bab. 9 Cerita Lala

happy reading,,,,💞💞💞💕

Tiba disebuah rumah mewah, Lala segera turun dari mobil meninggalkan Raka sambil berlari dan berteriak memanggil opa dan Omanya yang kebetulan saat itu sedang bersantai di taman belakang dan Lala tau jam sore hari pastilah opa dan Omanya di taman belakang

"Omaa,,,,opaaaa,,,," teriak Lala berlari ke arah mereka

"Heiii,,,cucu Oma yang cantik,,,baru pulang kerja???" tanya Lina

"Oma,,,tadi Lala ketemu sama mama ". kata Lala dengan bersemangat

Lina dan Prasetyo saling melempar pandangan kemudian melihat ke arah Raka dengan tatapan penuh tanya, Raka yang mendapat tatapan dari kedua orang tuanya hanya mengangkat bahu dengan gugup.

Lina dan Prasetyo kemudian mendengarkan cerita Lala tentang pertemuannya dengan mama dan sesekali menimpali.

"Cantik gak, mamanya???" tanya Prasetyo

"Cantik banget, opa,,,,kan Lala juga cantik,,"jawab Lala.

Lala memang anak yang pintar, di usianya yang baru 5 tahun, tutur bahasanya sudah sangat bagus bahkan terkadang seperti orang dewasa, mungkin karena setiap harinya bergaul dengan orang dewasa.

"Lala suka sama mamanya??" tanya Lina

"Suka Oma, tapi papa gak bisa bawa pulang mama,,,,hiks,,,hiks,,,,hiks." jawab Lala dengan sedih dan mulai terisak

"Nanti opa bilangin ke papa Lala supaya mamanya cepat dibawa pulang, ya???sekarang Lala mandi dan ganti baju sama Bi Ima,,," kata Prasetyo menghibur cucu kesayangannya.

"Baik opa,,,terima kasih,,,Lala sayang opa,,,cup."kata Lala sambil memeluk opanya

"Jadi Oma gak disayang, nih???" kata Lina pura-pura ngambek

"Sayang juga dong,,," balas Lala kemudian memeluk dan mencium pipi Lina

"Kok papanya gak, disayang,,,," kata Raka

"Gak!!! kan papa gak bisa bawa mama pulang,,,,"balas Lala sambil berjalan meninggalkan mereka.

Setelah itu Lala masuk ke dalam rumah utama mencari bi Ima yang setiap hari memang selalu menyiapkan segala keperluannya.

"Apa maksud anakmu tadi,,hmm???" tanya Prasetyo penasaran

"Udahlah pa,,,gak perlu ditanggapi berlebihan, itu hanya karena Lala merindukan mamanya , makanya setiap perempuan selalu dipanggilnya mama ". kata Raka mencoba menutupi perasaan gugupnya

"Pa,,,kayaknya kita harus segera mempertemukan Raka dengan anak teman SMA-nya papa,,,"kata Lina

"Apaan sih, ma,,,gak ah!!! Raka gak mau, ma,,,kali ini biarkan Raka yang memilih sendiri, Raka gak mau terjadi kesalahan lagi ". balas Raka mulai tersulut emosinya

"Raka!!!kamu jangan egois, anakmu butuh seorang ibu, dan dia harus menerima Lala sebagai anaknya ". kata Prasetyo

"Maafkan Raka pa,,,kali ini biarkan Raka yang memilih sendiri, dulu Raka bodoh mengikuti kemauan mama tapi Raka gak nyesel kok pa karena Raka ingin berbakti pada kalian meskipun Raka tersiksa menjalani pernikahan itu ". balas Raka dengan mata berkaca-kaca.

Lina kemudian memeluk anak kesayangannya dengan penuh rasa bersalah dan meminta maaf.

"Maafkan mama, sayang,,,,waktu itu mama kira kalian memang memiliki hubungan spesial ". kata Lina

"Udahlah ma,,,gak usah dibahas lagi. Toh Siera sudah tenang diatas sana.". balas Raka

"Tapi nak,,,kali ini bisa gak kamu percaya sama papa, kamu gak boleh terlalu lama sendiri, Lala juga sudah semakin besar ". kata Prasetyo

"Pa,,,Raka lagi berusaha mengembalikan cinta Raka dimasa lalu, perasaan Raka masih untuk dia pa,,," balas Raka

"Papa ngerti, nak,,,apa salahnya kan cuma makan malam bersama dengan keluarga teman papa, gak ada acara lamaran. Lagian kami hanya bertemu waktu reuni SMA beberapa waktu lalu ". kata Prastyo membujuk Raka

"Tapi pa,,,". belum selesai Raka berbicara Prasetyo memotong pembicaraan Raka

"Raka,,,papa gak pernah meminta sesuatu dari kamu nak, setelah ini papa gak akan pernah meminta sesuatu dari kamu ". kata Prasetyo tak mau dibantah.

Raka hanya mendengus kasar menghadapi papanya yang sangat dia hormati.

"Baiklah, terserah papa,,,Raka ikut saja tapi tolong jangan pernah memaksa Raka lagi ". balas Raka

"Tentu nak,,,nanti papa atur dengan mereka dulu, tapi tolong atur jadwalmu akhir Minggu ini.". kata Prasetyo gembira

Lina melihat keberhasilan suaminya membujuk anaknya langsung memeluk suaminya.

"Terima kasih pa,,,semoga saja mereka berjodoh ". kata Lina penuh harap.

"Insya Allah ma,,,semoga saja Raka dan Lala suka,,," balas Prasetyo

"Semoga anak pak Bimantara mau menerima Lala, ya.pa,,,,"kata Lina.

"Semoga ma,,," balas Prasetyo sambil tersenyum.

Sementara itu dikamar Raka nampak duduk di sofa kamarnya sambil mengacak-ngacak rambutnya sendiri

'Aaaarrrrgggghhhhh,,,apa yang harus kulakukan?? untuk kedua kalinya aku harus menuruti kemauan orang tua,,,kapan aku bisa bahagia??? kebahagiaanku hanya bersama Syaza dan Lala juga sudah memanggilnya mama ' batin Raka dengan pandangan lurus ke depan.

Raka kemudian tersenyum mengingat Lala lalu berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya yang sudah sangat lengket dengan keringat. Ide cemerlangnya untuk Lala membuatnya sangat bersemangat.

Selesai dengan ritual mandinya setelah hampir setengah jam lamanya, kemudian Raka keluar dari kamar mandi dengan handuk melilit di pinggangnya lalu berjalan ke lemari pakaiannya mencari pakaian santai.

Kemudian Raka berbaring di kasur empuknya membayangkan kejadian 6 tahun lalu.

flashback on

6 tahun lalu ketika Raka pulang dari kampus mengajar, tiba-tiba mamanya nampak sangat cemas menunggunya di depan pintu

"Raka,,,mama ada permintaan sayang " kata mama

"Ada apa ma,,,katakan saja". balas Raka sambil tersenyum pada mama Lina

"Tapi janji ya sayang,,,kamu mau memenuhi permintaan mama???"tanya mama Lina dengan tatapan penuh harap

"Insya Allah ma,,,selama.ini kan Raka selalu patuh pada mama ". jawab Raka dengan lembut pada wanita yang sangat dia hormati*

"Mama mohon kamu menikahlah dengan *Siera,,,toh kalian saling kenal antar keluarga pun sudah saling mengenal ". kata mama

Jedarrrrrr

Dunia Raka bagai runtuh seketika, tidak pernah ada dalam pikirannya sedikitpun tentang permintaan mamanya yang seperti ini, mempertaruhkan kebahagiaannya, Raka masih mencoba bersikap tenang dan memberi pengertian pada mama Lina dengan lembut.

"Tapi ma,,,,aku sudah punya pilihan sendiri, beberapa bulan lagi dia wisuda dan aku akan melamarnya, ma,,,," balas Raka

"Mama hanya mau menantu Siera bukan yang lain !!!" kata mama Lina dengan tegas

"Terserah mama tapi aku gak akan pernah mencintai Siera sampai aku mati !!! dan jika memang pernikahan tetap terlaksana, Raka gak akan tinggal di Indonesia selama terikat pernikahan dengan Siera !!!" balas Raka sambil meninggalkan mama Lina

"Gak masalah nak, yang penting kalian menikah, mama mengikuti semua keinginanmu, cinta akan tumbuh dengan sendirinya ". kata mama Lina

"Yang penting Raka hanya minta jangan pernah berharap kebahagiaan dari pernikahan ini ". balas Raka.

flashback off

Tak butuh waktu lama hingga Raka tertidur sambil memeluk guling, entah karena capek seharian menghadapi berkas yang seolah tak ada habisnya ataukah batinnya yang kelelahan.

💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦

moon maaf readers,,,author gak up beberapa hari ini🙏🙏🙏

author sakit dan disuruh istirahat total,,,tapi Alhamdulillah sekarang author sudah membaik

selamat menikmati jangan lupa tinggalkan jejak jejak cantiknya Vote, like, komen sebagai bentuk dukungan bagi author

Terpopuler

Comments

Siti Masitah

Siti Masitah

gk cinta tapi punya ank...nafsunya setipis tisu...tisu wc

2024-08-18

0

Khairul Azam

Khairul Azam

tersiksa kq nympk punya anak, banyak crit beginian, sebenernya yg bikin crita ini othornya perempuan bukan se

2024-06-18

0

Yuanita Ratyaning Siwi

Yuanita Ratyaning Siwi

masih penasaran dengan Syaza umur 24 thn, 6 thn yg lalu berarti umur 18 Raka bilang beberapa bulan kekasihnya akan wisuda....
mungkin Syaza ikut lompat kelas ya?

2023-01-13

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!