKUT SAMA ANCAMAN KAMU." ucap Bu Mawar berteriak kencang.

Raka pun membalik tubuhnya lalu mengisyaratkan kepada Max yang ada dibelakang Bu Mawar.

Derr.

Bu Mawar terjatuh dengan peluru di punggung nya Nanda langsung memeluk ibunya dia ingin bangun mengajar Raka.

"Itu hukuman buat orang yang sudah membunuh mertua ku." ucap Raka dengan sinis.

Mertua.?? jadi ibu meninggal karna Bu Mawar.

"Jangan bicara sembarangan." ucap Nanda lalu meninju Raka tapi Raka berhasil menepis dengan santai lalu kembali memukul Nanda sampai tersungkur jatuh.

"Sudah hentikan." ucap Aurin menengahi Raka dan Nanda air matanya terjatuh bener bener sangat kaget yang diucapkan Raka tadi.

"Aurin." ucap Nanda dia tidak tahan dengan air mata Aurin.

"Nanda bawa Ibu kamu ke rumah sakit aku tidak mau dia mati karna ulah Suami ku." ucap Aurin sambil mengapus air matanya.

Suami.!!!

Senyum Raka mengembang karna ucapan Aurin tadi lalu Aurin menarik tangan Raka menuju keluar dari ruangan itu.

"Kamu kenapa sampe menembak nya." ucap Aurin dengan sedikit penekanan.

"Dia telah membunuh Ibu mu." ucap Raka dengan mata nya menatap tajam Aurin.

"Aku gak percaya itu." ucap Aurin suaranya bergetar berusaha tidak mengeluarkan air mata.

"Seterah kau mau percaya atau tidak." ucap Raka meninggalkan Aurin yang masih terdiam berfikir.

"Nona, ayo." ucap Max yang membuyarkan lamunan Aurin lalu melangkah pergi dari situ.

Saat didalam mobil Aurin terdiam begitu dengan dua orang itu terdiam dengan pikiran nya masing masing.

Sesampainya dirumah Raka, Raka turun duluan sebelum Max membukakan pintu mobil lalu menutup pintu mobil dengan kencang raut muka Raka begitu menakutkan untuk dilihat sementara Aurin melihat dari dalam jendela mobil.

Ada apa dengan Raka.?? Bukan kah yang seharus nya marah adalah aku.

Max membukakan pintu mobil Aurin turun.

"Kenapa dengan Tuan Raka." tanya Aurin sementara Max mengeleng tanda tidak tau.

Saat Aurin memasuki kamar nya Raka lagi duduk di sofa nya dengan tatapan tajam.

"Keluar dari kamar ini sekarang kamu hanya pembantu dirumah ini." ucap Raka dengan keras Aurin pun terdiam matanya menatap Raka.

Raka pun berdiri lalu menarik tangan Aurin dengan keras membawa Aurin ke kamar pembantu lalu mendorong nya didepan pintu itu.

"Sekarang tugas kamu cukup melayani kebutuhan ku, dan ingat selama kamu disini kamu dilarang memasuki kamar ku." ucap Raka lalu melangkah pergi semua pelayan disitu melihatnya ada tatapan kasian ada juga tatapan sinis.

"Nona." ucap pelayan wanita itu tak lain Rara wanita yang biasa melayaninya.

"Jangan panggil aku dengan sebutan Nona , aku hanya seorang pelayan." ucap Aurin lalu bangun sementara hatinya benar benar sakit.

Semarah itu kah.

Lalu masuk kekamar itu sementara Rara mengikuti nya dari belakang sementara pelayan lainya pergi menyelesaikan tugas nya masing masing.

Dua pelayan itu menatap Aurin dengan sinis lalu pergi dengan berbicara seenaknya tentang Aurin.

"Lihat sis kalo udah gak butuh dibuang kayak sampah macam dia." ucap Gina pelayan rumah belakang itu dia ketua pelayan rumah belakang sementara temannya tersenyum sinis.

"Iyah begitu lah wanita murahan seperti dia pantes di jadikan pelayan." ucap siska.

Didalam kamar Aurin duduk terdiam dia benar benar merindukan ibunya kenapa takdir begitu tega mempermainkan ku begini.

"Non." tepukan bahu membuyarkan lamunan Aurin.

"Rara." ucap Aurin memeluk Rara dia menangis di pelukan Rara dia ingin mecurahkan isi hatinya.

"Sabar Non, mungkin ini sudah ditulis jalan cerita nya." ucap Rara sambil mengelus rambut Aurin lembut.

"Sekarang Aurin gak punya siapa siapa lagi Ibu yang selalu menguatkan Aurin sekarang sudah pergi dari Aurin." tangis pun keluar dari bibir mungil Aurin.

"Kenapa takdir Aurin seperti Ra." ucap Aurin seperti tidak terima kenyataan.

"Semua orang menghina Ibu Aurin, karna dia seorang ******* tapi mereka tidak pernah berfikir gimana perasaan Ibu Aurin yang di paksa melayani Ratusan pria hidung belang." ucap Aurin sambil menangis.

Sementara diruangan rumah sakit Bu Mawar sudah melewati masa koma nya

Nanda duduk disamping Bu Mawar sementara Istrinya disampingnya.

"Ibu mau kamu balas dendam dengan Anak sialan itu." ucap Bu Mawar berapi api sementara Nanda hanya diam memandangi Ibunya.

"Bu, apa benar yang dikatakan Raka, Ibu membunuh Bu Lastri." ucap Nanda dengan nada bergetar sementara Bu Mawar tidak menjawab.

"Kamu percaya dengan cerita mulut preman itu." ucap Wanita itu tak lain istrinya sendiri.

Nanda menatap wanita itu tajam seakan ingin merobek mulutnya karna dia Aurin di tampar.

"Jangan bicara dengan Ku, aku tak sudi berbicara dengan mu." ucap Nanda mata nya menatap tajam Istrinya.

"Ibu mu terbaring di sini kalian masih bisa berdebat." ucap Lelaki yang baru masuk dari ruangan itu.

"Ayah." ucap Nanda berdiri lelaki itu melangkah menuju Bu Mawar mata nya fokus menatap Istrinya.

"Sekarang kalian boleh pergi biar Ayah yang jaga." ucap Ayah nya Andra.

"Tapi Ayah." belum sempat Andra menjawab tangan nya di tarik oleh istrinya.

Mereka pun keluar dari ruangan itu saat sudah jauh dari ruangan itu Nanda melepaskan genggaman tangan Wanita itu.

"Dengar baik baik aku tak sudi melihat mu di samping ku dan ingat jangan pernah menganggap ku mencintai mu itu tidak akan pernah." ucap Nanda tajam dan langsung pergi meninggalkan istrinya yang menatapnya tajam.

"Hey setidaknya anterin aku pulang." teriak wanita itu dengan emosi lalu menyetop taksi yang lewat didepannya.

Awas kau lelaki sialan.!! aku akan buat keluarga mu hancur.

Sambil meremas tisu yang dipegang nya dan membuang nya kesembarang tempat didalam taksi itu pun melaju meninggalkan rumah sakit.

Terpopuler

Comments

Lasmi Kasman

Lasmi Kasman

Penasaran

2022-01-19

0

Tina Susmaeni

Tina Susmaeni

Bingung bacanya gak ada titik koma ya

2021-12-23

0

Siti Homsatun

Siti Homsatun

rumit sekali sih jln ceritanya..

2021-10-10

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Kisah Aurin
2 Bab 2 Kematian
3 Bab 3 Mata yang indah
4 Bab 4 Kesepakatan
5 Bab 5 Pernikahan
6 Bab 6 Suasana yang kacau
7 Bab 7 Keganasan Raka
8 Bab 8 Masa lalu Raka
9 Bab 9 Tidur bersama
10 Bab 10 Aroma yang menempel.
11 Bab 11 Pembalasan setimpal
12 Bab 12 Nyamuk ku
13 Bab 13 Sarapan spesial
14 Bab 14 Serangan tiba tiba
15 Bab 15 Taruhan
16 Bab 16 Shoping gagal
17 Bab 17 Kenangan manis itu hancur.
18 Bab 18 Sayuran ohh sayuran
19 Bab 19 Pesta dadakan.
20 Bab 20 Masalah dadakan
21 Bab 21 Siapa Gina ???
22 Bab 23 Nasi goreng spesial
23 Bab 24 Rapat para Mafia
24 Bab 25 Panggilan
25 Bab 26 Perkelahian berujung Maut
26 Bab 27 Perubahan Raka
27 Bab 28 Persembunyian Aurin
28 Bab 29 Pertemuan yang singkat
29 Bab 30 Menyebalkan
30 Bab 31 Seperti itu kah berciuman.??
31 Bab 32 Sikap yang aneh.
32 Bab 33 Duka dan suka malam hari.
33 Bab 34 Amarah Raka
34 Bab 35 Perhatian
35 Bab 36 Pipi merona
36 Bab 37 Ngidam (part 1)
37 Bab 38 Ngidam (Part 2)
38 Bab 39 Chef dadakan
39 Chappter Mafia Bucin
40 Bab 40 Mulai berontak.
41 Bab 41 Perkelahian ( part 1 )
42 Bab 42 Perkelahian ( Part 2 )
43 Bab 43 Cemburu
44 Bab 44 Kepergian Raka
45 Bab 45 Hujan.
46 Bab 46 Salah kamar.
47 Bab 47 Hari yang menegangkan.
48 Bab 48 Suasana riuh.
49 Bab 49 Pertumbuhan.
50 Bab 50 Hukuman
51 Bab 51 Pernikahan
52 Bab 52 Malam Menegangkan.
53 Bab 53 Pria Misterius
54 Bab 54 Hati yang resah.
55 Bab 55 Terbongkar.
56 Bab 56 Pergi
57 Bab 57 Hati yang ragu.
58 Bab 58 Key.???
59 Bab 59 Tangisan menyayat hati
60 Bab 60 Finall Lembaran baru.
61 Info MB (Mafia Bucin).!!!
62 Bab 61 Season 1, Kaca Mata.
63 Bab 62 Oleh oleh.
64 Bab 63 Mata mata.
65 Bab 65 Rahasia hukuman.
66 Bab 64 Rahasia hukuman.
67 Bab 65 Berkelahi.!!
68 Bab 66 Marahan sebentar.
69 Bab 67 Masa lalu Key.
70 Bab 68 Hari menyebalkan
71 Bab 69 Mereka sakit semua
72 Bab 70 Anak itu mengemaskan
73 Bab 71 Perubahan
74 Bab 72 Dehigrasi
75 Bab 73 Daging Mercon Vs Air Panas.
76 Bab 74 Sikap Key.
77 Bab 75 Aku lagi sensi.
78 Bab 76 Makaroni bantet.
79 Bab 77 Kabar buruk
80 Bab 78 Hari berat
81 Bab 79 Perubahan sikap.
82 Bab 80 Hilang nya Key.
83 Bab 81 Terlambat
84 Bab 82 Please me.
85 Bab 83 Rasa bersalah.
86 Bab 84 Ketauan.
87 Bab 85 Pulang nya Key
88 Bab 86 Pertemuan.
89 Bab 87 Diary Gina
90 Bab 88 Siapa Gendis.
91 Bab 89 Adik.
92 Bab 90 Pergi ke sekolah.
93 Bab 91 Dua ungkapan sekaligus.
94 Bab 92 Berkumpul.
95 Bab 93 Perasaan yang aneh.
96 Bab 94 Panggilan Kiko.
97 Bab 95 Mulai mencurigai.
98 Bab 96 Menunggu jawaban.
99 Bab 97 Perasaan Brama.
100 Bab 98 Hujan.
101 Bab 99 Curhat mencurhat.
102 Bab 100 Kejutan.
103 Bab 101 Jahil nya Raka.
104 Bab 102 Antara cinta dan dendam.
105 Bab 103 Saling menjauh.
106 Bab 104 Arti Daddy.
107 Bab 105 Ketauan.
108 Bab 106 Part 1 Rumah berharga.
109 Bab 107 Part 2 Rumah berharga.
110 Bab 108 Mulai beraksi.
111 Bab 109 Kehadiran yang tak terduga.
112 Bab 110 Menghilang.
113 Bab 111 Mengapa harus seperti ini.
114 Bab 112 Satu Persatu Pergi.
115 Bab 113 Alasan Itu Ada.!?!
116 Bab 114 Arti Keluarga
117 Bab 115 Kesan Mendalam.
118 Bab 116 Pacar Bohongan.
119 Bab 117 Kegaduhan Di Pagi Hari.
120 Bab 118 Adik manis part 1
121 Bab 119 Adik manis part 2
122 Bab 120 Kawan jadi Lawan.
123 Bab 121 7 Tahun Telah Berlalu.
124 Bab 122 Bayangan Itu Masih Ada.
125 Bab 123 Pesan Singkat.
126 Bab 124 Kembali.
127 Bab 125 Berubah total
128 Bab 126 Berbalik Arah.
129 Bab 127 Undangan
130 Bab 128 Air Mata Part 1
131 Bab 129 Air Mata Part 2.
132 Bab 130 Pernikahan.
133 Bab 131 Suprise.
134 Bab 132 Akhirnya Memiliki Mu.
135 Bab 133 Merajut Kembali.
136 Bab 134 Foto Bersama.
Episodes

Updated 136 Episodes

1
Bab 1 Kisah Aurin
2
Bab 2 Kematian
3
Bab 3 Mata yang indah
4
Bab 4 Kesepakatan
5
Bab 5 Pernikahan
6
Bab 6 Suasana yang kacau
7
Bab 7 Keganasan Raka
8
Bab 8 Masa lalu Raka
9
Bab 9 Tidur bersama
10
Bab 10 Aroma yang menempel.
11
Bab 11 Pembalasan setimpal
12
Bab 12 Nyamuk ku
13
Bab 13 Sarapan spesial
14
Bab 14 Serangan tiba tiba
15
Bab 15 Taruhan
16
Bab 16 Shoping gagal
17
Bab 17 Kenangan manis itu hancur.
18
Bab 18 Sayuran ohh sayuran
19
Bab 19 Pesta dadakan.
20
Bab 20 Masalah dadakan
21
Bab 21 Siapa Gina ???
22
Bab 23 Nasi goreng spesial
23
Bab 24 Rapat para Mafia
24
Bab 25 Panggilan
25
Bab 26 Perkelahian berujung Maut
26
Bab 27 Perubahan Raka
27
Bab 28 Persembunyian Aurin
28
Bab 29 Pertemuan yang singkat
29
Bab 30 Menyebalkan
30
Bab 31 Seperti itu kah berciuman.??
31
Bab 32 Sikap yang aneh.
32
Bab 33 Duka dan suka malam hari.
33
Bab 34 Amarah Raka
34
Bab 35 Perhatian
35
Bab 36 Pipi merona
36
Bab 37 Ngidam (part 1)
37
Bab 38 Ngidam (Part 2)
38
Bab 39 Chef dadakan
39
Chappter Mafia Bucin
40
Bab 40 Mulai berontak.
41
Bab 41 Perkelahian ( part 1 )
42
Bab 42 Perkelahian ( Part 2 )
43
Bab 43 Cemburu
44
Bab 44 Kepergian Raka
45
Bab 45 Hujan.
46
Bab 46 Salah kamar.
47
Bab 47 Hari yang menegangkan.
48
Bab 48 Suasana riuh.
49
Bab 49 Pertumbuhan.
50
Bab 50 Hukuman
51
Bab 51 Pernikahan
52
Bab 52 Malam Menegangkan.
53
Bab 53 Pria Misterius
54
Bab 54 Hati yang resah.
55
Bab 55 Terbongkar.
56
Bab 56 Pergi
57
Bab 57 Hati yang ragu.
58
Bab 58 Key.???
59
Bab 59 Tangisan menyayat hati
60
Bab 60 Finall Lembaran baru.
61
Info MB (Mafia Bucin).!!!
62
Bab 61 Season 1, Kaca Mata.
63
Bab 62 Oleh oleh.
64
Bab 63 Mata mata.
65
Bab 65 Rahasia hukuman.
66
Bab 64 Rahasia hukuman.
67
Bab 65 Berkelahi.!!
68
Bab 66 Marahan sebentar.
69
Bab 67 Masa lalu Key.
70
Bab 68 Hari menyebalkan
71
Bab 69 Mereka sakit semua
72
Bab 70 Anak itu mengemaskan
73
Bab 71 Perubahan
74
Bab 72 Dehigrasi
75
Bab 73 Daging Mercon Vs Air Panas.
76
Bab 74 Sikap Key.
77
Bab 75 Aku lagi sensi.
78
Bab 76 Makaroni bantet.
79
Bab 77 Kabar buruk
80
Bab 78 Hari berat
81
Bab 79 Perubahan sikap.
82
Bab 80 Hilang nya Key.
83
Bab 81 Terlambat
84
Bab 82 Please me.
85
Bab 83 Rasa bersalah.
86
Bab 84 Ketauan.
87
Bab 85 Pulang nya Key
88
Bab 86 Pertemuan.
89
Bab 87 Diary Gina
90
Bab 88 Siapa Gendis.
91
Bab 89 Adik.
92
Bab 90 Pergi ke sekolah.
93
Bab 91 Dua ungkapan sekaligus.
94
Bab 92 Berkumpul.
95
Bab 93 Perasaan yang aneh.
96
Bab 94 Panggilan Kiko.
97
Bab 95 Mulai mencurigai.
98
Bab 96 Menunggu jawaban.
99
Bab 97 Perasaan Brama.
100
Bab 98 Hujan.
101
Bab 99 Curhat mencurhat.
102
Bab 100 Kejutan.
103
Bab 101 Jahil nya Raka.
104
Bab 102 Antara cinta dan dendam.
105
Bab 103 Saling menjauh.
106
Bab 104 Arti Daddy.
107
Bab 105 Ketauan.
108
Bab 106 Part 1 Rumah berharga.
109
Bab 107 Part 2 Rumah berharga.
110
Bab 108 Mulai beraksi.
111
Bab 109 Kehadiran yang tak terduga.
112
Bab 110 Menghilang.
113
Bab 111 Mengapa harus seperti ini.
114
Bab 112 Satu Persatu Pergi.
115
Bab 113 Alasan Itu Ada.!?!
116
Bab 114 Arti Keluarga
117
Bab 115 Kesan Mendalam.
118
Bab 116 Pacar Bohongan.
119
Bab 117 Kegaduhan Di Pagi Hari.
120
Bab 118 Adik manis part 1
121
Bab 119 Adik manis part 2
122
Bab 120 Kawan jadi Lawan.
123
Bab 121 7 Tahun Telah Berlalu.
124
Bab 122 Bayangan Itu Masih Ada.
125
Bab 123 Pesan Singkat.
126
Bab 124 Kembali.
127
Bab 125 Berubah total
128
Bab 126 Berbalik Arah.
129
Bab 127 Undangan
130
Bab 128 Air Mata Part 1
131
Bab 129 Air Mata Part 2.
132
Bab 130 Pernikahan.
133
Bab 131 Suprise.
134
Bab 132 Akhirnya Memiliki Mu.
135
Bab 133 Merajut Kembali.
136
Bab 134 Foto Bersama.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!