...🌹🌹🌹🌹🌹...
Malam itu dengan hujan yang begitu deras. Ranti melewati jalanan yang begitu sepi menuju kontrakan nya.
Ranti baru saja memberikan laporan beasiswa keluar negri pada kakak kandungnya sekaligus sang walas.
Karena masalah keluarga, Ranti memang memutuskan untuk tinggal sendiri dan tanpa fasilitas dari sang Ayah.
Terus berjalan.
Ranti dikagetkan dengan seseorang lelaki yang tiba-tiba terjatuh di trotoar. Lelaki yang Ia lihat tampak seumuran dengan nya.
Melihat hujan begitu deras. Ranti menepis rasa takut pada dirinya.
'Semoga orang ini orang baik-baik.' Tanpa memperdulikan pakaiannya yang sudah basah.
Ia memutuskan untuk membopong lelaki yang tak dikenalnya itu ke rumah kontrakan miliknya.
"Ayah ngak boleh nikah sama orang matre itu!! pokoknya ngak boleh!!" Lelaki itu terus saja meracau menyebut nama sang Ayah.
Merebahkan tubuh lelaki itu di sofa. Ranti membuka jaket dan sepatu milik lelaki itu.
Huuuuf~
"kamu berutang budi pada saya!!" Ranti bergumam melihat lelaki yang terkulai lemas di sofa.
"Habis semua basah, mending mandi dulu deh" Ranti memutuskan mandi.
Namun lelaki itu malah tambah tak sadarkan diri berjalan menuju kamar Ranti.
'Hmmmm aroma kamar ini membuat ku bergairah!!' Lelaki itu malah melepaskan bajunya. Ranti keluar dari kamar mandi hanya menggunakan sehelai handuk ditubuhnya.
"Hee apa yang lo lakuin di kamar gw!! keluar!!" Melihat ada santapan di hadapan nya. lelaki itu malah mendekati Ranti.
"Kita akan menghabiskan malam bersama Key!!" Nama itu membuat Ranti kaget.
'Key?!! maksudnya Key sahabat gw?! Lah cowok ini pacarnya Key?!'
"Jangan mendekat atau gw bakalan bunuh lo" Ranti mulai takut. Melihat lelaki itu sudah tak memakai baju dan hanya tersisa celana jeans nya saja.
Dengan gerak cepat lelaki itu mendekap Ranti. Meski Ranti jago bela diri tetap saja lelaki dihadapan nya adalah Angga.
Seorang atlet taekwondo yang sangat gagah, meski tidak sadar tubuh nya masih sama saja kuat.
Angga mencium Ranti dengan bertubi-tubi. Ranti pun menangis sejadi-jadinya.
Angga menghempaskan nya keranjang. Membuat punggung Ranti seakan mau patah.
Angga kembali menindih Ranti tanpa memberi nya waktu untuk membuat bangkit.
Akhirnya malam itu dengan paksaan Angga merenggut kehormatan Ranti. Dan yang lebih menyakitkan Angga terus saja menyebut nama Key di malam panjang nya bersama Ranti.
Pagi nya Ranti terbangun dahulu. berdiri dan menatap sprei nya sudah berdecak darah.
Air mata Ranti luru begitu saja. Mengamati wajah lelaki tertidur di ranjangnya dengan begitu damai. Ranti ingin sekali membunuh lelaki dihadapan nya. namun, tubuhnya malah bertolak belakang.
Ranti menangis didalam kamar mandi.
Angga yang merasa tidur nya terganggu akan suara tangis pun akhirnya bangun.
"Hoaaaammm... dimana aku?!" Melirik seisi kamar Angga sadar dirinya ntah dimana. Mencoba memikirkan apa yang terjadi semalam membuat kepalanya sakit.
Angga melihat bercak darah di sprei.
"Aku habis ngapain?!" Mendapati tubuhnya tanpa sehelai benang. Angga sangat takut akan perbuatan nya.
Hiksss~
Hiksss~
Suara tangis yang begitu memilukan terdengar dari arah kamar mandi.
Angga yang telah memakai kembali bajunya.
Mendekatkan telinganya pada sisi pintu.
"Nama kamu siapa?! bisa kamu keluar?! Saya ingin bicara, saya tidak ingat apa yang terjadi semalam!! bisa kamu keluar!" Ranti yang mendengar suara lelaki itupun langsung menyeka air matanya.
"Tidak terjadi apapun. aku semalam hanya menolong mu yang terkapar di trotoar!! pulang lah jika sudah tidak ada hal lagi yang bisa ku bantu!" Angga meragukan nya.
"Lalu mengapa kamu menangis!!?"
"Saya habis diputuskan pacar saya jadi pulang lah"
Ranti malah menangis kembali.
'Bahkan diputuskan pacar tidak akan serasa sakit seperti ini!!'
Angga yang tidak percaya, menangkap sebuah foto di meja rias.
Foto Seorang gadis yang begitu cantik menurut nya.
"Apa terjadi sesuatu antara kita semalam?!" gumam Angga yang masih tak mengingat apapun.
Dengan cepat di ambilnya handphone dan meng-foto foto gadis itu.
"Baik lah aku akan keluar! kalau ada apa-apa cari saja aku ya. Namaku Angga Vikram!" Angga berlalu pergi dari rumah kontrakan Ranti.
Mengirim foto tadi pada suruhan nya. Angga menyuruh suruhan nya agar memberi info sedetail nya tetang gadis itu.
Tidak butuh beberapa hari untuk suruhan Angga mendapatkan biodata Ranti. Dan Angga akhirnya tau kalau gadis itu bernama Ranti Chen.
Tinggal mandiri setelah Ayahnya jatuh bangkrut, lalu beberapa minggu ke depan akan mendapat beasiswa ke Singapura.
Angga yang sudah ingat akan semuanya. Memutuskan pindah ke sekolah Ranti yang tak lain adalah sekolah Key.
...👧KEY POV👧...
Sebulan pun berlalu tak ada kisah yang harus Ku ceritakan. Rasanya Aku terbelenggu batu es yang begitu dingin.
Aku telah menjadi istri selama 2 bulan lebih namun tetap saja Devan tak berubah padaku. Ntah apa Salah ku, sampai Ia harus seperti itu padaku.
Namun Aku tetap bersyukur semenjak kepulangan Devan malam itu. Ia tidak lagi enggan tuk keluar rumah dan sudah mau tidur seranjang lagi dengan ku.
Hanya saja aku masih tak merasakan kehadirannya. Devan masih tetap mendiami ku. Masih cuek dan begitu dingin kepadaku.
Seperti saat ini sudah 15 menit Kami duduk di mobil menuju sekolah. Aku hanya bisa mencuri pandang dari selah kaca spion mobil.
Jujur Aku merindukan pamanku ini.
"Hmmm!" Devan berdehem begitu kencang. Memecahkan keheningan yang terasa.
Aku mengerutkan dahi bertanya menatapnya.
"Turun!" Aku melihat sekitaran jalan masih jauh dari arah sekolah.
Bukan nya gimana, hanya saja Aku biasanya diturunkan persimpangan jalan dekat sekolah. Tidak seperti sekarang, sangat jauh dari sekolah.
"Ta~tapi?" Aku gugup menatap mata tajam Devan.
"Turun sekarang juga!" Aku hanya diam membisu tak tau harus berkata apapun. Ku putuskan untuk turun ditepi jalan ini.
Tak banyak orang yang melalui jalanan ini hanya beberapa sepeda motor dan mobil pribadi. Tak ada taksi ataupun angkot yang lewat.
Aku hanya bisa melihat kepergian Devan. Ntah mengapa hati ini selalu saja seperti biasa tak bisa di kontrol bila ingin menjatuhkan air mata.
Dengan niat hati akhirnya Ku putuskan tuk berjalan kaki menuju sekolah. Jika pulang pun nanggung sudah setengah jalan.
Ku lihat jam sudah menunjukkan pukul setengah 7. Ntah akan sampai ke ke sekolah tepat waktu ntah tidak.
Pipp~
Pipp~
Pipp~
Klakson mobil itu membuatku kaget bahkan sampai tergelonjak.
Suaranya begitu keras dari arah belakang Ku.
Aku tak menghalangi jalannya, namun tetap saja klakson itu berbunyi sampai akhirnya mobil itu berhenti tepat dihadapan ku.
Aku mengerutkan dahi bingung siapa yang ada di dalam mobil itu. Aku mulai takut jika orang itu adalah penjahat. Atau orang yang menculik ku Atau ingin memutilasi ku hidup-hidup?!
Hati ku berkecamuk mulai berfikir tuk lari secepatnya. Namun, saat aku ingin membalikkan badan langsung saja sebuah panggilan dari pengemudi mobil.
"NA'D ayuk, ini aku Angga. yuk ke sekolah!" Suaranya tak lain adalah memang Angga.
Senyum ku langsung muncul dan berlari ke mobilnya. Tidak mungkin lah Aku menolak dan memilih berjalan kaki menuju sekolah, apalagi ditempat sesepi Ini.
"Tapi kak emang kak nggak ke sekolah?" Aku bertanya karena tentu saja sekolah kami berbeda arah.
"Sekolah kok emang kenapa?" Angga melajukan mobilnya.
"Ngak kenapa-kenapa kok Kak! Tapi Kak udah jam 7, emang ngak bakalan terlambat nganterin Key?!" Angga malah ketawa menatap Ku.
"Emang Devan ngak pernah bilang ya?" Aku mulai penasaran. Teka-teki apalagi yang diumpetin Devan dari Ku.
"Ngak tuh Kak emang apa?!" Angga masih tersenyum. Senyum nya begitu hangat padaku. Tak pernah berubah semenjak Kami bertetangga dari kecil. Angga sudah ku anggap sebagai Abang ku sendiri.
Semenjak bertetangga Kami selalu bermain, Aku, Angga, Devan dan...
Aku cemberut memikirkan saat-saat Kami bermain. Antara senang dan sedih, dan Aku tengah merindu.
BERSAMBUNG.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 60 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Menurut ku peran ku jadi cewek terlalu MANJA dan LEMAH,Dikit2 Nangis..Lebay..
2024-05-24
0
Heny Retno
lanjut
2022-04-28
0
Viky Sofia Nurjanah
mau tanya dong teman" maaf yah mungkin pertanyaan ku ini aga gimana gtu... tapi aku penasaran...emng kalo orang baru berhubungan badan tuh pasti yang cwe keluar darah yah...,,?? semoga ada yang mau ngejelasin 😁😁 mkasih
2021-08-03
1