Bab. 7. Jadi Model

happy reading,,,,,💕💕💕

Keesokan harinya di perusahaan Githa Cosmetic, kesibukan melebihi hari-hari biasanya ini dikarenakan produk mereka yang deadline dan model yang mereka pakai bukanlah dari profesi model melainkan karyawan perusahaan sehingga bisa dipastikan  akan memakan banyak waktu dan keja keras dari para kru karena tidak terbiasa dengan kamera dan blitz.

Kali ini mereka mengambil gambar dalam studio yang ditata sedemikian rupa, para kru Githa Cosmetic memang orang-orang yang luar biasa kreatif, setidaknya itulah penilaian yang Syaza berikan. Syaza yang sejak tadi sudah siap untuk pengambilan gambar mendengarkan arahan dari penata gaya dengan serius, Andhika yang sedang mengawasi para kru bekerja melihat keseriusan Syaza dengan pikiran isengnya secara diam-diam mengambil foto Syaza dengan kamera handphonenya dan mengirimkan kepada Raka

Raka yang sedang fokus dengan berkas dan laptopnya seketika berhenti ketika melihat notifikasi pesan WhatsApp dari Andhika dilayar handphonenya, setelah membuka pesan tersebut, mata Raka melotot dan membuat moodnya bekerja hilang entah kemana. Raka hanya bisa bersandar pada kursi kebesarannya sambil memandangi foto Syaza

kira-kira begini ya visualnya Syaza yang sedang berpose untuk produk kosmetik😁😁author setia dengan wajah Asia,,,maaf kalo readers gak cocok dengan visualnya.

Setelah mengirim foto Syaza pada Raka, kemudian Andhika pun sesekali memberi saran pada pengarah gaya sesuai dengan keinginannya. Mereka tak menyangka ternyata Syaza mempunyai bakat menjadi seorang model setiap gaya yang akan diambil hanya perlu sekali take hasilnya sangat memuaskan sehingga membuat pekerjaan mereka lebih cepat. Jam menunjukkan pukul 12. 15 siang, waktu untuk istirahat dan makan siang sebelum kembali melakukan pengambilan gambar.

"Bu Syaza,,,,thanks ya,  udah menolong perusahaanku ". kata Andhika disela-sela makan siang bersama dengan para kru dan yang lainnya

"Panggil saja Syaza, seperti yang lainnya " balas Syaza dengan senyum khasnya yang menyejukkan hati "berterima kasihlah pada bosku pak,,,karena ijin dari beliaulah sehingga saya bisa ada disini " kata Syaza lebih lanjut

"Panggil saja Dhika biar terdengar lebih akrab, lagian kamu kan bukan karyawanku " kata Andhika

"Kedengarannya gak sopan kalo hanya menyebut nama, gimana kalo aku panggil kak, aja???" balas Syaza

"Hmmm,,,kedengarannya bagus,,," balas Andhika

Merekapun tertawa bersama-sama. Para kru yang menyaksikan keakraban mereka merasa heran, karena selama ini bos mereka setiap harinya hanya menampilkan wajahnya yang datar akan tetapi hari ini sungguh pemandangan yang sangat luar biasa.

Pengambilan gambar kembali dilakukan, karena bakat yang dimiliki oleh Syaza meskipun baru pertama kali baginya tapi hasilnya sangat sempurna sehingga waktu pengambilan gambar hanya dilakukan selama sehari padahal menurut rencana akan memakan waktu sampai berhari-hari.

"Ok,,,karena pengambilan gambar rampung lebih cepat, maka besok semua pihak diharapkan kehadirannya untuk mengevaluasi hasil dan memilih gambar yang akan dicetak dan yang akan ditayangkan dimedia elektronik dan terima kasih atas kerjasama kalian pada hari ini. kata Andhika dengan suara beratnya yang khas.

"Siap pak,,,,,"jawab para kru serempak

Setelah pekerjaan yang cukup melelahkan hari ini, semua beranjak meninggalkan perusahaan Githa Cosmetic; Tiba di rumah Syaza hanya menyapa papa dan mamanya sekenanya tanpa bincang-bincang ringan seperti biasanya. Kedua orang tua Syaza pun maklum melihat wajah letih putrinya. Setelah masuk dikamar nya Syaza kemudian berjalan kekamar mandi dan membersihkan diri selanjutnya langsung berbaring dan berselancar dipulau mimpi.

Pukul 19.00 malam, terdengar suara mama Syaza berteriak sambil mengetuk pintu

"Sya,,,,Syaza,,,,bangun sayang, sudah waktunya makan malam " kata mama Syaza dari balik pintu

"Iya ma,,,,sebentar,,," balas Syaza masih dengan suara serak khas orang bangun tidur

"Nggak pakai lama, ya,,,papa sudah menunggu lho ". kata mama Syaza

Syaza kemudian turun dari tempat tidur dan membuka pintu lalu turun ke bawah untuk makan malam bersama mama dan papanya.

"Tumben pulangnya lebih cepat dari biasanya ???" tanya papa Syaza

"Kerjaan cepat kelar, pa,,," jawab Syaza

Mereka pun menikmati makan malam seperti biasanya, bersantap dalam diam hanya bunyi sendok dan garpu yang silih berganti beradu dengan piring mereka. Selesai makan malam mereka kembali ke kamar masing-masing dan Syaza kembali melanjutkan rajutan mimpi yang tertunda.

Skip

Karena pekerjaan Syaza di perusahaan Andhika belum selesai, maka pagi ini Syaza kembali menuju ke kantor Githa Cosmetic untuk ikut serta dalam memilih gambar yang layak untuk dicetak ataupun di tayangkan di media elektronik.

Sementara di kantor Raka sejak menerima kiriman foto dari Andhika, dia tidak bergairah untuk bekerja, pikirannya hanya tertuju pada Syaza dan Andhika. Mengingat Andhika yang playboy dan hubungan dirinya dengan Syaza , yang tidak ada kepastian, membuat semuanya semakin rumit.

Raka larut dalam lamunannya yang serba tidak pasti ketika kembali telponnya menerima notifikasi pesan WA dari Andhika

Playboy Kadal

Bakat manajer mu ok juga 

^^^me^^^

^^^Siapa dulu dong bosnya^^^

PLayboy Kadal

Kayaknya aku harus kontrak eksklusif manajer mu

^^^me^^^

^^^Gak akan,,,^^^

Playboy Kadal

Gimana fotonya, cantik kan???

^^^me ^^^

^^^Biasa aja^^^

Playboy Kadal

Berarti matamu bermasalah

^^^me^^^

^^^👊👊👊👊^^^

Playboy Kadal

🤣🤣🤣🤣 bye

Kembali Raka memandangi foto yang dikirim oleh Andhika, semua masih seperti beberapa tahun lalu hanya saja saat ini kecantikannya disertai aura yang  kedewasaan. Matanya, bibirnya, hidungnya, bodynya semuanya tanpa cela. Seandainya waktu itu aku bisa menjelaskan keadaan yang sebenarnya mungkin tidak sesulit ini untuk  mendapatkan kembali hatimu. Batin Raka

Tanpa Raka sadari Bella sekretarisnya yang sejak tadi mengetuk pintu telah berdiri di depannya dan membuat Raka kaget sehingga telpon ditangannya hampir terjatuh

"Maaf pak, dari tadi saya ketuk pintu tapi tak ada jawaban jadi saya langsung masuk, takut terjadi apa-apa pada bapak ". kata Bella

"Hmmmm,,,,ada apa ". balas Raka datar setelah rasa kagetnya hilang

"Mau mengingatkan jadwal bapak untuk meeting dengan perusahaan dari Singapura yang akan bekerjasama dengan perusahaan kita untuk produk terbarunya " jelas Bella

"Pending aja dulu, Bell,,,soalnya itu melibatkan Bu Syaza, sementara Bu Syaza terlibat pekerjaan dengan Githa Cosmetik " kata Raka.

"Baik pak, " balas Bella "kalo meeting dengan  perusahaan dari Jerman gimana, pak ??" tanya Bella lebih lanjut

"Semua kamu pending tunggu bu Syaza menyelesaikan pekerjaannya karena semua itu terkait dengan pekerjaan bu Syaza. " kata Raka.

"Baik pak,,," balas Bella kemudian undur diri untuk melakukan perintah bosnya

Sementara itu diwaktu yang sama di tempat yang berbeda, Syaza, Andhika dan para kru sedang sibuk memilih foto yang mereka anggap layak untuk dicetak dan ditayangkan. Setela melalui diskusi yang alot, akhirnya telah diputuskan dan disepakati gambar yang mereka anggap layak dan bagus untuk dicetak dan ditayangkan di berbagai media.

🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀

maaf baru up lagi,,,,,semoga masih setia menunggu kelanjutan ceritanya

jangan lupa tinggalkan vote, like, komen seperti biasanya

jangan lupa mampir juga di novelku yang lain judulnya "Wanita Pilihan untuk Ayah " ceritanya seru lho

😁😁😁😁sekalian promo

salam hangat selalu dari author

Terpopuler

Comments

Siti Masitah

Siti Masitah

apapun critanya mantan tetaplh mantan...apalagi dah punya ank..tdak ad pembelaan..

2024-08-18

0

Rezamal Nazriel

Rezamal Nazriel

😍😍

2023-02-25

0

Irde Sembiring

Irde Sembiring

masa lalu yg dirindukan

2022-12-15

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!