Bab. 2. Kantor

happy reading,,,💖💖💖💖💖

Hari Senin adalah hari pertama kerja setelah Sabtu dan Minggu libur. Para pemburu rupiah sepakat bahwa hari Senin merupakan Money day atau Monday, hari dimana orang-orang sibuk bekerja untuk mengisi pundi-pundi mereka. Begitu pula dengan Syaza, hari ini adalah hari pertama baginya bekerja mengais rejeki di kantor pusat Mandiri Coorporate.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih setengah jam lamanya, disinilah perjalanan Syaza berakhir,parkiran kantor pusat perusahaan Mandiri Coorporate. Setelah memarkirkan mobilnya pada parkiran khusus karyawan kemudian Syaza berjalan dengan anggun dan percaya diri memasuki lobby kantor dan berjalan kearah meja resepsionis yang bernama Sita sesuai dengan name tage yang menempel di dadanya.

"Selamat pagi, mbak,,," sapa Syaza

"Selamat pagi juga mbak,,,ada yang bisa saya bantu ???" tanya Sita ramah

"Saya Anastasya Thalita, mbak,,,dari kantor cabang  Yogyakarta " jawab Syaza

"Oh,,,mbak yang pindahan itu, ya,,,mari saya antar ke ruangan  " kata Sita

Kemudian Syaza dan Sita berjalan kearah lift dan setelah masuk ke dalam lift, Sita langsung menekan angka 12, dalam sekejap tibalah mereka di lantai 12, lalu menuju ruangan dengan tulisan dengan huruf besar HRD di pintunya.

tok  tok  tok

Ceklek

Setelah dipersilahkan masuk, kemudian Sita kembali ke tempatnya dan Syaza pun masuk ke dalam yang cukup besar tersebut.Kemudian Syaza memperkenalkan dirinya sambil mengulurkan tangannya sambil tersenyum dan disambut oleh kepala Bagian HRD yang lumayan tampan

"Selamat pagi, pak,,,perkenalkan saya Anastasya Thalita dari kantor cabang Yogyakarta yang dipindahkan ke kantor ini " kata Syaza

"Saya Rinto Bu Thalita,selamat datang dan selamat bergabung dengan kami semoga ibu betah bekerjasama dengan kami ". kata Rinto

"Terima kasih pak,,,tapi bapak bisa memanggil  saya dengan Syaza saja". balas Syaza

Setelah perkenalan singkat, kemudian pak Rinto mengajak Syaza ke ruangan manager pemasaran yang akan di tempati olehnya dan menghentikan pekerjaan para karyawan yang sedang sibuk dan memperkenalkan Syaza sebagai manager baru mereka.

"Tolong perhatiannya sebentar " kata pak Rinto meminta perhatian "kenalkan beliau adalah Ibu Anastasya Thalita, silahkan perkenalkan diri anda ". kata pak Rinto

"Terima kasih, pak. Kenalkan nama saya Anastasya Thalita tapi kalian boleh memanggil saya Syaza dan saya mohon bantuan serta kerjasamanya karena saya adalah orang yang baru bergabung dikantor ini. "kata Syaza dan disambut baik oleh karyawan yang lain, lalu mereka satu per satu memperkenalkan diri.

Setelah sesi perkenalan singkat selesai, pak Rinto kembali ke ruangannya dan Syaza serta yang lainnya kembali disibukkan dengan pekerjaan yang sempat tertunda. Dan Syaza juga ikut menenggelamkan  diri memeriksa kertas- kertas yang ditinggalkan oleh manager lama dan dibiarkan bertumpuk di atas meja kerjanya.

'hufffttt,,,,hari pertama yang sangat melelahkan' batin syaza menarik napas panjang melihat kertas di atas mejanya.

Tak terasa waktu menunjukkan pukul 12.00 siang, waktu untuk istirahat yang tak boleh dilewatkan untuk mengganti energi yang terkuras, hampir semua karyawan berjalan menuju kantin bagi yang tidak suka antri lebih memilih makan siang di kafe seberang kantor.

Setelah mengantri cukup lama akhirnya Syaza mendapatkan giliran untuk memilih makanan yang dia inginkan dan disinilah Syaza meja pojok yang bisa melihat ke segala arah, cocok untuk menikmati makan siang sambil melihat orang lalu lalang suatu hiburan tersendiri bagi Syaza.

Meskipun sebagian karyawan memilih kafe untuk bersantap siang akan tetapi kantin kantor tetap ramai karena karyawan wanita saling bercerita tentang pelimpahan pucuk pimpinan perusahaan yang akan diserahkan kepada anaknya yang beberapa tahun terakhir menetap di luar negeri dan kini telah kembali ke tanah air. Setidaknya begitulah yang di dengar oleh Syaza yang sedang menikmati makan siangnya.

"Boleh bergabung ??" tanya seorang karyawan

"Tentu saja, silahkan " jawab Syaza tersenyum ramah

"Karyawan baru, ya???kenalkan namaku Shana dari bagian keuangan katanya sambil mengulurkan tangannya

"Iya, saya karyawan baru dari kantor cabang Yogyakarta, namaku Anastasya Thalita, tapi cukup dengan memanggilku Syaza "kata Syaza menerima uluran tangan Shana.

"Pasti kinerjamu bagus hingga dipindahkan ke kantor pusat ". kata Shana memuji

"Biasa, aja,,," balas Syaza kikuk

Syaza dan Shana kemudian melanjutkan makan siangnya dengan hikmat sambil mendengar karyawan yang tak henti-hentinya membahas pergantian pimpinan perusahaan yang sangat menyita perhatian mereka. Mendengar mereka yang antusias bercerita membuat jiwa kepo Syaza meronta-ronta ikut penasaran.

"Bu Shana,,,emang bener ya pimpinan perusahaanakan segera meletakkan jabatannya?? " tanya Syaza

"Seperti yang kamu dengar,, mereka itu adalah kelompok surat kabar tanpa kertas di kantor ini, semua informasi yang mereka dapatkan adalah bvenar adanya." kata Shana

"Kok sampai seheboh, gitu Bu ???"tanya Syaza lagi

"Ya wajarlah mereka seheboh itu, soalnya calon pimpinan kita itu seorang duda keren, setelah menikah mereka tinggal di luar negeri dan punya anak, setelah isterinya meninggal kemudian beliau kembali bersama anaknya " jelas Shana. " Oh ya, kamu jangan memanggilku Ibu dong, panggil Shana aja umur kita kan gak beda jauh " kata Shana

Syaza kemudian berpikir pantas saja para wanita lajang ramai membicarakan beliau, ternyata dia hot daddy. Syaza terkekeh menyadari pikirannya yang asal.

"Kenapa cengengesan seperti itu ??? jangan-jangan kamu juga memikirkan calon direktur kita, ya???' tanya Shana curiga

"Sembarangan aja,,,aku cuma memikirkan kelakuan para lajang disini,,,segitu hebohnya padahal orang yang dibicarakan belum tentu ngelirik kita " balas Syaza membela diri

"Hahahaha,,,iyya bener itu " kata Shana tertawa ngakak

"Lagian biasanya laki-laki seperti itu pasti sangat mencintai isterinya, seperti pada cerita-cerita novel " lanjut Syaza yang disetujui oleh Shana

Setelah makanan mereka habis dan melihat jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya, kemudian Syaza mengajak Shana untuk segera kembali ke ruangan mereka.

"Yuk ah,,,kita balik ke ruangan, sebentar lagi jam istirahat akan selesai "ajak Syaza

Syaza dan Shana kemudian bergegas keluar dari kantin dan menuju ruangan masing-masing untuk melanjutkan pekerjaan mereka. Suasana kantor untuk hari pertama memberikan kesan yang baik bagi Syaza, para karyawan seolah tak saling mengenal ketika jam kerja namun berbanding terbalik jika sedang jam istirahat.

Menuruti pekerjaan yang serasa tidak akan ada habisnya hingga tak terasa waktu sudah menunjukkan jam pulang kantor. Sebagian besar karyawan sudah meninggalkan kantor, hanya tersisa karyawan yang ingin menyelesaikan pekerjaan meskipun kantor tidak mengharuskan mereka lembur.

Syaza yang ingin segera beristirahat kemudian ikut bergabung antri dengan karyawan lainnya di depan lift untuk membawa mereka ke lantai dasar.

Setelah lift berhenti dilantai dasar, kemudian Syaza melewati lobby dan segera menuju parkiran dan selanjutnya melajukan mobilnya dengan kecepatan rata-rata menuju rumahnya yang jaraknya lumayan jauh dari kantor Syaza.

💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦

selamat menikmati,,,,,semoga suka dengan ceritanya,,,,,

terima kasih author ucapkan karena bersedia meninggalkan jejak-jejaknya

boom like, vote dan komen sangat author harapkan sebagai penyemangat untuk up, up dan up yang banyak.

semoga inspirasi dikepala author tetap duduk dengan manisnya hingga author bisa menyajikannya dalam bentuk cerita.

salam hangat selalu dari author

Terpopuler

Comments

Ira Antenk

Ira Antenk

cukup 👍👍

2024-06-17

0

Rezamal Nazriel

Rezamal Nazriel

👍👍

2023-02-25

0

IK

IK

anantasya panggilan syaza👍

2022-11-14

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!