Bersamaan dengan hilangnya pintu Alam Kultiva Naga, Zhu Long dan Yao Chan tiba di Alam Kultiva Naga.
Yao Chan tampak terpesona dengan keindahan Alam Kultiva Naga. Namun disisi lain, Yao Chan merasakan tubuhnya menjadi tiga kali lipat lebih berat dari sebelumnya.
"Kakek Long... Kenapa tubuhku terasa sangat berat, aku kesulitan mau melangkah.."
Zhu Long tersenyum lembut, "Chan'er.. Dunia ini bernama Alam Kultiva Naga, Yaitu dunia kecil yang diciptakan khusus oleh Dewa Naga, tekanan udara disini tiga kali lipat dari dunia tempat kita berasal. Waktunya pun berbeda, dua tahun disini sama dengan satu tahun di dunia kita."
Yao Chan mengangguk-angguk, walau belum begitu memahami apa itu tekanan udara, namun dia menyimpulkan bahwa hal itulah yang membuat tubuhnya menjadi lebih berat.
"Chan'er... Kakek akan membawa mu terbang menuju gubuk tempat kita tinggal selama sepuluh tahun disini."
"Apa!!! Sepuluh tahun...?" Yao Chan terkejut mendengar hal itu. Dirinya tak menyangka akan selama itu berada di Alam Kultiva Naga. Yao Chan menyadari, ia tidak akan bertemu Ayah dan Ibunya dalam waktu yang sangat lama.
Zhu Long tidak menanggapi rasa terkejut Yao Chan. Dengan gerakan yang sangat cepat, di pegangnya kedua ketiak Yao Chan, lalu dibawanya melesat ke udara.
Awalnya Yao Chan ketakutan, kedua tangannya memegang lengan Zhu Long, matanya pun terpejam rapat. Ini kali pertama dirinya terbang di angkasa.
"Chan'er.. lihatlah pemandangan Alam Kultiva Naga dari atas, indah sekali bukan?"
Zhu Long terbang dengan perlahan saat ketinggian mereka sudah seratus meter dari tanah.
Yao Chan memberanikan membuka matanya. Dihadapannya sebuah bukit dengan pepohonan besar menutupinya, di bawahnya terdapat sebuah sungai yang lebarnya dua puluh meter lebih. Sungai tersebut tidaklah begitu panjang dan bermuara ke sebuah danau yang sangat luas.
Sisi kiri dan kanan sungai di penuhi pepohonan yang besar. Sesekali terlihat beberapa hewan dengan ukuran yang tidak seperti biasanya.
Tak lama kemudian terlihatlah sebuah rumah kecil di kaki bukit tersebut. Dengan perlahan Zhu Long turun di depan rumah yang seluruhnya terbuat dari kayu itu.
"Chan'er... disinilah kita akan tinggal dan berlatih. Kau pilihlah satu ruangan dan jadikan kamarmu. Kakek akan pergi mencari makanan sebentar." Selesai berkata demikian, Zhu Long langsung melesat menuruni bukit. Tubuhnya hilang dibalik pepohonan yang menjulang tinggi.
Yao Chan sangat kagum dengan kecepatan gerak Zhu Long. Hanya dalam dua detik saja, tubuh kakek sepuh itu sudah tidak terlihat.
Yao Chan menghirup udara dengan panjang. Lalu melangkahkan kakinya dengan perlahan. Dirinya belum terbiasa dengan berat badannya yang baru, setidaknya demikian yang dirasakan Yao Chan.
Yao Chan tidak menyadari bahwa seandainya tidak ada Mutiara Jiwa Naga di tubuhnya, jangan untuk berjalan, untuk berdiri saja dia tidak akan mampu karena besarnya gaya gravitasi di Alam Kultiva Naga yang mencapai tiga kali di dunia manusia.
Tubuh Yao Chan penuh dengan keringat saat dirinya mencapai pintu rumah tersebut. Nafasnya pun tersengal-sengal, akhirnya Yao Chan Jatuh terduduk di depan pintu masuk.
Saat itulah Zhu Long datang dengan membawa banyak buah-buahan. Ada empat jenis buah yang dibawa, namun Yao Chan hanya mengenali dua diantaranya.
Dua buah tersebut adalah Buah Naga dan Apel, namun warna kedua buah tersebut tidak sama dengan buah yang biasa dia temui di dunia manusia. Dua buah tersebut berwarna kuning keemasan.
"Chan'er... kenapa kau berkeringat? apa kau ketakutan melihat hantu" Tanya Zhu Long sambil tertawa kecil, seakan-akan tidak mengetahui kenapa Yao Chan berada dalam situasi seperti itu.
Yao Chan ingin mengumpat namun menahannya dalam hati. Dia tidak pernah takut sama sekali dengan hantu.
"Tubuhku rasanya berat sekali kakek, aku berjalan beberapa langkah saja, sudah merasa lemas." jawab Yao Chan dengan nafas yang mulai teratur.
"Hehehe... itu semua karena dirimu belum memiliki tenaga dalam, ketahuilah orang biasa yang tak memiliki tenaga dalam, tidak akan sanggup berdiri di Alam Kultiva ini."
Zhu Long kemudian memegang pergelangan tangan Yao Chan dan memeriksa kualitas tulangnya. Sesaat kemudian Zhu Long tersenyum masam.
"Chan'er..kualitas tulangmu mungkin termasuk tinggi di dunia kita, kau adalah anak yang berbakat dengan memiliki Tulang Besi Muda, namun disini itu belum apa-apa.
Zhu Long lalu menjelaskan tingkatan kualitas tulang kepada Yao Chan.
"Chan'er...Di dunia kita dikenal tiga jenis kualitas tulang yang masing-masing terbagi menjadi dua, muda dan tua."
Zhu Long lalu menyebutkan kualitas tulang manusia yaitu:
Tulang Putih
Tulang Besi
Tulang Baja
Sebenarnya masih ada dua tingkatan tulang diatas ketiga jenis tulang tersebut yaitu Tulang Emas dan Tulang Berlian. Hanya saja kedua kualitas tulang tersebut, tidak pernah di capai oleh manusia yang hidup saat ini.
Zhu Long kemudian menggerakkan tangan kanan kearah lengan kirinya, lalu terlihat sebuah luka menganga dan menunjukan Tulangnya yang berwarna kuning keemasan.
Yao Chan terkejut melihat hal itu. Sepengetahuannya tulang semua manusia berwarna putih. Namun yang dilihatnya saat ini membuatnya berpikir bahwa yang diketahuinya selama ini adalah salah.
"Kakek... apa hubungannya Tulang dan tenaga dalam?"
Zhu Long kemudian menjelaskan lebih lanjut bahwa kualitas tulang menentukan besarnya tenaga dalam yang dapat di miliki oleh seorang pendekar.
Tulang Putih terbagi menjadi Tulang Putih muda dan Tulang Putih Tua. Seorang bayi yang baru lahir akan memiliki tulang muda hingga usianya mencapai dua puluh tahun. Setelah itu tulangnya akan perlahan-lahan akan berubah menjadi Tulang Putih Tua.
Perubahan ini akan memakan waktu lima hingga sepuluh tahun. Sedang Tenaga dalam yang dapat dimilikinya, tidak akan lebih dari sepuluh Simpul tenaga dalam.
Hal ini umumnya terjadi pada manusia biasa. Namun bagi seorang pendekar akan berbeda. Seorang pendekar dapat meningkatkan kualitas tulangnya dengan berbagai teknik peningkatan tulang.
Namun apapun tekniknya, mereka tetap membutuhkan makanan yang mempunyai khasiat untuk meningkatkan tulangnya. Makanan ini disebut Sumber Daya.
Sumber Daya tidak hanya terbatas pada makanan atau minuman saja. Udara yang dipenuhi energi alam juga merupakan bagian dari Sumber Daya, Senjata, Kitab-kitab Teknik Beladiri juga termasuk didalamnya.
"Chan'er ... dengan kualitas tulang mu sekarang, kau hanya akan memiliki paling banyak seratus atau dua ratus simpul tenaga dalam saja. Untuk itulah Kakek akan meningkatkan kualitas tulangmu, sebelum itu kakek akan mengajarimu, teknik menyerap khasiat buah-buahan dan minuman Sumber Daya."
Zhu Long kemudian menjelaskan tentang teknik menyerap khasiat dari buah-buahan tersebut.
Yao Chan mengangguk-anggukkan kepala setelah Zhu Long selesai menjelaskan hal tersebut.
"Syukurlah kalau kau bisa mema..." Raut wajah Zhu Long berubah saat menyadari kepala Yao Chan masih terangguk-angguk, dengan mata terpejam dalam keadaan tidur sambil duduk.
"Anak kurang ajar!!!" teriak Zhu Long marah lalu mengibaskan telapak tangannya kearah Yao Chan yang sedang tertidur.
Walau sedang dalam keadaan marah Zhu Long masih dapat mengontrol kekuatannya. Kibasan tangannya hanya mendorong Yao Chan hingga membentur pintu. Benturan tersebut membangunkan Yao Chan.
"Ah sudah malam rupanya" Gumam Yao Chan saat membuka matanya. Zhu Long tersedak ludahnya sendiri mendengar kata-kata Yao Chan. Dia ingin memarahi Yao Chan namun baru disadarinya suasana sore itu tiba-tiba saja berubah menjadi gelap.
*****
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 305 Episodes
Comments
kang baca
anak umur 5 tahun sudah bisa mengumpat ya...
2025-02-01
0
MrQues Ques
lah jadi yao chan baru 10 tahun udah jadi kuat...pelik🤣🤣🤣
2023-07-17
0
Sandi Fahlevi
gak jauh beda waktu ny, biasa 1th banding 1 hri
2022-07-18
0