Selamat menikmati 💖💖💖💖
Setelah selesai makan malam bersama kemudian merekapun keluar bersama dari restaurant Zoya, lalu Syaza dan Raka berjalan ke arah parkiran untuk mengambil mobil mereka masing-masing.
Syaza yang terlebih dahulu menaiki mobilnya langsung tancap gas menjemput kedua orang tuanya di depan pintu masuk restaurant dan sekalian pamit pada kedua orang tua Raka
"Syaza duluan Tante, om,,,,bye Lala ". kata Syaza sambil tersenyum
"Hati-hati sayang,,,,semoga kamu segera menjadi mantu kami ". balas mama Lina sambil memeluk Syaza, sejenak Syaza tertegun mendengar perkataan Tante Lina.
Dalam perjalanan pulang tak satu pun dari mereka yang membahas kelanjutan makan malam yang baru saja terjadi.
Setelah beberapa menit membelah jalanan ibukota yang masih lumayan padat akhirnya mereka tiba di rumah dan tanpa basa basi merekapun memasuki kamar masing-masing.
Ketika dikamar, Syaza segera membersihkan make up diwajahnya dan langsung berlayar ke pulau mimpi.
Jika Syaza kepala ketemu bantal langsung berlayar ke pulau mimpi, beda halnya dengan Raka, tiba dirumah langsung masuk kamar dan membaringkan dirinya di kasur empuknya akan tetapi matanya tak bisa diajak kompromi, malahan ingatannya kemana-mana.
Bahagia???tentu saja karena wanita pilihan papanya ternyata wanita yang selama ini dia cintai. Galau????pastinya karena meskipun secara halus, Syaza selalu menolak panggilan mama dari anaknya.
Entah sampai jam berapa Raka terus memikirkan Syaza,,,(author juga kurang tau pasti😁😁)
Skip
Keesokan harinya dikantor Githa cosmetics nampak kesibukan terlihat lebih sibuk dari hari-hari biasanya karena pada malam harinya launching produk mereka akan digelar disalah satu hotel bintang lima yang akan dihadiri oleh berbagai kalangan.
Syaza pun sudah mendapat pemberitahuan langsung dari Andhika dan mengharapakan kehadiran Syaza lebih awal sebagai bintang malam ini.
Malam pun berganti, Syaza kemudian datang dengan memakai dress warna Salem dengan lengan 3/4, rambut dicepol biasa sehingga memperlihatkan leher jenjangnya yang putih dan poni dibiarkan jatuh tanpa disisir rapi dengan make up yang sangat tipis. Dan senyum manis yang selalu menghiasi wajah cantiknya
Tampilan yang sangat sederhana namun mampu memukau siapapun yang melihatnya
Sejak memasuki area acara Syaza diliput oleh berbagai media membuatnya agak canggung, untunglah Andhika yang memang menunggunya sejak beberapa menit yang lalu, ketika melihat Syaza dan mengambil inisiatif untuk segera menggandengnya memasuki tempat acara akan berlangsung.
Andhika yang hadir dengan memakai jas biru kemeja putih tampil dengan gagah, nampak serasi berdampingan dengan Syaza
"Maaf pak Andhika,,,tadi kena macet jadinya tiba agak telat juga,,,hehehe ". kata Syaza ketika Andhika menggandeng tangannya
"Gak terlambat juga, kok,,,,santai aja, Sya,,,,malam ini kamu harus lebih banyak tersenyum,,,". balas Andhika.
Melihat Andhika menggandeng Syaza sampai ke atas panggung membuat seseorang merasakan panas diruangan yang pendinginnya maksimal.
Raka bagaikan berada ditengah bara api melihat keakraban Syaza dan Andhika apalagi mendengar rekan bisnisnya yang lain mengutarakan kekagumannya pada pesona Syaza.
"Waowww,,,,ternyata pak Andhika jeli juga memilih model pendatang baru,,,cantik, anggun dan kelihatan cerdas juga ". kata rekan bisnis A
"Iyya,,,,istriable banget,,,". timpal rekan bisnis B
"Aku yakin setelah ini pak Andhika bakalan mengakhiri masa petualangannya ". kata rekan bisnis A
Raka yang tak mampu lagi mendengar pembicaraan para lelaki itu langsung meninggalkan tempat itu dan menuju meja yang menyediakan berbagai makanan selingan.
Ketika ingin mengambil puding, pak Samuel yang juga merupakan salah satu rekan bisnis Raka menghampirinya bersama dengan putrinya.
"Selamat malam pak Raka,,,,,"sapa pak Samuel berbasa_basi
"Selamat malam pak Samuel,,,," balas Raka sambil menyambut uluran tangan pak Samuel
"Sendiri aja pak Raka???"tanya pak Samuel
Raka yang tau arah pembicaraan pak Samuel terpaksa berbohong karena sejak kepulangannya dari Amerika, pak Samuel selalu saja mencari celah untuk mendekatkan putrinya.
"Tidak pak Sam,,,saya datang dengan seseorang ". jawab Raka tersenyum dipaksakan.
"Halo pak Raka,,,apa kabar,,,," sapa Dona putri pak Samuel sambil mengulurkan tangannya
"Halo nona Dona,,,kabarku baik ". balas Raka dengan tangan yang sibuk memilih puding membuat Dona kesal.
"Maaf pak Sam, nona Dona,,,saya tinggal dulu.". kata Raka
Peluncuran produk terbaru dari Githa Cosmetics berlangsung dengan sangat sukses. Tibalah pada acara hiburan yang diisi oleh artis-artis papan atas negeri ini.
Andhika dan Syaza pun segera turun dari panggung, Andhika yang masih setia menggandeng tangan Syaza seketika mendapat teguran dari seseorang
"Acara di panggung kan udah selesai, ya???" tanya Raka yang tiba-tiba menghadang langkah mereka
"Astaga,,,bikin kaget aja loe, bro,,," kata Andhika tanpa menjawab pertanyaan Raka
"Maaf pak Andhika, pak Raka,,,saya cari minum dulu ". kata Syaza langsung pergi dari hadapan mereka.
"Ngapain loe betah banget gandeng-gandeng karyawan gue ". kata Raka sewot
"Ini kan acara gue dan lagian ini bukan di kantor bro, santai,,," balas Andhika sengaja menggoda sahabatnya
"Bro,,,loe dicari pak Samuel,,,". kata Raka
"Gue????oh big NO,,,mending gue jadi bujang lapuk dari pada harus bersama dengan gadis seperti itu ". balas Andhika bergidik ngeri
"Gak sampai begitu juga kali, bro,,,". kata Raka
"Mending gue ngejar Syaza daripada dikasih gratisan putri pak Sam,,," balas Andhika yang sukses membuat Raka mendelik
"Jangan terlalu berharap pada Syaza,,,,dengar-dengar dia bakalan dijodohkan oleh orang tuanya ". kata Raka
"Selama belum ijab Qabul, semua bisa berubah, bro,,,".balas Andhika tak mau kalah.
"Sebahagia loe aja, deh,,,". kata Raka
Sementara malam semakin larut tamu undangan pun satu per satu sudah mulai meninggalkan tempat acara berlangsung, demikian pula Syaza.
Saat berjalan ke parkiran,.Raka yang melihatnya langsung bergegas menghampiri Syaza
"Bawa mobil sendiri tengah malam, apa gak takut ???" tanya Raka yang sudah berjalan disampingnya
"Gak pak, udah biasa juga, lagian jalanan ibukota gal pernah sepi ". jawab Syaza
"Aku antar sampai rumah, ya???" kata Raka
"Maaf pak, maksudnya apa ya???" tanya Syaza
"Aku ikutin mobilmu dari belakang sampai rumah, takut kenapa-kenapa dijalan.". kata Raka
"Gak usah repot-repot pak,,,,sudah biasa ". balas Syaza dingin
"Aku gak terima penolakan ". kata Raka
Tanpa berbicara lagi, Syaza segera masuk kedalam mobilnya dan melajukan kuda besinya selanjutnya ikut bergabung dengan pengendara jalan yang masih ramai.
Raka tetap mengikuti mobil Syaza sesuai dengan janjinya.
'apa lagi yang bisa aku lakukan untuk menjadikanmu milikku, Sya???bagaimana caranya supaya kita bisa bersama lagi??? ya Allah,,,,tolonglah aku, berikan aku ide atau apapun supaya kami bisa dekat lagi' batin Raka
Ketika Raka sedang memikirkan cara untuk mendekati Syaza, tiba-tiba sebuah ide cemerlang mampir dikepalanya membuatnya tersenyum.
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
moon maaf, up_nya telat 😁😁😁😁
semoga menghibur dan readers suka,,,
terima kasih masih setia menunggu up_nya
jangan lupa dukungan buat author🤭🤭🤭
Vote, like, komen.seperti biasanya supaya author semangat up_nya
jangan lupa mampir juga di karyaku yang lain
...Wanita Pilihan untuk Ayah...
ceritanya seru juga lho....
salam sayang dari author
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments
nadira ST
jangan mau sama raka, dulu dtinggal kawin sekarang udah bekas, dikira tong sampah apa
2024-10-17
0
Siti Masitah
mintanya ama author..pasti di kabulin
2024-08-18
0
Ratih
Enak banget ya si Raka,,cepet banget doanya sikabulin,baru bersoa mint ide,,eh langsung dapet...😂😂😂
2022-12-31
0